Share

Bab 13

Author: Ratu Ngarang
last update publish date: 2026-09-09 11:39:18

Mina melotot pada pembantu yang datang mengadu.

"Dengarkan aku, kamu mau bertahan? Sebaiknya diam saja, apa yang kamu lihat cukup kamu simpan, jangan berisik, paham?" tekan Mina, memegang kuat pundak rekan kerjanya itu.

"Ta-tapi Mbak, o-orang yang sudah bercerai enggak boleh seperti itu!" Pembantu tersebut sampai gugup karena mendapat tekanan dari Mina. "Apalagi kita tau tuan mau menikah!"

"Kamu tau bagaimana karakter tuan Rajash? Sebaiknya kamu cari aman saja, kita di sini hanya bekerja, biar
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Hamil Setelah Bercerai    Bab 23

    Ketika menuruni tangga, rasa nyeri pada tubuhnya muncul lagi, langkahnya melambat.Melur berhenti sebentar, satu tangannya memegang pegangan tangga."Sakit!" keluhnya. Ia menarik napas dan menunggu rasa sakit itu sedikit mereda.Pagi ini Melur akan bergabung ke meja makan untuk sarapan. Mungkin jika bukan Karena permintaan mantan suaminya, dia tidak akan mau bergabung. Beruntung hari ini tidak ada Mulan. Sarah pun terlihat langsung pergi membawa wajah judes begitu melihat Melur datang.Kini, hanya ada tiga laki-laki di sana, dan satu anak kecil yang sangat cantik, duduk di sebelah ayahnya. "Nak, kamu baik-baik saja?" tanya Prajasa. "Baik Pah," jawab Melur. "Kenapa jalannya begitu?" Deg!Jantung Rajash dan Melur seakan terhubung, sama-sama berdegup. Mereka pun saling memandang, tetapi buru-buru Melur membuang pandangannya. Prajasa bertanya begitu karena hanya dia yang memerhatikan cara jalan Melur yang tampak lambat, bahkan saat menghampiri meja dia merambat pada kursi. "Apa ad

  • Hamil Setelah Bercerai    Bab 22

    "Sussst, jangan keluarkan suaramu!" Di atas ranjang dan di bawah mantan suami, Melur memandangi Rajash yang sedang menatapnya juga. Ada ketakutan besar di hati, tetapi tidak mau dikatakan munafik jika Melur merindukan hal itu. Ia tidak bisa mengelak tentang perasaan, gairah, dan pikirannya. Melur menginginkan Rajash. "Mas tap—""Susssstt diam dan ikuti aku!" Kepala Melur direbahkan di atas bantal dengan gerakan perlahan. Cukup lama Rajash memandangi mantan istrinya dari atas. Di bawahnya perempuan itu tampak cantik, tak pernah pudar dari dulu. Mungkin itu juga yang menjadi alasan mengapa ia bisa menerobos aturan ayahnya sampai membuat mantan istrinya mengandung."Mas jangan natap aku kayak gitu!" Melur berusaha menghindari, dia salah tingkah. "Cantik!" pujinya. Karena tak sanggup mendapat tatapan itu, Melur mengangkat kepalanya menggapai bibir Rajash. Benar-benar perlakuan yang seimbang, mereka saling merespon. Bahkan Melur yang selalu mengingatkan status, dan menolak perlaku

  • Hamil Setelah Bercerai    Bab 21

    "Tunggu aku pulang aku akan menciummu sepuasnya!"Melur mengingat ucapan itu kemarin, sebelum mantan suaminya memutuskan pulang dari rumah sakit. Kini, ia sedang menunggu ucapan itu dengan debaran jantung yang tak karuan. Namun, saat ini Melur masih ditemani pembantunya yang tadi pagi disusul oleh petugas Prajasa untuk kembali mengurus nona-nya. Ya, Mina sampai bersimpuh berterima kasih kepada pria itu karena diberi kesempatan lagi untuk bekerja. "Melur sayang sama Bibik, nggak bisa bayangin nanti kalau sudah melahirkan dan Bibik aku tinggal!" Mina mengusap-usap kepala majikannya itu layaknya seorang ibu. "Kalau Nona sudah melahirkan, dan meninggalkan rumah ini, maka Bibik juga ikut pergi. Bibik akan resign untuk selamanya. Alasan Bibik memohon-mohon bertahan di sini memang untuk Nona, bukan mengeluarkan tenaga untuk semua orang di rumah ini. Setidaknya Bibik bisa memastikan Nona selamat sampai melahirkan!" Melur semakin erat memeluknya. Ia tidak pernah menemukan seorang maid yan

  • Hamil Setelah Bercerai    Bab 20

    Melur masih menjalani perawatan di rumah sakit, masih ditemani juga oleh mantan suaminya. Pria itu pantang pulang sebelum Melur benar-benar pulih."Mau ke mana?" tanya Rajash, ia melihat Melur ingin turun dari ranjang."Ke kamar mandi!"Rajash langsung bergerak membopong Melur dengan membawa beberapa alat medis yang terpasang di tubuhnya."Mas keluar ya!" usir Melur setelahnya ia duduk di kloset. "Aku temani!" Sebenarnya ini yang membuat ia tidak ingin meminta bantuan, Rajash masih akan menunggu memastikan sampai ia benar-benar selesai dan baik-baik saja. Lihat saja pria itu bahkan sudah berjongkok di depan Melur, seperti akan ada pertunjukan. "Mas aku malu!" Melur merapatkan kakinya, menutupi area yang masih tertutup oleh baju biru rumah sakit. "Malu apa? Aku sudah tahu!" "Mas Raja!""Diamlah!" Melur protes saat Rajash ingin melorotkan pakaian bawahnya. Saat sudah dilorotkan, Melur menutup muka menahan malu yang membuat pipinya sangat merah. "Aku tunggu di sini!"Hanya membua

  • Hamil Setelah Bercerai    Bab 19

    "Itu anak nekat banget sih mau lahir ke dunia? Mama kira bakal mati!" gerutu Mulan. "Aku pikir begitu, lihat kondisinya aja lemah banget, tapi sial janinnya malah bertahan, memang benar-benar nekat jadi pewaris Wiratama. Coba kemarin pas papa dan mas Arga pergi, kita punya kesempatan gugurin anak itu!" Kedua wanita tersebut sudah berjalan pulang, dan saat ini sedang ada di dalam mobil. Setelah mendengar penjelasan dokter tadi, keduanya sama-sama merasa kecewa karena apa yang mereka harapkan jauh dari hasilnya. Kini, mereka diperintahkan pulang oleh Prajasa karena Mulan dan Sarah tak henti-henti menggerutu di rumah sakit. "Mama pikir bakal keguguran loh, ternyata bertahan, benar-benar nggak ekspek, padahal satu bulanan lebih dia kerja berat terus. Pingsan-pingsanan, bahkan gizinya juga Mama berantakin!" "Coba langsung pakai cara kasar bukan cara halus begitu, pasti pernikahan akan direncanakan dalam waktu dekat karena yang jadi masalah sudah keluar rumah!" "Iya ya, M

  • Hamil Setelah Bercerai    Bab 18

    Di dapur Melur masih termenung. Di tangannya masih ada bahan masakan yang baru saja ia ambil dari persediaan di lemari es. Tidak jadi ke kebun, tenaga Melur seakan terkuras hanya karena melihat kejadian tadi. "Apa aku salah dengar ya? Iya deh kayaknya!" Di depan bahan makanan, Melur terus terngiang-ngiang perkataan tadi. Hati dan otaknya terus menyangkal. "Kalau aku nggak salah dengar berarti dia sehaus itu sampai minum ludahnya sendiri," gumamnya lagi. Ia mengusap perutnya. "Nanti ya kamu baru peluk papamu itu, aku tau kamu pasti sudah enggak sabar!" Dia mengusap-usap lembut perutnya. Tiba-tiba terdengar suara kulkas terbuka. Melur kaget, ia menoleh kebelakang, ternyata di sana ada mantan suaminya tengah mengambil minuman kaleng tanpa mengenakan pakaian atas. Tamu spesial yang sangat diagung-agungkan oleh Mulan tadi memang sudah pulang, Rajash pun sudah berpenampilan santai. Hanya Prajasa yang masih memiliki pekerjaan lain hingga begitu sampai langsung lanjut pergi lagi sete

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status