Home / Romansa / Hadiah: Bosku, Partner Rahasiaku. / Part 66: Permainan selesai, Kila.

Share

Part 66: Permainan selesai, Kila.

Author: Ersula
last update publish date: 2026-09-26 07:57:17

⚠️CONTENT WARNING:

Bab ini mengandung unsur Explicit Sexual Content yang intens, BDSM/Kink, FemDom (Female Dominance), Kekerasan Fisik, Masokisme, Borgol, manipulasi, Sensory Erotic Stimulation. Mohon pertimbangkan kebijakan Anda sebelum melanjutkan membaca.

***

Begitu suara borgol jatuh di lantai, Aksara yang terbebas langsung menyambar tubuh Kila dan menariknya kasar ke atas pangkuan. Pria itu tak membuang kesempatan untuk merebut kendalinya.

"Waktumu sudah habis, Sayang," gumam Aksara serak.
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Hadiah: Bosku, Partner Rahasiaku.   Part 67: Gangguan Internet

    ***Kila mengacak rambutnya. Internet kantor sedang bermasalah sejak pagi. Kemarin dia sempat membaca berita tentang kabel jaringan optik bawah laut yang putus hingga koneksi internet di berbagai wilayah ikut terdampak. Bahkan sinyal di ponselnya pun kumat-kumatan."Gila, memangnya ini salah kita? Kenapa kena imbasnya?" keluh Kila."Ya, mau bagaimana lagi," celetuk Lina dari meja seberang. "Mana seminggu lagi gajian. Masa aku harus ngurus penggajian secara manual, sih?"Kila bisa membayangkan betapa rumitnya pekerjaan Lina. Beruntung, pekerjaannya sendiri tidak berhubungan dengan uang, hanya saja dia harus memastikan email dan komunikasi dengan vendor tetap berjalan."Ya, semoga cepat diperbaiki, deh.""Coba kamu minta pasang Starline sama Pak Aksara.""Starline?""Iya, yang punya Spaceeks itu, loh. Internet satelit," sahut Lina."Oh, site biasa pakai itu, tapi harus jauh-jauh hari ordernya."Kila menoleh ke arah ruang kerja Aksara. Dari balik kaca, pria itu tampak tak kalah kusut. Ak

  • Hadiah: Bosku, Partner Rahasiaku.   Part 66: Permainan selesai, Kila.

    ⚠️CONTENT WARNING:Bab ini mengandung unsur Explicit Sexual Content yang intens, BDSM/Kink, FemDom (Female Dominance), Kekerasan Fisik, Masokisme, Borgol, manipulasi, Sensory Erotic Stimulation. Mohon pertimbangkan kebijakan Anda sebelum melanjutkan membaca.***Begitu suara borgol jatuh di lantai, Aksara yang terbebas langsung menyambar tubuh Kila dan menariknya kasar ke atas pangkuan. Pria itu tak membuang kesempatan untuk merebut kendalinya."Waktumu sudah habis, Sayang," gumam Aksara serak.Lengan kekatnya langsung melingkar kencang, mengunci tubuh telanjang Kila agar tak bergeser dari pangkuannya. Tatapan Aksara sempat tertahan sejenak pada bekas gigitan Kandi. Sebenarnya, amarahnya membakar hebat, tapi dia memilih tak ingin merusak momen intim ini.Aksara tak lagi menahan diri. Pria itu merunduk, melumat puncak dada Kila seraya menghirup dalam-dalam wangi kulit wanita itu yang bercampur sabun dan keringat. Aroma itu seperti racun, menyulut habis seluruh gairah yang sejak tadi di

  • Hadiah: Bosku, Partner Rahasiaku.   Part 65: Spot tersembunyi

    ⚠️CONTENT WARNING:Bab ini mengandung unsur Explicit Sexual Content yang intens, BDSM/Kink, FemDom (Female Dominance), Kekerasan Fisik, Masokisme, Borgol, manipulasi, Sensory Erotic Stimulation. Mohon pertimbangkan kebijakan Anda sebelum melanjutkan membaca.***"Anak kucingku, aku sudah bilang permainan kita baru saja mulai," bisik Kila sementara ujung jarinya masih mengusap area paling sensitif Aksara yang berdenyut.Kila berdiri tegak, menyapu ke belakang beberapa helai rambut basah yang menempel di dahinya. Dengan tatapan bak seorang pemenang, dipandanginya tubuh Aksara yang terkulai lemas pasca klimaks—posisi bokongnya terangkat, dengan paha yang gemetar dan terbuka lebar."Hadiahku ternyata cepat sekali keluar, hm?" bisik Kila sambil terkekeh.Kila menikmati ketidakberdayaan pria itu. Tanpa mengalihkan pandangannya dari Aksara, jarinya mulai meloloskan satu per satu kancing pakaiannya. Piyama itu jatuh di atas lantai—isyarat bahwa permainan ini akan naik ke level berikutnya.Kila

  • Hadiah: Bosku, Partner Rahasiaku.   Part 64: Anak Kucing

    ⚠️CONTENT WARNING:Bab ini mengandung unsur Explicit Sexual Content yang intens, BDSM/Kink, FemDom (Female Dominance), Kekerasan Fisik, Masokisme, Borgol & Sabetan Kulit, Wax Play (Lelehan Lilin Merah), Sensory Erotic Stimulation. Mohon pertimbangkan kebijakan Anda sebelum melanjutkan membaca.***"Ayo, ucapkan terima kasih dengan sopan!"Aksara bingung, tetapi akhirnya mengatakan apa yang seharusnya dikatakan."Te-terima kasih, Kila … sudah memberitahuku posisi yang benar."Kila terkekeh, suaranya renyah, begitu kontras dengan sikapnya yang tanpa belas kasihan. Perlahan, dia mengangkat kakinya dari tengkuk Aksara."Pintar."Aksara tidak berani mengubah posisinya, tetap berlutut dengan napas yang masih menderu. Dari sudut matanya, dia melihat Kila kembali ke meja, mengambil lilin merah, lalu menyalakannya.Aroma khas lilin perlahan menyeruak. Nyala api kecil menari di ujung sumbu.Kila memiringkan wajahnya."Panas lilin ini akan membuatmu ketagihan," bisiknya seraya melangkah mendekati

  • Hadiah: Bosku, Partner Rahasiaku.   Part 63: Posisi Yang Salah

    ⚠️CONTENT WARNING:Bab ini mengandung unsur EKSPLISIT BDSM/Kink, Dominasi Fisik, Penggunaan Alat, Kekerasan Fisik, Masokisme (Rasa Sakit yang Memicu Gairah), serta Sensasi Tercekik.Pembaca diharapkan bijak dan tidak untuk ditiru.***"Dengarkan aku. Putar tubuhmu menghadap kursi, lalu letakkan kedua tanganmu di belakang pinggang!"Aksara tidak mengerti kenapa dia harus menghadap kursi. Namun, dia memilih untuk menurut.Dia membalikkan tubuhnya, lalu berlutut menghadap kursi. Kedua tangannya ke belakang pinggang, mengikuti perintah Kila."Hmmm… Aksara, tubuhmu terlihat sangat bagus dari belakang."Aksara seketika membeku saat mendengar suara gemerincing logam di belakangnya.Kila kembali mendekat seraya memutar-mutar sepasang borgol di jemarinya. Senyum tipis terukir di bibir ranumnya."Mari kita mulai bermain."KLIK—!Tanpa aba-aba, Kila mengunci borgol itu pada kedua pergelangan tangan pria tersebut.Aksara tersentak. Dia ingat betul, borgol itu dulunya pemberian Raynar—dan Kila-lah

  • Hadiah: Bosku, Partner Rahasiaku.   Part 62: Berlututlah, Aksara!

    ***GRAB!Kepala Aksara mendongak dengan paksa. Dia bahkan belum sempat menyadari apa yang terjadi ketika cengkeraman Kila di rambutnya makin kuat.Aksara terdiam, napasnya tertahan.Dari atas, Kila menatapnya dengan sorot mata yang dingin dan dominan. Dia sama sekali tidak melonggarkan cengkeramannya."Berlutut!"Tanpa daya untuk melawan, Aksara membiarkan tubuhnya merosot dan berlutut di bawah kaki Kila.Kila terkekeh pelan. Dia melepas cengkeramannya, lalu memandangi telapak tangannya sendiri. Beberapa helai rambut Aksara rontok dan tersisa di sana."Ups … lihatlah rambutmu rontok, Aksara," gumam Kila santai.Dia sengaja menggosok beberapa helai rambut itu di depan wajah Aksara.Kila menunduk. Dipandanginya Aksara yang kini berlutut pasrah di hadapannya. Senyum tipis terukir di wajahnya, lalu bibirnya mendekat hingga nyaris menyentuh telinga pria itu. "Tegakkan badanmu, Aksara!"Kila berhenti, seolah membiarkan keheningan membuat kalimat berikutnya terasa semakin menakutkan."Kita

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status