Her Price, His Obssession (Erotic billionaire/ dark Romance)

Her Price, His Obssession (Erotic billionaire/ dark Romance)

last updateLast Updated : 2026-05-13
By:  GraceUpdated just now
Language: English
goodnovel18goodnovel
10
7 ratings. 7 reviews
123Chapters
4.0Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

🔞Explicit Content🔞 "Suck my c^ck, Rosabella. That’s all you’re good at. A hopeless orphan can only dream of luxury. Keep your filthy mouth out of my affair…use it only to make me cum.” ****** Bella Hale has known suffering her entire life. Orphaned at sixteen, she survives on scraps and desperation. She does whatever it takes not to starve with only little dignity intact. She envies the rich—people who seem immune to hardship and pain. Yet she promised herself that if she ever got her hands on one of them, she would never let go. She was done suffering. Lucian Rodriguez is everything she should despise. A cold, selfish, ruthless billionaire with little conscience and no mercy… a man who knows how to smile for the world while keeping his darkness well hidden. Their worlds collide when Lucian’s four-month-old daughter goes missing… and Bella finds her. Lucian offers no gratitude…and Bella refuses to let the opportunity slip. She demands compensation. Not just money, but security. A lifetime guarantee that she will never be poor again. In return, she will do whatever he wants. Her body. Her life. He can have it all. Bella is taken into his world—strictly as a deal. What she doesn’t realize is that when you make a deal with the devil, you should never expect it to be fair. And she will learn too late that being poor was far better than belonging to Lucian Rodriguez. A deal turns into obsession. Survival into desire. Desire into Hate. Hate into Love. That love and commitment becomes the biggest and worst mistake. Will Bella’s desperate deal destroy her? Or Will she become Lucian’s destruction?

View More

Chapter 1

Chapter 1: Survival By All Means

“Lahirkan anak untuk suamiku!”

Aurin menelan ludah. Permintaan gila macam apa ini? Majikannya meminta ia untuk hamil anaknya? Apa tidak salah?

“Begitu kamu berhasil mengandung anak suamiku, 500 juta ini akan menjadi milikmu.”

Dea, majikannya yang cantik nan modis, duduk sambil menyilangkan kaki pada sofa tunggal. Setelah menunjuk cek bernilai 500 juta di atas meja dengan dagunya, Dea bersedekap, kemudian menatap Aurin—sang pelayan yang baru bekerja tiga bulan di rumahnya—dengan tatapan penuh intimidasi.

Aurin terdiam. Wajahnya yang ayu tanpa perlu polesan membuat pipinya merah mendengar permintaan itu.

Saat sang majikan berkata begitu, Aurin terkejut. Seiring dengan tangannya yang gemetar di pangkuan, matanya menyorot sang nyonya penuh pertimbangan, pun bibir tipisnya ikut tergagap kala dia berbicara, “S–saya tidak salah dengar, ‘kan, Nyonya?”

“Tidak!” jawab Dea lugas. Dagunya terdongak angkuh, tatapannya setajam silet pada Aurin begitu dia bicara dengan gamblang, “Aku tidak suka mengulang ucapanku. Semua uang itu akan jadi milikmu kalau kamu mau melakukan tugasnya. Aku juga akan melunasi hutang keluargamu, dengan syarat kamu mau bekerja sama denganku.”

Untuk sesaat, Aurin menahan debar dalam dada yang kian menyesakkan. Tawaran itu sangat menggiurkan, tetapi baginya, tak lebih dari jerat menyakitkan di lehernya.

Setelah diam beberapa saat untuk menenangkan degup jantung yang kian menggila di balik kaos yang ia kenakan, Aurin menjawab gagu, “T–tapi, k–kenapa harus saya, Nyonya?”

“Kenapa? Bukankah kamu butuh uang? Apa aku salah kalau menawarkan ‘pekerjaan enak’ untukmu?” sahut Dea lugas juga gamblang. “Yang kudengar kamu membutuhkan uang untuk bayar hutang, ‘kan?”

Aurin kemudian menyadari bahwa majikannya ini pasti sudah mengetahui seluk-beluk kehidupannya sehingga bisa menebak demikian.

Maka, Aurin anggukkan kepalanya singkat. “I–iya, Nyonya. Tapi … tidak dengan cara menjual diri saya seperti ini.”

Dea kemudian beranjak dari tempat duduknya. Dia memposisikan diri dengan nyaman tepat di samping Aurin—pada sofa yang sama.

Jemari lentiknya kemudian menyentuh dagu Aurin agar gadis muda yang terlihat begitu polos itu mau menatap ke arahnya. “Dengar, ini bukan transaksi jual beli karena kamu tidak menjual apapun, termasuk menjual diri kamu sendiri. Ini namanya simbiosis mutualisme. Kamu butuh uang, kami butuh anak. Kita sama-sama menguntungkan.”

Aurin tak langsung menjawab begitu jemari sang nyonya terlepas dari dagunya. Dia menatap wajah tegas Dea lama sekali dengan mata bulatnya. Dari cerita ibunya, dia tahu betul kalau selama delapan tahun menikah, kedua majikannya itu—Dea dan Rayden—memang belum dikaruniai anak.

Mereka juga kerap kali didesak oleh keluarga besar Rayden demi memberi keturunan untuk keluarga Wisesa. Akan tetapi dari tahun ke tahun, Dea tak kunjung hamil. Hal itulah yang katanya membuat Dea tertekan.

Mendadak, rasa penasaran kian besar di pikiran Aurin. Oleh karena itu, ia bertanya pelan sekali mengenai ini agar tidak menyinggung majikannya. “M–aaf kalau pertanyaan saya menyinggung, Nyonya.”

Begitu menjeda kalimatnya, Aurin menelan ludah sekali, ia menunduk takut sembari menunggu jawaban sang nyonya. Begitu wanita itu tak bereaksi, ia mengutarakan rasa penasarannya itu dengan ucapan yang berhati-hati. “T–api kenapa tidak Nyonya saja yang mengandung anak Tuan Rayden? Maaf, … apakah Anda … mengalami masalah kesuburan hingga mempengaruhi organ reproduksi Anda?”

“Tidak!” jawab Dea lugas. Dia kemudian tampak menghela lelah dan memandang ke depan, lalu berkata dengan nada sengit. “Bukan urusanmu dan kamu tidak perlu tahu. Itu bukan ranahmu. Tugasmu hanya satu, terima atau tolak. Itu saja.”

Usai menjeda kalimatnya sejenak, Dea menambahkan, “Kontrakku dengan agency yang menaungiku masih dua tahun lagi. Untuk apa aku buru-buru melahirkan jika nantinya tubuhku akan jadi buruk, gendut dan tidak enak dipandang? Aku tidak mau itu. Tapi, aku tetap butuh ahli waris.”

Alasan yang Dea berikan sangat logis. Tapi, Aurin tak akan menerima tawaran itu begitu saja meski ia membutuhkan uang banyak. “T–tapi, Nyonya, ini—”

“Apa kamu keberatan?” sela Dea cepat, seolah tak memberikan kesempatan bagi Aurin berbicara. Telunjuk kanannya kemudian meruncing lurus, menunjuk meja, “Apa nominal itu kurang?”

Aurin menatap cek di atas meja dengan nominal yang fantastis. Kala ditanyai begitu, ia menggeleng berulang, “B-bukan begitu, Nyonya. Saya … hanya … tidak mau disebut pelakor, Nyonya.”

“Pelakor?” Dea tertawa, meremehkan. “Oh ya ampun! Tidak ada yang mau menerima pelakor sepertimu.”

Aurin lantas menatap dirinya sendiri. Benar, Dea tidak salah. Pelakor tidak ada yang jelek sepertinya.

“Kamu hanya perlu melakukannya satu kali saat subur dengan suamiku. Begitu hamil, kamu bisa pergi untuk sementara waktu. Tapi setelah anak itu lahir, serahkan dia padaku. Aku akan berpura-pura hamil dan melahirkan, lalu menganggapnya sebagai anakku sendiri. Hidupmu dan hidup keluargamu akan kujamin selamanya.”

Aurin masih benar-benar tak mengerti. Wanita di depannya ini bilang tidak mau hamil, tapi ingin berpura-pura hamil. Bagaimana ceritanya?

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

reviewsMore

Dirty Cupidxx
Dirty Cupidxx
Although I’m a writer, I’m also a reader and I hope this book gets the visibility it deserves cause I love how you were able to push back the sex scenes without making every chapters feel dragged. Slow burn writers can sit and learn from this masterpiece. Take your flowers author…muah!
2026-04-19 16:43:22
8
1
Dirty Cupidxx
Dirty Cupidxx
Ok I’m in love with this book and probably with the author too!
2026-04-14 03:47:40
5
0
Precious Chuks
Precious Chuks
Idk bout everyone else but I love Lucian’s Character 10/10 book, Drama, emotions on point.
2026-04-10 06:12:03
5
0
Kasara mangi
Kasara mangi
Author's writing consistency is at its peak....I STRONGLY RECOMMEND THIS BOOK
2026-04-10 01:24:09
4
1
Kasara mangi
Kasara mangi
14 chapters in and I cant stop screaming at Lucian.
2026-04-10 01:14:18
3
0
123 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status