Share

Bab 3563

Author: Hazel
"Huh! Kota Suci Berania nggak akan punya kesempatan untuk berkembang lagi. Setelah membunuh bocah ini, aku akan segera mendatangkan orang untuk menghancurkan Kota Suci Berania sampai ke akarnya." Tiba-tiba, terdengar sebuah suara penuh amarah di langit yang jauh.

Meskipun saat itu sudah malam, masih bisa terlihat awan gelap berwarna merah darah yang luas. Awan itu bagaikan tirai raksasa penutup langit yang bergerak mendekat dengan cepat hingga melingkupi langit sepuluh sekte sepenuhnya.

Pada saa
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3564

    Bagi Jumar dan para tetua agung dari Sekte Penguasa Akhirat lainnya, semua yang terjadi di depan mereka tentu saja sangat sulit diterima.Namun, bagi para kultivator yang tidak bersalah di dalam kota, ini adalah kabar baik yang luar biasa. Jika mengandalkan kekuatan sendiri, mereka pasti tidak akan mampu mengubah nasib mereka yang dibantai tanpa ampun dan disedot darah serta esensi kehidupannya hingga kering."Sekte Penguasa Akhirat sialan! Jangan sampai aku berhasil kabur dari sini hidup-hidup.""Kalau itu sampai terjadi, aku pasti akan melakukan segala cara untuk membantai seluruh Sekte Penguasa Akhirat sampai nggak tersisa apa pun!"Saat ini, sebagian besar kultivator yang masih tersisa di dalam kota merasa sangat murka dan memaki dengan keras ke arah langit.Karena Tirta bergerak cukup cepat, jumlah kultivator yang tewas saat ini sebenarnya belum terlalu banyak. Jumlah korbannya kira-kira hanya seratus lebih....."Cepat perbaiki Formasi Darah dan terus tekan dia. Kalau nggak bisa

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3563

    "Huh! Kota Suci Berania nggak akan punya kesempatan untuk berkembang lagi. Setelah membunuh bocah ini, aku akan segera mendatangkan orang untuk menghancurkan Kota Suci Berania sampai ke akarnya." Tiba-tiba, terdengar sebuah suara penuh amarah di langit yang jauh.Meskipun saat itu sudah malam, masih bisa terlihat awan gelap berwarna merah darah yang luas. Awan itu bagaikan tirai raksasa penutup langit yang bergerak mendekat dengan cepat hingga melingkupi langit sepuluh sekte sepenuhnya.Pada saat yang bersamaan, muncullah sulur-sulur aneh yang bentuknya menyerupai tentakel, dengan tebal sebesar lengan, dari dalam awan darah. Jumlah sulur itu mencapai puluhan ribu."Puff ....""Argh .... Benda apa ini ....""Tolong .... Ahh, siapa yang bisa menolongku ...."Sulur-sulur berwarna merah darah itu memiliki simbol-simbol aneh yang berkedip-kedip di permukaannya, seolah memiliki kehidupan. Kecepatan geraknya juga luar biasa dan mulai merenggut nyawa para kultivator pengembara di dalam kota de

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3562

    "Paham, kami tentu paham. Tenang saja. Nantinya, di mana pun Adik Kecil muncul, kami pasti akan tahu diri dan pergi.""Kami nggak akan mengganggumu lagi.""Soal balas dendam, itu jelas nggak mungkin.""Kami sudah setengah mati mempertahankan nyawa kami. Mana mungkin kami masih berani berbuat bodoh dan mengganggu Adik Kecil lagi. Itu namanya bunuh diri."Kata-kata yang diucapkan Tirta dengan santai itu seolah merupakan titah suci hingga semua tetua dan murid buru-buru menyetujuinya. Penampilan mereka benar-benar lebih mirip budak yang menyambut titah kerajaan daripada para pelayan."Pergilah."Setelah Tirta selesai mengucapkan kata itu, para tetua dan murid dari sekte-sekte itu yang masih hidup seolah mendapat pengampunan. Tanpa ragu sedikit pun, mereka segera pergi dan tidak menoleh ke belakang lagi. Adapun warisan dan kekayaan sekte mereka yang berada di tempat ini, mereka tidak berniat membawanya sedikit pun karena takut Tirta berubah pikiran."Hahaha.""Tetua dari sepuluh sekte supe

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3561

    Melihat potongan tubuh dan anggota badan yang berserakan di tanah, rasa ngeri di dalam hati banyak kultivator berubah menjadi gelombang yang perlahan menyebar ke seluruh tubuh. Ini yang disebut mudah untuk diajak berbicara? Jelas-jelas semua orang yang tidak ingin berbicara baik-baik dengannya sudah mati semua. Namun, protes itu hanya berani mereka suarakan dalam hati.Seorang tetua tersenyum lebar dan berkata dengan nada yang sangat tulus, "Adik Kecil benar-benar berjiwa besar. Kami bersedia mengakui kesalahan dan kembali ke jalan benar. Untuk berterima kasih karena sudah memberi kami kesempatan untuk memulai kehidupan baru, kami bersedia membunuh para tetua dari Sekte Asura dan Sekte Zeru. Kami akan menghabisi semua sampai bersih sebagai tanda ketulusan kami."Ada tetua lain juga yang memutar otak untuk menjilat Tirta. "Benar, Adik Kecil ini adalah orang yang paling berjiwa besar yang pernah aku temui. Selain itu, tingkat kultivasimu juga luar biasa, jauh melampaui kami. Penampilanmu

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3560

    Bum! Energi pedang yang dahsyat dan kilatan pedang yang menyilaukan seolah membawa kekuatan yang mampu membelah langit dan membelah bumi. Entah berapa banyak artefak yang hancur.Hujan darah yang tak berkesudahan, potongan tubuh dan anggota badan yang tercerai-berai, terus berjatuhan dari langit. Dalam bentrokan yang begitu dahsyat, formasi pelindung kota Sepuluh Sekte sudah lama hancur dan kini tak lebih dari pajangan.Hanya dalam waktu 15 menit, lebih dari separuh orang dari pihak sembilan sekte super telah terbunuh. Pemandangan seperti ini benar-benar sulit dipercaya."Para tetua sembilan sekte super sudah bergabung, tapi tetap dibantai seperti ayam!""Ck, siapa yang bakal percaya kalau mendengar cerita seperti ini?""Sekarang, dari tiga tanah suci, hanya tersisa satu. Sekte Bulan Berdarah juga sudah musnah. Setelah pertempuran ini, sembilan sekte super juga pasti mengalami pukulan telak.""Sepertinya dunia awani benar-benar akan mengalami perubahan besar.""Eh, menurut kalian, jang

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3559

    Sementara itu, dari arah belakang, seorang tetua yang berada di tingkat penebas dewa tahap puncak akhirnya menemukan celah untuk menyerang. Dengan sudut serangan yang sangat sulit ditebak, dia langsung menghantam bagian belakang kepala Tirta."Tangan Penangkap Naga!"Namun, seolah memiliki mata di belakang kepalanya, Tirta tetap mampu mengantisipasinya. Saat bertarung melawan orang-orang di depan dan di kedua sisinya, dia masih bisa bergerak dengan santai dan melancarkan serangan balik dengan telapak tangannya.Puff!Telapak tangan emas itu bagaikan prasasti langit raksasa, mengandung kekuatan yang luar biasa. Ke mana pun telapak itu melaju, ruang hampa akan hancur dan lenyap, bahkan tak dapat pulih dalam waktu singkat.Bersama beberapa orang di sekitarnya, tetua yang mencoba menyergap itu sontak dihantam hingga tubuh mereka semua hancur menjadi lumuran daging."Formasi Pedang Pembantai!"Melihat situasi mulai tidak menguntungkan, para tetua Sekte Pedang Angkasa segera bekerja sama. Me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 698

    Pada akhirnya, suasana di kantor polisi menjadi sunyi senyap. Dari ibu kota provinsi, yang tersisa hanya Amal yang tidak sadarkan diri dan Budi yang mengikuti di belakang Tirta tanpa mengatakan apa pun sejak tadi.Lutfi menyuruh pengawalnya untuk mengangkat Amal ke tumpukan sampah yang tidak jauh dar

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2772

    Taymur yang kaget berkomentar, "Pemahaman pemuda ini sangat mengerikan. Padahal dia baru pertama kali menghadapi teknik andalan sekte kita, tapi dia bisa langsung menemukan cara untuk melawannya dalam waktu singkat!'Kael menghela napas dan menimpali, "Masalahnya tubuh pemuda itu terlalu tangguh. Or

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2663

    Memang terdapat segumpal awan hitam yang pekat di langit. Warnanya sangat gelap sampai-sampai terlihat seperti lubang besar yang menggantung di langit.Walaupun sekarang awan hitam itu tidak begitu mengerikan seperti kemarin, suara petir yang menggelegar tetap terdengar tanpa henti. Suaranya benar-b

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2692

    Tirta berbicara dengan serius, "Kamu salah. Apa kamu tahu sekarang kamu meragukan moralku yang tinggi? Selain itu, kultivator keabadian seperti kami nggak mementingkan kekuasaan, kekayaan, dan wanita cantik. Aku cuma fokus mencapai keabadian, mana mungkin aku menghabiskan waktu untuk wanita cantik?"

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status