Share

Bab 2591

Author: Hazel
Terdengar suara yang kasar. "Pak Trisna, siapa yang berani menyinggungmu? Dia bosan hidup ya! Mana orangnya? Biar kami langsung habisi dia!"

Kemudian, sekelompok pria kekar menghampiri Trisna. Jumlah mereka memang sepuluh orang. Tubuh mereka yang besar menutupi lorong. Rasanya sesak melihat mereka.

Saat ini, Trisna hanya ingin membalas dendam. Mana mungkin dia masih sempat memperhatikan sikap Benika dan pilot yang aneh?

Trisna langsung berteriak, "Sialan, akhirnya kalian datang juga! Ini orangny
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3733

    'Tapi, nggak boleh ada orang lain di dekatmu. Keberadaanku nggak boleh diketahui oleh lebih banyak orang.' Wanita itu berkata demikian.'Baik, Senior. Aku pasti akan melaksanakan tugas ini sebaik-baiknya,' jawab Tirta dalam hati.Pada saat yang sama, di dunia luar, sosok yang menyerupai iblis itu berdiri di ketinggian, menginjak kereta yang ditarik oleh sembilan naga purba. Kini, dia sudah tidak mampu merasakan keberadaan Tirta dan Jade."Hehe. Mana mungkin semut yang lahir di dunia ini bisa menandingi kehendak langit? Tapi, mampu bertahan sampai sekarang saja sudah sangat luar biasa."Sosok itu tertawa mengejek, lalu mengangkat tangannya dan menarik kembali pagoda petir.Sosok itu terbentuk dari sebagian perwujudan kehendak langit. Tujuannya adalah membunuh Tirta dan Jade serta mengambil kertas emas, peta bintang, dan Pedang Tulang. Membunuh mereka berdua hanyalah salah satu bagian dari tugasnya.Karena itu, setelah merasa tugasnya selesai, dia pun menghilang bersama seratus ribu praj

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3732

    Naga-naga sejati itu tampak sangat hidup dan mengintimidasi, dengan tubuh raksasa yang memenuhi langit serta sisik dan zirah yang tampak mengerikan. Setiap tanduk mereka sangat tebal dan kokoh.Wajah mereka garang, memancarkan aura mendominasi dan niat membunuh yang tak terbatas. Namun pada akhirnya, mereka hanyalah wujud yang terbentuk dari jalinan petir dan hukum alam. Mereka tidak memiliki pesona sejati yang dimiliki naga sungguhan.Meski demikian, tanpa perlindungan artefak, kekuatan serangan mereka tidak boleh diremehkan.Groar!Tiga naga sejati menerjang turun. Niat membunuh mereka begitu kuat hingga hampir terwujud menjadi sesuatu yang nyata.Petir menggelegar tanpa henti. Di bawah mereka, gelombang petir raksasa setinggi puluhan ribu meter bergulung, membentuk kepungan bersama ketiga naga itu. Mereka seolah hendak menenggelamkan Tirta dan Jade sekaligus."Niat Pedang Bergelora!"Tirta tidak berani meremehkan serangan itu. Dia segera melepaskan niat pedang yang tak terhingga unt

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3731

    'Senior, apa ada cara agar aku dan Jade bisa segera melewati tribulasi surgawi ini?'Saat ini, naga-naga sejati itu belum menyerang. Lautan petir juga belum mengamuk.Karena itu, Tirta tak mampu menahan diri untuk bertanya kepada wanita yang berada di dalam lautan kesadarannya.'Sepengetahuanku, ada beberapa orang yang pernah mengalami situasi seperti ini. Mereka menjalani tribulasi surgawi yang hampir sama persis.''Penyebab utamanya adalah peningkatan kekuatanmu yang terlalu cepat.''Akibatnya, hukum alam nggak mengakuimu. Ditambah lagi kalian berdua menjalani tribulasi surgawi secara bersamaan. Hukum alam pun berusaha membunuh kalian dengan segala cara.''Sebenarnya dalam keadaan biasa, kalau kalian mampu menahan Formasi Pedang Pembantai Dewa, kalian sudah bisa dianggap berhasil melewati tribulasi surgawi.'Wanita di dalam lautan kesadaran Tirta menjelaskan demikian.'Apa? Ternyata situasi seperti ini juga pernah terjadi ....'Tirta tertegun. Namun, setelah memikirkannya sejenak, di

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3730

    "Pergi!"Bersamaan dengan seruan rendah yang mengandung amarah dari sosok menyerupai iblis itu, pagoda petir di tangannya langsung dilemparkan ke bawah.Awalnya, pagoda itu hanya sebesar lengan. Namun, setelah dilemparkan, ukurannya langsung membesar pesat seiring terpaan angin. Hanya dalam sekejap, ukurannya hampir menyamai puncak gunung tinggi yang menjulang menembus langit.Jika dilihat dari bawah, dasar menara itu tampak seperti lubang raksasa tanpa dasar yang kedalamannya tak terukur.Daya isap yang sebanding dengan lubang hitam raksasa pun muncul. Seluruh bintang seolah sanggup ditelannya!Kertas emas, peta bintang, bahkan Pedang Tulang semuanya tersedot masuk. Bahkan ketika Tirta mengerahkan seluruh kesadaran spiritualnya untuk merebut kembali benda-benda itu, dia tetap gagal."Gawat!" Tirta tanpa sadar berseru.Kertas emas dan peta pintang merupakan dua harta karun tertinggi yang menjadi andalan Tirta untuk menyelamatkan nyawanya. Berkali-kali, kedua benda itu sudah membantunya

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3729

    Namun, karena ada lingkaran pertahanan, serangan para prajurit langit ini tidak membuahkan hasil."Jade, jangan panik. Tribulasi surgawi ini memang mengerikan, tapi untuk sementara masih belum bisa membunuh kita.""Sejauh mana kamu sudah memahami Ilmu 18 Transformasi Jangkrik Emas yang diam-diam kuajarkan padamu?" Tiba-tiba, Tirta teringat sesuatu dan bertanya."Baru di tingkat pertama. Saat bertarung melawan Raja Monster, aku nggak punya cukup waktu untuk memahaminya lebih jauh."Jade baru berbicara sampai di situ ketika tiba-tiba menyadari maksud Tirta. Dia pun bertanya, "Tirta, maksudmu aku harus memanfaatkan tribulasi surgawi ini untuk menguasai 17 tingkat sisanya?""Ya.""Kekuatanku memang bisa dianggap cukup hebat di tingkat pengguncang langit, tapi aku juga sudah mencapai masa kemacetan. Sebentar lagi, nggak ada cara lain yang bisa meningkatkan kekuatanku dengan cepat.""Tapi kamu berbeda. Kalau kamu mampu memahami Ilmu 18 Transformasi Jangkrik Emas sepenuhnya, kekuatanmu bisa m

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3728

    Duar! Cahaya petir yang mengerikan dan hukum alam saling berjalin, menjadi pemandangan utama di langit dan bumi.Hampir pada saat yang bersamaan, tiga pedang raksasa yang kekuatannya tak terbatas dan masing-masing lebih kuat daripada pedang sebelumnya, muncul.Ketiganya mewakili kehendak langit. Mereka hendak membunuh kedua orang yang menantang keagungan langit itu dan menghapus keberadaan mereka dari dunia."Bunuh!"Pada saat yang sama, prajurit dan jenderal langit yang jumlahnya tak terhitung juga menyerbu dengan gagah berani, tanpa takut mati.Dalam situasi ini, keadaan Tirta dan Jade bisa dikatakan sangat berbahaya. Sedikit saja lengah, tubuh mereka bisa hancur berkeping-keping dan menjadi abu akibat tribulasi surgawi."Sepertinya nggak mungkin untuk memusnahkan semua prajurit dan jenderal langit ini. Lebih baik kita bertahan saja dan menahan serangan mereka sampai tribulasi surgawi ini selesai."Dalam waktu singkat, Tirta segera mengambil keputusan. Dia pun berkata demikian kepada

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status