Share

Bab 961

Author: Hazel
Nia juga ikut panik. Dia segera memberi tahu Tirta masalahnya, "Tirta, jalan di desa kita terlalu buruk. Truknya nggak bisa jalan ...."

Sebenarnya, kemarin Tirta juga merasa jalan di desa sangat buruk saat mengendarai mobilnya. Namun, waktu itu Tirta tidak peduli. Dengan teknik menyetirnya yang hebat dan ukuran mobilnya yang lebih kecil, Tirta masih bisa melewati jalan di desa dengan mudah.

Akan tetapi, truk berbeda dengan mobil Tirta. Jadi, wajar saja jika truk tidak bisa melewati jalan yang be
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
hans
***** Lanjut
goodnovel comment avatar
yusri yusri
updatenya sedikit sekali perhari
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3701

    Saat masih memiliki kekuatan untuk bertarung, Tirta saja tidak mampu menahan seberkas cahaya pedang yang mengerikan itu. Apalagi sekarang?Namun, dalam situasi seperti ini, Tirta sama sekali tidak merasa putus asa. Dia hanya merasa kekuatannya masih belum cukup kuat. Masih ada ruang yang sangat besar untuk berkembang.Tirta juga tidak bertanya kepada wanita yang berada di lautan kesadarannya, apakah wanita itu memiliki cara untuk mengatasi masalah ini.Kalau memang ada, wanita itu pasti tidak akan membiarkan Tirta menunggu kematian. Dia pasti sudah memberi tahu Tirta sejak tadi.Toh, mau dilihat dari mana pun, hidup dan mati mereka berdua sudah terikat pada tali yang sama.Buzz! Tepat ketika Tirta dan yang lainnya menunggu kematian datang, sesuatu yang tak terduga tiba-tiba terjadi.Di dalam Cincin Ruang milik Tirta, cahaya berkilat, lalu sebuah artefak yang bentuknya menyerupai peti mati perunggu tiba-tiba keluar dengan sendirinya.Ukurannya hanya sebesar telapak tangan. Di permukaann

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3700

    Meskipun cahaya misterius itu tak mampu menembus kertas emas dan peta bintang, kekuatan dahsyat yang terkandung di dalamnya tetap mampu menembus pertahanan dan menghantam mereka.Ini pertama kalinya Tirta dan yang lainnya melihat cara menyerang seperti ini. Mereka benar-benar tidak tahu bagaimana cara menghadapinya."Hahahaha. Apa gunanya punya artefak kuno asal? Kalau kekuatanmu sendiri lemah, kamu tetap akan mati karena terguncang oleh kekuatan ini. Bahkan artefak kuno asal pun nggak akan mampu melindungimu." Salah satu monster iblis mencibir tanpa ampun."Hehe. Bocah, terus terang saja, serangan ini baru dilakukan dengan kekuatan paling rendah karena kami khawatir menghancurkan dunia ini. Kalau masih punya pusaka lainnya, cepat keluarkan. Jangan sampai kamu mati sambil menyesal," ejek burung misterius yang bentuknya menyerupai gagak emas."Uhuk, uhuk .... Sialan, sebenarnya benda apa itu? Kok kekuatannya bisa sebesar ini? Sepertinya aku nggak akan selamat!"Anjing hitam besar baru s

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3699

    Serangan Jade dan Tirta sekarang sudah cukup untuk menghadapi tiga iblis besar secara langsung. Mereka tak lagi berada dalam posisi terdesak.Terlebih lagi, masih ada Kaisar Obat yang membantu di belakang mereka. Pertarungan semakin lama semakin sengit, tetapi dibandingkan tadi, situasinya sudah berubah drastis.Groar! Tak lama kemudian, Selvi yang sudah beristirahat sejenak juga mengendalikan naga raksasa yang terbentuk dari nadi naga dan ikut bergabung dalam pertarungan.Dengan begitu, situasi pertarungan perlahan mulai condong sepihak."Sial, benar-benar sial! Padahal semuanya sudah berada dalam kendali.""Semuanya gara-gara Kaisar Obat sialan ini! Siapa sangka dia malah ikut campur pada saat seperti ini. Kalau bukan karena dia, situasi seperti ini nggak akan terjadi!""Huh. Setelah membunuh orang-orang ini, kita akan mencabut semua Kaisar Obat di seluruh Pegunungan Belantara!"Beberapa iblis besar menyadari bahwa mereka ternyata sudah tak mampu lagi menekan Tirta, Jade, dan Selvi.

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3698

    "Terima kasih, Tirta."Merasakan tatapan Tirta, Jade juga menoleh dan tersenyum tipis.Berkat Kaisar Obat yang turun tangan pada saat genting tadi, Jade memang sudah pasti berhasil menerobos. Kalau tempat ini tidak disegel oleh artefak khusus, sudah pasti tribulasi surgawi yang sangat mengerikan akan turun.Meskipun Jade tidak langsung menjalani tribulasi surgawi itu, kekuatan Jade sekarang sudah benar-benar mencapai tingkat pengguncang langit.Tatapannya berkilat. Niat membunuh yang mengerikan langsung terpancar, membuat siapa pun yang melihatnya merinding.Terlebih lagi, sekarang dia sudah bisa mengendalikan Pedang Tulang dengan sempurna!Dengan kekuatannya seorang diri, dia sudah setara dengan dua ahli tingkat pengguncang langit."Nggak perlu berterima kasih. Kalau mau berterima kasih, justru kamu harus berterima kasih ke Kaisar Obat. Tapi, itu urusan setelah pertarungan selesai. Untuk sekarang, kita belum sepenuhnya keluar dari bahaya," ujar Tirta.Kaisar Obat melirik Jade, tetapi

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3697

    "Kalau kelak kalian kembali berkonflik, aku nggak akan ikut campur lagi." Kaisar Obat berkata demikian. Suaranya terdengar sangat netral, sehingga tidak bisa diketahui apakah dia laki-laki atau perempuan.Maksud perkataannya sangat jelas. Meskipun kuat, dia juga tidak ingin benar-benar bermusuhan dengan beberapa iblis besar tingkat pengguncang langit."Huh. Kalau dalam keadaan biasa, kamu sebagai Kaisar Obat memang punya cukup wibawa untuk meminta hal ini. Tapi, hari ini kami nggak bisa melepaskan orang-orang ini! Kalau kami nggak membasmi mereka, Pegunungan Belantara akan direbut!"Monster iblis berkepala anjing menjadi yang pertama menolak. Suaranya begitu berat, seperti suara guntur."Betul, Kaisar Obat. Masalah ini nggak bisa ditawar lagi. Meskipun kamu turun tangan, tetap nggak bisa!" Burung misterius juga berkata dengan tegas.Kaisar Obat terdiam cukup lama. Jelas, dia sendiri masih ragu."Senior, Anda sudah membantu kami sekali. Setelah ini, Anda nggak perlu ikut campur lagi. Ma

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3696

    Cahaya hitam itu melaju terlalu cepat. Pada saat bersamaan, burung misterius juga melancarkan serangan dari titik buta.Tidak berhenti di situ, cahaya api yang tak berujung berkumpul menjadi burung-burung api yang lincah. Dalam sekejap, ratusan hingga ribuan burung api muncul di hadapan mereka.Serangan dari tiga arah itu datang bersamaan, masing-masing sama sekali tidak bisa diremehkan.Dalam waktu singkat, Tirta yang terdesak buru-buru mengendalikan kertas emas untuk berpindah posisi dan menahan cahaya hitam mematikan yang datang dari bawah tanah.Namun, untuk menahan ratusan hingga ribuan burung api itu, dia benar-benar tidak sanggup.Sementara itu, di sisi Selvi, hanya amukan petir yang begitu dahsyat saja sudah cukup untuk membuatnya kewalahan. Dia tidak punya kesempatan untuk memecah konsentrasi dan menghadapi serangan dari arah lain."Hehe, semuanya akan segera berakhir!" Naga purba berwujud manusia itu tertawa kejam.Meski hanya mengenai Tirta dan yang lainnya sedikit saja, ser

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status