Share

Bab 30

Author: Darlene
Clara hanya menatap pesan di layar dan tidak membalasnya.

Pria itu meneleponnya.

Nama 'Sayang' yang muncul di layar ponsel membuatnya linglung sejenak.

Dulu, Jason tidak akan berinisiatif menghubunginya.

Namun entah sejak kapan, pria itu bukan hanya mengirim pesan padanya, tetapi juga meneleponnya?

Clara ragu-ragu menempelkan ponsel ke telinganya. Nadanya terdengar asing. "Pak Jason, ada masalah apa?"

Terdengar bunyi korek api dari ujung telepon. Pria itu sepertinya sedang merokok. Nadanya rendah dan agak malas. "Aku menyuruhmu datang ke tempat parkir. Kamu nggak lihat pesanku?"

"Bukannya ada Nona Sindy di sini? Kalau butuh sesuatu, cari dia saja." Clara ingin menutup telepon, tetapi Jason tiba-tiba mencibir dan berkata dengan nada sinis, "Mentang-mentang Nando jadi pendukungmu sekarang, apa kamu sudah merasa hebat?"

Clara mengerutkan kening. "Apa maksudmu?"

"Makna harfiah." Jason bersandar di pintu mobil. Tangannya memainkan pemantik logam. "Kesabaranku ada batasnya."

Clara tidak meng
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (6)
goodnovel comment avatar
Fuilang Putriani
mls lanjutkan bc, ceritanya sgt membosankan, clara sbg isteri sah kok bs d tindas sm pelakor. d tuduh sebagai pencuri gelang dll kok tdk d tindak lanjutin.
goodnovel comment avatar
Mahrani 72
lama amat mo pindah rumah sakit aja. tinggalkan aja Jason kok malah berbelit2 sih
goodnovel comment avatar
ULan Pochai
buang2 koinn gada kemajuan critanya bgini2 aja..tapi penasaran sueee gregetann..mana dikit banget perbabnya wkwkka
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 258

    Karena mengetahui hubungan mereka berdua, perawat itu mengira Jason khawatir akan membuat istrinya tidak senang, jadi dia tersenyum dan menyerahkan kotak obat pada Clara. "Nyonya Horman, kalau begitu, aku nggak ganggu kamu sama Tuan lagi."Setelah perawat itu pergi, Clara sempat mematung di tempat sejenak. Dia menarik napas dalam-dalam, lalu berjongkok di samping Jason, tanpa mengubah ekspresinya.Dia memperlakukan pria itu seperti pasiennya dan mengobati lukanya.Tak satu pun dari mereka yang berbicara. Keheningan yang mendalam menyelimuti tempat itu.Saat mengeluarkan pecahan kaca, dia bisa mendengar napas Jason yang sedikit terengah-engah, tetapi pria itu tidak mengeluh, meskipun kesakitan.Setelah mengoleskan obat, Clara pun membalut lukanya.Tatapan Jason tertuju pada wajahnya. Ada senyum tipis di bibirnya. "Ayo kita bicara?"Dia terdiam beberapa detik, lalu menunduk untuk mengemas perlengkapan medis. "Nggak.""Clara," panggilnya pelan.Saat dia mendongak dengan bingung, pria itu

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 257

    Setelah kembali ke Royal, Clara pergi mengunjungi Hansen di kamarnya. Setelah sekian lama, akhirnya Victor mengiriminya pesan: [Maaf, Clara. Bukannya aku nggak mau balas, tapi kondisi ibuku memburuk lagi.]Setelah membaca pesan itu, Clara langsung membalas: [Apa Ibu Angkat baik-baik saja?]Victor: [Nggak apa-apa. Dia sudah menerima perawatan. Oh ya, kamu di sana nggak ada masalah, 'kan?]Clara: [Nggak, kok. Jangan khawatir. Jaga baik-baik Ibu Angkat.]Mendengar suara langkah kaki di luar pintu, dia pun menyimpan ponselnya.Clara keluar dari kamar tidur dan mendengar suara dari ruang tamu. Dia berjalan ke sana dan berhenti di pembatas ruangan. Sebelum mendekat, dia mencium bau alkohol yang menyengat.Dua pengawal tengah membantu Jason duduk di sofa. Pria itu bersandar, merentangkan ibu jari dan keempat jarinya, lalu memijat pelipisnya.Anna meletakkan jasnya di sandaran kursi sofa. "Bagaimana kalau aku minta perawat buatkan sup pereda mabuk?"Pria itu tetap memejamkan mata. "Nggak perlu

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 256

    Saat ini, Profesor Andrew berada tepat di sebelah Profesor Surya. Mendengar perkataan itu, dia menatap Clara dan menyadari bahwa dia memang gadis yang pernah dia temui sebelumnya.Profesor Andrew mengakui bahwa Clara memang bersama Jason saat pertemuan mereka di Kota Bovia sebelumnya. Mendengar itu, semua orang di sekitar, kecuali Profesor Surya, mulai berbisik-bisik sendiri.Walau mengandalkan koneksi merupakan hal biasa, tetapi juga terbatas pada lingkaran kekuasaan. Di dunia akademis, kemampuan lebih dihargai, sedangkan latar belakang dan koneksi hanyalah akumulasi dari jaringan kontak yang luas.Khususnya, bagi orang-orang seperti Profesor Surya dan Profesor Andrew. Mereka tidak membutuhkan orang-orang yang hanya berpenampilan mencolok, tetapi tidak memiliki kemampuan nyata.Tepat di saat semua orang mengira Clara akan diusir, Profesor Surya menyentuh manik-manik yang melilit pergelangan tangannya, lalu berkata kepada Profesor Andrew, "Bukankah kamu ingin bertemu dengan muridku?"P

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 255

    Aula perjamuan ramai dipenuhi orang. Selain tokoh-tokoh terkemuka dari komunitas akademis, para kepala rumah sakit dan ketua komisaris Teknologi Medis Futura juga hadir.Clara berjalan sampai di luar aula perjamuan. Tepat di saat itu, Sindy beserta dua wanita keturunan Antoria dari tim mereka juga berjalan mendekat dari sisi lain.Dia sudah sangat familier dengan suara Sindy.Saat melihat Clara, ekspresi Sindy sedikit berubah, tetapi dia dengan cepat memaksakan senyum. "Kamu benar-benar datang ke Kota Joria?" Clara tidak menjawabnya."Nona Sindy, kamu kenal?" tanya seorang wanita keturunan Antoria yang berdiri di dekatnya dengan penasaran.Sindy menjawab dalam bahasa Ingis, "Dia hanya karakter nggak penting. Dia mungkin mencoba masuk ke industri ini dengan mengandalkan laki-laki.""Apa? Dia serendah itu?"Wanita keturunan Antoria lainnya tertawa dan berkata, "Dia nggak ngerti apa yang kita katakan, 'kan?"Sindy tersenyum pada Clara dan menjawab, "Tentu saja dia ....""Buat apa sesama

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 254

    Saat malam tiba, Nando membuat janji dengan Niel di sebuah bar. Saat Niel sampai, Nando sedang duduk sendirian di bar, minum dalam diam. Pria yang biasanya ramah itu kini memasang ekspresi dingin dan mengabaikan gadis-gadis yang mencoba memulai percakapan dengannya.Niel memanggil pelayan bar untuk memesan segelas limun, lalu berbalik dan bersandar di meja, sambil menatapnya. "Kamu kenapa?"Dia mengisi kembali gelasnya. "Bukan apa-apa, hanya sedikit gundah dan nggak menemukan orang untuk diajak bicara."Niel tidak berbicara.Pelayan bar meletakkan limun di atas meja. Niel mengambil gelasnya, lalu bersulang dengannya, sambil berkata, "Kalau ada masalah, katakan saja. Sesama sobat, aku memahamimu."Nando berhenti sejenak, lalu menghabiskan minumannya.Sesaat kemudian, dia meletakkan sebuah foto di depan Niel. Pemandangan dalam foto itu sangat familier bagi Niel."Kamu yang foto?"Nando menghindari tatapannya. "Sebenarnya, aku hanya ingin mengambil foto untuk Jason."Niel meletakkan gelas

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 253

    Clara mendengus dingin dan sama sekali tidak peduli. "Waktu aku difitnah sebelumnya, aku nggak pernah lihat dia seantusias ini."Anna tampak canggung."Hanya seorang gadis kecil saja, suruh Pak Jason nggak perlu membuat keributan seperti itu. Teguran kecil saja sudah cukup." Tepat sebelum Clara pergi, Anna bertanya, "Pak Jason suruh aku tanya, kamu ingin makan apa malam ini?"Clara terdiam sejenak, tetapi ekspresinya tetap tidak berubah. "Aku bisa pesan makan sendiri."…Jason menyuruh orang untuk menghapus topik tren dan mengklarifikasi rumor tersebut. Tak lama kemudian, dia menerima pesan dari Anna.Dia sudah bersiap memesan tempat di restoran terbaik, tetapi kata 'pesan makan sendiri' membuat matanya perih.Meski dia tahu Clara tinggal serumah dengannya hanyalah 'kompromi' sementara, dia tetap berusaha sebaik mungkin untuk menebusnya. Namun, dalam beberapa hari terakhir ini, sikap Clara bagai seekor landak. Apa pun yang dia lakukan, wanita itu selalu waspada terhadapnya.Namun, dia

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status