Chapter: Bab 216 Malam Panas Bersama Diva++"Ahh...gadis nakal, apa sekarang kamu merasakan sakit?" ejek Erfan.Diva membuka matanya menatap Erfan dengan tatapan tegas."Enggak kok! aku...aku hanya salah bicara!" ucapnya dengan nada tinggi.Diva benar-benar tidak mau di anggap lemah.Erfan tertawa kecil, karena merasa lucu dengan gengsi wanita muda ini.Air mata yang sedikit keluar dari sudut mata Diva langsung Diva hapus."Hey, kamu menangis!" goda Erfan."Apa sih! enggak juga," balas Diva dengan kesal.Erfan mengelus pipi merah muda wanita itu, lalu berkata dengan penuh penghargaan."Wanitaku ini benar-benar kuat! aku salut," Diva mendengus bangga, lalu dia membalas."Hmph, tentu saja! aku memang lah kuat, rasa sakit sedikit ini tidak ada apa-apanya untukku," Erfan mencium bibir seksi wanita itu dalam-dalam, Diva langsung menanggapi yang akhirnya mereka berciuman dengan panas.Setelah puas berciuman bibir mereka terpisah."Sayang, aku mau foto dulu!" ucap Diva sambil mengambil ponsel miliknya yang tidak jauh darinya."Memfo
Last Updated: 2026-01-31
Chapter: Bab 215 Diva Sangat Tangguh++Tidak lama Diva kembali. Saat Erfan menatap penampilan wanita itu, api hasrat di tubuhnya semakin membara.Diva mengenakan lingerie seksi berlubang berwarna hitam, yang yang menempel erat di tubuh menggodanya itu."Sayang, apakah indah?" tanya Diva sambil berpose menggoda.Erfan menelan ludah, lalu menganggukkan kepalanya. Matanya tidak berkedip, menatap lekat tubuh panas itu.Diva berjalan menghampiri Erfan, dengan gerakan perlahan dia naik ke atas tempat tidur, matanya terus menatap Erfan dengan tatapan panas dan penuh godaan.Tanpa membuang waktu Erfan langsung menarik wanita itu kemudian menekannya di bawah tubuhnya."Ahh...sayang ayo makan aku!" goda Diva.Erfan dengan ganas menyerang bibir wanita, Diva tidak menghindar dia menanggapinya secara langsung. Mereka pun berciuman dengan panas, lidah keduanya saling melilit, menari, di dalam sana.Tangan Erfan meremas gundukan besar yang kenyal dan padat milik Diva dengan keras, yang membuat wanita itu mengeluarkan suara desahan merdu
Last Updated: 2026-01-31
Chapter: Bab 214 Rido Menjalankan TugasnyaBeralih ke Dika, dia nampak sedang berjalan ke menuju ke arah lift hotel berada.Tiba-tiba terdengar suara pria yang memanggilnya."Dika!" Dika langsung menoleh ke arah suara itu."Kamu Do, mau ke mana?" tanya Dika.Rido terkekeh, sambil berkata."Hehe, aku mau mengajakmu bersantai di tempat kolam berenang!" Ternyata pria itu adalah Rido, setelah Rido pulang dari kamar tempat Erfan berada dia pergi ke kamarnya untuk merancang rencana lalu pergi mencari Dika, akhirnya dia bertemu Dika di tempat tersebut."Bersantai? ayo kalo gitu!" Dika setuju begitu saja."Ehh, ke mana pacarmu? tumben gak ngikut," Rido basa basi menanyakan Geya."Dia lagi mencari uang untukku!" ucap Dika dengan santai, tapi tidak mengatakan hal spesifiknya.Mendengar pertanyaan Dika, Rido mengerutkan keningnya."Mencari uang? apa maksudmu?" tanya Rido.Dika mengibaskan tangannya."Udah, jangan banyak tanya dulu! ayo kita cari tempat bersantai," Dika tidak mau memberi hal spesifiknya.Rido mengangguk saja, dia tidak
Last Updated: 2026-01-31
Chapter: Bab 213 Geya Kembali Di Jual++Sambil berjalan, Rido dan Bayu mengobrol."Do, kamu pikirkan baik-baik cara mendapatkan bukti itu, jangan sampai Dika tahu ataupun curiga," ucap Bayu dengan serius.Rido mengangguk tegas."Tenang saja, aku pasti hati-hati,"Bayu berpikir sejenak, lalu berkata."Kalo bisa, bukti itu harus berbentuk rekaman audio jika bagusnya video. Karena itu akan menjadi bukti yang kuat!" Rido berpikir sambil mengangguk-anggukan kepalanya tanda setuju dengan ucapan Bayu."Tapi gimana cara aku mendapatkannya?" Rido belum memiliki ide yang bagus.Bayu berpikir sejenak, kemudian berkata."Aku ada saran untukmu!" Rido menatap Bayu dengan serius.Bayu melanjutkan."Gali informasi langsung dari mulut Si Dika! kamu ajak dia mengobrol tetang hubungannya dengan Geya sampai dia mengucapkan semua rahasianya. Jangan lupa kamu rekaman obrolan itu, jika bisa rekaman video,"Mendengar ide dari Bayu, Rido langsung setuju. "Ya...ya itu ide bagus! Si Dika pasti mengatakan semuanya," "Tapi ingat jangan sampai menim
Last Updated: 2026-01-31
Chapter: Bab 212 Berkhianat Karena Uang!Matahari tenggelam, datanglah kegelapan malam. Erfan dan para wanitanya menunggu kabar dari Bayu dengan penuh kesabaran.Para gadis Shara, Diva, dan Yesi, sedang fokus ke laptop mereka masing-masing. Mereka sedang mencatat pembelajaran yang mereka dapat tadi saat kunjungan.Dosen Ratna memperhatikan para gadis itu, sambil sesekali memberi pembelajaran ke para gadis itu.Sedangkan Erfan dan Dosen Erika berbaring di kasur dengan posisi intim. Dosen Erika berada di atas tubuh Erfan.Bibir keduanya terjerat dalam ciuman panas.Tangan Erfan meremas pantat gagah wanita itu dengan penuh gairah."Ahh...sayang, jangan nakal! Dosen Ratna ada di sini," ucap Dosen Erika, tapi tidak ada rasa malu sama kali di ekspresi wajahnya.Erfan menyeringai nakal, lalu berkata."Ciuman sama meremas pantat apa bedanya?" Dosen Erika terkikik genit."Hihi, kamu emang nakal yah!" Erfan kembali mencium bibir wanita itu, tangannya meremas area-area yang nyaman di remas di tubuh wanita itu termasuk payudara.Do
Last Updated: 2026-01-30
Chapter: Bab 211 Rencana Erfan Dan Para WanitaErfan berpikir, lalu berkata. "Sebaiknya jangan hubungi secara langsung!" Erfan merubah ide untuk menghubungi Rido. "Ehh, kenapa sayang?" tanya Dosen Erika dengan bingung. Wanita lainnya pun menatap Erfan kebingungan. Erfan melanjutkan perkataannya. "Jika kita menghubunginya langsung dia akan panik. Begini saja! cari mahasiswa pria yang kenal dengan Rido lalu suruh dia mengajak Rido ke sini!" "Iya benar sekali! kita lakukan itu saja!" satu persatu wanita bersahutan menyetujui rencana itu. "Bayu...Si Bayu cukup di takuti, dan dia juga sangat royal! jika Si Rido di ajak pergi oleh Si Bayu pasti tidak akan menolak," Diva berkata terburu-buru. "Iya Si Bayu cocok! lagian ayah Si Bayu kan rekan bisnis kamu juga sayang!" ucap Yesi. "Oh, dia juga anak dari rekan bisnisku?" Erfan bertanya. Dia tidak terlalu tahu satu persatu anak dari rekan bisnisnya. "Iya sayang! dia pernah mengejek Dosen Benny saat Dosen Benny menyinggungmu waktu di kampus," Diva mengingatkan Erfan. Setelah mende
Last Updated: 2026-01-30
Chapter: Bab 58 Misteri Tubuh SpesialDi pikiran Anne tersirat sebuah pertanyaan yang selalu ingin dia tanyakan, setelah dia tahu tentang dirinya yang memiliki tubuh spesial. "Sayang, apa pemilik tubuh spesial... banyak?" tanya Anne. mendengar pertanyaan Anne Ekspresi Ares menjadi serius. "Aku juga tidak tahu pasti! tapi aku baru menemukan 3 wanita termasuk kamu!" balas Ares. "Siapa saja itu?" tanya Anne penasaran. "Stevani, dia pacarku yang tinggal bersamaku di Vila di Kota Moon, dan Keysha putri Tante Yuna," jawab Ares. Anne terkejut, ternyata putri sahabatnya pemilik tubuh spesial juga. "Apa Keysha sudah tahu masalah ini?" tanya Anne. Ares menggelengkan kepalanya. "Belum. Aku akan melakukan seperti aku melakukannya kepadamu! aku akan memberitahunya saat di tempat tidur," ucap Ares seringan nakal tersungging di bibirnya. Anne mencubit pipi Ares dengan gemas. "Dasar kamu nakal!" Ares terkekeh lucu. Anne melepaskan cubitnya, lalu dia berkata. "Oh iya, kan kamu udah menemukan 3 wanita yang punya tubuh spesia
Last Updated: 2026-01-31
Chapter: Bab 57 Manfaat BesarSetelah bercinta Ares dan Anne tidak tertidur, mereka lanjut ber kultivasi. Ares membantu Anne mengenali pemilik cincinnya penyimpanan yang dia berikan tadi dan mengajarkan cara menggunakannya. Setelah itu Ares membantu Anne menerima semua warisan bela diri bawaan dari tubuhnya. Saat Anne sedang menyerap semua ingatan dari tubuh spesialnya itu, Ares pun memutuskan untuk bermeditasi untuk menyerap semua yang dia dapatkan dari hasil penyatuannya dengan Anne.Ares bersila di atas kasur, lalu menutup matanya. Energi spiritual memadat di sekitar tubuh Ares, energi warna warni mencar dari tubuh Ares sangatlah menyilaukan, energi itu adalah energi spesial yang berasal dari tubuhnya.Energi spesial tercipta secara alami dan tidak perlu di serap seperti energi spiritual. Tapi Energi spesial pun bisa meningkatkan dengan cara melatih teknik beladiri bawaan dari tubuh spesial ke tingkat yang lebih tinggi.Dalam jarak beberapa detik, muncul bercak-bercak bintang dari tubuh Ares. Bercak bintan
Last Updated: 2026-01-30
Chapter: Ban 56 Anne Pemilik Tubuh Spesial Ilusi Ares berkata dengan serius. "Jadi sebenarnya kamu memiliki tubuh yang sangat spesial bernama tubuh Dewi Ilusi," "Tubuh Spesial Dewi Ilusi?" Anne berkata pelan, ekspresinya tampak gembira. Ares melanjutkan. "Jadi tubuh spesial kamu sudah sepenuhnya aktif sekarang, di tambah kamu tidur denganku yang juga pemilik tubuh spesial teratas di antara tubuh spesial, jadi kultivasi kamu melonjak tajam!" "Jadi begitu! tapi kenapa batu aktif sekarang?" tanya Anne dengan bingung. "Itu karena tubuh spesial tidak bisa aktif sembarangan. Kuncinya ada di tubuh spesial teratas yaitu aku!" Ares berkata dengan bangga. Ares pun tahu itu dari gurunya. "Jadi jika aku tidak bercinta denganmu, tubuh spesial ku tidak akan bangkit?" tanya Anne memastikan. Ares mengangguk. "Iya. begitulah! dan penyebab suamimu sangatlah lemah saat ingin menidurimu itu semua karena tubuh spesial mu! tubuh spe
Last Updated: 2026-01-30
Chapter: Bab 55 Tidur Dengan Anne++Ares merebahkan Anne, membuka pahanya lebar-lebar, dia menggesekkan senjatanya di pintu gua wanita itu. Anne tidak nampak gugup atau pun takut saat segelnya akan di bobol, karena hal ini sudah dia nantikan sedari lama, dan tentu mentalnya sudah sangat kuat. Setelah dirasa cukup menggesek Ares mulai menekan masuk senjatanya. Ares merasakan teramat geli dan tekanan energi spesial yang mengandung ilusi Ares rasakan, saat senjatanya mulai masuk ke dalam gua Anne. "Ini yang membuat suaminya itu tidak keluar sebelum masuk," Ares berkata di dalam hati dengan penuh semangat. "Ahh...sayang...sakit!" pekik Anne. Matanya terpejam tangannya mencengkeram seprai dengan keras. "Tahan sayang!" ucap Ares. Dia mendorong lebih kuat agar tidak terlalu lama yang membuat Anne semakin kesakitan. BLESS Setelah berjuang keras, akhirnya batang besar dan panjang Ares itu masuk sepenuhnya ke dalam vagina Anne. "Arghh..sakit!" teriak Anne penuh dengan kepedihan. "Ahh...sangat nikmat!" Ares mera
Last Updated: 2026-01-29
Chapter: Bab 54 Harus Pandai Di Ranjang!Anne menarik wajahnya, lalu menatap Ares dengan penuh senyuman di pun berkata."Aku tidak pernah menyangka, aku bisa bersama orang besar seperti kamu," Ares menyeringai bangga."Apa kamu merasa beruntung?" tanya Ares dengan tingkah tengil nya itu.Anne mendengus bangga, lalu berkata."Hmph, walau kamu Dewa Pembantaian kamu lah yang harus merasa beruntung!""Aku harus merasa beruntung? memang apa kelebihanmu?" goda Ares."Lihat! aku cantik dan memiliki tubuh seksi! payudaraku sangat besar yang bisa membuat anak kita nanti tidak mungkin kelaparan! aku bisa mencari uang!" sebelum Anne menjelaskan lebih lanjut kelebihannya Ares menyela."Oke...oke...sudah cukup! kamu memang sangat baik! tapi ada satu yang harus kamu buktikan agar aku merasa beruntung," Tante Yuna hanya tertawa dari samping melihat tingkah Ares dan Anne itu."Apa itu?" tanya Anne penasaran.Seringai nakal tersungging di bibir Ares, lalu dia berkata dengan pelan tapi penuh godaan."Kamu harus pandai bermain di ranjang!"
Last Updated: 2026-01-28
Chapter: Bab 53 Anne Tahu Identitas Ares!Sampai di vila, Ares langsung bergegas masuk ke dalam dengan langkah cepat. Di dalam vila, Anne dan Tante Yuna sedang duduk di sofa ruang tamu, ekspresi wajah mereka tampak khawatir. "Tanteku sayang, aku pulang!" teriak Ares dengan ceria. Tante Yuna dan Anne langsung menoleh lalu bangkit berdiri. Ekspresi khawatir mereka menghilang di gantikan dengan senyuman cerah. Tampa rasa canggung Ares langsung memeluk kedua wanita dewasa itu. "Apa kedua tanteku ini mengkhawatirkanku?" tanya Ares, sambil menggelar wajahnya di pundak kedua wanita itu. Kedua wanita itu mendorong tubuh Ares, sampai pelukan Ares terlepas. "Tentu saja! kami sangat khawatir!" ucap Anne dengan jujur, nadanya penuh keluhan. Tante Yuna menyapu tubuh Ares dari atas sampai bawah, dia memastikan Area baik-baik saja. "Kamu tidak apa-apa? tidak ada yang terluka kan?" tanya Tante Yuna. Ares terkekeh. "Hehe, tentu tidak! aku sangat kuat mana mungkin aku terluka," jawabnya dengan penuh kepercayaan diri. "S
Last Updated: 2026-01-28