Share

Bab 34

Penulis: Janice Sinclair
"Semuanya, lihatlah. Perusahaan ini benar-benar kejam. Setelah aku lembur setiap hari dan akhirnya memenangkan proyek besar, mereka memecatku tanpa alasan. Bukan hanya itu saja, tapi bahkan setelah aku dengan kooperatif menyelesaikan serah terima, mereka malah menahan barang-barang pribadiku dan nggak mengizinkanku mengambilnya!"

Kiana merekam dengan ponselnya sambil berkeliling ke berbagai departemen di perusahaan. Ke mana pun dia pergi, para karyawan langsung menundukkan kepala karena takut di
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (2)
goodnovel comment avatar
Lilik Eka Candra Wati
jangan2 nanti pas seru2nya gak bisa dibuka
goodnovel comment avatar
Syaladinmukti Setiawan
kenapa good novel sekarang iklannya ada film lgbt nya???
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 508

    Merasa jijik ....Saat mendengar kata itu, hati Kiana tiba-tiba terasa pedih.Tristan membencinya. Sebenarnya, dia sudah tahu hal itu di saat dia dengan tegas menceraikannya."Aku barusan melihat putri walikota. Sepertinya dia juga mencarimu.""Hm.""Nggak pergi menyapanya?""Pergilah kalau kamu ingin menyapanya. Nggak perlu menyeretku ikut bersamamu.""Kenapa aku harus menyapanya? Yang pacaran dengannya dan mau menikah dengannya bukanlah aku!"Kiana tanpa sadar mengerutkan bibirnya. Dia ... sudah punya calon pasangan ...."Kali ini, aku akan lebih berhati-hati.""Pernikahan memang harus dilakukan dengan hati-hati.""Aku nggak mau membuang waktuku untuk orang yang nggak cocok dan nggak layak.""Aku merasa Nona Stella sangat cocok denganmu.""Jangan sampai aku membuat keputusan yang salah lagi.""Apa yang kamu bicarakan? Kenapa aku nggak mengerti?""Nggak apa-apa. Ada orang yang bakal mengerti."Tepat di saat itu, Wilson kembali dengan segelas air."Ayah, kamu mengambil tempat dudukku!"

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 507

    "Kamu pernah bertemu denganku?" tanya Kiana."Aku pernah melihatmu dari CCTV.""CCTV di rumah Luis?"Mata Wilson berkedip. "Ya."Kiana menyipitkan matanya. "Kamu mencuri CCTV rumahnya!""Kata 'mencuri' nggak tepat. Aku hanya 'meretas' laptopnya.""Jadi, kamu melihatku?""Dan juga perilakumu yang nggak senonoh."Kiana mendadak ingin muntah darah. Bagaimana Tristan mengajari putranya?"Jangan berpikir yang nggak-nggak. Sudah kubilang aku hanya meretas laptopnya."Pikiran Kiana memang sudah ke mana-mana, tetapi itu juga tidak sepenuhnya salah."Kamu masih kecil. Kamu seharusnya membangun pandangan hidup, nilai-nilai, dan pandangan masyarakat yang benar ....""Apa kamu ibuku?"Mata Kiana tiba-tiba membelalak. Bagaimana anak ini bisa tahu? Apa dia telah terbongkar? Oh tidak. Dia harus bagaimana menghadapi anak ini? Dia benar-benar tidak siap!"Kamu bukan ibuku, jadi apa hakmu untuk mengguruiku!" kata Wilson sambil memutar bola matanya ke arah Kiana.Kiana tertegun sejenak, lalu tersadar dar

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 506

    Sembari berlari, Kiana menoleh ke belakang dan melihat tiga pengawal mengejarnya. Untungnya, mereka tidak berani membuat keributan besar, jadi mereka sudah tertinggal jauh di belakang.Lift telah berada tepat di depannya. Tepat di saat Kiana hendak menghela napas lega, dua pengawal tiba-tiba muncul lagi dari sisi lain koridor.Dia berhenti dan melihat sekeliling, lalu berbelok ke koridor lain.Koridor itu seharusnya mengarah ke tangga, jadi dia pun berlari ke sana. Namun, dia menyadari bahwa itu jalan buntu. Dia mencoba berbalik, tetapi ketiga pengawalnya sudah menyusul.Kiana menarik napas dalam-dalam. Sebelum pengawal itu sempat bergerak, dia sudah meluncurkan tendangan.Meskipun Kiana terampil, dia tidak bisa mengalahkan tiga pria bertubuh kekar itu. Namun, dia lincah dan cerdik. Dia melakukan beberapa tipuan, mempermainkan tiga pria itu sampai mereka marah, lalu meninju hidung salah satu pengawal dengan sekuat tenaga, hingga berdarah.Ketiganya tertegun sejenak, lalu menerkam Kiana

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 505

    "Dia punya banyak dialog karena dia adalah aktris utama. Sebagai aktris utama, dia harus menghafal semua dialognya. Itu adalah hal yang wajar.""Kamu hanya punya beberapa baris dialog saja?""Karena aku hanya seorang aktris figuran. Meski aku hanya aktris figuran, aku melakukan pekerjaanku dengan serius. Aku bukan hanya mengingat dialogku sendiri, tapi juga mengingat dialognya.""Terus, sutradara memarahimu?""Sutradara memperlakukan orang secara berbeda berdasarkan status mereka. Sutradara nggak berani menyinggungnya, jadi satu-satunya cara dia mengingatkannya adalah dengan memarahiku.""Tapi saat masalah ini menjadi kehebohan besar dan semua orang menyuruh sutradara untuk menjelaskan, dia mengunggah pesan yang menyatakan: [Dia hanya punya beberapa baris dialog saja, tapi nggak bisa mengingatnya. Aku nggak tahu apa pemeran ini punya masalah dengan otaknya atau sikapnya yang bermasalah.]"Sutradara takut pada Nia, jadi dia mengatakannya secara samar, tapi itu jelas merujuk Nia."Kiana

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 504

    Doris masih terus berbicara, seolah masih sangat kesal."Itulah alasannya. Aku nggak ingin mengatakannya waktu itu karena ingin menjaga harga diri kami berdua, tapi nyatanya itu nggak perlu. Orang sombong nggak akan mengakui kesalahannya sendiri. Dia bahkan mungkin memfitnah orang yang nggak bersalah."Kiana mengerutkan kening. Nia telah menceritakan hal ini padanya. Jelas sekali Doris-lah yang merayu Jordi waktu itu, lalu menggunakan koneksi Jordi untuk secara paksa masuk ke tim produksi Nia. Waktu itu, Doris tidak bisa menghafal dialognya dan Nia mengingatkannya. Namun, Doris malah mempermalukannya karena dia tidak mampu menjaga hati suaminya sendiri. Nia sangat marah dan menamparnya.Setelah Doris selesai berbicara, semua orang mengkritik Nia. Mereka mengatakan Nia telah menindas orang dengan mengandalkan pengaruhnya. Sikapnya di dalam industri hiburan sangatlah semena-mena."Di depan begitu banyak orang dari kru, Nia seharusnya bisa menduga kalau dirinya akan difoto, tapi dia tetap

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 503

    Mendengar itu, Kiana berhenti dan berbalik. Dia baru menyadari bahwa selebriti wanita yang dikelilingi orang-orang itu adalah Doris Lukman.Wartawan ini sangat berani. Pertanyaannya sangat tajam. Semua orang langsung terdiam dan menunggu jawaban Doris.Doris bertubuh tinggi dan punya aura yang lembut serta elegan. Dia adalah aktris utama yang diakui di industri hiburan.Dalam beberapa tahun terakhir ini, popularitasnya sangat luar biasa. Dari seorang aktris kecil yang telah berkecimpung di industri film dan televisi selama lebih dari satu dekade, tanpa pernah memainkan peran utama atau bahkan peran penting dalam sebuah produksi, dia tidak populer dan hanya punya sedikit penggemar. Namun hanya dalam sekejap, dia mulai berpartisipasi dalam produksi beranggaran besar, mengambil peran utama, dan bahkan memenangkan penghargaan Aktris Terbaik yang bergengsi untuk peran utama pertamanya.Kampanye pemasarannya begitu luas hingga terasa berlebihan dan popularitasnya meroket. Karena 'dikemas' ol

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 18

    Kiana bersusah payah mengalihkan pandangannya dari ketampanan pria itu. Dia melihat sekelilingnya lagi dan mendapati tidak ada orang lain selain pria itu.Tentu saja, dia tidak mungkin dokter tua pengobatan tradisional itu, jadi dia adalah... seorang pasien?Saat melihat tulisan merah besar 'Spesial

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 31

    "Rasanya berantakan."Kiana tersenyum.Dia telah memenangkan banyak medali emas dalam kompetisi desain di universitas. Rachel sendiri juga berpartisipasi dalam setiap kompetisi dan kebanyakan memenangkan juara harapan.Namun, Rachel selalu merasa itu adalah kesalahan para juri. Dia punya bakat, teta

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 32

    Siapa sangka, Yovan sungguh datang.Bahkan, dalam waktu kurang dari satu jam. Hanya 45 menit saja, pria itu sudah datang.Sebagai tambahan, butuh 40 menit berkendara dari kediaman Sumargo ke apartemen Rachel.Dengan kata lain, meski Yovan tidak menelepon Kiana, pria itu selalu memperhatikan pergerak

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 19

    "Bukan masalah besar," ucap pria tua itu.Mendengar kata itu, Kiana tidak kuasa menahan perasaan gembira.Sejak mengalami kecelakaan, Kiana telah mengunjungi beberapa rumah sakit. Semua dokter mengatakan peluangnya untuk hamil sangat kecil. Meski dia meyakinkan dirinya bahwa itu bukan apa-apa dan ti

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status