Share

19. Hadiah

Penulis: rainaxdays
last update Tanggal publikasi: 2025-07-21 00:38:53
Anna terbelalak. Bibir Kaiden yang dingin menekan bibirnya. Pandangan mereka bertemu. Rasanya seolah ia baru saja dihempas badai.

Itu adalah ciuman tanpa hasrat. Ciuman untuk membungkamnya.

Hanya beberapa detik dan Kaiden menarik diri. Ada sesuatu yang tampak berkilat di matanya. Kemudian, dia menyeringai tipis.

“Sekarang lebih baik,” ucapnya, seolah ciuman tadi tidak berarti apa-apa. Atau, memang itulah kenyataannya.

Kaiden berlalu pergi tanpa kata lagi, meninggalkan Anna yang membeku d
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Istri Kedua Sang Jenderal   150. Pergerakan Awal Anna

    “Jadi benar Anda hamil? Astaga!”Fay tidak bisa berhenti kagum ketika Anna memberitahukan kehamilannya. Dia membungkuk, terus menatap perut Anna yang masih datar.Anna mulai merasa geli saat Fay mengelus perutnya. “Nyonya, apa jenis kelaminnya?” tanyanya, mendongak menatap Anna. Wajahnya berseri-seri.“Belum diketahui, Fay.” Anna tersenyum dan mengisyaratkan Fay untuk berdiri tegak. “Aku baru bisa melihatnya menjelang bulan kelima, tapi Kaiden bersikeras mengatakan bahwa bayi kami pasti laki-laki.”Fay tertawa kecil. “Tentu saja Jenderal Kaiden menginginkan pewaris. Tapi bagaimana kalau anak Anda perempuan?”“Perempuan atau laki-laki, aku yakin Kaiden akan menerimanya,” ucap Anna, mengelus perutnya dengan sayang. “Kaiden sudah menyiapkan nama untuk bayi kami.”Fay menyatukan tangannya di depan dada, ikut merasa senang mendengar ucapan Anna. Tampaknya, Jenderal Kaiden telah berhasil memenangkan hati Anna.Jika dulu Anna bersikeras menolak lamaran Kaiden, bahkan terang-terangan membenc

  • Istri Kedua Sang Jenderal   149. Melawan Ayahnya Sendiri

    “Tuan, ini laporan untuk rapat pagi ini.”Vargaz mengangsurkan berkas hasil rapat dengan politisi pagi itu. Namun, Kaiden sama sekali tak merepons. Kepalanya terus tertunduk, menatap dokumen di atas meja.“Tuan?” panggil Vargaz dengan suara lebih keras.Kaisen tersentak, seolah baru tersadar dari lamunannya. Ia mengangkat kepala dan mengerjap-ngerjap. “Oh. Berkasnya sudah selesai?”Vargaz mengangguk heran. Baru kali ini ia melihat Kaiden tidak fokus. Bahkan saat tidur, Kaiden bisa saja menyadari kehadiran seseorang. Namun sekarang, dia tampaknya sedang memikirkan sesuatu yang serius.Apakah ini tentang markas Panthera Kroy yang belum mereka temukan?“Apa yang Tuan pikirkan? Apa ini tentang markas itu?” tanya Vargaz hati-hati.Kaiden menggeleng dan mengusap wajahnya. “Tidak, bukan itu. Tapi ini soal Annalise.”“Nyonya Annalise? Ada apa dengan Nyonya, Tuan?”“Aku hanya merasa kalau sikap Anna sangat aneh sejak kemarin,” ucap Kaiden dengan suara pelan. Ia menghela napas, tatapannya tampa

  • Istri Kedua Sang Jenderal   148. Berkas Palsu Panthera Kroy

    Pagi ini, berkas yang Kaiden minta dari Baliant akhirnya datang.Vargaz sendiri yang membawanya. Katanya, Baliant secara khusus meminta Dokter Marcus untuk mengambil berkas itu di kamarnya.Baliant mengatakan bahwa dia telah menyimpan berkas itu sejak lama. Dia sengaja tidak memberi tahu Kaiden, sebab Kaiden pasti memiliki berkas yang jauh lebih penting.Apalagi tak lama setelah revolusi terjadi, semua hal yang berkaitan dengan Panthera Kroy harus dimusnahkan.Hal itu memang benar.Namun sekarang, situasinya berbeda.Berkas yang Kaiden miliki tidak cukup sebagai jalan untuk menemukan markas Panthera Kroy di dalam Mosirette. Kaiden butuh lebih banyak informasi. Dan informasi sekecil apa pun akan sangat berguna.“Letakkan di sana saja, Vargaz.” Kaiden menunjuk meja sofa di tengah ruang tamu.Vargaz mengangguk patuh dan meletakkan berkasnya di sana. Berkas itu setidaknya memiliki tebal 200 halaman. Kaiden penasaran apa saja isinya.“Baiklah, kau bisa pergi. Lanjutkan latihan prajurit dan

  • Istri Kedua Sang Jenderal   147. Permintaan Kaiden pada Baliant York

    "Bagaimana?""Semuanya baik, Jenderal." Dokter Chloe menyimpan tensimeternya di atas meja, lalu menatap Kaiden dan Anna. "Tidak ada masalah. Tekanan darah, gula darah, kenaikan berat badan, dan sebagainya normal. Tidak ada infeksi juga. Nyonya Annalise dan bayinya sangat sehat."Kaiden otomatis menghela napas lega. Ia melirik Anna yang mengerucutkan bibirnya, setengah mengejek Kaiden yang kelewat khawatir pagi ini.Padahal, mual dan muntah Anna di pagi hari adalah hal normal. Namun, Kaiden malah berpendapat lain. Mereka langsung pergi ke rumah sakit, meskipun jadwal konsultasi Anna seharusnya dilakukan tiga hari lagi.Kaiden melemparkan senyum tipis dan diam-diam mengelus perut Anna."Baiklah kalau begitu," ucap Kaiden, beralih menatap Dokter Chloe. "Kupikir aku hanya khawatir berlebihan."“Saya bisa mengerti, Jenderal. Apalagi, ini adalah anak pertama Anda dan Nyonya Annalise." Dokter Chloe untuk pertama kalinya tersenyum lembut pada Anna.Hal yang cukup mengejutkan, sebenarnya. Anna

  • Istri Kedua Sang Jenderal   146. Diskusi Lachey, Dominic, dan Lysa

    "Bagaimana Dominic? Apa kau merasa kalau Jenderal Kaiden telah mencurigai kita?" Lachey—ayah Lysa—bertanya dengan suara pelan. Di ruang bawah tanah keluarga Proxie, ia, Lysa, dan Dominic berkumpul untuk mendiskusikan beberapa hal. Jam dinding telah menunjukkan pukul 4.35 pagi. Dominic harus pergi ke perbatasan cadangan pada pukul enam, jadi mereka melakukan rapat pagi-pagi sekali. "Aku pikir Jenderal Kaiden memang sedang mencurigai pergerakanku," ucap Dominic, membungkuk ke depan. Suaranya terdengar agak tegang. "Tapi anehnya, mereka belum melakukan apa pun. Jenderal Kaiden bahkan membiarkanku bebas berjaga dan tidak pernah bertanya apa pun padaku." Lachey mengelus dagunya yang ditumbuhi janggut tebal. "Ya, itu memang aneh. Tapi kita tidak akan pernah bisa menebak pergerakan Jenderal Kaiden." "Apa menurut Ayah sendiri, Jenderal Kaiden sudah mulai menyelidiki sesuatu?" tanya Lysa, mengerutkan alisnya. "Dominic tidak tahu lagi apa saja yang dibahas di barak militer, jadi siapa

  • Istri Kedua Sang Jenderal   145. Ketakutan Anna

    Anna tidak bisa tidur.Mungkin karena ia tidur siang terlalu lama, jadi sekarang ia tidak mengantuk sama sekali.Di hadapannya, Kaiden sudah terlelap sejak satu jam yang lalu. Dadanya yang tidak dibalut apa pun terlihat naik turun dengan teratur. Tangannya terus memeluk pinggang Anna, meskipun Anna sudah bergeser sedikit untuk memperhatikan wajahnya.Mungkin selain karena tidur terlalu lama, pikirannya yang tidak mau beristirahat juga menjadi penyebab ia terjaga. Ia terus memikirkan berkas itu dan hubungannya dengan ayahnya.Ia sangat bingung.Semua bukti mengarah ke ayahnya, tetapi di sisi lain, ia masih ragu. Satu-satunya yang bisa memastikan ini semua adalah ayahnya sendiri. Namun, jika Anna bertanya, ayahnya bisa saja berbohong.Bagaimana Anna membuktikan ini semua? Bagaimana ia tahu kebenarannya? Apakah ayahnya benar-benar bagian dari Panthera Kroy atau bukan?Stresnya semakin meningkat setiap hari. Dan jika ia tidak segera mengetahui jawabannya, maka Kaiden pasti akan mengetahu

  • Istri Kedua Sang Jenderal   82. Angkat Gaunmu dan Layani Aku

    Kaiden mencuci tangannya di wastafel setelah makan siang. Para tamu dan warga Don yang menunggu di luar gedung sedang menonton pertunjukan di lapangan. Itu adalah sebuah atraksi militer dengan mempertontonkan kepiawaian para prajurit kelas atas. Mereka membawa beberapa singa gurun terlatih. Kaid

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-28
  • Istri Kedua Sang Jenderal   80. Penyambutan Resmi

    “Camila, apa yang Selena lakukan saat dia harus tampil resmi di gedung pemerintahan?”Pagi itu, setelah mendandani Anna, Camila sibuk memilihkan sepatu hak tinggi yang sesuai.Dia mengeluarkan sepatu berwarna perak penuh glitter, sepatu berwarna putih gading dari kain renda yang elegan, dan sepatu

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-28
  • Istri Kedua Sang Jenderal   76. Mimpi?

    Anna murung selama berhari-hari.Ia menghabiskan waktunya di hutan halaman belakang, menatap ke arah kandang Panther yang telah kosong. Merenungi hari-hari ketika macan kumbangnya itu masih ada di sana, bermain dengannya bersama Phoenix.Hatinya terasa kosong dan sesak. Tetapi, ia tahu tidak ada ya

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-27
  • Istri Kedua Sang Jenderal   59. Perselingkuhan Selena

    “Camila, kenapa semua heels-ku diganti?” Anna mengernyit menatap sepatu hak tinggi baru yang Camila susun ke dalam lemari. Desain dan warnanya sama dengan heels sebelumnya, dengan hiasan mutiara, glitter, dan bunga. Namun, bagian dalamnya tidak lagi sakit ketika dikenakan. Malah terasa sangat ny

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-24
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status