Share

Bab 2474

Penulis: Hazel
Walaupun tidak ada yang menyahut, dalam sekejap dua wanita datang dari belokan koridor. Keduanya memang cantik, tetapi ... mereka agak murahan. Parfum mahal juga tidak bisa membuat mereka terlihat lebih berkelas.

Wanita yang berdiri di sisi kiri mempunyai payudara besar. Dia bertanya, "Pak Wadley, apa kami perlu mengeluarkan kuncinya?"

Wanita itu berbicara dengan bahasa Raigorou sehingga Tirta tidak mengerti.

Wadley menyahut, "Benar. Keluarkan kuncinya sekarang."

Kedua wanita itu melihat Tirta d
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3270

    "Sodam, dasar bajingan hina dan licik. Ternyata dia sudah memperhitungkan aku dan Tuan Tirta akan pilih jalur keempat. Aku benar-benar lengah. Kalau tahu akan begini, aku nggak akan tinggalkan Tuan Tirta terlalu jauh," gumam Priya yang langsung dipenuhi amarah dan panik saat melihat pemandangan yang begitu berbahaya.Namun, Priya sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa. Karena begitu seseorang memasuki jalur keempat ini, tidak ada jalan untuk kembali lagi. Dia hanya bisa menyaksikan semuanya terjadi dengan tak berdaya.Sementara itu, di pihak Sodam.Sodam sebenarnya tidak berhasil menebak Tirta dan Priya akan memilih jalur ini. Namun, sejak Tirta dan rombongannya berdiri di persimpangan jalan tadi, dia sudah bersembunyi di tempat gelap sambil mengintip mereka. Jika bukan karena begitu, dia juga akan kesulitan membuat keputusan."Huh huh. Aku bunuh bocah ini dulu, baru pergi urus Priya si wanita jalang itu," gumam Sodam. Melihat tatapan Priya yang penuh rasa tak berdaya, benci, serta mar

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3269

    Kondisi batin Tirta kembali terpukul dan goyah. Dia menggertakkan giginya dengan erat karena dia tidak ingin mengakui dan tidak ingin memercayai ilusi itu juga. Namun, dia tetap melangkahkan kakinya ke depan dengan rasa berat yang bagaikan memikul gunung kembali bertambah. Kali ini, begitu melangkah, setengah kaki Tirta langsung tenggelam ke dalam lumpur hingga sulit dicabut kembali.Namun, ilusi yang muncul kali ini jauh lebih mengerikan. Seluruh dunia besar di alam semesta dibantai habis oleh kekuatan misterius yang telah berkumpul menjadi satu. Ketua Istana Batara dengan keempat bawahannya dan para ahli lainnya yang memiliki tingkat kultivasi yang sama dengannya berkumpul. Namun, sebagian dari mereka gugur dan sebagian lagi tertidur selamanya.Wanita yang berada di lautan kesadarannya Tirta memang berhasil membentuk kembali tubuhnya, tetapi juga dipukul hingga tubuhnya penuh luka dan hampir hancur. Bahkan Genta pun sudah gugur sepenuhnya, yang tersisa hanya beberapa keping sisik dan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3268

    Seolah-olah menyadari sesuatu, Tirta segera menenangkan hatinya. Ternyata dugaanku memang benar, dia bisa menapaki langkah keempat dan kelima dengan jauh lebih mudah. Pemandangan yang muncul di depannya setelah itu juga sama seperti dugaannya. Semuanya adalah pengalaman yang baru dialaminya belakangan ini, dia bahkan sudah melihat adegan saat dia memasuki reruntuhan ini."Jalan ini seolah-olah nggak ada ujungnya. Kalau begitu, apa yang akan muncul berikutnya?" gumam Tirta yang merasa penasaran saat memikirkan hal itu. Dia pun kembali mengangkat kaki dan melangkah maju.Boom!Di hadapan Tirta, tiba-tiba muncul pemandangan yang sangat mengerikan. Desa Persik yang pernah menjadi tempatnya untuk bertahan hidup, Negara Darsia, dan seluruh bumi, semuanya mengalami serangan yang memusnahkan. Miliaran makhluk hidup di seluruh bumi termasuk kedua orang tuanya, para wanitanya, dan teman-teman yang dikenalnya, semuanya tewas dalam bencana itu.Di balik kehancuran itu, berdiri klan-klan misterius

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3267

    Di jalur keempat."Nona Priya, silakan.""Tuan Tirta, silakan."Tirta dan Priya saling menatap sambil tersenyum, lalu melangkah berdampingan memasuki jalur itu.Sebenarnya, Tirta telah menyerahkan seluruh artefak pelindung terkuatnya pada kedua wanita itu, kini dia hanya bisa mengandalkan dirinya sendiri. Dia bisa memilih jalur ini juga karena alasan ini.Bagaimanapun juga, selama ini Tirta terlalu sering mengandalkan kekuatan orang lain ataupun hartanya, hal itu tidak banyak membantu perkembangan dirinya. Meskipun dia memasuki jalur keempat bersama Priya, dia tahu jelas mereka tidak mungkin saling membantu.Sebelum Tirta dan yang lainnya masuk, jalur itu terlihat biasa saja dan tidak ada bedanya dengan jalan berlumpur di pedesaan. Namun, begitu mereka melangkah masuk, segalanya berubah total.Saat menginjakkan kaki untuk pertama kalinya, kaki Tirta menginjak tepat pada bekas jejak kaki seseorang. Jejak itu seolah-olah sangat cocok dengan langkahnya dan pandangannya pun tiba-tiba menja

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3266

    "Baik," kata Tabib Suci yang ekspresinya menjadi serius saat dia melangkah ke jalur yang ditumbuhi pohon kecil itu."Sayang, kamu harus berhati-hati," kata Irena saat berdiri di depan jalur kedua sambil menggigit bibirnya dan tatapannya dipenuhi kekhawatiran."Tirta, hati-hati," kata Yumika saat berdiri di depan jalur ketiga sambil menghela napas pelan."Kalian juga. Ayo berangkat," balas Tirta sambil tersenyum tipis.Tak lama kemudian, kelima orang itu melangkah ke empat jalur yang berbeda pada saat yang bersamaan.Sementara itu, di pihak Tabib Suci. Begitu dia memasuki jalan kecil itu, pohon kecil yang tadinya hanya setinggi satu orang tiba-tiba berubah menjadi pohon kuno yang menjulang hingga menembus langit. Batangnya begitu besar hingga lebarnya mencapai tiga ribuan meter, seperti sebuah gunung raksasa yang menghalangi jalan di depannya.Pohon itu hanya bisa digambarkan dengan kata megah, agung, dan kokoh tak tergoyahkan. Kulit batangnya terbuka selapis demi selapis dan memancarka

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3265

    "Sedangkan jalur keempat adalah jalur hukum hati, maju tanpa pernah mundur. Kalau Tuan Tirta juga mau pilih jalur ini, kita bisa pergi bersama-sama," kata Priya sambil tersenyum. Dari ucapannya itu, terlihat jelas dia memang mengetahui cukup banyak rahasia mengenai alam rahasia surgawi."Sayang, aku takut sekali, seperti nggak ada rasa aman. Bagaimana kalau kamu temani saja aku?" kata Irena sambil memeluk lengan Tirta dan manja-manja, lalu diam-diam menyenggol Priya yang sedang berjalan berdampingan dengan Tirta ke samping."Uhuk uhuk. Kamu sebaiknya tempuh jalanmu sendiri. Aku yang sebagai suamimu juga nggak akan memihakmu, tapi nggak akan biarkan kamu dalam bahaya juga. Ambillah peta bintang ini," kata Tirta sambil mencubit pipi Irena."Ah .... Nggak mau. Lebih baik Sayang saja yang simpan ini untuk melindungi diri. Bagaimana kalau aku sampai buat itu hilang?" kata Irena yang sangat memahami betapa berharganya harta itu, sehingga dia langsung menolak."Ambillah. Aku masih punya banya

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1472

    Mendengar hal itu, Nabila ikut gembira dan langsung mencium pipi Tirta, lalu perlahan mengusap perutnya sendiri. Namun, dia masih tetap bertanya dengan khawatir, "Apa? Tirta, kamu bilang ... kamu bilang aku benaran hamil? Anaknya benar-benar baik-baik saja? Serius nggak perlu periksa ke dokter?""Be

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1531

    Melihat Devika pergi dengan membanting pintu, sebenarnya Marila yang berada di dalam kamar berniat mengejar Devika untuk menenangkannya. Namun, Marila merasa menghubungi Tirta lebih penting begitu teringat dengan latar belakang Tirta yang menyedihkan.Jadi, Marila tidak jadi mengejar Devika. Hanya s

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1448

    Tirta sudah cukup membuat Nabila tidak tahan. Apalagi sekarang ditambah dengan bantuan Agatha dan Susanti. Nabila yang belum pernah merasakan kenikmatan seperti ini sebelumnya kehilangan kendali. Pikiran Nabila melayang.Nabila memeluk Tirta sambil tidak berhenti menggeleng dan berteriak, "Jangan ..

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1447

    "Bukannya sekarang sudah saatnya kamu memenuhi janjimu dengan membiarkan aku melakukannya lewat belakang?" tanya Tirta.Saat bicara, Tirta sengaja mengangkat pinggangnya untuk merangsang bagian tubuh Nabila yang belum pernah disentuhnya itu.Sementara itu, Ayu dan Elisa yang juga berada di tempat me

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status