Share

Bab 2483

Author: Hazel
Tirta bukan hanya tidak setuju, dia juga mengatakan mimpi Keluarga Randolph tidak realistis. Sudah jelas kata-kata Tirta tidak enak didengar. Itu berarti Tirta menganggap Keluarga Randolph tidak bisa mencapai tujuan mereka.

Wadley bertanya dengan suara yang berbeda dengan biasanya, "Pak Tirta, apa kamu yakin ... nggak mau menjalankan rencana besar dengan kami?"

Tirta tersenyum lebar dan menjawab, "Tentu saja. Mimpiku itu ditemani segerombolan wanita dan bercinta di rumah setiap hari. Aku sudah s
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3612

    Saat ini, Tirta belum menemukan keberadaan Jade, Priya, dan Selvi, jadi tidak mungkin dia masuk lebih dulu ke Pegunungan Belantara.Karenanya, dia meninggalkan pesan seperti itu.Selain itu, sebelum datang ke sini, Hitam dan Emas juga sudah memberi tahu Tirta. Para ahli tingkat pengguncang langit di Pegunungan Belantara tidak akan turun tangan dengan mudah.Alasannya, lencana kuno kaisar manusia juga bukan sesuatu yang mahakuasa. Ada satu kelemahan yang sangat jelas, yaitu selain menekan hukum langit dan bumi di wilayah ini, lencana itu juga akan menekan kekuatan para ahli tingkat pengguncang langit hingga berada pada tingkat yang sangat rendah.Mereka tidak akan bisa menggunakan energi asal.Jika harus bertarung melawan Tirta dalam kondisi seperti itu, mereka akan berada di posisi yang sangat dirugikan."Bocah, kamu memang punya nyali. Akan kuantarkan pesanmu ke Pegunungan Belantara. Jangan sombong dulu. Kamu pasti nggak akan hidup lama. Teman-temanmu mungkin akan mati lebih dulu.""H

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3611

    "Sialan, dua burung menyebalkan itu. Kalau nanti ada kesempatan, pasti akan kupanggang dan kumakan!" Anjing hitam besar benar-benar tidak tahan mendengar perkataan itu dan bergumam pelan.Bam! Bam! Bam! Dari pusat medan pertempuran, terdengar benturan yang semakin mengerikan. Suara itu seolah mampu mengguncang langit hingga dasar bumi.Seperti yang diduga, rajawali emas yang sebelumnya terluka menjadi yang pertama terlempar ke luar. Lukanya kini jauh lebih parah. Tulang-tulang di sekujur tubuhnya retak, tubuhnya berlumuran darah. Dia hampir sepenuhnya kehilangan kemampuan untuk bertarung."Kenapa lukamu separah ini? Delapan monster iblis menyerang bersama-sama, tapi bocah itu masih membuatmu terluka seperti ini? Kekuatannya pasti sudah banyak berkurang, 'kan?" Bala bertanya sambil mengernyit."Bala ... bocah itu terlalu aneh .... Semakin lama bertarung, dia malah semakin kuat. Kami bahkan nggak berhasil melukainya ...." Rajawali emas terbatuk-batuk dan mengeluarkan banyak darah, lalu m

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3610

    "Serang bersama-sama! Bunuh mereka semua!""Biarkan saja anjing hitam itu hidup untuk sementara. Aku akan mengunyahnya sedikit demi sedikit dan menelannya hidup-hidup!"Awalnya mereka mengira kemenangan sudah di depan mata, tetapi keadaan justru berbalik 180 derajat. Kekalahan demi kekalahan terus terjadi, satu per satu monster iblis dibuat tak berdaya.Situasi seperti ini sudah sangat sulit diterima oleh monster iblis yang tersisa.Sekarang, mereka bahkan diprovokasi oleh seekor anjing hitam. Akhirnya, Bala yang berada di barisan terdepan tak mampu menahan amarahnya dan meraung.Kalau bukan karena dia harus terus mengendalikan lencana kuno kaisar manusia, dia pasti sudah turun tangan sendiri.Sayangnya, Taufik tidak memberitahunya cara menggunakan lencana kuno kaisar manusia untuk membunuh. Kalau tahu caranya, dia pasti sudah langsung menggunakan lencana kuno itu untuk membunuh Tirta."Bunuh! Jangan tahan sedikit pun kekuatan kalian! Aku nggak percaya bocah ini masih bisa selamat!"Da

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3609

    Bam!"Dasar memalukan! Pergi sana!" Wajah Bala tampak sangat masam. Dengan sekali mengangkat tangan, dia langsung menghentikan laju tubuh kera iblis itu."Huh, aku cuma lengah!" Keturunan Klan Kera Iblis itu jelas tidak terima, tetapi dia tidak berkata apa-apa lagi. Sambil menyeret satu kakinya yang patah, dia berjalan terpincang-pincang dan kembali ke Pegunungan Belantara."Siapa lagi yang mau melawanku? Atau kalian mau maju bersama-sama?" Tirta melangkah maju dengan gagah dan menantang mereka."Bocah, jangan sombong. Itu jelas bukan kekuatanmu yang sebenarnya! Kamu nggak akan bisa bertahan lama!"Wush! Wush! Wush! Tiga monster iblis yang sebelumnya menghindar kembali menyerang secara bersamaan.Namun, mereka tidak berani berhadapan langsung dengan Tirta. Bagaimanapun, nasib kera iblis tadi sudah menjadi pelajaran bagi mereka. Kali ini, mereka semua memilih menggunakan kekuatan supranatural bawaan masing-masing.Krak! Krak! Seluruh bintik di tubuh macan tutul petir mulai mengumpulkan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3608

    "Aku memang berniat begitu."Seketika, seekor macan tutul petir memelesat dengan kecepatan yang bahkan lebih dahsyat daripada kilat. Meskipun merupakan makhluk darat, dia mampu berlari dan bergerak bebas di udara.Dia membuka mulut dan memuntahkan rentetan petir yang mampu menembus logam dan menghancurkan batu."Aku juga!"Elang hitam yang sebelumnya menyerang kembali melancarkan serangan. Cakarnya yang tajam dan sebanding dengan senjata pusaka menebas ke arah Tirta.Krak! Krak! Langit dan bumi seakan hancur."Aku juga! Kali ini nggak ada lagi Api Ilahi Vermilion. Aku mau lihat, bagaimana caranya kamu bisa menahan serangan kami!"Rajawali emas juga tak mau kalah. Sekali lagi, dia melancarkan hujan pedang emas yang mengerikan dalam jumlah yang tak terhitung. Wajahnya dipenuhi seringai dingin.Dalam sekejap, ditambah kera iblis yang lebih dulu menyerang, ada empat monster iblis tingkat pencapaian agung tahap akhir.Dari empat arah berbeda, mereka serentak menyerang Tirta. Gelombang aura

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3607

    'Selain itu, kamu juga nggak bisa menggunakan kekuatan hukum alam seperti orang yang benar-benar berada di tingkat pengguncang langit.' Suara wanita itu kembali terdengar.'Ini sudah cukup. Aku punya cara sendiri untuk mengeluarkan kekuatan tempur yang dahsyat.' Merasakan kekuatan yang bergelora di dalam tubuhnya, Tirta merasakan dorongan kuat untuk menengadah dan meraung.Perasaan menguasai kekuatan yang begitu dahsyat terasa sangat nyata. Ini seolah seluruh langit dan bumi tunduk di bawah kakinya, membuat Tirta merasa sangat percaya diri."Bocah, kamu ketakutan sampai merasa putus asa ya? Kalau kamu masih nggak mengeluarkan senjata andalanmu yang lain, kamu benar-benar akan mati di sini.""Hahaha. Dengan adanya lencana kuno ini, sebagian besar senjata spiritualnya sudah nggak bisa digunakan. Sekarang, satu-satunya yang bisa dia lakukan hanyalah menunggu kematian!"Di seberang sana, puluhan monster iblis itu masih belum menyadari perubahan yang terjadi pada Tirta. Saat ini, mereka sem

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status