Share

Bab 2

Author: Suarani
Ketika aku kembali ke kamar tidur, Collin sudah tertidur lelap. Melihat profil wajah pria yang kulihat setiap hari, aku merasa sangat asing.

Tenggelam dalam mimpi, Collin menggenggam tanganku dan bergumam, "Jangan pergi. Tetaplah bersamaku selamanya, Rachel."

Wajah Collin dipenuhi dengan kasih sayang dan ketergantungan yang tak terbatas. Ini adalah ekspresi yang tidak pernah dia tunjukkan padaku.

Pada detik berikutnya, ponsel Collin menyala. Itu adalah pesan dari seseorang yang disimpan dengan nama "Princess Rachel".

Aku mencoba memasukkan kata sandi ponselnya beberapa kali, tetapi tidak bisa membukanya. Baik itu tanggal lahirku, tanggal lahir Collin, bahkan tanggal lahir Rachel, tidak ada satu pun yang berhasil membuka kunci ponselnya.

Pada kesempatan terakhir, aku mencoba memasukkan tanggal kematian putriku. Tanpa diduga, itu berhasil.

Aku hampir lupa bahwa pada hari putriku meninggal, Rachel mendapatkan kehidupan baru dengan jantung putriku. Ternyata, Collin telah mencintai Rachel secara diam-diam selama ini dengan cara yang begitu penuh perhatian.

Di jendela obrolan, Rachel mengirim beberapa foto. Dalam foto-foto itu, senyum Rachel lebih cerah daripada matahari bulan Maret yang hangat. Dia bersandar di sisi Collin, sedangkan Collin dengan canggung menemaninya membuat bentuk hati dengan tangannya.

[ Kak Collin, pergi ke taman hiburan bersamamu jauh lebih menyenangkan. Kelvin sangat membosankan dibandingkan dengan kamu. ]

[ Kamu sudah janji akan temani aku melakukan pemotretan besok. Sampai jumpa di sana! Love you. ]

Collin dan Rachel terkesan seperti pasangan yang sangat saling mencintai. Ini membuatku merasa seperti orang bodoh yang mengintip kebahagiaan mereka.

Namun, besok adalah hari di mana Collin berjanji akan menemaniku melakukan pemeriksaan kehamilan. Jadi, mana yang lebih penting baginya? Anaknya atau wanita yang dicintainya?

Malam itu, aku tidak tidur sama sekali. Aku sedang bertaruh. Jika Collin memilih untuk menemaniku melakukan pemeriksaan kehamilan besok, demi kehidupan baru ini, aku akan memberi Collin kesempatan lagi.

Keesokan paginya, Collin bersiap-siap dari sangat pagi dan hendak keluar. Wajahnya berseri-seri penuh kebanggaan. Tepat sebelum dia hendak pergi, aku menarik lengan bajunya.

"Collin, kamu mau pergi ke mana? Bukannya kamu sudah janji akan temani aku melakukan pemeriksaan kehamilan?"

Senyum Collin memudar. Setelah berpikir lama, dia dengan lembut menepuk-nepuk tanganku.

"Rhea, maaf. Hari ini, aku ada rapat penting dan nggak bisa temani kamu pergi ke rumah sakit. Kamu begitu pengertian dan pasti mengerti kesulitan suamimu, 'kan? Kemarin, kamu sendiri yang bilang kamu sudah berpengalaman dalam melahirkan anak. Kamu pasti bisa atasi semuanya tanpa aku."

Melihatku menunduk dan tetap diam, Collin tersenyum dan mencium keningku. "Yang patuh, ya. Aku akan bawakan kamu hadiah waktu kembali."

Setelah itu, Collin pergi tanpa menoleh.

Melihat sosok Collin yang menjauh, hatiku sudah benar-benar mati kali ini. Aku mengecek penerbangan paling cepat ke ibu kota, lalu menelepon sahabatku.

Aku memesan tiket untuk lusa malam. Setelah mendarat di ibu kota, aku akan secara resmi mengucapkan selamat tinggal pada segala sesuatu di tempat ini.
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App

Pinakabagong kabanata

  • Jangan Bilang Kau Menginginkan Cintaku Lagi   Bab 10 

    Setelah malam itu, Collin terlihat menjadi jauh lebih tua hanya dalam waktu semalam. Dia memutuskan untuk meninggalkan segalanya dan pergi ke ibu kota untuk mencariku.Sebelum pergi, Collin pergi ke rumah Rachel. Dia ingin meninggalkan surat untuk Rachel, yang berisi permintaan maaf dan ucapan perpisahan.Collin tahu kata sandi pintu rumah Rachel. Jadi, dia langsung masuk. Begitu masuk, dia mendengar Rachel mengeluh kepada sahabatnya.Sepanjang kariernya, ini adalah pertama kalinya Rachel diterpa skandal negatif. Terlebih lagi, sumbernya berasal dari Collin, orang yang paling mencintainya. Rachel tentu saja marah."Sebenarnya, aku sama sekali nggak sakit enam tahun lalu. Aku sengaja berbohong kepada Collin. Waktu itu, aku terlalu mencintai Kelvin. Selama nggak ada anak itu, Kelvin dan Rhea baru mungkin cerai. Aku nggak nyangka Collin sebodoh itu dan percaya sama semua yang kukatakan. Mampus! Rumah tangganya sudah hancur sekarang!""Selain itu, Collin juga sudah permalukan aku di depan

  • Jangan Bilang Kau Menginginkan Cintaku Lagi   Bab 9 

    Saat keluar dari studio, Collin menyadari hujan turun dengan deras di luar. Melihat pemandangan ini, dia tiba-tiba teringat aku yang datang melakukan pemeriksaan kehamilan sendirian dan pulang dalam keadaan basah kuyup karena diguyur hujan lebat.Kali ini, Collin berjalan menerobos hujan tanpa ragu. Asistennya bergegas memayunginya, tetapi dia menepisnya dan membiarkan hujan dingin menerpa wajahnya.Mungkin karena hujan yang dingin, suara Collin agak bergetar dan diwarnai isak tangis yang nyaris tak tertangkap."Ternyata, diguyur hujan deras begitu pahit dan sakit. Rhea, aku yang salah. Aku nggak jaga perasaanmu tepat waktu, juga nggak berempati padamu." Collin berjalan terhuyung-huyung sejauh sepuluh kilometer. Ketika tiba di rumah, langit sudah gelap. Rasa dingin menjalar ke tubuhnya dan dia bersin-bersin.Melihat ini, pembantu dengan cepat membuatkannya air jahe panas.Collin menyesapnya dan merasa pedas. Rasanya sangat berbeda dari yang biasa dia minum. Baru saja Collin hendak me

  • Jangan Bilang Kau Menginginkan Cintaku Lagi   Bab 8 

    Seusai sarapan, Rachel menyeret Collin untuk pergi menata penampilan."Kak Collin, aku butuh kamu untuk beri aku dukungan di konferensi pers hari ini." Collin mengelus kepala Rachel dan mengikuti instruksinya. Namun, matanya tak pernah lepas dari ponselnya. Dia takut akan melewatkan pesan dari asistennya.Konferensi pers dimulai. Tepat sebelum naik ke panggung, Collin menerima pesan dari asistennya.[ Pak Collin, aku sudah suruh seseorang untuk menyelidikinya. Sepertinya Nyonya memang sudah tahu kebenaran tentang apa yang terjadi enam tahun lalu. ][ Beberapa hari yang lalu, dia pergi ke kamar mayat rumah sakit untuk cari jenazah anaknya. Dia juga berkonsultasi dengan firma hukum tentang perceraian dan kesalahan diagnosis yang mengakibatkan kematian anaknya. ][ Selain itu, Nyonya ... Nyonya pergi ke rumah sakit dan melakukan aborsi. ] Melihat pesan terakhir, jari-jari Collin langsung gemetar. Dia hampir menjatuhkan ponselnya. Segera setelah itu, asistennya segera mengirimkan video r

  • Jangan Bilang Kau Menginginkan Cintaku Lagi   Bab 7 

    Melihat Rachel yang tidur lelap, Collin sama sekali tidak merasa mengantuk. Dia bangkit, lalu pergi ke balkon dan menyalakan sebatang rokok sambil menelusuri riwayat obrolan kami. Dari pertemuan pertama kami hingga sekarang, setiap detail kecil terlintas di benaknya.Collin sangat sibuk dengan pekerjaannya dan selalu pulang sangat larut. Sementara itu, aku selalu menyiapkan makan malam dan duduk sabar di depan meja makan untuk menunggunya. Beberapa kali, aku bahkan tertidur di meja makan.Collin teringat sosok kecil di bawah cahaya terang itu, yang kini sepenuhnya tertutup kegelapan. Pada saat ini, dia harus mengakui bahwa dia sepertinya telah terbiasa akan kehadiranku dalam hidupnya, terbiasa dengan aroma diriku di rumah ini, terbiasa untuk dapat menjangkau dan menyentuhku. Dia samar-samar menyadari bahwa hal terpenting dalam hidupnya sepertinya sedang menjauh darinya.Akhirnya, untuk yang pertama kalinya, Collin menulis pesan panjang yang mencapai seribu kata dan mengirimkannya. Nam

  • Jangan Bilang Kau Menginginkan Cintaku Lagi   Bab 6

    Mendengar kabar itu, Collin hampir jatuh. Dia benar-benar tidak dapat memercayai hal ini. Selama bertahun-tahun, betapa hebat pun pertengkaran mereka, mereka tidak pernah sampai pada titik perpisahan.Asisten Collin segera mencetak semua dokumen itu dan memberikannya kepada Collin.Collin membaca surat kesepakatan cerai dengan saksama. Setelah melihat nama Rhea Tandean di paling akhir, dia baru percaya bahwa ini bukan lelucon.Collin duduk termenung dan terlihat benar-benar putus asa. Asisten itu belum pernah melihat Collin begitu tak berdaya sebelumnya.Setelah lama terdiam, Collin perlahan-lahan berbicara, "Kenapa Rhea mau tinggalkan aku? Memangnya aku nggak cukup baik padanya? Aku sudah memberinya sebuah keluarga, begitu banyak uang, bahkan seorang anak. Kenapa dia masih nggak puas?" Melihat Collin yang frustrasi, asisten itu tidak bisa menahan diri dan mengatakan yang sebenarnya."Pak Collin memang sudah beri Nyonya sebuah keluarga, tapi nggak memberinya cinta. Semua cinta Bapak c

  • Jangan Bilang Kau Menginginkan Cintaku Lagi   Bab 5 

    Tidak lama kemudian, video kami direkam oleh seorang penggemar dan diposting ke internet. Video itu dengan cepat menjadi viral. Komentar netizen sangat tajam.[ Sepertinya Pak Collin bukan cuma kaya, tapi juga sangat baik dan setia. Dia bahkan begitu bertanggung jawab pada seorang pembantu. ][ Sudah kuduga, mana mungkin Collin tertarik sama wanita seperti itu? ][ Lihat, wanita tua itu bahkan mencoba meniru Rachel dengan mengenakan kalung zamrud. Menggelikan banget. ][ Kalung zamrud itu produk baru perusahaan kami dan cuma ada satu di dunia. Pak Collin sendiri yang minta aku untuk mengantarkannya ke rumah Rachel. ][ Pak Collin romantis banget. Setiap hadiah yang diberikannya unik. Rachel sangat beruntung! ]Aku berhenti membaca isi kolom komentar, lalu berbaring di atas meja operasi sambil menatap langit-langit dengan pusing.Dokter berulang kali mengonfirmasi keputusanku. "Bu Rhea, kamu yakin mau gugurkan anak ini?"Aku memejamkan mata dan mengangguk tegas.Aku sudah diberi obat bi

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status