Share

Bab 1447

Author: Hazel
"Bukannya sekarang sudah saatnya kamu memenuhi janjimu dengan membiarkan aku melakukannya lewat belakang?" tanya Tirta.

Saat bicara, Tirta sengaja mengangkat pinggangnya untuk merangsang bagian tubuh Nabila yang belum pernah disentuhnya itu.

Sementara itu, Ayu dan Elisa yang juga berada di tempat memandangi mereka. Melati, Susanti, Agatha, Arum, Farida, dan lainnya yang berada di dalam kamar juga keluar setelah melihat Nabila datang.

Nabila kalut begitu dikerumuni sekelompok wanita. Pikirannya k
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
hans
***** mau commen gk tau blg apa,,, lanjut
goodnovel comment avatar
Sidik Muhammad
udah tamat ya..?
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3444

    Setelah pertempuran besar berakhir, tempat ini benar-benar porak-poranda. Semua gunung telah runtuh, permukaan tanah amblas, dan sama sekali tidak terlihat ada tanda-tanda kehidupan. Pemandangan itu terlihat seperti permukaan tanah baru saja dihantam asteroid kecil.Namun, gudang harta Sekte Bulan Berdarah adalah tempat yang sangat berharga juga, sehingga orang-orang sekte memasang formasi khusus dan artefak untuk melindungi tempat itu. Meskipun gudang itu sudah rusak saat Selvi dan Tirta menemukannya, masih ada setengah isinya yang berhasil dijarah.Terdapat tiga ratusan obat spiritual berusia lima ribu tahun, empat puluh juta lebih batu spiritual kualitas terbaik di gudang itu. Bahkan ada dua ratusan set artefak menyerang sekaligus bertahan kelas atas dan berbagai artefak fungsional. Ada pula berbagai bahan langka yang berlimpah dan jumlahnya hampir tak terhitung. Semua ini sudah cukup untuk menandingi kekayaan dasar sebuah tanah suci."Sekte Bulan Berdarah pasti butuh waktu bertahun

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3443

    Melihat tatapan Mahaprana tetap tenang dan berbicara dengan nada datar, Magenta tidak berkata apa-apa lagi.Mahaprana menutup kitab kuno di tangannya, lalu bertanya, "Sekarang Keisya dan Mulan harusnya sudah tiba di Gerbang Maharaja, 'kan?"Dengan ekspresi serius, Magenta berkata, "Harusnya sudah hampir sampai. Dengan bantuan mereka dan Namira yang jaga Gerbang Maharaja, harusnya nggak akan terjadi kekacauan besar di sana."Belum lama ini, ternyata Namira yang sedang menjalani hukuman di Gerbang Maharaja mengirimkan sebuah pesan. Di sisi lain Gerbang Maharaja, makhluk abadi yang penuh ambisi tiba-tiba meningkatkan pasukan penyerang mereka secara besar-besaran hingga mencapai satu juta pasukan. Karena terpaksa, Keisya dan Mulan pun pergi ke sana bersama-sama untuk memberikan bantuan.Mahaprana menghela napas, lalu tatapannya yang dalam mengarah ke kegelapan yang jauh lebih pekat. "Selama seluruh Dunia Seribu Raya dan puluhan ribu klan bersatu menghadapi musuh dari luar, sebenarnya nggak

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3442

    Tidak diragukan lagi, saat ini kepala Selvi terasa berdengung. Dia bahkan lebih terpaku daripada saat benar-benar tersambar petir.Perlu diketahui, tribulasi petir ini bukan tribulasi petir biasa, melainkan serangan balik dari kesadaran langit dan bumi yang puluhan kali lipat lebih kuat daripada tribulasi petir tingkat pencapaian agung. Sepanjang sejarah dunia awani selama delapan ribu tahun terakhir, ini adalah pertama kalinya hal seperti ini terjadi.Meskipun mampu mengerahkan kekuatan delapan belas kali lipat dari tingkat pencapaian agung, Selvi tetap tidak berani jamin dia bisa selamat dari bencana mengerikan seperti ini. Namun, bencana yang begitu mengerikan ternyata menghilang dalam sekejap hanya karena beberapa kata yang diucapkan Tirta dengan santai."Nggak ada apa-apanya. Sebenarnya, aku sendiri juga nggak menyangka hasilnya akan begitu ajaib," kata Tirta sambil menggaruk kepalanya.Awalnya, Tirta berpikir dia bisa langsung bertemu dengan Mahaprana dengan memanggil nama itu. D

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3441

    Tirta langsung memeluk Selvi dari belakang dan tidak memberikan Selvi sedikit pun kesempatan untuk melepaskan diri."Hubungan spiritual apaan, apa ini saatnya bicarakan itu? Aku nggak bercanda denganmu, kamu benar-benar bisa mati. Cepat lari. Apa kepalamu ini sudah dipukul sampai jadi bodoh?" teriak Selvi yang makin marah, tetapi hatinya justru merasa hangat."Nggak, aku nggak bodoh. Kesadaran langit dan bumi ini juga nggak begitu menakutkan. Aku tahu ada seseorang yang bisa buat ini mundur dengan patuh," kata Tirta sambil menatap lautan petir raksasa itu dengan ekspresi yang tetap tenang. Di dalam benaknya, tiba-tiba muncul sosok seorang pria yang seolah-olah tidak berada dalam batasan waktu."Omong kosong apa ini? Kesadaran langit dan bumi adalah hukum langit yang terbentuk dari hukum alam dunia awani. Siapa yang bisa membuatnya merasa takut?" kata Selvi sambil menatap Tirta dengan ekspresi tidak percaya. Dia makin yakin kepala Tirta pasti dipukul sampai menjadi bodoh saat tadi berta

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3440

    Pfft! Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa di hadapan tebasan pedang raksasa itu, Teknik Iblis Abadi yang begitu dibanggakan Bowo hanyalah sebuah lelucon.Sebab, tubuhnya telah dihancurkan hingga tak bersisa sedikit pun. Jangankan memulihkan tubuh atau hidup kembali dalam kondisi sempurna, bahkan serpihan tubuhnya pun tidak ada yang tersisa!Rummmm! Tebasan pedang itu terus melaju tanpa kehilangan momentumnya. Baru setelah menyapu habis 108 ribu puncak gunung, kekuatannya mulai melemah dan menunjukkan tanda-tanda akan buyar.Entah berapa banyak murid Sekte Bulan Berdarah yang sedang bergegas menuju tempat ini atau yang tengah melarikan diri, tewas di bawah satu tebasan pedang yang seolah mampu membelah langit dan bumi itu."Uhuk ... uhuk .... Senior, kekuatanmu benar-benar luar biasa."Saat itu, karena Selvi tidak lagi menekan kultivasinya hingga bahkan mampu menekan tribulasi petir, Tirta yang sebelumnya terjebak di dalam tribulasi petir akhirnya berhasil melepaskan diri. Dia datang

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3439

    Setelah lautan petir menghilang, tampak jelas bahwa seluruh daging di tubuh Bowo telah hangus dan diselimuti warna merah kecokelatan yang membuat siapa pun bergidik ngeri.Dia seolah dilempar hidup-hidup ke dalam lautan api, lalu dipanggang hingga sekitar 70% matang. Rambut, mata, serta wajahnya habis terbakar. Setelah itu, dia baru berhasil melarikan diri."Argh .... Argh! Aku akan membunuhmu!"Bowo juga menyadari betapa mengenaskan kondisinya saat ini. Terlebih lagi, tribulasi petir semakin lama semakin mengerikan. Jika dalam waktu singkat dia masih gagal mengalahkan Selvi, tribulasi petir ini hanya akan berakhir dengan kegagalan!Raungan Bowo dipenuhi rasa sakit dan kemarahan yang mencapai titik ekstrem. Dia nyaris kehilangan akal sehat. Kini, dia bagaikan roh jahat yang meraung di lapisan ke-18 neraka.Sejak kapan seorang Ketua Sekte Bulan Berdarah dipaksa hingga berada dalam keadaan setragis ini?Srrr .... Sungai darah di bawah kakinya melilit seperti ular piton raksasa yang hidup

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 586

    Ketika melihat reaksi Susanti, Tirta tahu bahwa wanita ini cemburu karena melihatnya peduli pada Agatha. Bagaimanapun, ada banyak hal yang terjadi selama mereka berada di makam kuno. Mereka telah memiliki perasaan untuk satu sama lain.Secara fisik, mereka juga melakukan pertukaran yang menyenangkan.

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 698

    Pada akhirnya, suasana di kantor polisi menjadi sunyi senyap. Dari ibu kota provinsi, yang tersisa hanya Amal yang tidak sadarkan diri dan Budi yang mengikuti di belakang Tirta tanpa mengatakan apa pun sejak tadi.Lutfi menyuruh pengawalnya untuk mengangkat Amal ke tumpukan sampah yang tidak jauh dar

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 342

    "Dasar jalang ...." Melati memegang kepalanya yang terasa agak pusing sambil kembali ke ruang privat dengan wajah berlinang air mata.Ketika melihat air mata Melati dan bekas tamparan di wajahnya, Tirta segera bertanya, "Kak, kamu kenapa? Siapa yang menamparmu?"Wanita lainnya bergegas menghampiri. Me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 364

    "Hahaha ...." Putro tidak segan-segan mengejek keputusan Afrian. Aina juga tidak mungkin melewatkan kesempatan ini untuk mengejek Tirta.Dia menyindir Tirta, "Kalau mau mati, langsung bilang saja. Kenapa malah nyeret orang lain? Kamu ini benar-benar orang baik ya."Bahkan beberapa orang di samping mer

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status