BATARI

BATARI

last updateDernière mise à jour : 2026-03-01
Par:  Lavanya VarshaEn cours
Langue: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
1 Note. 1 commentaire
13Chapitres
21Vues
Lire
Ajouter dans ma bibliothèque

Share:  

Report
Overview
Catalog
Scanner le code pour lire sur l'application

Batari Amara Wijaya seharusnya sudah menjadi abu setelah malam jahanam di Uluwatu. Sepuluh bulan lalu, kehormatannya direnggut paksa oleh pria-pria yang ia sebut keluarga. Di puncak Bukit Terlarang, Batari menukar sisa jiwanya dengan Lenka, entitas mistis haus darah yang memberinya kecantikan mematikan dan aroma mawar yang mampu melumpuhkan logika pria mana pun. Setiap sentuhan Batari adalah racun yang nikmat; setiap desahannya adalah lonceng kematian yang sensual. Kini, Batari kembali ke Jakarta bukan sebagai korban, melainkan sebagai predator. Satu demi satu, mereka yang menghancurkan hidupnya mulai tumbang. Erick Koma, Adrian hilang, Seline hancur, dan kini giliran Victor—pria yang mengklaim tubuh Batari sebagai wilayah kekuasaannya. Victor tidak menginginkan cinta; ia menginginkan kepatuhan mutlak. Ia memburu bibir Batari yang berdarah, menyesap setiap desahan yang keluar dari bibir gadis itu, tak sadar bahwa setiap sentuhannya adalah paku untuk peti matinya sendiri. Di sisi lain, Elio hadir sebagai kontras yang berbahaya—seorang pria berkuasa yang ingin menyelamatkan Batari dari kegelapan yang ia ciptakan sendiri. Di atas ranjang yang menjadi saksi bisu perjamuan nafsu dan air mata, Batari bermain dengan api. Ia membiarkan Victor menjadi anjing penjaganya yang gila, sementara ia perlahan menarik pelatuk untuk pembalasan terakhir. Namun, ada satu aturan darah yang tak boleh dilanggar: Jangan pernah jatuh cinta. Karena saat jantungnya bergetar untuk seorang pria, iblis di dalam nadinya akan menelan jiwanya utuh. Akankah Batari menuntaskan dahaga dendamnya, atau justru terbakar kembali dalam api gairah yang terlarang?

Voir plus

Chapitre 1

Mahkota dari duri

⚜️⚜️

Gerbang besi kediaman Wijaya mengerang saat terbuka, suara logam yang beradu terdengar seperti jeritan peringatan. Bagi dunia luar, ini istana. Bagi Batari Amara Wijaya, ini adalah mulut raksasa yang siap mengunyahnya hidup-hidup.

Batari berdiri di sana, menggenggam tali tas lusuhnya hingga buku-buku jarinya memutih.

Rambut cokelat gelapnya yang panjang mengalir lembut hingga pinggang, kontras dengan wajahnya yang pucat namun memiliki keindahan yang "berbahaya"—kecantikan yang bisa memicu perang. Di kepalanya, suara tawa ibunya, Isabel, yang kini hilang kewarasan di rumah sakit jiwa, terus berdenging.

"Sepuluh detik untuk masuk, atau kau mati kedinginan di trotoar seperti jalang Filipina itu," sebuah suara dingin memotong lamunan Batari.

Di ambang pintu kayu jati hitam, berdiri Victoria Wijaya. Istri sah ayahnya itu tampak sempurna dalam balutan sutra, namun matanya sebeku es utara. Batari melangkah masuk, dan seketika itu juga, atmosfer rumah itu mencekiknya.

Belum sempat Batari menaruh tasnya, suara langkah kaki yang serampangan turun dari lantai dua.

"Jadi ini 'adik' baruku?"

Adrian Wijaya muncul dengan kemeja yang kancing atasnya terbuka. Wajahnya tampan namun tampak kusam karena alkohol dan amarah yang meledak-ledak. Matanya yang merah menelusuri lekuk tubuh Batari dengan cara yang menjijikkan—sebuah tatapan mata keranjang yang terang-terangan.

"Robert benar-benar punya selera yang bagus untuk urusan simpanan," Adrian menyeringai, melangkah mendekat hingga Batari bisa mencium aroma tembakau darinya. "Kau cantik, Batari. Sayangnya, kecantikanmu di rumah ini hanya akan menjadi kutukan."

"Jauhkan tangan kotormu darinya, Adrian. Dia terlihat menjijikkan dengan baju murah itu."

Seorang gadis cantik dengan gaun desainer muncul di belakang Adrian.

Dia adalah Seline, yang hanya satu tahun lebih tua dari Batari. Seline memandang Batari dari ujung kaki hingga ujung rambut dengan tatapan merendahkan. Di rumah ini, Seline adalah matahari; semua keinginan dan amarahnya harus dituruti, atau seisi rumah akan menerima akibatnya.

"Ma," Seline merengek pada Victoria tanpa melepas tatapan bencinya dari Batari. "Aku tidak mau dia ada di sini. Wajahnya merusak pemandangan rumah ini. Dan lihat rambut itu... aku ingin memotongnya."

"Dia di sini karena wasiat bodoh ayahmu," Victoria menyela dingin. "Dia punya saham dan properti yang kita butuhkan. Biarkan dia tinggal di kamar pelayan di sayap barat. Dia tidak boleh menyentuh apa pun di rumah utama tanpa izin."

Seline mendekati Batari, jemarinya yang berkutek merah darah menyentuh dagu Batari dengan kasar, memaksanya mendongak. "Dengar, Gadis Filipina. Di sini, kau bukan siapa-siapa. Kau hanya pajangan yang bisa kupatahkan kapan saja aku bosan. Jika kau berani mencari perhatian atau mengadu, aku akan pastikan rumah sakit jiwa ibumu berhenti menerima pembayaran."

Batari merasakan getaran di nadinya—bukan hanya ketakutan, tapi benih dendam yang mulai berkecambah. Ia menatap balik mata Seline yang angkuh.

"Aku di sini hanya untuk kesembuhan ibuku," suara Batari tenang namun tajam seperti sembilu.

"Lakukan apa pun yang kalian mau, tapi jangan pernah sentuh ibuku."

Adrian tertawa keras, suara beratnya menggema di aula yang dingin itu. Ia mendekat ke telinga Batari, berbisik dengan nada mengancam yang penuh obsesi, "Aku tidak akan menyentuh ibumu, Sayang. Aku hanya tertarik untuk menyentuhmu... pelan-pelan, sampai kau memohon padaku untuk menghentikannya."

Rumah ini memang neraka. Tapi mereka lupa satu hal: Batari adalah anak dari wanita yang bertahan hidup dari pengusiran dan kehancuran.

Saat ia diantar menuju kamarnya—sebuah ruangan sempit di sudut paling gelap rumah itu—Batari berhenti di depan cermin besar. Wajahnya yang cantik tampak pucat, seperti bunga yang mekar di atas tanah kuburan.

"Ibu," bisiknya pada bayangan sendiri. "Aku akan menjemputmu kembali. Meskipun aku harus merangkak keluar dari neraka ini dengan tangan berdarah."

⚜️⚜️

Déplier
Chapitre suivant
Télécharger

Latest chapter

Plus de chapitres

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

commentaires

Nubnub
Nubnub
Jadi inget simanis jembatan ancol
2026-03-09 17:14:36
0
0
13
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status