แชร์

Bab 401

ผู้เขียน: Rina Safitri
Dalam dua hari berikutnya, Puspa nggak pernah keluar kamar lagi. Semua kebutuhan makan, minum, bahkan udara segar harus dipenuhi di ruangan itu, sampai akhirnya mereka kembali ke Kota Ubetu. Namun pulang ke Kota Ubetu bukan berarti dia bebas, hanya pindah tempat tahanan saja.

Dalam hari-hari pengurungan itu, setiap malam Indra selalu menidurinya di ranjang. Semua posisi yang bisa tingkatkan peluang hamil, dicoba satu per satu.

Setiap kali di ujung kenikmatan, Indra akan peluk dia erat-erat, buat
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (1)
goodnovel comment avatar
Louise
kok bisa wulan hamil anak y indra. ??
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan   Bab 784

    Sebuah bola karet menggelinding dan berhenti di celah bawah kursinya.Pemilik bola itu adalah seorang anak laki-laki berusia lima atau enam tahun, bertubuh kekar, pipinya cempluk, jelas terlihat ia dirawat dengan sangat baik oleh keluarganya.“Paman, boleh minta tolong geser kakinya sebentar?” pinta anak itu sopan.Indra ambilkan bola itu untuknya.“Terima kasih, Paman,” kata anak itu dengan ceria.Indra tersenyum tipis dan jawab, “Sama-sama.”Anak itu nggak langsung pergi setelah dapatkan bolanya.Ia menatap Indra dengan rasa ingin tahu.“Paman sendirian yah?”Indra yang memang sedang nggak ada kegiatan, ajak anak itu ngobrol, “Iya.”“Terus istri Paman ke mana? Istri Paman juga sibuk kerja yah? Sama seperti ibuku. Ayahku juga lagi infus, tapi ibu nggak bisa datang karena kerja, jadi tugas nemenin papa dikasih ke aku.”Senyum tipis di sudut bibir Indra seketika membeku.“Iya, dia lagi sibuk.”Anak itu menghela napas seperti orang dewasa kecil.“Huh, nanti kalau aku besar, aku nggak mau

  • Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan   Bab 783

    Puspa timpali hal itu sambil tersenyum, “Iya, iya, aku tahu kamu nggak suka aku.”Setelah keterusterangan itu, cara mereka berinteraksi jadi jauh lebih alami, lebih dekat satu sama lain.Yang lebih banyak mendekat adalah Indra, karena sejak awal Puspa memang sudah berdiri di tempat itu tunggu dia.Di antara mereka nggak ada pertengkaran, yang ada hanya hati yang semakin mendekat.Bersama Puspa, Indra selalu merasa seolah dapatkan berkah di balik musibah.Ketika perasaan semakin hangat, kehamilan dan kelahiran anak pun jadi harapan semua orang, termasuk Indra.Pada tahun ketiga pernikahan mereka, Puspa hamil.Kedatangan kehidupan baru buat seluruh Keluarga Wijaya diselimuti kebahagiaan.Senyum di wajah Indra semakin sering terlihat, aura seorang ayah baru kian terasa.Anak yang dikandung Puspa lahir di tengah harapan dan cinta semua orang.Seorang bayi laki-laki. Beratnya tiga koma empat kilogram, sehat, dan sangat ganteng.Indra abaikan bayi yang diserahkan ke perawat, ia lebih dulu ra

  • Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan   Bab 782

    Puspa jalani pekerjaan sebagai perawat dengan sangat profesional.Keluarga Wijaya sangat puas dengan perhatiannya, dan Indra akhirnya biarkan Puspa tetap berada di sisinya.Dalam hati Indra berpikir, jika suatu hari ia nggak butuh bantuan wanita itu lagi, ia akan kasih Puspa sejumlah uang. Nggak pantas biarkan orang kerja tanpa imbalan.Tapi perubahan terjadi di sebuah jamuan makan malam. Ada seseorang yang nggak punya otak kasih obat ke Indra.Tujuannya sederhana namun menjijikkan, biar dia bisa mengandung anaknya Indra.Dengan anak itu sebagai sandaran, ia berharap bisa “naik kelas”, kuras uang Indra, dan hidup nyaman seumur hidup.Tentu saja rencana itu gagal.Namun justru karena kejadian itu, buat hubungan Indra dan Puspa benar-benar jadi hubungan suami istri.Meski hubungan suami-istri itu telah terjadi, Puspa justru hibur dia agar Indra nggak merasa bersalah.“Nggak apa-apa. Aku tahu kamu nggak sengaja. Kalau kamu masih ingin cerai, aku selalu siap,” kata Puspa dengan lembut.Res

  • Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan   Bab 781

    Berita kalau Puspa tolak niat baik itu dengan tegas segera sampai ke telinga Indra.Sebenarnya Indra sudah duga, kalau Puspa akan tolak itu mentah-mentah, namun tetap saja hatinya terasa perih.Depresi yang menumpuk berubah jadi penyakit.Indra demam tinggi, dan pada suatu malam, ia mimpi.“Sudah bangun?”Begitu buka mata, yang pertama ia lihat adalah wajah seorang wanita cantik, namun sama sekali asing.“Kamu siapa?”Belum sempat dapat jawaban, wanita itu tersisih oleh Keluarga Wijaya yang bergegas datang bersama para dokter.Ia segera dibawa jalani serangkaian pemeriksaan. Di wajah ibunya dan anggota keluarga lain, ia lihat kegembiraan karena ia berhasil lolos dari maut. Di telinganya, terdengar isak tangis terus-menerus.Di luar kerumunan, wanita cantik itu masih berdiri di sana, matanya basah oleh air mata, menatap Indra dengan perasaan yang begitu dalam.Indra merasa aneh. Sungguh membingungkan.Indra nggak kenal dia. Lalu kenapa wanita itu menangis seakan hatinya hancur?Belakang

  • Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan   Bab 780

    Stabilitas yang akhirnya Puspa miliki bukanlah sesuatu yang mudah diraih. Karena itu, Indra berharap segalanya berjalan lancar.Dan memang, pernikahan itu berlangsung dengan sangat mulus.Setelah janji suci diucapkan, Eric angkat kerudung di kepala Puspa. Di bawah limpahan doa restu para tamu, ia membungkuk dan cium bibir istrinya.“Istriku, aku cinta kamu.”Puspa angkat tangan dan peluk pinggangnya. Senyum merekah di sudut bibirnya.“Aku juga.”Dahi saling bersentuhan, pandangan bertaut. Di mata masing-masing hanya ada satu sama lain, kilau bintang dan samudra luas, terlihat harapan akan masa depan yang panjang....Di luar aula.Wira lirik pesan dari Tania, lalu simpan HP-nya.“Upacara sudah selesai.”Dengar itu, tangan Indra yang bertumpu di pangkuannya mengepal perlahan. Dadanya terasa hampa.Selesai. Segalanya benar-benar berakhir.Lihat wajah Indra yang pucat pasi, Wira nggak sanggup berkata lebih banyak.Ia hanya suruh Cakra antar dia pergi.Kali ini Indra nggak menolak. Tenagan

  • Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan   Bab 779

    Sonya nggak melebih-lebihkan apa pun ke Puspa.Kondisi Indra pasca operasi memang benar-benar nggak baik.Operasinya memang berhasil, namun secara mental, ia justru menyiksa dirinya sendiri.Ia terus-menerus lakukan pembunuhan perlahan terhadap jiwanya sendiri.Indra suruh orang selidiki seluruh kehidupan Puspa selama di luar negeri, pengalaman hidupnya, penderitaannya, luka-luka yang ia tanggung.Indra tahu semua itu dengan sangat jelas.Tulisan-tulisan laporan itu dingin dan nggak bernyawa, namun melalui kata-kata kaku itu, Indra justru bisa rasakan betapa hidup Puspa jauh lebih dingin daripada sekadar deretan huruf.Rasa bersalah dan penyesalan mencengkeramnya dengan erat.Ia akhirnya ngerti, utangnya ke Puspa terlalu banyak, begitu banyak hingga seluruh hidupnya pun nggak akan cukup untuk tebus itu,Semua orang dapat lihat kalau kondisi Indra nggak normal. Namun, nggak satu pun dari mereka mampu bantu.Satu-satunya orang yang bisa selamatkan Indra, justru adalah orang yang sama sek

  • Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan   Bab 667

    Kehadiran Eric sempat kacaukan pikiran Indra, namun pikirannya nggak sepenuhnya terseret oleh pria itu.Urusan perusahaan tetap berjalan rapi dan teratur, persis seperti hidup Indra yang tampak tenang tanpa cela.Tahun ini adalah ulang tahun Kakek Budi yang ke-80, hari besar yang harus dirayakan den

  • Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan   Bab 643

    Eric berkata, “Kok bisa nggak ada yang mau? Bukannya ibumu itu, yah punyaku juga.”Toni menggeleng kuat-kuat. “Nggak! Nenek bilang, kalian belum nikah. Nikah dulu baru jadi istri. Jadi ibu itu ibuku, tapi bukan istri ayah. Jadi ayah nggak boleh rebut ibu dari aku. Ibu cuma punyaku sendiri.”Begitu k

  • Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan   Bab 651

    Toni memutar matanya yang bulat bening, lalu buru-buru sembunyi di pelukan Puspa, satu-satunya benteng besarnya.“Ibu, Ayah jadi gila! Seram sekali! Nenek bilang, penyakit gila bisa menular. Ayo cepat pergi.”Lihat Eric yang seperti tyrex dan anaknya yang seperti bunga putih yang kecil, Puspa nggak

  • Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan   Bab 662

    “Ada kabar buruk.”Pada hari Jumat jumat lebat, menjelang jam pulang kerja, Cakra cepat-cepat buka pintu kantor dengan wajah tegang. “Bos, ada insiden di lokasi proyek.”Ada yang meninggal.Cakra jelaskan singkat, ada sebuah mayat ditemukan di sumur pondasi proyek.Proyek itu berada di bawah tanggun

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status