/ Romansa / Gadis 100 Juta Tuan Luis / 75. Nyonya Riana Dewi

공유

75. Nyonya Riana Dewi

작가: Nannys0903
last update 게시일: 2026-01-14 15:17:26

Bab 75

Tubuh Celina masuk ke mobil. Seketika hawa di sekelilingnya berubah mencekam apalagi ia duduk di samping wanita itu.

"Celina Win?" tanyanya tegas, netranya menatap ke depan. Kacamata bertengger di wajahnya.

"Saya Nyonya." Celina menelan salivanya. Aura wanita itu lebih dingin dari anaknya. Ia pernah membaca di media sosial tentang wanita itu. Semua orang tahu dirinya karena memiliki kekuasaan di kota ini.

Pernah ia melakukan amal bantuan bencana alam. Semua orang menyorot kameranya.
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Gadis 100 Juta Tuan Luis    Bab 121

    Bab 121 Celina terjebak macet. Ia hendak ke rumah sakit setelah mendapatkan telepon dari tetangganya. Ibunya, Denada meminta tetangga untuk menghubungi Celina karena keadaan Mama Lela memburuk dan ponsel Denada mati daya setelah menerima panggilan dari Brian.Celina meremas tangannya. Di kemudi supir perusahaan hanya menghela napas panjang."Pak, apa tidak ada jalan lain?""Ada Nona. Di depan ada gang kecil. Kita bisa lewat sana hanya saja macet."Celina menatap ponselnya sudah tiga puluh menit berlalu. Tapi perjalanan rumah sakit masih jauh. Hingga akhirnya ada pergerakan dari mobil setelah di kondisikan oleh keamanan.Langkah Celina semakin cepat. Tubuhnya gemetar setelah menerima kondisi terbaru Mama Lela. Ia mendorong pintu ruangan. Di sana Brain dan Elizabeth berdiri berdampingan dan Denada mengenggam tangan Mama Lela.Langkah Celina berdiri di samping tubuh mertuanya. Ia menatap wanita itu dengan iba. Baru beberapa hari saja tubuhnya semakin ringkih."Ma, ini Celina sudah datan

  • Gadis 100 Juta Tuan Luis    Bab 120

    Bab 120 Wajah Aldo begitu riang untuk pertama kalinya ia duduk bersama pria yang bisa dipanggil papa. Brian bukan tak bisa hadir. Aldo sudah berbicara semalam, tapi pertengkaran antara Brian dan Elizabeth membuat dirinya sadar diri kalau ia bukan siapa-siapa. Aldo tak menyalahkan mereka justru dirinya yang menyusahkan saja sejak dalam kandungan. Aldo memilih pergi tak ingin menganggu Brian dan kekasihnya. Untung saja bertemu Luis di jalan. Pria itu bisa diajak kerjasama. Lampu aula sekolah meredup. Hanya sorotan cahaya kuning hangat yang menerangi panggung kayu di depan. Di barisan kursi terdepan, Luis membetulkan posisi duduknya yang terasa kaku. Jantungnya berdegup sedikit lebih kencang dari biasanya. Di sebelahnya, beberapa ayah lain tampak bersenda gurau, bangga menunggu giliran anak mereka tampil dalam perayaan Hari Ayah pagi itu."Selanjutnya." Suara guru pembawa acara terdengar melalui pengeras suara, "kita sambut penampilan dari Aldo, kelas nol besar, yang akan mempersembah

  • Gadis 100 Juta Tuan Luis    Bab 119

    Bab 119Aldo duduk di teras sudah siang ia belum juga pergi ke sekolah. Hari ini hari perayaan ayah sedunia. Ia belum mendapatkan penganti ayahnya. Semalam ia mencoba beranikan diri untuk berbicara dengan Brian. Pria itu bisa menjadi ayahnya di panggung. Aldo menatap jemari mungilnya yang sejak tadi dimainkan. Kendaraan berlalu lalang menyapa anak itu. Tapi tak ada satupun ia jawab. Hanya menatap tanpa kehangatan. Semua orang menyadari hal itu. "Aldo. Kenapa kamu belum berangkat? Ke mana Aunty mu itu?" tanya salah satu orang tetangga. "Mereka pergi pagi-pagi ke rumah sakit. Nenek Lela kambuh dan Aunty Riana mengantar Nenek ke sana. Mami belum pulang." "Lalu kenapa kamu belum berangkat?" tanya wanita itu berusia lima puluh tahunan. Ia menatap iba Aldo. Biasanya wajah anak itu sangat ceria. Hari ini raut wajahnya berbeda. "Aku segera berangkat." Aldo beranjak bangkit. Ia menatap sepedanya yang sedang rusak. Bel

  • Gadis 100 Juta Tuan Luis    Bab 118

    Bab 118 Riana menarik lengan Aldo menjauhi Brian. Tatapan bocah itu sinis begitu juga tunangan Brian. Jangan sampai keponakanmya itu mengalami sesuatu yang tak diinginkan. Riana tahu kalau ibunya Brian tak setuju perceraian anaknya. Tapi semua itu sudah ada diperjanjikan pra nikah. Begitu sayang wanita itu kepada Celina. Hingga enggan melepaskan statusnya sebagai mantu kesayangan Walau ia tak pernah tahu detailnya. Sudah pasti kontrak mereka akan habis dan tak ingin diperpanjang lagi karena Brian mencintai Elisabeth bukan Celana. Riana mengangkat wajahnya membalas tatapan wanita itu. Ia tak ingin diremehkan. Tatapan tunangan Brian tak ia sukai. "Riana. Kami akan tidur di sini," ucap Brian seperti meminta izin kepada orang lain padahal rumah ini milik ibunya. Tapi tetap saja ia lakukan. "Oh, iya. Aku ambil kuncinya dulu. Kalian mau mampir ke rumah aku untuk minum teh. Kebetulan Ibu membuat cemilan kue kering di rumah." Brian baru membuka mulutnya. Tapi sudah terpotong. "Tidak u

  • Gadis 100 Juta Tuan Luis    Bab 117

    Bab 117 Aldo sedih karena neneknya belum pulang juga. Dia duduk di teras termenung menatap langit. Riana melihat keponakannya duduk di sampingnya dan memberikan permen lolipop rasa buah-buahan."Mau?" tanya Riana lembut. Biasanya ia tak mengizinkan keponakannya itu makan permen. Tapi kali ini berbeda. Suasana hati Aldo sedang tak baik. "Aunty. Bagaimana keadaan Nenek Lela?" Wajah Aldo masih menyiratkan kecemasan. "Nenek gak apa. Dia hanya butuh istirahat saja. Jangan cemas." Riana paham dengan pikiran Aldo. Anak itu jadi tak nafsu makan. Makan siang hari ini masih utuh. "Aldo takut, Aunty." Netra Aldo mengembun tak bisa menahan kesedihan. Petugas rumah sakit tidak mengizinkan anak kecil untuk menjenguk kecuali usianya sudah 10 tahun. "Takut kenapa?" tanya Riana ikut duduk di sampingnya. Angin hari ini begitu sejuk dan hangat. Cuaca tak terlalu panas. Hari ini Aldo tak semangat. Biasanya ia sudah bermain sepeda keliling komplek. Tapi kali ini seperti hilang moodnya "Takut Nenek

  • Gadis 100 Juta Tuan Luis    Bab 116

    Bab 116 Celina berdiri di samping Mama Lela. Ia menggenggam jemari wanita itu. Semalam Celina tak tidur karena Mama Lela merintih kesakitan. "Ma, apa masih sakit?" tanya Celina takut mertuanya kambuh lagi. Beberapa bulan ini Mama Lela sering merasakan nyeri di dadanya. Ia tak pernah memberitahu Celina. Memendam rasa sakitnya sendirian. "Tidak. Mama tak apa. Kamu belum tidur, ya?" "Aku sudah tidur sebentar. Hari ini aku akan temenin Mama." "Cel, lebih baik kamu istirahat saja Mama bisa mengurus sendiri." "Mama mau urus sendiri, sejak kemarin saja Mama pingsan. Aku libur kerja." Mama Lela merasa bersalah. Apalagi selalu merepotkan Celina. Ia hanya bisa tersenyum saja. Sebenarnya ia tak ingin Celina dan putranya bercerai. Tapi anaknya itu sangat mencintai kekasihnya. Celina merawat Mama Lela dengan baik. Ia mengurus penuh senyum dan tak ada gurat kekesalan di wajah ketika harus mengantikan pampersnya. Tak ada rasa canggung bagi Celina. "Mama kangen Aldo sedang apa dia?" tanya M

  • Gadis 100 Juta Tuan Luis    95. Poli Kandungan

    Bab 95. "Maaf menunggu lama. Aku tadi daftar dulu ke poli kandungan. Ternyata antri." Brian menoleh ke belakang Celina. Tak ada yang menemani. "Kamu sendirian?" tanyanya sedikit heran. Ia pikir Celina datang bersama suaminya tenyata tidak. "Iya. Ibu tak enak badan jadi aku suruh istirahat. Riana

  • Gadis 100 Juta Tuan Luis    94. Rencana Celina

    Bab 94 Suara pintu digendor keras. Celina menoleh ke arah jam dinding. "Malam-malam begini siapa yang gedor pintu?" keluh Celina keluar kamar. Ia membuka pintu rumah dan di sana berdiri seorang pria wajahnya sangat sedih dan menyentuh lengan Celina. Pria yang wajahnya lelah mengenakan kaos hitam

  • Gadis 100 Juta Tuan Luis    93. Kehidupan Yang Tak Lagi Sama

    Bab 93Hari ini hari pertamanya bekerja.Global Innovator Program berdiri megah di pusat distrik teknologi. Bangunannya didominasi kaca, memantulkan langit abu-abu Belgia. Saat melangkah masuk, Celina merasakan jantungnya berdetak lebih cepat.Gedung ini sangat mewah dan lebih mewah dari Brain Mave

  • Gadis 100 Juta Tuan Luis    92. Kelapangan Hati Denada

    Bab 92 Global Innovator Program — Overseas Research Division sebuah pesan email masuk dari perusahaan itu. Seminggu lagi ia harus datang ke tempat itu. Celina sudah menyiapkan semuanya dengan matang. Buku proyek yang selama ini ia simpan anak mengalami perkembangan bagus. Robot mungil di tangannya

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status