Share

20. Cinta yang Lain

“Terima kasih, Pa.” Nada menyindir William terdengar sangat kentara. Johan memperdengarkan dengusan kasar pertanda kesal. Pekerjaannya kini bertambah satu lagi akibat ulah William, yakni bicara pada Citta serta berusaha meluruskan kesalahpahaman yang tercipta.

“Elena, sebaiknya kau pergi!” Johan mengusir Elena tanpa melihat wajah wanita itu. Sejak dulu Johan tidak pernah suka dengan Elena. Wanita itu adalah penggoda ulung, meskipun mulutnya selalu mengatakan bahwa ia telah bertunangan, tapi segala tindak tanduknya mengisyaratkan hal yang sebaliknya. Seolah ia adalah wanita bujang yang haus belaian laki-laki.

“Papa tidak berhak mengusir Elena!” Hardik William dengan suara keras. Johan berdecak kesal. Kesal akan pembelaan William juga upaya putranya itu untuk menahan kepergian Elena. Johan melirik Elena dan sialnya wanita itu tengah menyeringai padanya.

"Aku ingin bicara berdua saja denganmu, William Rustenburg!" Johan menegaskan tujuannya datang ke apartemen saat ini.

"Jadi aku minta
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status