Share

Bab 328

Penulis: Runayanti
last update Tanggal publikasi: 2026-06-23 09:08:03

Aku terkejut bukan main, namun aku berusaha pura-pura tidak menanggapi pernyataannya.

Keheningan kembali turun.

"Kakak Sephia sungguh beruntung karena bisa mendapatkan kasih sayang dari OM," lanjutnya pelan. "Tapi aku tinggal serumah dengannya. Kadang aku tahu saat dia menangis saat sedang begituan dengan mantan suaminya. Kadang aku tahu saat dia nggak tidur semalaman karena harus melayani si brengsek itu. Lalu besok paginya dia harus berjalan pincang seolah itu sangat sakit."

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!   Bab 482

    Julia tersenyum.“Bukankah kamu sudah pulang?”Aku mengangguk.“Ya.”Aku merebahkan tubuh di sampingnya.Julia mendekat, lalu menyandarkan kepalanya di dadaku.Aku memeluknya erat.Untuk beberapa saat, kami hanya diam.Tidak ada pertanyaan. Tidak ada masa lalu. Tidak ada Sebastian. Tidak ada Jelita. Tidak ada Joshua dan tidak ada catatan dendam yang harus dibalas.Tenang. Hanya aku dan Julia.“Aku mencintaimu, Julia,” bisikku.Julia mengangkat wajah. “Benarkah?”“Benar.”“Kalau begitu jangan hanya mengatakannya.”Aku mengernyit. “Apa maksudmu?”“Buktikan.”Aku tertawa pelan.“Bagaimana?”Julia tersenyum jahil. “Temani aku malam ini. Aku memang kehilangan rahim, tetapi aku bisa melakukannya.”

  • Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!   Bab 481

    Aku masih berdiri di depan pagar besi yang menjulang tinggi itu.Gerbang telah tertutup rapat.Sebastian sudah membawa Jelita masuk ke dalam rumah, sementara aku hanya bisa mematung di tempat, mengepalkan kedua tangan hingga buku-buku jariku memutih.Entah kenapa, perkataan pria itu terus terngiang di kepalaku.*Kalau begitu, lihat saja sendiri.*Aku tidak menyukai tatapan Sebastian.Pria seperti dia tidak akan mengatakan sesuatu tanpa alasan.Dia terlalu tenang. Terlalu percaya diri. Seolah-olah apa pun yang terjadi, dia yakin pada akhirnya Jelita akan berada dalam genggamannya.Dan dari tatapan matanya, aku tahu satu hal.Kehidupan Jelita tidak akan mudah setelah menikah dengannya.Sebastian mungkin menginginkan Jelita.Namun aku tidak yakin dia mencintainya.Pria itu hanya menginginkan rasa manis yang ada dalam diri Jelita. Dia ingin memiliki wanita itu, menaklukkannya, memastikan Je

  • Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!   Bab 480

    “Tidak.” Aku menunjuk Jelita. “Ini urusan dia. Kalau dia bilang tidak, maka berhenti. Kamu bisa dituduh melakukan KDRT kalau kamu memaksa.”Jelita menatapku dengan mata berkaca-kaca.Untuk pertama kalinya, wajahnya yang biasanya keras kepala terlihat begitu rapuh. "Bayu, tolong aku? Kamu bisa kan?""Aku ..." Lidahku terasa kelu.Sebastian meliriknya lalu menunjuk ke arahku dengan wajah kesal.“Kamu berharap dia bisa menolongmu kali ini?”“Tentu," sahut Jelita dengan cepat.“Bahkan kalau dia tidak akan memilihmu menjadi istrinya?”Jelita terdiam, demikian juga aku.“Kalau dia memilihmu, aku tidak akan menghalangi," lanjut Sebastian dengan nada datar.Aku menatapnya tajam, tentu saja aku tidak bisa memilih Jelita sebagai istriku dan aku juga tidak bisa menolongnya keluar dari pernikahan ini.Dengan suara yang parau aku berusaha memutar balikkan fakta den

  • Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!   Bab 479

    Beberapa saat kemudian, Sebastian keluar, tetapi para pengawal sama sekali tidak membuka gerbang.Pria itu hanya berdiri beberapa meter di hadapanku dengan tatapan dingin, seolah-olah kedatanganku sama sekali tidak penting baginya.Kedua tangannya dimasukkan ke dalam saku celana. Sikapnya benar-benar menyebalkan.“Apa maumu?” tanyanya datar.Aku menatapnya tajam.“Buka pintunya, biarkan aku masuk dulu. Aku ingin bicara tentang Jelita.”“Kalau soal Jelita, bicara saja.”Aku merasa kesal, tetapi setidaknya aku bisa bicara saat itu.“Aku ingin tahu apakah kau benar-benar bersedia menerima perjodohan itu.”Sebastian mengangkat sebelah alis.“Lalu?”“Kalau kau memang akan menjadi suaminya…” Aku berhenti sejenak, menahan emosi. “Aku ingin memastikan satu hal.”“Apa?”&ld

  • Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!   Bab 478

    Aku langsung terdiam."Keluar?""Iya. Ayahnya memindahkannya ke rumah sakit pribadi milik keluarga mereka. Katanya di sana dia akan mendapatkan perawatan dan pengawasan yang lebih baik."Aku menatap kosong ke depan.Jadi Joshua benar-benar sudah membawanya pergi."Apakah dia baik-baik saja?"Perawat itu mengangguk."Setahu saya, kondisinya cukup stabil. Tapi dia memang membutuhkan pendampingan karena kejadian yang dialaminya."Aku menundukkan kepala.Setidaknya Jelita selamat.Itu yang paling penting.Namun, ada sesuatu yang terasa kosong.Selama seminggu terakhir, setiap kali aku membuka mata, perempuan itu selalu ada di dekatku. Sekarang, bahkan untuk mengucapkan selamat tinggal pun aku tidak mendapat kesempatan.Aku meraih ponselku dari meja.Ada beberapa panggilan tak terjawab.Salah satunya dari Ardi.Aku segera menghubunginya

  • Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!   Bab 477

    Joshua mengangguk kecil. "Bagus."Dia berbalik dan meninggalkan ruangan.Waktu berlalu dalam keheningan seperti detak jam dinding yang mati. Aku tetap duduk di ranjang.Tanganku masih mengepal begitu kuat sampai buku-buku jariku memutih.Aku ingin mengejarnya. Ingin memukul wajahnya.Ingin mengatakan bahwa dia tidak berhak mengancam keluargaku.Dan aku juga ingin menarik Jelita kembali dalam pelukanku dan mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja.Namun, aku tahu itu bukan pilihan yang bijaksana. Aku masih memiliki Julia dan aku harus melindungi keluargaku, terutama Kak Diana.Tidak. Bukan sekarang kalau aku ingin membalas dendam.Kedua mataku terasa panasa saat aku melirik pintu tempat Jelita dibawa pergi.Dari balik dinding, samar-samar masih terdengar suaranya yang berusaha memberontak walau aku yakin itu hanya dalam halusinasiku.Aku memejamkan ma

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status