Share

Bab 113

Author: Angin
Dengan senyuman puas menghiasi wajahnya, Zefan berdiri dan berkata sembari hendak memeluk pinggang Nova, “Gitu, dong, dari tadi.”

Sudah banyak orang yang berkumpul di toko tersebut, tapi mereka hanya berani melihat dari kejauhan dan berbisik-bisik karena takut kepada keluarga Sunaryo. Namun di saat itu juga, Chandra bangun dan menendang Zefan hingga dia terjatuh ke sofa.

“Pukul saja sini,” tantang Zefan, tapi tepat di saat itu pula Tendi yang baru saja dari rumah sakit berlarian masuk ke dalam toko.

Mendengar Nova berkata di telepon kalau dia membuat Zefan marah, Tendi langsung mengemudikan mobilnya secepat kilat, bahkan sampai menerobos lampu lalu lintas. Kejadian yang dia alami kemari masih terngiang jelas di kepalanya. Orang sekuat Bagas dibunuh begitu saja dengan mudah, bahkan Arya pun rela membereskan semua sisa kekacauan yang dia timbulkan. Jika masih ada orang yang berani mengusik istrinya, itu sama saja dengan menggali kuburan sendiri!

Tendi yang baru saja masuk ke toko dan men
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jenderal Naga   Bab 2773

    Firasat akan bahaya muncul di benaknya.“Aaa!” raung Afa.Dia terus mengepakkan sayapnya dan mengerahkan kekuatannya untuk bisa lepas dari belenggu Chandra. Tidak lama kemudian, dia berhasil melepaskan diri dan Pedang Azura kembali melayang ke atas. Afa dengan cepat mencengkeram Pedang Azura lalu menebas dengan ganas. Di saat yang bersamaan, Chandra mengangkat pedangnya untuk menangkis tebasan pedang Afa. Trang!Suara tajam kembali terdengar menggema di langit. Chandra merasakan kekuatan dahsyat yang menjalar dari Pedang Suci Zuwei. Kekuatan itu membuat lengannya mati rasa dan darah di dalam tubuhnya bergejolak. Tubuhnya tak kuasa menahan kekuatan ini dan langsung terjatuh ke atas tanah.Namun, energi pedang tiba-tiba saja muncul sebelum tubuh Chandra menyentuh tanah. Untung saja, Chandra dengan cepat menyadarinya dan langsung buru-buru menghindar. Sayangnya, Afa dengan cepat menusuk punggung Chandra dengan Pedang Azuranya tepat ketika Chandra hendak menghindar.Kekuatan Afa benar-ben

  • Jenderal Naga   Bab 2772

    Afa sangat marah. Bagaimanapun juga, dia adalah sosok yang terpilih dan hidup dengan berbagai kemewahan. Dia lahir dengan kekuatan tingkat manusia abadi. Selain itu, dia tidak pernah terluka sejak lahir. Namun sekarang, dia justru terluka oleh kekuatan Chandra. Afa menatap lubang di dadanya. Kemarahan langsung meluap dengan niat membunuh yang memenuhi udara. Dia perlahan berdiri lalu tubuhnya mulai melayang di udara. Sebuah kekuatan muncul di telapak tangannya ketika dia mengangkat tangannya. Kekuatan itu menyebar ke dadanya dan lubang di dadanya langsung menutup dalam sekejap mata.Di saat yang bersamaan, aura kekuatannya terasa semakin meningkat. Pakaian besinya kembali berubah menjadi warna putih. Selain itu, sayap di punggungnya juga ikut berubah dengan pola dan urat yang semakin banyak. Sebuah tanduk juga tampak muncul dari kepalanya yang memancarkan kekuatan. “Apa ... apa dia bertransformasi lagi?”“Aura kekuatannya terasa semakin kuat. Seharusnya dia juga kembali bertransforma

  • Jenderal Naga   Bab 2771

    Dalam sekejap mata, bayangan yang tak terhitung jumlahnya muncul di langit luas. Semua bayangan itu tampak sedang menggenggam sebilah pedang dengan teknik pedang yang luar biasa. “Ini ... Ini adalah jurus pedang?”“Setiap bayangan memiliki gerakan yang berbeda. Ini adalah jurus pedang yang sudah disempurnakan.”Para makhluk sangat tercengang setelah melihat ini. Di saat yang bersamaan, Afa juga merasakan bahaya di dekatnya. Dia menatap bayangan-bayangan yang ada di hadapannya. Bayangan-bayangan itu bersatu secara bertahap dan tumpang tindih di dalam penglihatannya. Di saat yang bersamaan, pedang berwarna ungu tiba-tiba muncul di hadapannya. Dia benar-benar terkejut dan langsung mengangkat pedangnya secara naluriah. Namun, tubuhnya justru terlempar jauh.Bum!Dalam sekejap mata, bayangan-bayangan itu mulai menyatu dan membentuk sesosok manusia yang nyata. Tubuh nyata Chandra muncul degan menggenggam Pedang Suci Zuwei yang memancarkan cahaya yang indah. Cahaya pedang berwarna ungu itu

  • Jenderal Naga   Bab 2770

    Bum!Kedua pedang itu kembali saling berbenturan. Kekuatan yang sangat dahsyat meletus dan memaksa Chandra dan Afa untuk melangkah mundur dengan terhuyung. “Pffftt!”Chandra memuntahkan darah dari mulutnya ketika tubuhnya terlempar ke belakang. Tubuhnya terjatuh dari langit dan berputar sebelum terjatuh di atas sebuah batu besar. Batu itu seketika hancur dan berubah menjadi puing ketika Chandra mendaratkan kakinya. Dia dengan cepat menyeka darah di mulutnya.“Sungguh kuat,” ujar Chandra dengan raut wajah serius. Walaupun kekuatan Chandra sedikit di atas Afa, tubuhnya sudah dipenuhi luka karena pertarungan ini. Untung saja, Chandra memiliki kekuatan fisik yang sudah berada di tingkat tujuh Alam Ajaib dan energi iblis di dalam tubuhnya. Jika tidak, dia pasti sudah berhasil dikalahkan Afa sejak tadi. Chandra suda mengetahui betapa mengerikannya kekuatan Afa setalah bertarung dengannya. Sekarang, dia berdiri dengan terengah-engah di atas tanah.Wuusshh!Suara energi pedang tiba-tiba saj

  • Jenderal Naga   Bab 2769

    Chandra mulai mengerahkan kekuatan iblisnya. Dalam sekejap mata, luka di sekujur tubuhnya langsung sembuh. Kemudian dia mengerahkan seluruh kekuatannya, termasuk Sangkar Kosmik. Namun sayangnya, dia masih saja kewalahan. Tubuhnya terus-menerus dipaksa untuk mundur. Di saat yang bersamaan, gunung-gunung di bawahnya turut hancur oleh getaran. Duar!Bumi bergetar hebat, seakan akhir dunia telah tiba. Makhluk-makhluk yang menyaksikan pertarungan ini turut mundur dan nyaris menghilang dari area Gunung Bushu. Bahkan wilayah pertarungan mereka juga terus meluas sampai Kota Bushu. Namun, Kota Bushu adalah sebuah tempat khusus yang memiliki pelindung yang sangat kuat. Pelindung kota dalam sekejap mata langsung aktif dan melindungi kota dari serangan luar. “Hancurkan!” raung Chandra.Dia mengerahkan seluruh kekuatannya. Bahkan citra dharmanya yang berbentuk pedang juga ikut menyatu dengan kekuatan Pedang Suci Zuwei. Dalam sekejap mata, Pedang Suci Zuwei semakin kuat lalu melepaskan kekuatan d

  • Jenderal Naga   Bab 2768

    Jurus Langkah Melawan Langit, Tulang Naga, Pengubah Lima Elemen, Chandra bisa menggunakan semua jurus itu untuk meningkatkan kekuatannya. Bisa dikatakan, Chandra berada di kondisi puncaknya saat ini. Dia jarang menggunakan semua jurus pamungkasnya seperti ini. Bahkan Chandra belum pernah berada dalam kondisi sekuat ini sebelumnya. Selain itu, dia merasa sangat kesulitan untuk mengendalikan kekuatannya saat ini. Namun, Chandra tetap bersikap tenang dalam menghadapi Afa yang sudah bertransformasi seraya berkata, “Afa, majulah!”Pertarungan yang sangat dinantikan akhirnya dimulai. “Berapa banyak serangan Afa yang bisa Chandra hindari?”“Dia pasti punya senjata rahasia, makanya dia berani muncul saat ini. Ingatlah, bagaimana dia menghadapi Moko dengan menggunakan Tugu Langit Tanpa Batas untuk melawan Senjata Kekaisaran milik Moko. Padahal saat itu, Chandra belum memiliki Senjata Kekaisaran.”“Pertarungan ini sungguh menarik.”“Umat manusia sungguh menakutkan. Bahkan mereka masih bisa me

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status