Beranda / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 184 Mengubur Kebenaran

Share

Bab 184 Mengubur Kebenaran

Penulis: Tristar
last update Tanggal publikasi: 2026-01-23 19:25:05

Bu Alin sudah sampai di rumahnya. Ekspresi wajahnya terlihat biasa, tanpa ada rasa bersalah.

Dia membuka ponsel Gaoji, dan ternyata ponsel itu tidak terkunci. Dia mencari rekaman yang di ambil Gaoji saat dia sedang bercinta dengan Erfan.

Setelah ketemu, dia langsung menghapusnya.

"Macam-macam denganku, apa kau pikir aku mudah di tindas," ucap Bu Alin, dengan nada dingin.

Beberapa menit kemudian, ada beberapa pria datang ke rumah Bu Alin, mereka tampak panik.

Tok Tok Tok

"Bu...Bu Alin...in
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 386 Di Rekam, Buat Pamer

    Sambil berciuman panas, perlahan Erfan mulai menggerakkan batangnya keluar masuk di apem wanita itu. "Emm... emm.. emm.." desahan tertahan keluar dari mulut Kak Gisel, karena bibirnya terkunci oleh bibir Erfan.Gerakan Erfan semakin cepat. Sehingga, suara benturan antara kulit pun terdengar jelas.Setelah puas berciuman, bibir mereka terpisah. Erfan mulai fokus menggempur apem wanita itu."Ahh... ahh, enak banget... ah... lebih cepat!" pinta Kak Gisel."Mau... seberapa cepat?" goda Erfan."Sangat cepat! Pokoknya sangat cepat!" balas Kak Gisel. Wanita itu sudah sepenuhnya kehilangan rasionalitasnya, yang ada hanya hasrat yang membara."Kakak iparku sayang, kamu sangat suka di gempur keras! Kalau kamu begini... sampai kapan pun suamimu itu gak akan bisa memuaskanmu!" goda Erfan sambil mempercepat gerakannya."Ahhh... ahhh, cuma kamu sayang... cuma kamu yang bisa buat aku puas! Ahh... enak banget, terus jangan berhenti!"Erfan meremas kedua payudara besar wanita itu untuk menambah rangs

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 385 kegilaan Kak Gisel

    Mendengar itu, Erfan langsung menatap Kak Gisel dan melepaskan pagutannya di puting payudara wanita itu. "Kak, kalau kamu cerai... apa kamu gak mikirin nasib anakmu?" tanya Erfan dengan nada heran. "Kan ada kamu," balas Kak Gisel dengan nada manja. "Kamu mau kan jadi ayah tirinya?" "Wanita ini... benar-benar sudah takluk kepadaku," gumam Erfan di dalam hati. "Baiklah. Kalau kamu bercerai sama suamimu... aku gak keberatan jadi ayah tiri!" ucap Erfan, sambil merebahkan wanita itu, lalu dia menekannya. "Anakku wanita, dia sangat lucu, lho... kamu gak akan rugi jadi ayah tirinya!" ujar Kak Gisel dengan nada main-main. "Iya lah, aku gak rugi. Udah dapet Ibunya yang menggoda ini.... aku juga dapet putri lucu," balas Erfan, lalu dia kembali melahap kembali puting payudara wanita itu. Satu tangan Erfan turun ke apem wanita itu, lalu dua jarinya menyentuh lubang apem tersebut. "Ahhh... ahhh..." desahan keras keluar dari mulut Kak Gisel, di sertai tubuhnya yang bergetar ~ seperti ters

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 384 Kak Gisel Paling Unggul

    Mendengar itu, Erfan seperti tersentak kaget. "Kok... kok bisa? Apa dia ngintip kita pas lagi.... ciuman di toilet?" tanya Erfan dengan cepat. Kak Gisel mengangguk pelan, membenarkan tebakan Erfan. "Terus... gimana?" tanya Erfan. Kepanikan dan kekhawatiran tampak jelas di raut wajahnya. "Jangan khawatir. Dia gak akan kasih tau siapa-siapa kok!" balas Kak Gisel dengan nada santai. "Aku udah ngobrol sama dia tadi. Dia juga tau.... sekarang aku menemui." Mendengar itu, kepanikan Erfan berkurang. Helaan nafas lega pun dia hembuskan. "Huh... baguslah kalau gitu!" ucapnya. "Tapi kenapa dia mau jaga rahasia kita?" tanya Erfan. "Aku lah yang memintanya! Tapi walau aku gak memintanya, aku sangat percaya kalau dia gak akan membocorkan masalah perselingkuhan kita," balas Kak Gisel. "Huh, kita terlalu ceroboh! Kamu sih... tadi gak sabaran... jadi ketahuan, kan!" gerutu Erfan. "Tapi ada hal bagusnya kita ketahuan! Mungkin hal ini akan sangat menguntungkan mun!" ucap Kak Gisel dengan nada

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 383 Layanan Mulut, Cindy

    Erfan pun bergerak cepat, mengeluarkan kedua payudara besar wanita itu. Setelah payudara itu keluar dari sangkarnya, dia meremasnya dengan keras. Desahan menggoda pun mengalun panjang dari mulut Cindy, saat dia merasakan kenikmatan dari remasan itu. "Ahh... ahh... enak, Tuan Muda!" Telapak tangan Cindy hinggap di area batang Erfan. Kemudian, dia menurunkan ritsleting celana Erfan, perlahan dia membebaskan batang itu dari sangkarnya. Setelah terbebas, Cindy mencengkeram batang itu, lalu mengocoknya dengan perlahan penuh kelembutan. "Ahhh.... ahhh..." Erfan mendesah lembut, kerika rasa nikmat dari kocokan itu, dia rasakan. "Tanganmu.. sangat halus," puji Erfan. Mendapatkan pujian Erfan, Cindy merasa sangat senang. Sehingga, senyuman di bibirnya tampak cerah. Mereka saling bertatapan dengan sorot mata panas, akhirnya bibir mereka menyatu dalam ciuman panas penuh gairah. Sesaat kemudian, bibir mereka berpisah, lalu bibir Erfan turun ke leher wanita itu dan terus turun samp

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 382 Obrolan Panas Dengan Cindy

    Di sisi lain. Mobil yang dikendarai Erfan akhirnya tiba di Club Jessy. Setelah memarkirkan kendaraannya dengan rapi, dia turun lalu melangkah masuk ke dalam club. Di siang hari, club itu memang tutup. Namun, kali ini pintunya sengaja dibuka karena sebelumnya Erfan telah memberi tahu Cindy—bawahan Jessy yang ditugaskan mengurus tempat tersebut—bahwa dia akan datang. Di dalam, tampak seorang wanita cantik, bertubuh molek, dengan dress seksi memeluk tubuhnya, sedang duduk di sofa dengan pose santai, sambil bermain ponsel. Saat wanita itu melihat Erfan datang, dia buru-buru bangkit, lalu pergi menghampiri Erfan. "Tuan Muda, lama gak berjumpa," sapa wanita itu dengan penuh kehangatan. "Cindy... kamu masih cantik dan seksi seperti biasa," goda Erfan. Senyuman nakal terukir jelas di bibirnya. "Kalau di goda Tuan Muda, aku suka seneng tau," balas Cindy dengan nada genit, sambil mengusap dada Erfan dengan telapak tangannya. Tanpa rasa sungkan, Erfan melingkarkan tangannya di ping

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 381 Kak Rita Menegur Kak Gisel

    Di sepanjang jalan ke kamarnya, Kak Rita terus memikirkan kejadian tadi. "Aku harus bicara sama Kak Gisel! Kalau tidak... rumah tangganya pasti akan berantakan. Kalau di biarkan terlalu lama, pasti dia tidak bisa lepas dari Erfan!" Kak Rita mulai memikirkan rencana, agar Kak Gisel terlepas dari perselingkuhannya dengan Erfan. "Apa aku kasih tau ayah, tentang masalah inj? Tapi jangan, deh! Takutnya... ayah malah bertengkar dengan Erfan. Kalau itu terjadi pasti keluarga ini akan dalam bahaya. Lagipula... Kak Gisel selingkuh sama Erfan kayaknya bukan di paksa sama Erfan." Kak Rita memutuskan menyimpan rahasia ini sendirian ~ tak akan memberitahu siapapun. === Beberapa saat kemudian, tampak Erfan yang telah kembali ke ruang makan. Sementara, Kak Gisel pergi ke kamarnya, karena jika pergi ke ruang makan bersamaan dengan Erfan, takutnya akan di curigai. Di ruang makan, terlihat Kak Rita sudah berada di sana. Tatapan wanita itu kepada Erfan, sekarang terlintas sedikit keanehan. Wal

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 97 Sebelum Verona Pergi++

    Erfan mengangguk sambil tersenyum, Tesa pun turun dari pelukan Erfan, lalu dia pergi bermain komputer, tanpa melirik Verona.Verona tersenyum pahit, melihat sikap Tesa kepadanya."Sudah jangan dipikirkan!" ucap Erfan, saat melihat ekspresi pahit Verona.Verona mengangguk, lalu duduk di pangkuan Erf

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-22
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 99 Goyangan Maut Dewi++

    Erangan nikmat dan suara benturan kulit bergema di dalam kamar, malam ini sangat dingin tapi berbeda di kamar tersebut. Suhu di kamar sangat panas, sampai keringat pun bercucuran. Erfan bergerak semakin cepat dan menghentak semakin keras. Dewi semakin menikmati permainan Erfan, sampai wanita itu t

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-22
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 88 Dewi Menonton Erfan Dan Bu Susan++

    Kembali ke vila, Terlihat Erfan dan Dewi sedang berciuman dengan panas. Tangan Erfan meremas dada wanita itu, sampai berubah bentuk. Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu, yang datang dari belakang vila. Erfan dan Dewi menghentikan permintaan mereka. Erfan bangkit berdiri, lalu pergi melihat

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-21
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 85 Kenikmatan Desi

    Di dalam kamar, Desi melingkarkan tangannya di leher Erfan dengan berani. "Tuan muda, kamu harus melepas semua pakaian mu!" ucap Desi, dengan nada menggoda. Erfan menyeringai nakal, dia sudah yakin, pasti akhirnya akan berakhir di ranjang kenikmatan. "Kalo gitu buka saja!" balas Erfan, tanpa ra

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-21
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status