Share

Evangeline

Author: Xia_Agatha
last update Last Updated: 2023-03-28 06:10:55

"Jawab aku Cecil, kenapa kau hanya diam saja?" tanyanya sekali lagi karena aku tidak kunjung menjawab.

Dengan perasaan berat aku menjawab, "Lalu aku harus bagaimana? Berlari padanya dan memintanya menikah denganmu? Apa kau pikir Marquis akan mengizinkan begitu saja?"

"...."

"Jika itu yang Marquis inginkan aku tidak akan ada disini sejak awal, jadi mari hentikan pembicaraan yang tidak berguna ini."

Karena sejujurnya aku juga sudah muak setiap mengingat semua keburukan yang di lakukan Marquis padaku.

Pria di hadapanku kini hanya diam menatap ke arahku dengan mata merahnya, dia termenung dengan pikiran yang sepertinya sedang berada di tempat lain. Aku jadi malas bertemu dengan pria ini tapi, saat aku melangkah menjauh darinya. Dia memegang pergelangan tanganku dan menarikku hingga jatuh dalam pelukannya.

"Apalagi ini Revanov? Aku tidak butuh simpatimu, akan lebih baik jika kau bersikap seperti biasanya."

"Diam saja, apa kau tahu aku membawa belati di balik lenganku? Kau bisa mati kapan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Istri Pengganti sang Duke Arogan   Pertunangan Yvone dan Tristan

    Berkas-berkas yang di temukan oleh Alfonso merupakan skandal besar yang belum di ketahui oleh publik. Di dalamnya berisi perjanjian dan berkas pertunangan antara Yvone Magrita dan Tristan Kinsey. "Wah, Marquis selalu punya cara membuatku terkejut." Revanov terkekeh sembari meletakkan berkas itu kembali ke meja dan malah menarik Cecilia semakin dekat ke dekapannya seolah memperjelas hak miliknya akan gadis itu pada pria di hadapan mereka. 'Sungguh kekanakan' pikir Cecilia, namun sekarang ada yang lebih penting daripada itu. Yvone, gadis itu di jual dan bertunangan dengan Tristan di atas hitam dan putih melalui perjanjian kuno. Sama seperti yang terjadi padanya dan Revanov. "Sekarang kita tahu, Duke Kinsey lah yang berada di belakang rahasia keamanan tempat judi di Magrita. Tidak mengherankan jika itu adalah mereka, sebagai administrator kerajaan akan lebih mudah baginya memanipulasi data dan sebagai keluarga maternal dari ratu terdahulu membuat mereka lebih sulit untuk di curigai

  • Istri Pengganti sang Duke Arogan   Surat dari Yvone

    Pagi itu datang sebuah surat yang berasal dari wilayah Magrita, bukan dari Andre ataupun Alfonso melainkan dari seseorang yang bahkan belum pernah bertemu dengannya secara langsung. "Yvone Magrita," ucapnya lirih membaca nama pengirim di bagian depan surat dan stempel kediaman Magrita. Gadis itu nampak ragu, di pandangnya surat itu untuk waktu yang lama sebelum memutuskan untuk membacanya. -Halo Kakak, kau pasti sudah tahu tentangku mengingat Ayah sudah ada bersamamu. Kak, ada banyak hal yang ingin aku katakan. Bisakah kita bertemu setelah persidangan? Aku sungguh ingin bertemu denganmu, tapi kau pasti sudah tahu bagaimana sikap ayah. Kakak, aku merindukanmu. Terima kasih sudah bertahan selama ini dan semoga kau terus bahagia. Aku sungguh berharap kau berkenan untuk menemuiku nantinya. Tertanda Yvone Magrita - Surat itu singkat tanpa pembukaan formal dan langsung tertuju pada poinnya, tapi entah bagaimana Cecilia bisa merasakan ketulusan dari kata-kata adiknya itu. Sebel

  • Istri Pengganti sang Duke Arogan   Malam Mencekam

    Malam itu badai salju terjadi di wilayah Arcelio, semua orang di perintahkan untuk berdiam di rumah masing-masing setelah menerima bantuan makanan dari kediaman sang Duke. Semua hidup damai meskipun dengan kesulitan yang terjadi karena diskriminasi yang di lakukan sang raja pada wilayah yang dingin itu.Duke saat itu yang tak lain adalah ayah Revanov sedang mengerjakan beberapa dokumen di ruang kerjanya bersama sang istri dan asisten mereka yang tak lain adalah Anderson."Malam itu semuanya begitu tenang, tidak ada keanehan apapun dan tidak akan ada yang menyangka hal tersebut akan terjadi. Melihat mereka bekerja keras membuatku memutuskan untuk keluar dan membawakan mereka camilan juga teh hangat," jelas Anderson. Tangannya mengepal menjadi satu memegang tongkat yang ada di hadapannya.Seperti yang di ceritakan, Anderson pergi sesaat untuk mengambil camilan di dapur dan saat dia kembali, pintu ruang kerja Duke sedikit terbuka dan suara teriakan terdengar di dalamnya bersamaan dengan

  • Istri Pengganti sang Duke Arogan   Panti asuhan

    Setelah perdebatan yang cukup panjang akhirnya Cecilia di izinkan untuk keluarga bersama dengan Frederik. Meskipun pria itu terlihat sedikit lesu karena tiba-tiba terseret padahal tugasnya masih banyak. "Maafkan aku Frederik, tapi aku harus keluar hari ini. Mereka bilang wisata pemandian air panasnya sudah siap." Ucapan Cecilia cukup membuatnya tersentak dan menatap gadis itu dengan bingung. Wisata air panas? Bukankah tadi mereka izin untuk pergi ke panti asuhan? Akankah ini baik-baik saja? Ada begitu banyak pertanyaan yang terlihat jelas di wajahnya hingga membuat Cecilia terkekeh. "Kita memang akan ke panti asuhan, kau tidak perlu terkejut begitu. Lagipula kita akan melewati tempat wisatanya juga. Melihat lihat sejenak tidak akan membuatmu terluka." "Maafkan saya Nyonya, saya bertindak tidak sopan." Dia menghela nafas lega, setidaknya saat ini dia selamat dari amukan tuannya. "Tak apa, kau yang tiba-tiba terseret olehku jadi aku akan menganggapnya tidak pernah terjadi."

  • Istri Pengganti sang Duke Arogan   Kebenaran 2

    "Katakan padaku Ayah, apa yang membuat kami berbeda? Kami lahir dari rahim yang sama, memiliki wajah yang sama. Kami sama-sama putrimu tapi kenapa hanya Yvone? kenapa hanya dia yang kau pedulikan?!" Tangannya mengepal di kedua sisi menahan diri untuk tidak menangis ataupun melakukan sesuatu yang akan dia sesali. Sedangkan Marquis terlihat tenang seolah tidak merasa bersalah sedikitpun. "Kau terlahir sehat, berbeda dengan saudarimu. Dia selalu sakit-sakitan sejak kecil. Lihatlah bahkan tanpa aku, kau bisa tumbuh dengan baik. Tapi bagaimana dengan adikmu, dia menderita," Marquis terus berceloteh tentang betapa kasihannya Yvone dan melupakan bahwa Cecilia mungkin mengalami hal yang sama. Tidak, mungkin sejak awal memang Cecilia tidak perna ada dalam hidup orang di hadapannya ini. "Cukup Ayah, kau sudah memberiku alasan yang jelas. Tapi kenapa kau juga harus membunuh ibu?" Cecilia menurunkan suaranya, dia terlihat lebih tenang setelah menerima kenyataan bahwa dirinya sejak awal

  • Istri Pengganti sang Duke Arogan   Kebenaran

    Revanov dengan singkat menjelaskan bahwa akan diadakan sidang pengadilan dalam waktu dekat setelah semua bukti di berikan. Mereka juga memutuskan memberi wewenang pada keluarga Duke untuk mengurung para tersangka. "Apa akhirnya semua ini akan berakhir, bagaimana dengan keadilan untukmu?" tanya Cecilia. Kekhawatiran terlihat jelas di wajahnya. "Keadilan untukku? Kenapa kau bertanya begitu? Yang menjadi korban disini adalah kau Cecil. Kau sudah mengalami banyak hal sampai detik ini," suara Revanov terdengar melembut. Dia menggenggam erat tangan istrinya seolah meyakinkan semua baik-baik saja. Bahwa dirinya sudah tidak lagi terluka karena masalalu. "Jangan bercanda. Orang itu sudah melakukan hal keji pada keluargamu. Aku tidak akan tinggal diam dan membiarkan namamu menjadi semakin buruk. Dia bahkan tidak pantas mati dengan mudah." "Cacil, aku sungguh baik-baik saja. Lagipula tidak ada bukti untuk itu. Menyiksanya sudah cukup membuatku puas dan kau benar, kematian terlalu mudah un

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status