공유

Bab 2346

작가: Hazel
Arden berseru, "Cepat kabur!"

"Apa maksudmu?" bentak Axel. Namun, dia bergidik saat mengikuti arah pandangan Arden. Axel berteriak dengan gigi bergemeletuk, "Ah ... ada hantu .... Tirta .... Cepat kabur!"

Axel dan lainnya langsung kabur seperti tikus yang melihat kucing.

Hanya saja, mana mungkin Tirta membiarkan Axel dan lainnya kabur setelah melihat mereka? Apalagi dia mendengar perkataan mereka yang keterlaluan.

Tirta langsung berkelebat. Axel dan lainnya merasakan angin kencang berembus dan p
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3036

    Selain itu, simbol kuno di kertas emas yang membentuk tungku kecil misterius juga tidak bisa dibangkitkan dengan mudah. Tirta tidak bisa menemukan cara untuk melawan pria tua.Arshala juga sedang merenungkan cara untuk melawan pria tua.Whoosh .... Angin yang berembus dari Tebing Maut membawa perasaan duka yang mendalam. Kala ini, pikiran Tirta dan Arshala terpengaruh. Mereka tanpa sadar ingin menangis.Srak! Tiba-tiba, muncul celah di ruang hampa di samping Tirta dan Arshala. Kemudian, pria tua mengulurkan tangannya dan menangkap Tirta dari pelukan Arshala. Gerakannya sangat cepat.Arshala menjerit, "Sayang!"Saat Arshala ingin mencari Tirta, pria tua muncul di tempat yang tak terlalu jauh darinya. Pria tua mencengkeram leher Tirta seperti mengangkat anak ayam. Dia tertawa terbahak-bahak, tawanya sangat sinis dan bangga.Pria tua menjelaskan, "Aku sengaja memasang formasi yang bisa mengubah kondisi alam di tempat ini dan pelan-pelan mendesak kalian ke Tebing Maut. Kalau nggak mengguna

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3035

    Empat spirit formasi tampak sangat hidup. Mereka berjaga di tempat yang berbeda untuk melindungi keselamatan Tirta dan Arshala.Ini adalah formasi yang dibangun di Sekte Hala. Kala itu, Tirta menghancurkan formasi itu dengan Busur Matahari. Sudah jelas, kekuatan formasi ini lebih hebat setelah dikerahkan Arshala.Perlindungan Tirta dan Arshala berlapis-lapis, tetapi kemampuan pria tua terlalu mengerikan. Mereka berdua merasa tidak tenang.Ngung! Tiba-tiba, ruang hampa bergejolak. Kemudian, harimau putih yang berjaga di sebelah barat langsung dihancurkan sebelum mereka berdua sempat melihat dengan jelas.Rawr! Selanjutnya, naga hijau di sebelah timur juga meraung dan langsung dimusnahkan.Arshala sudah bisa menebak nasib kura-kura hitam dan burung merah. Dia langsung menggendong Tirta dan kabur secepatnya.Arshala menjelaskan, "Kita harus mengerahkan segala cara untuk kabur. Formasi ini nggak bisa melindungi kita. Sayangnya, aku meninggalkan sebagian besar kerangka inti formasiku di Des

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3034

    Setelah melontarkan ucapannya, pria tua membuka tangannya yang besar. Tangan pria tua bagaikan gunung tinggi yang menyerang Tirta dan Arshala.Tangan pria tua yang besar menutupi langit. Walaupun sama sekali tidak ada gejolak, energinya sangat mengintimidasi.Seketika kecepatan terbang Arshala melambat. Dia kesulitan maju seperti terjebak di dalam lumpur."Ternyata kultivator yang hampir memasuki tingkat pencapaian agung begitu mengerikan. Kalau aku bertemu dengannya sendirian, aku bahkan nggak berkesempatan untuk kabur ...," gumam Tirta.Tirta merasa tulang di sekujur tubuhnya bekertak dan organ dalamnya hampir hancur. Dia bahkan tidak bisa menggerakkan jari tangannya.Swoosh! Tekanan dari serangan telapak tangan pria tua membuat ruang hampa bergejolak."Formasi Mematikan Tingkat Tinggi!" seru Arshala. Bam! Dia mengeluarkan puluhan kerangka inti formasi yang sudah dimurnikan ribuan tahun dan membentuk formasi yang sangat mengerikan.Seketika petir bergemuruh, air dan api berkecamuk. K

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3033

    Yang terpenting adalah di dalam laut itu juga ada monster yang sangat mengerikan. Tubuh monster itu sangat besar. Dia bisa melahap sebuah kota dan menghabisi ratusan ribu orang biasa.Tidak berlebihan jika mengatakan orang sehebat apa pun juga tidak bisa menyeberangi laut itu. Selain dua tempat berbahaya paling terkenal yang diketahui Arshala ini, masih banyak tempat berbahaya lain yang tidak diketahui.Tempat-tempat itu juga sangat mengerikan. Sekalipun gurunya Arshala mendarat di tempat seperti itu, dia juga pasti mati.Arshala tidak memberi tahu Tirta semua ini. Dia tidak ingin membuat Tirta ketakutan. Namun, Tirta tetap merasa sangat gelisah.Akhirnya, mereka sudah sampai di ujung jalur spasial. Cahaya yang menyilaukan membuat mereka berdua tidak nyaman.Setelah melihat jelas lingkungan di sekeliling, Tirta berseru antusias, "Ini ... tempat aku membunuh penguasa agung. Haha, baguslah! Tempat ini nggak jauh dari Kota Safir, kita bisa sampai di kota itu dalam waktu kurang dari dua ja

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3032

    Ayu dan lainnya tidak rela berpisah dengan Tirta, tetapi akhirnya Tirta tetap berpisah dengan mereka. Tentu saja Tirta tidak lupa meninggalkan semua rumput dan obat spiritual yang dipetiknya di dunia awani untuk mereka. Tirta berjanji kepada mereka akan segera pulang setelah menemukan Nova dan Nivia.Setelah Tirta meninggalkan Desa Persik, Arshala yang sudah menunggu di dekat desa cukup lama bertanya, "Sayang, sekarang nggak ada yang kamu khawatirkan lagi, 'kan?"Tirta menyahut, "Nggak ada. Kita sudah bisa berangkat."Selesai bicara, Tirta mengeluarkan peta bintang. Dia memberi tahu Arshala cara penggunaannya, lalu menggigit jarinya sendiri dan meneteskan darahnya. Tirta juga memasukkan kekuatan spiritual ke peta itu.Di peta bintang yang besar, bintang yang menandakan dunia awani langsung berubah menjadi pusaran dan perlahan mulai beroperasi.Arshala mengikuti arahan Tirta sembari bertanya dengan ekspresi terkejut, "Kamu nggak takut sekarang aku mengkhianatimu dan kabur dengan merebut

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3031

    Elisa mengamati Tirta dengan saksama sejenak, lalu menggeleng dan menyahut, "Kak, aku juga melihatnya. Tapi, aku merasa seharusnya kita cuma berhalusinasi. Belakangan ini, kita melihatnya hampir setiap hari. Sebentar lagi halusinasi kita akan hilang sendiri."Sudut bibir Tirta berkedut. Dia menimpali, "Um .... Bi Ayu, Bi Elisa, kalian nggak berhalusinasi. Aku memang sudah pulang."Nabila memarahi sosok Tirta yang dianggap halusinasi mereka sambil memelotot, "Halusinasi kita kali ini sangat nyata, bahkan dia bisa bicara. Yasmin, cepat cubit aku biar aku bisa cepat sadar. Aku nggak mau lihat orang jahat ini. Dia bilang akan pulang dalam beberapa hari, tapi malah pergi selama setengah bulan."Nabila menambahkan, "Aku rasa dia pasti bertemu wanita lain lagi, lalu melupakan kita."Yasmin melihat reaksi para wanita itu, lalu melihat Tirta dan mencubit Nabila. Setelah itu, dia maju dan menyentuh bagian perut Tirta dengan ekspresi bingung. Seketika Yasmin sangat senang sampai hampir melompat.

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2251

    Brianna segera menghentikan Lilian. Bahkan dia mulai marah-marah, "Lilian, kita sudah susah payah kabur dari Negara Yumai. Bisa-bisanya kamu kembali demi pria berengsek itu! Kamu gila ya? Nggak boleh, pokoknya aku nggak akan biarkan kamu pergi!"Lilian berusaha sabar saat membujuk Brianna, "Nggak ap

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2339

    Tirta bisa merasakan pasukan Negara Darsia sudah siap mati, begitu pula semangat tempur mereka yang membara. Seketika Tirta merasa antusias, bahkan dia hampir berlinang air mata.Namun, Tirta tetap berpikiran rasional dan menolak permintaan mereka untuk ikut berperang secara halus, "Kalian semua leb

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2248

    "Aku nggak mau mati ...," gumam Manuel. Bruk! Dia tumbang, lalu mati. Akhirnya, jenderal angkatan darat Negara Yumai ini mati begitu saja.Sementara itu, Tirta mengangkat tangannya dan menarik Pedang Terbang yang berlumuran darah setelah melakukan pembantaian. Pedang Terbang pun kembali ke tangan Ti

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2300

    Melihat kondisi Cola, anjing hitam ingin menghampirinya. Namun, Affan yang marah menembakkan beberapa pelurunya yang tersisa ke arah Cola.Affan mendengus dan berujar, "Aku memang nggak bisa melawannya, tapi aku bisa menghabisimu!"Cola meraung setelah bagian perutnya ditembak. Darah menodai bulu Co

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status