공유

Kabar Mengejutkan

작가: LeeLaayeola
last update 최신 업데이트: 2024-04-08 00:14:52

Keesokan harinya. Pagi ini di keluarga Parker terlihat sedang menikmati makanan mereka. Larissa yang telah memiliki rencana untuk di acara reuni tersebut, dia tidak ingin menghancurkan rencananya hanya mencoba berdebat dengan Adrian pagi ini.

Dilihatnya lelaki itu benar-benar cukup tenang saja. Larissa jadi berpikir heran, kenapa Adrian harus berselingkuh di belakangnya. Bukankah selama ini dirinya sudah menjadi istri yang baik untuk pria itu?

Sekilasnya ditatapnya Robin. Putra semata wayangn
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Gelombang Dendam Sang Istri    Hasil Forensik

    Di sebuah ruangan kerja milik Larissa. Gerry datang menemuinya. Dengan wajah yang serius, lelaki itu menyerahkan sebuah map cokelat berisi beberapa lembar kertas, isi penjelasan dari hasil forensik yang dicari. “Ini laporan lengkapnya, Nyonya,” ujar Gerry. “Asli. Dari dokter forensik yang menangani jenazah Nona Silvia.”Larissa menatap map tersebut sejenak sebelum membukanya. Dirinya merasa waspada, entah apapun itu yang terjadi. Di halaman pertama tertulis. LAPORAN PEMERIKSAAN FORENSIKNama: Silvia R.Penyebab Kematian: Gagal organ multipel akibat reaksi zat toksik non-konvensionalSifat Kematian: Tidak wajarMembaca barisan pertama membuat Larissa menarik napas berat dan mulai merasakan ketimpangan. Ringkasan Temuan Medis:Tidak ditemukan tanda kekerasan fisik.Tidak ada luka luar.Tidak ada bekas racun konvensional pada lambung.Tidak ada indikasi overdosis obat umum.Kematian terjadi secara bertahap.Menurut catatan waktu, korban masih sempat beraktivitas normal beberapa jam s

  • Gelombang Dendam Sang Istri    Malamnya Silvia

    "Bagaimana pun caranya, kau harus mendapatkan keterangan dari dokter forensik yang mengidentifikasi tubuh Silvia. Aku ingin tahu apa detail alasan kematian wanita itu!" teriak Larissa pada Gerry, assiten pribadinya yang tengah berdiri di depan pintu kamar. "Siap, Bu. Saya pasti akan berusaha untuk mengetahui hal tersebut. Maka dari itu izinkan saya pergi untuk mencari tahu," pinta Gerry untuk pamit. Larissa mengangguk. Jarinya mengibaskan kecil menyuruh bodyguardnya untuk keluar dari pintu kamarnya. Isi pikirannya saat ini sangatlah campur aduk. Ingatan-ingatan kecil saat dirinya bertemu dengan Silvia beberapa hari yang lalu kembali terputar. Bahkan dendam dan rasa kesalnya saja akan perselingkuhan Adrian dengan Silvia masih melekat di hatinya, belum hilang sepenuhnya. Namun, wanita itu justru pergi begitu saja tanpa merasakan derita yang nyata di masa hidupnya. Meskipun kematiannya terlihat tragis, tapi bagi Larissa ... itu bukanlah siksaan. Melainkan cara seseorang ingin menutup

  • Gelombang Dendam Sang Istri    Sangkut Pautnya Kematian

    Larissa terkejut ketika mendapati kabar kematian mantan sekretarisnya yaitu, Silvia. Kini berita itu menjadi top trending di berita utama yang mengaitkannya dengan ke perusahaan sang ayah. Wanita ini terdiam sejenak, membiarkan otaknya berpikir apa yang telah terjadi kepada Silvia. Di antara gelombang perasaannya, Larissa merasa kematian Silvia terlalu tiba-tiba dan tak masuk di akal. "Tidak mungkin! Bagaimana bisa dia meninggal begitu saja!" Merasa tak percaya dan tak habis pikir. Akhirnya dirinya sambil mencoba meredakan kebingungannya, Larissa memutuskan untuk pergi ke rumah yang baru saja dia beli untuk Silvia. Saat dirinya baru tiba di sana, dia terkejut melihat banyak polisi penyelidik dan anggota tim forensik yang sedang melakukan penyelidikan di dalam rumah tersebut."Sial, ada apa sebenarnya denganmu Silvia, ck!" decak Larissa dibuat heran akan kasus kematian mantan sekretarisnya itu. Larissa dengan beberapa pengawalnya meminta untuk diizinkan masuk. Dia pun melihat para

  • Gelombang Dendam Sang Istri    Kabar Mengejutkan

    Keesokan harinya. Pagi ini di keluarga Parker terlihat sedang menikmati makanan mereka. Larissa yang telah memiliki rencana untuk di acara reuni tersebut, dia tidak ingin menghancurkan rencananya hanya mencoba berdebat dengan Adrian pagi ini. Dilihatnya lelaki itu benar-benar cukup tenang saja. Larissa jadi berpikir heran, kenapa Adrian harus berselingkuh di belakangnya. Bukankah selama ini dirinya sudah menjadi istri yang baik untuk pria itu? Sekilasnya ditatapnya Robin. Putra semata wayangnya. Anak pertama dan mungkin terakhir yang Larissa lahirkan. Sebab, sejauh ini dirinya merasa keberatan untuk memiliki anak kembali. Karena banyak berpikir di sela-sela menikmati makanannya, tiba-tiba saja Larissa jadi kepikiran. Mungkinkah Adrian selingkuh karena dirinya mencoba menolak untuk memiliki anak lagi? Meskipun kebutuhan ranjang untuk Adrian telah dipenuhinya, Larissa merasa aneh saja jikalau Adrian selingkuh hanya karena itu. Sebab sewaktu satu tahun yang lalu, mereka berdua telah

  • Gelombang Dendam Sang Istri    Pertemuan

    Ketika Larissa mendapat informasi itu dari mantan sekretarisnya yaitu, Silvia. Wanita ini pun mulai mempercayai sebuah bukti yang pernah dia terima di ponselnya. Hingga akhirnya, Larissa mengajak Silvia untuk bertemu. Tepat setelah pulang dari kantornya, Larissa menemui suatu tempat yang sudah dijanjikannya bersama Silvia. Mereka pun terlihat mengobrol di sebuah cafe yang letaknya tak jauh dari kantor Larissa. "Katakan semua yang kau tahu!" pintanya tak ingin banyak basa-basi. "Dan, aku ingin kau jelaskan semua yang sudah kau lakukan bersama suamiku!" tambahnya. Wanita dengan rambut panjang dikuncir itu menyerahkan ponselnya dan memperdengarkan sebuah rekaman yang dia dapatkan dari hasil menguntit Adrian. Suara desahan pun terdengar di sana dan itu tidak lain adalah suara Adrian. "Maaf, Bu Larissa. Saya pernah melakukan hubungan terlarang bersama suamimu, karena suamimu sedang mabuk dan mengajakku ke sebuah hotel pada beberapa Minggu lalu," jelasnya. Larissa mengepalkan tanganny

  • Gelombang Dendam Sang Istri    Kesalahpahaman Dituai Orang Ketiga

    Larissa mengambil obat miliknya di laci nakas dan segera mengkonsumsinya untuk meredakan kecemasan dirinya. Perlahan kemudian menyandarkan tubuhnya ke sisi kepala ranjang. Sesuatu yang baru saja dia lihat benar-benar membuatnya syok. Bagaimana bisa seorang sahabat yang dikenalnya baik sejak lama telah melalukan itu kepadanya. Larissa butuh jawaban baik dari Adrian maupun Caroline. Namun, yang membuat dirinya juga penasaran ialah, ada apa dengan Silvia yang mengetahui perselingkuhan suaminya lebih dulu darinya. Larissa merasa bahwa dirinya harus menemui mantan sekretarisnya nanti untuk mempertanyakan segalanya dengannya jelas."Apa selama ini kau sudah sering berhubungan gelap dengan Caroline, Adrian? Mengapa kau melakukan ini padaku Adrian!" teriak Larissa dan memegangi dadanya seraya mengeluarkan air matanya. ◉◉◉◉Di sebuah hotel, yang tak jauh dari restoran keluarga Miss Alcerine. Sepasang manusia berbeda gender baru saja selesai melakukan malam panas mereka. Keduanya terlihat t

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status