Share

•12•

Naya memasuki rumahnya dengan langkah gontai. Setelah ditaman tadi, Naya meminta Gavin untuk ke Cafe terdekat terlebih dulu. Karena sudah hampir tiga jam mereka berada ditaman itu, cacing-cacing didalam perut Naya sudah demo meminta diisi.

Gadis itu tidak mempedulikan tatapan khawatir Kevan dari ruang tamu. Naya mencium punggung tangan Jessie dan Devan.

"Dari mana Nay?" tanya Devan.

"Taman."

"Dengan?"

"Gavin."

"Udah mulai ekhem - ekhem nih ya," goda Jessie. Membuat Naya memutar bola matanya jengah.

"Enggak ma," elak Naya.

"Iya juga nggak papa," sahut Devan. Membuat Naya ingin mengumpat saja.

"Kamu kok nggak bareng sama Kev—"

"Nay cape, mau istirahat." Naya memotong ucapan Devan dengan cepat. Dia hanya ingin merebahkan tubuhnya yang lelah ini.

 

cofeeortee

any feedback to appreciate me, thanks for reading this❤️

| Sukai
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status