Share

Disekap

Author: Pulungan
last update Petsa ng paglalathala: 2026-02-15 22:21:07

Keesokan harinya Alia bangun, namun ia bingung karena dari pagi tidak melihat Rendy dan Al.

"Tante ... Rendy sama kak Al kemana?" tanya Alia.

"Nggak tahu tuh tiba-tiba pamit katanya ada urusan penting," jawab Mama membuat Alia mengangguk.

"Di sini dulu aja sayang, Mama juga sendirian di sini," ucapnya.

Tok! Tok! Tok!

Tiba-tiba suara pintu diketuk membuat Mama langsung buru-buru ke depan untuk mengecek siapa yang datang.

Ceklek!

"Nyari siapa?" tanya Mama Rendy.

"Alia," jawabnya membuat mama Re
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Ke kantor polisi

    Dua hari dirawat di rumah sakit, hari ini Alex meminta agar fras mengurus administrasi supaya ia keluar dari rumah sakit itu."Papa mau ke mana sih buru-buru? Ini kata dokter kalau Papa sabar masih ada pengobatan loh dua hari lagi,""Udah ... Papa udah sembuh, kamu mau bantuin Papa nggak?" tanya Alex membuat Fras menghela nafas panjang."Papa tuh ya, entah apa yang Papa pikirin, bukannya kesehatan papa malah ada aja projectnya," kesal Fras."Sedikit aja, temenin Papa ke kantor polisi,""Hah? Buat apa? Papa bururusan apa lagi sama polisi?" tanya Fras "Udah, nanti juga di sana kamu tahu sendiri apa yang bakal Papa lakuin. Sekarang temenin Papa ke sana, kita pakai kursi roda aja soalnya kalau jalan papa nggak bisa," ucapnya membuat Fras diam sejenak lalu ia melihat ke arah istrinya itu."Kamu mau ikut?" tanya Fras "Boleh mas," jawab Alia.Tanpa membuang waktu mereka bertiga langsung menuju ke kantor polisi sesuai dengan kemauan Alex."Papa yakin kan nggak ada keributan ini?" tanya Fras

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Kecelakaan

    Bukannya kasihan melihat Rifki Lidya malah membabi buta membuat siapapun tidak ada yang berani mendekat karena dia ancam."Kalian coba mendekat, awas ..." ucapnya sambil menodongkan pisau ke arah orang-orang. "Ya ampun kasihan banget itu harus ditolongin,""Telepon ambulans telepon ambulans ...""Jahat banget ya ampun padahal perempuan lo itu,""Justru karena perempuan, otaknya nggak dipakai,""DIAM! KALIAN NGGAK PERNAH TAHU YA RASANYA JADI SAYA, ASAL KALIAN TAHU ... ORANG YANG JAHAT ITU BERASAL DARI ORANG YANG BAIK. KAMU TANYA SAMA LAKI-LAKI YANG BERLUMURAN DARAH INI, KURANG BAIK APA SAYA SAMA DIA, TANYA! DARI SAYA YANG KAYA RAYA, SAMPAI GEMBEL SAYA MASIH TETAP BAIK SAMA DIA.JADI KE DEPANNYA SAYA TIDAK INGIN MENDENGAR ADA MULUT YANG MENGATAKAN DIA JAHAT BANGET, SEBELUM KALIA NGEJUDGE SESEORANG ITU JAHAT COBA CARI TAHU DULU, RASA SAKIT APA YANG PERNAH IA DAPAT SEBELUMNYA," ucap Lidya dengan mata yang penuh amarah membuat semuanya langsung terdiam. "Lidya ... Maaf," ucap Rifki mem

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Balas dendam

    Hari demi hari berlalu, Lidya benar-benar tidak merasa tenang di rumahnya ia terus dihantui dengan harta pemberian Alex yang habis tiba-tiba. Ia juga merasa dendam pada teman-temannya.Malam ini ia keluar diam-diam dari rumah.Disisi lain, Rifki dan teman-teman tongkrongannya sedang asyik ngobrol di tempat tongkrongan mereka yang baru. "Gimana kabar Lidya Bos? Ngeri juga lu ninggalin dia gitu aja,""Lu bisa diam aja nggak sih, lu nikmatin aja tuh uang yang udah gua kasih, nggak usah banyak ngomong," ucap Rifki."Kita kan cuma nanya kabar, apa salahnya sih," "Gua kan nggak ada hubungan apa-apa ya sama dia, lu berdua kalau mau sama dia ya tinggal pergi aja sana, teman-temannya aja nggak ada yang setia sama dia," jawab Rifki selalu menghisap rokoknya. "Elu udah tahu teman-teman yang nggak setia, terus kenapa lu ikut-ikutan nggak setia bro?""Cah hahah ... Lu pakai logika deh sekarang, menurutku emangnya gua wajar sama dia? Dia itu mantan istri orang bro, lebih bagus memilih gadis da

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Psikiater

    Sekarang Lidya sedang berdua dengan dokter Zira di kamar, ia sudah berniat untuk menutup diri dari dokter itu karena ia tahu orang tuanya pasti merencanakan hal yang tidak dia suka. "Dokter udah dibayar belum?" tanya Lidya."Belum,""Tapi dokter pasti nunggu bayaran kan setelah ini?" Tanya Lidya yang dibalas anggukan oleh dokter itu."Iya dong Mbak, saya datang ke sini buat bekerja,""Sama, saya datang ke sini juga bukan buat membebani Mbak. Saya nggak perlu cerita apa-apa, saya nggak gila ... Saya baik-baik aja Mbak, Mbak keluar aja setelah waktunya selesai. Mbak minta bayarannya tapi bagi sama saya setengah," ucapnya membuat dokter itu diam sejenak."Kok gitu mbak?""Nggak ada yang perlu saya ceritakan Mbak, cerita hidup saya nggak ada yang adil ... Semuanya jahat, bahkan orang tua saya juga. Jadi percuma saja kalau saya ceritakan juga, Mbak pasti bingung dan ngerasa heran kenapa ada alur seperti ini, ?" Ujarnya panjang lebar membuat dokter itu mengangguk paham."Oke, sekarang Mba

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Dibawa pulang

    Dua bulan kemudian jatah kontrakan Lidya sudah selesai, ia sudah diperingatkan oleh pemilik kontrakan beberapa kali untuk meninggalkan tempatnya jika tidak membayar iuran selanjutnya. Lidya benar-benar frustasi, sekarang ia sudah tidak punya tenaga dan keuangan untuk mencari teman-temannya."Huh ... Ini nasib gua beneran begini, kok sial banget ya? Perasaan selama ini belum pernah gua ngerasanya sebahagia itu, apa yang gua mau tuh lu nggak kasih Tuhan! Jahat ... Berhenti gue berharap sama Tuhan, gak percaya gua!" teriaknya di dalam kontrakan."Sekarang gua harus ke mana coba? Siapa yang mau nampung gua, gak ada ... Orang tua gua dari awal udah kecewa sama gua. Suami? Dia udah nggak tahu di mana keberadaannya," gumam Lidya sambil meringkuk di sofa.Setiap kali ia memejamkan matanya yang terlihat di pikirannya, Alex, Alia dan Fras membuatnya semakin frustasi. "Ini apalagi sih? Kalian nggak capek apa berbulan-bulan ngehantuin gue! Gua capek, gua bingung dan gua nggak tahu harus kayak g

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Lidya Depresi

    Seminggu setelah kejadian itu Lidya mulai frustasi sendiri, ia bahkan suka teriak sendirian di rumahnya membuat para tetangganya khawatir. "Eh itu mbak yang di sebelah kenapa ya tadi malam jam 12.00 malam teriak-teriak, saya sampai bangun nangis-nangis kirain hantu,""Sama, awalnya suami saya mau keluar mau ngecekin gitu kan, tapi saya larang takutnya nanti modus penipuan atau apalah," "Ih serem tau, katanya kan dia tinggal sama pacarnya tuh. Terus saya dapat info pacarnya pergi, entah itu bawa barang dia atau apapun itu nggak tahu deh,""Ih serem ya anak sekarang, kok bisa sampai segitunya ya emang orang tuanya nggak ngelihatin?" "Ekhem ... Selamat pagi Bapak Ibu," ucap Abi dan Umi Lidya."Eh Bu, Selamat pagi,""Kalau boleh tahu lagi ngomongin siapa ya?""Oh ini Bu, tangga baru yang di sebelah ini udah dua hari ini teriak-teriak mulu di rumahnya.Kita warga ini kan resah ya tapi mau nanya juga bingung, soalnya dari pagi sampai nanti sore pintu rumahnya tuh ditutup," ujar mereka me

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Tertangkap

    Seminggu telah berlalu, Alex semakin frustasi karena ia ingin kembali ke rumahnya, namun dia tidak mau berurusan dengan wartawan apalagi polisi. "Huh sampai sekarang belum ada nih kabar dari Fras?" tanya Alex pada anak buahnya itu yang dibalas anggukan oleh mereka."Belum ada Pak, kami mencoba mel

    last updateHuling Na-update : 2026-03-29
  • Istri Taruhan Sang Dosen   berkebun

    Lidya tidak tahu harus berbuat apa lagi sekarang karena langkahnya sudah dibatasi oleh keluarganya, sedangkan ia harus mencari keberadaan Alia."Huh ... Kenapa jadi berantakan semua sial! Pak Alex, bisa-bisanya dia nyebarin foto itu padahal aku juga lagi berusaha nyari," kesal Lidya lalu ia mengota

    last updateHuling Na-update : 2026-03-29
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Siapa yang di tangkap?

    Dua hari kemudian, beredar kabar kalau Alex sudah di temukan dan sekarang ada di kantor polisi terdekat.Al dan Rendi yang mengetahui kabar ini sengaja tidak memberitahu Fras, supaya tidak menjadi beban pikiran."Kita ke kantor polisi bang?""Iya, kita ke sana aja berdua," ujarnya yang dibalas angg

    last updateHuling Na-update : 2026-03-27
  • Istri Taruhan Sang Dosen   kembali

    Keesokan harinya, Rendi dengan semangatnya berangkat ke kampus, karena ia ingin memberitahu tentang kabar Alia pada teman-temannya."Hah? Demi apa lu? Terus sekarang Alia hilang gitu?""Iya ... Mama gue lagi nyari-nyari keberadaan Alia, wah ... Nggak nyangka gue ternyata dia di zona bahaya," gumam

    last updateHuling Na-update : 2026-03-17
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status