Share

Bab 187

Author: Angin
Baim berjalan ke depan, lalu menendang tubuh Jerry.

Tendangan Baim sangat kuat, Jerry pun bergulir di lantai.

Hanya saja Jerry tidak berani mengoceh. Dia kembali berdiri dan berlutut di atas lantai.

Leon juga kembali bersemangat. Dia dengan arogan berjalan ke sisi Lucy, lalu berjongkok dan mengangkat dagu Lucy.

Saat ini Leon tidak bisa menyembunyikan rasa gembiranya. “Lucy, sebelumnya kamu meludahiku?”

Lucy terkejut hingga sekujur tubuhnya gemetar. Dia memelas, “Kak … Kak Leon, aku tahu aku bers
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
anton Ingas
ini lagi...jelas2 krna chandra..harusnya langsung aja..klu chandra yg membantu..mosok jndral besar diinjak2 trus..taiikkk
goodnovel comment avatar
Ahmaed Kasbuell
jago bertarung otaknya nol
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Jenderal Naga   Bab 3010

    Chandra memutuskan untuk pergi mengunjungi Sekte Bela Diri Sejati setelah mendapatkan undangan hangat dari Burando. Para prajurit kuat yang sudah dibebaskan dari pengaruh hitam berbondong-bondong menghampiri Chandra. “Senior Chandra, sampai jumpa. Kamu bisa datang kepadaku, kapan pun kamu membutuhkan bantuanku.”“Senior Chandra, sampai jumpa. Jangan ragu untuk bertanya padaku kalau memang ada hal yang ingin kamu tanyakan padaku.”*** Semua makhluk yang berada di sana langsung berterima kasih kepada Chandra, baik yang masuk ke dalam dunia terkutuk tanpa sengaja ataupun yang terpengaruh dan terperangkap di sana cukup lama. Mereka semua menyatakan rasa terima kasih mereka dan tidak segan untuk membalas budi kepada Chandra karena Chandra sudah menyelamatkan nyawa mereka, sekalipun nyawa adalah taruhannya. Chandra hanya tersenyum kecil mendengar perkataan orang-orang itu. Tidak lama kemudian, mereka semua bergegas pergi menuju Sekte Bela Diri Sejati dengan dipandu oleh Burando dan para p

  • Jenderal Naga   Bab 3009

    Para tokoh kuat langsung mencibir. Kekuatan rendah? Semua prajurit di sini sama sekali tidak kuat kalau memang Chandra memiliki tingkat kekuatan yang rendah. Chandra juga ingin segera meninggalkan dunia ini lalu dia pun menatap Nova dan berkata, “Nova, apa kamu benar-benar tidak tahu cara keluar dari tempat ini?”Nova langsung menggeleng lalu berkata, “Aku benar-benar tidak tahu.”Kemudian Chandra kembali berkata, “Bagaimana kalau kita semua berpencar dan mencari tahu, apakah ada jalan keluar di sini.”“Baik, kami akan mendengarkan Senior.”Para prajurit kuat langsung menuruti apa yang Chandra katakan. Kemudian para prajurit kuat bergegas pergi berpencar dan mencari jalan keluar di seluruh dunia ini. Namun sayangnya, tidak ada yang berhasil menemukannya, sekalipun mereka sudah mencarinya dengan sekuat tenaga.“Senior, kami tidak berhasil menemukan jalan keluarnya, sekalipun sudah mencarinya di mana-mana.”“Apa yang harus kita lakukan sekarang?”Para prajurit kuat terus menatap ke arah

  • Jenderal Naga   Bab 3008

    Tingkat kekuatan fisik Chandra meningkat drastis dan sudah setara dengan Integritas Satu Dewa Agung. Di sisi lain, tingkat kultivasinya juga sudah mencapai tingkat dua puluh Alam Ajaib. Namun, semua itu bukanlah inti dari keadaannya saat ini. Karena Chandra saat ini, sudah berhasil menyerap seluruh kekuatan kutukan dunia ini. Di saat yang bersamaan, karakter hitam terus bermunculan di dalam tubuhnya. Setiap kutukan memiliki cirinya masing-masing dan membawa kekuatan yang sangat besar. Chandra sadar kalau semua ini pastinya adalah prasasti kutukan yang menjadi kunci untuk mengultivasi kekuatan kutukan. Chandra baru bisa menguasai jurus kutukan sepenuhnya jika kekuatan kultivasinya sudah mencapai tingkat Dewara. Tubuh Chandra perlahan turun dari langit dan mendarat di tanah. Nova bergegas menghampirinya dan muncul di hadapan Chandra dalam sekejap mata. “Apa kamu baik-baik saja?” tanya Nova. Chandra tersenyum tipis lalu berkata, “Memangnya hal buruk apa yang bisa terjadi padaku? Wal

  • Jenderal Naga   Bab 3007

    Dunia ini masih terdapat banyak kekuatan kutukan. Chandra tahu dia bisa menekan kekuatan kutukan ini dan mengubahnya menjadi prasasti yang menakjubkan. Dia pun tidak melewatkan kesempatan ini. Dia menggunakan Segel Kerajaan untuk menyerap kekuatan kutukan dunia ini.Sesaat kemudian, Nova, Dewi, Burando dan yang lainnya datang. Setelah sampai di lokasi, mereka melihat Chandra duduk di udara. Saat ini, seluruh tubuh Chandra diselimuti kekuatan kutukan berwarna hitam.Banyak prajurit kuat tahu kalau Chandra sedang menekan kekuatan kutukan. Jadi mereka tidak ingin mengganggu. Mereka hanya mengamati dari samping.Kaisar Ceptra khawatir si penasihat kerajaan akan kembali. Oleh karena itu, dia membuat Formasi Waktu di sekitar Chandra agar Chandra bisa menekan kekuatan kutukan secepat mungkin. Pada saat yang sama, dia juga minum obat untuk menyembuhkan rohnya serta mempertahankan kekuatannya sehingga Chandra dapat terus menekan kekuatan kutukan.Dalam sekejap mata, sepuluh tahun telah berlalu.

  • Jenderal Naga   Bab 3006

    “Hah?” Dewi tampak kaget. “Kasih ke orang lain?”Dewi sama sekali tidak memahami konsep bencana ketiga Bumi. Namun, dilihat dari dua bencana sebelumnya, bencana ketiga juga pasti sangat mengerikan.“Bencana ketiga itu bencana apa? Kenapa Ayah kasih ke orang lain? Kasih ke siapa?”“Singkatnya, setelah mendapatkan Keberuntungan tertinggi dari bencana ketiga itu, orang yang mendapatkannya bisa mencapai Alam Kekaisaran dengan lancar tanpa harus menghadapi Bencana Langit,” jelas Nova.Setelah itu, Nova menambahkan, “Dia kasih ke seorang perempuan.”Saat mengatakan itu, ada sedikit rasa cemburu di hati Nova. Setelah mendengar cerita singkat sang ibu, Dewi pun mengerti. Dia spontan tersenyum dan berkata, “Nggak disangka, Ayah yang tampak serius begitu ternyata sedikit pemain juga, ya.”Pada saat ini, pertarungan sengit masih berlanjut. Dalam waktu sepuluh hari, si penasihat kerajaan telah kehilangan kekuatan dua tingkat. Itu yang membuatnya semakin marah. Ambisinya semakin kuat. Selama sepul

  • Jenderal Naga   Bab 3005

    “Sialan. Apa ini?” Wajah penasihat kerajaan menjadi sangat muram.Pria tua itu mengangkat pedang, berniat untuk menangkis Segel Kerajaan. Namun, saat pedang itu menghunus ke arah Segel Kerajaan, segel itu malah menghisap pedang itu. Si penasihat kerajaan mencoba menariknya kembali, tapi kekuatan hisap segel itu sangat kuat. Sekalipun dia menggunakan sekuat tenaga untuk menarik pedangnya, pedang itu tidak bergeming sama sekali.Pada saat yang sama, kekuatan kutukan di dalam tubuh si penasihat kerajaan terus diserap. Ekspresinya seketika berubah. Dia cepat-cepat membuang senjatanya. Setelah itu, dia melarikan diri. Senjatanya pun jatuh ke tanah.“Mengerikan sekali. Apa ini? Kenapa benda itu bisa menaklukkan kekuatan kutukanku?”Si penasihat kerajaan muncul di tempat yang jauh dari Segel Kerajaan. Dia menatap Segel Kerajaan berwarna hitam yang melayang di udara dengan ekspresi serius. Sepengetahuannya, kekuatan kutukan tidak terkalahkan, melampaui kekuatan apa pun. Akan tetapi, kekuatan k

  • Jenderal Naga   Bab 2749

    Nova tampak bingung dan bertanya, “Apa yang terjadi?”Nova sudah lama bersama Elsa, tapi Elsa tidak pernah mengungkit hal ini. Manik hitam Elsa berputar, melirik Chandra, Dorsi dan Gurji secara bergantian.“Benar bukan kalian?” tanya Elsa.Chandra mengangkat bahu dan berkata, “Aku nggak tahu apa yan

  • Jenderal Naga   Bab 2651

    “Katakan saja,” ujar Harla tenang.Kemudian Josan berkata dengan cepat, “Aku ingin tahu lebih banyak tentang Pedang Suci Zuwei.”Harla berkata, “Entah sudah berapa miliar tahun Pedang Suci Zuwei menghilang. Jadi, bagaimana mungkin aku tahu benda yang sudah hilang selama itu?”Namun, Josan tidak sepe

  • Jenderal Naga   Bab 2654

    Chandra khawatir Kerajaan Kayuwana akan kembali melancarkan serangan setelah dia pergi. Oleh karena itu, dia meminta bantuan dua orang temannya dari Istana Abadi untuk diam-diam menjaga Kerajaan Alunara. Karena Kerajaan Kayuwana pastinya tidak akan mampu melayangkan serangan selama Kerajaan Alunara

  • Jenderal Naga   Bab 2770

    Bum!Kedua pedang itu kembali saling berbenturan. Kekuatan yang sangat dahsyat meletus dan memaksa Chandra dan Afa untuk melangkah mundur dengan terhuyung. “Pffftt!”Chandra memuntahkan darah dari mulutnya ketika tubuhnya terlempar ke belakang. Tubuhnya terjatuh dari langit dan berputar sebelum ter

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status