Beranda / Thriller / Istri Yang Tidak Dirindukan / 84. Kelemahan Charlotte Grissham

Share

84. Kelemahan Charlotte Grissham

Penulis: Solane
last update Terakhir Diperbarui: 2025-08-29 18:59:30

Chris Evan mengatupkan rahang rapat-rapat, menutup pintu, lalu menguncinya. Karena teamnya sudah lebih dahulu merencanakan kepindahan ini—sudah beberapa hari sebenarnya, bahkan sebelum Iedakan di kuburan—kabin ini sudah dipersiapkan. Sejumlah kamera sudah dipasang untuk memindai bagian luar kabin. Sistem alarm dan sensor sudah ditempatkan di lokasi-lokasi strategis di luar.

Semua hasilnya terkirim ke Claire, yang tidak hanya handal dalam ahli strategi juga bela diri, wanita itu juga ratu teknologi mereka.

Evan juga punya beberapa monitor yang dipasang di kabin. Ia harus mengetahui keadaan dan kondisi sekitar.

Evan berbalik dan mendapati mata gelap Charlotte yang menatapnya.

"Kau bisa menempati kamar di puncak tangga," katanya. Hanya itu satu-satunya kamar yang ada dan...”

Tatapan Charlotte melayang ke arah tangga. "Eh, aku lebih suka tidak menempati kamar itu."

Sebenarnya jauh di lubuk hati, Evan berharap Charlotte masih menginginkannya. Karena ia juga sangat menginginkan wanita itu.
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Istri Yang Tidak Dirindukan   85. Penyerangan Tak Terduga

    "Ada yang datang," tukas Chris Evan memasuki kamar Carry.Charlotte baru saja hendak menarik selimutnya untuk beristirahat. Panik seketika melanda. Jantungnya berdegup kencang. Tapi ia berusaha menutupi ketakutannya. Sepertinya situasi kurang baik. Charlotte melemparkan pandangannya ke arah Evan, lelakinya itu tampak bisa mengendalikan diri dengan baik. Tenang, tapi terlihat waspada."Kau aman di sini," kata Evan sembari beranjak dan membuka laci di dekat mereka. Ketika tangan Evan terangkat lagi, Charlotte melihat pria itu sudah memegang pistol.Memang betul, ada yang datang. Mereka memastikan itu.Hening sejenak.Evan meraih tangannya dan menariknya ke kamar kecil di sebelah kanan, ruangan yang dipenuhi lima monitor. Di monitor-monitor itu yang Charlotte lihat hanya pepohonan. Hutan yang kosong. Evan pasti menggunakan semacam kamera untuk malam hari sehingga bisa mendapat tampilan, tapi Carry tidak melihat seorang pun mendekati kabin."Ada yang memicu alarm." Evan mengenakan kemeja

  • Istri Yang Tidak Dirindukan   84. Kelemahan Charlotte Grissham

    Chris Evan mengatupkan rahang rapat-rapat, menutup pintu, lalu menguncinya. Karena teamnya sudah lebih dahulu merencanakan kepindahan ini—sudah beberapa hari sebenarnya, bahkan sebelum Iedakan di kuburan—kabin ini sudah dipersiapkan. Sejumlah kamera sudah dipasang untuk memindai bagian luar kabin. Sistem alarm dan sensor sudah ditempatkan di lokasi-lokasi strategis di luar.Semua hasilnya terkirim ke Claire, yang tidak hanya handal dalam ahli strategi juga bela diri, wanita itu juga ratu teknologi mereka.Evan juga punya beberapa monitor yang dipasang di kabin. Ia harus mengetahui keadaan dan kondisi sekitar.Evan berbalik dan mendapati mata gelap Charlotte yang menatapnya."Kau bisa menempati kamar di puncak tangga," katanya. Hanya itu satu-satunya kamar yang ada dan...”Tatapan Charlotte melayang ke arah tangga. "Eh, aku lebih suka tidak menempati kamar itu."Sebenarnya jauh di lubuk hati, Evan berharap Charlotte masih menginginkannya. Karena ia juga sangat menginginkan wanita itu.

  • Istri Yang Tidak Dirindukan   83. Claire Cocok Bersanding Dengan Kakakku

    Charlotte berdiri di koridor selagi Evan dan Esteban menekuri layar komputer. Mereka menghubungi bos mereka, pria bernama Marcel MacDower, kemudian sibuk menyusun rencana.Rencana atas hidupnya."Kau akan baik-baik saja."Charlotte sedikit terlonjak saat mendengar suara Claire. la bahkan tidak mendengar wanita itu mendekat, tapi Claire ada di sana, mengamatinya dengan mata hijau terang.Entah kenapa, Charlotte menyukai wanita cantik itu. Usia mereka sepertinya hampir sama. Dibalik ketegasannya, Claire terlihat wanita dengan kematangan emosi yang baik. Ia terlihat berkelas. Charlotte bertanya-tanya bagaimana bisa wanita semenarik model iklan di televisi ini menjadi bagian dari team yang hanya berkaitan dengan hal-hal berbau maskulin? Bukan tidak mungkin rekan-rekannya termasuk Evan menaruh hati, paling tidak mengagumi kecantikan dan kecerdasan seorang Claire.Charlotte sempat berandai-andai, wanita sepandai dan secantik Claire ini cocok bersanding dengan sang kakak. Ah dimana kakak gi

  • Istri Yang Tidak Dirindukan   82. Janji Chris Evan

    "Dia tidak ingin melibatkanmu," kata Evan. Pria itu meraih tangannya Charlotte menjawab kegundahan hati putri sang Senator. Nyaris tanpa daya Charlotte menemui tatapan Evan. "Dia sepakat menyerahkan semua bukti yang dimilikinya atas kejahatan Diego Larue supaya kau bisa pulang dengan selamat.”"Jadi, itu alasannya, sembilan tahun lalu... teammu datang menyelamatkanku, karena ayahku membayar kalian dengan bukti yang dimilikinya.""Dia tidak benar-benar membayar...” gumam Esteban sembari menyugar rambut dengan gelisah. "Malah menembak kepalanya sendiri." Charlotte tersentak.Evan langsung berdiri. Kursinya jatuh ke lantai, di belakangnya, berkelontang. Evan bergegas menghampiri pria itu. "Esteban ..."Esteban hanya mengedik, tapi buru-buru mundur beberapa langkah. "Pembayarannya harusnya dilakukan saat pengantaran, kan? Sampai sembilan tahun berlalu. Kemudian ia bunuh diri. Begitu kau pulang dalam keadaan aman dan utuh, seharusnya Senator James akan memberikan informasi yang kami butuh

  • Istri Yang Tidak Dirindukan   81. Bertemu Claire Dannes

    Charlotte Grissham mengedarkan pandangan ke sekeliling lift kecil itu dari sudut mata. Ketika Evan bilang akan mengajaknya rapat bersama team pria itu, ia menduga mereka akan pergi ke tempat yang... resmi. Bukannya reruntuhan.Dari luar, bangunan itu bahkan tidak terlihat berpenghuni. Hanya gedung kayu besar dan kasar. Mungkin setinggi tiga lantai.Tapi Evan memimpin jalan masuk dengan langkah mantap. Sekarang mereka naik lift yang berderit dan Charlotte mencoba bersikap tenang.Saat mandi tadi ia sempat menangis. Air matanya tak tertahankan. Tapi sekarang ia tidak akan—tidak boleh—menangis. Sekarang bukan waktu untuk menunjukkan kelemahan.Pintu lift membuka dengan sangat perlahan. "Apakah ini yang yang bisa dilakukan WnR?” Dalam perjalanan tadi Evan sempat memberitahunya sedikit soal Won n Run, tapi informasi yang pria itu berikan tidak cukup untuk memuaskan rasa ingin tahunya.Evan memberitahunya WnR adalah sekumpulan individu yang berasal dari latar belakang militer dan pemerinta

  • Istri Yang Tidak Dirindukan   80. Siapa Pete Crenshaw?

    Evan membimbing Charlotte kembali ke kamar hotel yang kecil. Pria itu berhenti di pintu dan melongok ke luar."Saksi?" Ya, Charlotte telah melihat wajah beberapa orang di Meksiko, tapi..."Tahukah kau bahwa selama ini tak ada saksi yang bisa mengidentifikasi Diego Larue dengan jelas? Pria itu seperti hantu. Baik pemerintah AS maupun Meksiko tahu tentang neraka yang diciptakannya, tapi tak pernah ada yang bisa menyentuhnya."Charlotte mengenakan sepatunya yang berhak sedang. Tidak berguna untuk lari, tapi anehnya ia merasa lemah kalau bertelanjang kaki. "Well, itu kejadian sudah lama, dan aku juga tidak melihat pria itu. Dulu, si bos besar tak pernah datang waktu aku ditawan."Pria itu menyerahkan tugas penyiksaan kepada anak buahnya.Evan menatapnya cepat dan tajam. "Oh, dia ada kok."Charlotte mengerjap."Sepengetahuan kami, dia lebih sering meluangkan waktu bersamamu daripada yang pernah dilakukannya dengan orang lain. Kau sudah melihat wajahnya. Kau berbicara dengannya.”Salah. "Tid

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status