Compartilhar

Bab 736

Autor: Janice Sinclair
Sesampainya di hotel, Kiana memesan kamar lain dan meminta Tristan untuk membantunya membaringkan Mira. Setelah itu, mereka baru kembali ke kamar Kiana.

Kiana merasa tubuhnya dipenuhi bau alkohol. Dia bersiap untuk pergi mandi. Namun teringat akan sesuatu, dia pun menatap Tristan.

"Kamu menelepon Irwan?"

Tristan sedang duduk di sofa sambil memegang ponselnya. Sepertinya dia sedang mengobrol dengan seseorang. Mendengar itu, Tristan bahkan tidak mendongak dan hanya menggumamkan 'hm'.

Pantas saja.
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 1002

    Michael membutuhkan waktu lama untuk mencerna semua hal itu. Lagi pula, Kiana tidak punya alasan untuk berbohong kepadanya."Jadi, siapa istrinya?"Kiana tak kuasa menahan diri untuk memutar bola matanya. "Memangnya itu intinya? Intinya adalah kamu tidur dengan istrinya sebelum dia bercerai dengan istrinya!""Jadi, siapa sebenarnya istrinya? Seberapa cantik dirinya? Seberapa seksi dirinya? Mengapa aku harus mengambil risiko menyinggung Jordi hanya untuk tidur dengannya?"Kiana tentu tidak akan menyebutkan nama Nia, tetapi Michael sebenarnya juga bisa menemukannya melalui pencarian di internet."Intinya adalah Jordi sangat marah. Bahkan, setelah enam tahun, dia juga akan melakukan segala hal untuk balas dendam padamu."Sebuah pemikiran muncul di benak Michael. "Kecelakaan mobilku ada hubungannya dengannya?"Kiana mengangguk. "Ya, benar."Begitu memastikan, Michael segera berdiri dan keluar."Kamu mau ke mana?""Aku mau cari Jordi dan balas dendam padanya!"Kiana buru-buru menariknya kem

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 1001

    Setelah dipikir-pikir, Tristan memang khawatir membiarkan mereka meninggalkan Kota Yasel."Kamu fokus tangani Keluarga Wijaya saja, sementara aku akan berusaha mengurangi beban kerjaku agar bisa fokus menjemput dan mengantar anak-anak ke sekolah.""Untuk sekarang, hanya bisa seperti itu dulu.""Oh ya, soal Michael." Kiana teringat akan kegilaan Jordi dan makin khawatir padanya. "Meskipun dia amnesia dan mengira dirinya berusia 18 tahun, kita tetap harus beri tahu dia betapa seriusnya masalah ini. Paling nggak, jangan biarkan dia macam-macam untuk sementara waktu dulu."Menyebut nama Michael saja sudah membuat Tristan pusing. Semua masalah yang terjadi saat ini disebabkan olehnya."Nanti aku akan beri tahu dia.""Uh, lebih baik sama-sama saja."Kakak beradik ini selalu bertengkar setiap kali mereka berbicara, jadi mustahil bagi mereka untuk menjelaskan sesuatu dengan tenang.Michael mengambil satu set pakaian olahraga dari lemari Tristan dan memakainya tanpa meminta izin dulu. Bahkan, d

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 1000

    Tristan mengambil panekuk telur terakhir dan meletakkannya di piring. Tepat di saat dia mematikan kompor, ponselnya berdering."Pak Tristan, orang-orang di kedua mobil itu mengalami luka serius, tapi mereka semua sudah melewati masa kritis. Identitas pengemudi SUV yang menyebabkan kecelakaan dengan mengemudi di jalur berlawanan juga telah dikonfirmasi. Dia baru saja dibebaskan dari penjara. Sebelum kecelakaan, dia minum alkohol, lalu mengemudi dalam kondisi mabuk, yang kemudian kehilangan kesadaran dan menyebabkan kecelakaan.""Terus selidiki pengemudi SUV itu. Saya menduga dia bertindak karena diperintah oleh seseorang.""Maksudnya, dia menargetkan Anda, dan dia ingin menabrak Anda?""Saya memang punya kecurigaan seperti itu.""Saya mengerti. Saya akan meneruskan penyelidikan."Setelah menutup telepon, Tristan menghela napas panjang."Kamu mengalami kecelakaan pas perjalanan pulang tadi?" Kiana mendengar percakapan Tristan dengan Pak Haris.Tristan juga tidak bermaksud menyembunyikann

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 999

    "Aku keluar dari rumah sakit karena mengikuti anjuran dokter. Tapi ada apa dengan nada bicaramu itu? Apa kamu sedang meragukanku?"Tristan menduga bahwa Kiana telah menjemputnya dari rumah sakit dan membawanya pulang, jadi dia tidak mengatakan apa pun lagi. Dia lanjut naik ke lantai atas, dengan Michael mengikuti di belakangnya."Sikap macam apa itu? Aku ini kakakmu!""Oh ya, kenapa kamu ingin mengirimku ke luar negeri? Kenapa aku harus menuruti kata-katamu? Kenapa aku nggak boleh tinggal di rumah? Memangnya aku mengganggumu?""Bicaralah! Kamu nggak tuli ataupun bisu! Kenapa kamu masih sama menyebalkan seperti waktu kecil dulu? Kamu sudah 28 tahun sekarang, bukankah seharusnya emosimu jauh lebih stabil daripada usia 18 tahun?"Tristan mengabaikannya dan langsung naik ke atas. Melihat Kiana sibuk di dapur, dia pun ikut pergi ke dapur."Kenapa jadi kamu yang masak?"Dia memeluk Kiana dari belakang dan memiringkan kepalanya untuk mencium pipinya."Dodo ingin makan panekuk telur buatanku."

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 998

    Bertha berdiri dan menatap dingin ibunya, serta Iwan dan Selvi, yang berada di belakangnya.Orang yang pernah dianggapnya sebagai keluarga, dan juga orang yang paling menyakitinya.Dia sangat puas dengan hasil hari ini."Aku nggak bisa menyelamatkan kalian, dan aku juga nggak akan menyelamatkan kalian," katanya sambil mundur dua langkah. "Ini adalah pembalasan untuk kalian."Dia mengucapkan kata-kata terakhir itu dengan begitu tenang, seolah-olah itu adalah pernyataan penutup, dan semuanya telah selesai.Ibunya menangis, Iwan mengumpat, dan Selvi bangkit untuk memukulnya.Dia mengabaikan mereka, dan melirik ke arah Samuel yang berdiri di kejauhan. Samuel juga menatapnya. Mata keduanya bertemu, dan masih ada penyesalan, tetapi mereka telah belajar melepaskan.Biarlah hubungan mereka berakhir sampai di sini.Bertha tersenyum padanya, lalu berbalik dan berjalan keluar.Dia sudah memesan tiket pesawat. Besok pagi, dia akan meninggalkan kota ini selamanya, takkan pernah kembali lagi. Sebelu

  • Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan   Bab 997

    Mendengar itu, Selvi membalas dengan sinis, "Kenapa dia begitu sok suci? Memangnya kenapa kalau aku menipu kakakku sendiri? Dengar ya, semua orang itu egois. Yang nggak egois itu namanya bodoh."Ucapan Selvi benar-benar mengguncang nilai-nilai semua orang yang hadir. Terutama Keluarga Lenza. Begitu menyadari keluarga mereka akan menikahi orang seperti itu, tanpa peduli akan kehilangan reputasi lagi, mereka buru-buru menghentikan pernikahan tersebut.Nyonya Lenza menghampiri Selvi, dan langsung menampar wajahnya."Jangan harap wanita sepertimu bisa menikah dengan Keluarga Lenza!"Selvi menutupi wajahnya, lalu menjelaskan dengan panik, "Aku ... aku mabuk waktu itu. Aku nggak melakukan semua hal itu ....""Mengingat perjanjian pernikahan di antara keluarga kita, dan putraku juga bersikeras menikahimu, kami pun nggak keberatan lagi. Tapi kami nggak menyangka kamu adalah wanita seperti ini. Untung saja, aku menghentikan kalian berdua untuk pergi mengurus akta nikah. Batalkan pernikahan seka

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status