Share

Bab 298

Penulis: Janice Sinclair
Kiana menyipitkan matanya. Mereka sengaja melakukan ini untuk mempermalukannya!

"Aku bukan cucu perempuannya Surya Lianto!"

Orang di ujung telepon berseru kaget, lalu menjauhkan ponselnya, dan berteriak.

"Kakek, dia bilang dia bukan cucumu. Apa Kakek salah mengingat nomor telepon?"

"Cucuku membenciku. Dia nggak ingin bertemu denganku."

Itu suara si tua bangka itu!

Kiana merasakan hawa dingin tiba-tiba menjalar di punggungnya, seolah-olah sebuah tangan dengan kuku tajam tiba-tiba muncul dari kegelapan, mencengkeramnya, lalu ujung jarinya menusuk dagingnya, membuatnya sakit dan ketakutan.

"Mengapa cucu perempuanmu membencimu?" tanya orang itu.

"Dulu, ibunya membunuh ayahnya, yang juga putra keduaku, dan ditangkap polisi. Kami kasihan sama cucu perempuan kami. Dia baru saja kehilangan ayahnya dan akan kehilangan ibunya lagi, jadi kami menandatangani surat pengampunan. Setelah itu, ibunya dibebaskan dan menikah lagi, membawa cucu perempuan kami bersamanya. Kami nggak tega berpisah dengan c
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 308

    Kiana mencibir dan terus berjalan keluar, tetapi mereka berdua menghentikannya."Kiana, berani-beraninya kamu membuat putraku dibawa ke kantor polisi! Cepat katakan pada polisi kalau kamu nggak menyimpan dendam dan minta mereka untuk membebaskannya!" teriak ibunya Yovan pada Kiana.Rachel juga tampak cemas. "Kiana, sebesar apa pun masalahnya, kita tetap sekeluarga. Nggak perlu sampai ke kantor polisi!"Kiana mendengus dingin. Bahkan sampai sekarang pun, mereka masih memberikan tuntutan tidak masuk akal."Kalian jelas tahu dia melakukan hal-hal ilegal, tapi kalian bukan hanya nggak menghentikannya, kalian bahkan mendukungnya! Kalian sekeluarga punya nilai-nilai yang menyimpang dan mengabaikan moralitas serta hukum. Kalianlah yang mencelakai Yovan!""Kiana!" Mardi maju dan bergegas menghampiri Kiana. "Kamu tahu nggak, kamu bisa membuat Yovan dipenjara?""Sudah kubilang, bukan aku yang mencelakainya!""Apa kesalahan yang sudah kami perbuat? Kapan kami pernah menyinggungmu? Mengapa kamu be

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 307

    Kiana tak bisa berhenti tertawa melihat adegan sengit itu. Hanya saja, bagian serunya masih ada di belakang.Dia mengeluarkan ponselnya dan menelepon polisi.Polisi tiba dengan cepat. Melihat dua pria itu berkelahi, polisi segera memisahkan mereka."Pak Polisi, dia ... dia menabrakku dengan mobilnya! Dia sengaja melakukannya. Dia ingin membunuhku!" Aiden dengan tubuh penuh luka memar, menunjuk Yovan dengan marah.Sambil menutup telinganya yang berdarah, Yovan juga menunjuk Aiden sambil berkata, "Dia mengambil uangku dan nggak melakukan apa yang kuminta. Dia pengkhianat!"Polisi itu tampak kebingungan. "Apa sebenarnya yang terjadi?"Saat itu, Kiana berjalan mendekat dengan panik dan ketakutan. "Pak Polisi, mereka berdua bersekongkol untuk memeras uangku. Mereka bahkan mencoba menabrakku dengan mobil!"Begitu mendengar perkataan Kiana, Yovan dan Aiden langsung tercengang."Ka, kami nggak ... nggak ...."Kiana menunjuk Aiden. "Dia masih menyimpan cek senilai 60 miliar yang dia peras darik

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 306

    Ada sebuah gang kecil di belakang Restoran Senora. Kiana mengatur pertemuan dengan Aiden di sana.Saat dia tiba, Aiden sedang jongkok sambil merokok, dengan setumpuk puntung rokok di tanah, yang menandakan dia telah menunggu lama. Begitu melihat Kiana, dia membuang puntung rokoknya dan berdiri dengan marah."Kamu membuatku menunggu lama!"Kiana berkata dingin, "Yang kamu inginkan adalah 60 miliar, bukan 6 juta. Aku butuh waktu untuk mengumpulkan uang."Sebenarnya, dia sudah lama tiba di sana. Dia hanya menunggu sampai 'orang itu' datang.Aiden bergegas meminta uang dan tidak ingin membuang waktu. "Cepat berikan uangnya!"Kiana mengeluarkan cek dari tasnya, lalu melambaikannya di depan Aiden, dan memasukkannya kembali ke dalam sakunya.Karena Aiden gagal merebutnya, dia pun berteriak dengan marah, "Cepat berikan padaku!""Hapus semua video-videoku yang kamu rekam itu!"Aiden memelototi Kiana, lalu dengan cepat mengeluarkan ponselnya, dan menunjukkan video-video yang diambilnya beberapa

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 305

    Bibir Kiana sedikit berkedut. "Aiden minta 20 miliar padaku.""Apa maksudnya?""Asalkan aku memberinya 20 miliar, dia akan melanggar perjanjiannya denganmu, lalu mengambil uang itu dan pergi.""Be, beraninya dia melanggar perjanjian!""Kamu beri dia empat miliar, sedangkan aku beri dia dua puluh miliar. Nggak aneh kan kalau dia melanggar perjanjian?""Kamu sudah menyetujuinya?""Aku bisa setujui permintaannya agar kamu nggak terlalu membanggakan diri.""Kiana!""Marah? Terus, bagaimana dong? Aku punya banyak uang!"Yovan menutup telepon dengan marah. Kiana mencibir dan terus menunggu kabar.Benar saja, Aiden menghubunginya tak lama kemudian."Adikku sayang, Kakak sebenarnya sangat menghargai hubungan persaudaraan kita, tapi Yovan memberiku 22 miliar. Hubungan kita nggak hanya bernilai 20 miliar, 'kan?"Kiana menyipitkan matanya. "Aku akan kasih kamu 40 miliar.""40 miliar? Kamu yakin?""Bagiku, 40 miliar bukanlah apa-apa.""Kenapa aku punya firasat kalau ada konspirasi di dalam ini?""

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 304

    Malam harinya, keduanya dengan antusias mengedit video dan mengunggahnya di internet menggunakan akun Nathan, yang memiliki lebih dari satu juta pengikut. Akibatnya, video itu dengan cepat menarik banyak perhatian dan menyebar dengan pesat.Keduanya sangat gembira dan menarik Kiana untuk melihat."Kami mengikuti dua orang tua itu dan Aiden hari ini. Mereka makan di restoran terkenal dan beli banyak barang di mal. Tingkah mereka seperti orang miskin yang mendadak kaya. Kami juga merekam pembicaraan mereka saat sedang menunggu mobil. Mereka bilang, kalau kamu nggak mau kompromi, mereka akan terus menyebarkan rumor untuk mengancammu agar kamu memberi mereka uang."Nathan menatap Kiana dengan iba. "Keluarga Lianto benar-benar parah! Tapi Kak Kiana, jangan khawatir. Video ini akan mengungkap kebenaran pada publik. Seberapa banyak pun rumor yang mereka sebarkan, nggak akan ada yang memercayai mereka!"Luis menunjuk ke layar laptop. "Video menyebar dengan cepat dan komentar-komentar di bawahn

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 303

    [Kakek bilang cucunya menikah dengan keluarga kaya. Ada yang kenal dia?]Kiana merasa pusing saat membaca komentar-komentar itu. Dia ingin membela diri, tetapi dia tahu dia tidak akan bisa menang melawan begitu banyak komentar.Setelah meninggalkan kolom komentar, dia mendapati bahwa jumlah penonton dan komentar video tersebut meningkat secara signifikan.Tepat di saat itu, Yovan mengiriminya pesan: [Kiana, sekarang saatnya kamu diadili, jadi bersiap-siaplah!]Kiana mengepalkan tinjunya. Saat dia ingin mengklik video itu lagi, dia tiba-tiba mendapati video itu telah menghilang dari daftar topik tren. Dia mencari lagi, tetapi tidak menemukannya di mana pun.Ini ....Di saat dia kebingungan, sebuah nomor tak dikenal meneleponnya.Setelah Kiana menjawab panggilan, orang di ujung telepon sana menarik napas dalam-dalam."Tahu siapa aku?"Suara seorang wanita, berwibawa dan tenang ....Kiana mengerutkan bibirnya erat-erat. "Halo, Nyonya."Itu ibunya Tristan. Dialah yang meminta Tim Humas unt

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status