แชร์

Bab 1920

ผู้เขียน: Angin
Begitu Chandra muncul kembali, suara Nova langsung terdengar, "Sayang, bagaimana hasilnya?"

Dengan wajah penuh kegembiraan, Chandra menjawab, "Aku mendapatkan sesuatu yang luar biasa. Kamu sendiri bagaimana?"

Nova tersenyum bahagia. "Aku juga mendapatkan sebuah teknik rahasia yang hebat."

Namun, sebelum mereka sempat berbincang lebih lama, penjaga itu melangkah mendekati mereka. Dengan tatapan tegas, ia berkata, "Kalian semua sudah mendapatkan apa yang kalian cari. Sekarang tinggalkan tempat ini. Sebelum segel terbuka, jangan kembali ke sini."

Chandra segera menggenggam tangan Nova, "Nova, ayo kita pergi."

Namun, sebelum mereka sempat melangkah, penjaga itu mengangkat tangannya, menghalangi jalan mereka. "Dia tidak bisa pergi."

Nova menghentikan langkahnya. Ia memandang Chandra dengan lembut dan berkata, "Sayang, kamu pulanglah dulu. Aku akan tinggal di sini untuk memurnikan energi iblis dalam tubuhku."

"Tapi ..." Chandra terlihat ragu. Ia tahu bahwa tinggal di sini berar
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (1)
goodnovel comment avatar
I Nyoman Kerta
candra nova dan Bastita akan menjadi Pendekar yg paling kuat karena sudah dapat Ilmu RAHASIA bersama bertiga bola digabungkan akan menjadi yg paling terdasyat.
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Jenderal Naga   Bab 2779

    Sonia tersenyum lembut. Dia mengulurkan tangan, lalu mengelus kepala Amanda dengan lembut dan berkata, “Ceritanya panjang. Nanti, ya. Kuceritakan pelan-pelan.”“Oke,” jawab Amanda sambil mengangguk pelan.Pada saat ini, beberapa jenius dari alam semesta juga datang. Moko yang pertama tiba. Dia berdiri di samping, memandang Chandra yang terbaring di atas batu, fokus menyembuhkan lukanya. Moko tersenyum tipis dan berkata, “Chandra, beberapa tahun nggak ketemu, kamu jadi semakin kuat. Aku lihat pertarunganmu dengan Afa. Bahkan aku yang sekarang pun masih sulit untuk kalahkan kamu.”Moko mengira setelah berlatih keras selama bertahun-tahun, kekuatannya cukup untuk mengalahkan Chandra. Namun, setelah dia menyaksikan pertarungan Chandra dan Afa, dia menyadari kalau Chandra semakin menakutkan. Sekalipun dia mencapai Forma Perang tingkat lima, Moko belum tentu bisa mengalahkan Chandra. Hasil pertarungan mungkin akan sama seperti sebelumnya, dia yang kalah.Chandra hanya tersenyum tipis, tanpa

  • Jenderal Naga   Bab 2778

    Chandra melakukan percobaan awal Alam Pedang ketiga dan keempat, lalu menggabungkannya ke dalam alam pertama dan kedua, yang akhirnya melepaskan kekuatan luar biasa yang meningkatkan kekuatan seni pedangnya ke tingkat yang baru.Bahkan seorang jenius seperti Afa pun tidak mampu melawan ketika menghadapi seni pedang yang begitu menakutkan. Afa telah kalah. Tubuhnya dipenuhi luka. Setelah jatuh dari langit, dia tidak pernah bangun lagi.Chandra masih berdiri di udara, menunggu Afa bangkit. Detik demi detik, menit demi menit berlalu. Sesaat kemudian, setengah jam berlalu.Setengah jam kemudian, seseorang perlahan merangkak keluar dari reruntuhan di bawah sana. Orang itu adalah Afa. Afa kini telah keluar dari wujud transformasinya. Rambutnya acak-acakan, tubuhnya penuh dengan luka. Darah terus mengalir dari tubuhnya, membuat tampak sangat kacau.Afa duduk di atas batu dengan napas terengah-engah. Kemudian, dia mengeluarkan sebutir pil dan menelannya. Setelah lukanya lebih stabil, dia baru

  • Jenderal Naga   Bab 2777

    Karena teratai hitam memberi Chandra kekuatan yang luar biasa. Keduanya mematung di udara. Waktu seolah berhenti. Seluruh pemandangan seperti berhenti. Tidak ada yang bergerak. Namun, cahaya pedang yang mengerikan terus muncul dari titik benturan. Ribuan cahaya pedang berputar bersama.Chandra melawan dengan sekuat tenaga. Pada saat yang sama, dia juga berpikir keras. Untuk mengalahkan Afa, dia hanya bisa mengandalkan kekuatan pedang ketiga dan pedang keempat. Akan tetapi, Chandra baru di tahap pemahaman pedang ketiga dan keempat. Dia belum sepenuhnya memahaminya.“Nggak peduli lagi, ah.”Chandra menarik napas dalam-dalam. Kemudian, dia mengaktifkan Pengubah Lima Elemen. Kekuatan Abadi Lima Elemen mengalir ke pedang. Aura pedangnya seketika berubah. Niat pedang yang terbentuk dari perpaduan Kekuatan Abadi Lima Elemen menerpa. Niat pedang itu menyebar seiring gerakan Pedang Suci Zuwei.Tubuh Afa langsung terlempar ke belakang, lalu dia memuntahkan seteguk darah. Lima Alam Pedang. Alam P

  • Jenderal Naga   Bab 2776

    Afa pelan-pelan menenangkan diri. Dia berhenti menghadapi Tugu Langit Tanpa secara langsung. Dia memilih untuk menghindar. Dia ingin mencari kesempatan untuk mendekati Chandra, lalu memberinya serangan fatal.Namun, Chandra mengetahui rencana Afa. 108 Tugu Langit Tanpa Batas mengelilingi tubuh Chandra yang berdiri di tengah dan membentuk formasi magis. Afa terus mencari kesempatan, tapi tidak berhasil. Dia berulang kali menyerang Chandra dari semua sisi. Namun, setiap serangannya diblokir oleh Tugu langit Tanpa Batas.Untuk sesaat, Afa tidak berdaya, tidak tahu harus berbuat apa lagi. Pertarungan ini mencapai titik jalan buntu.“Apakah aku benar-benar harus pakai taktik terakhir?”Afa sudah terus mencoba, tapi dia tidak menemukan kesempatan untuk mendekati Chandra. Serangannya sangat kuat, tapi Chandra dikelilingi oleh Tugu Langit Tanpa Batas. Semua serangannya diblokir tugu.Sebenarnya, Afa masih memiliki cara lain. Namun, itu adalah modalnya untuk bersaing memperebutkan Keberuntungan

  • Jenderal Naga   Bab 2775

    Seiring bergemanya suara, Chandra mengangkat Pedang Zuwei dan menyerang lagi. Dia muncul di hadapan Afa dalam sekejap dengan kecepatan luar biasa. Namun, tepat saat itu juga, darah Afa bergejolak dan melepaskan kekuatan yang sangat menakutkan.Saat ini, Afa menggunakan kekuatan garis keturunannya. Kekuatan garis keturunan Azura aktif. Dengan bantuan kekuatan ini, dia menghancurkan Jurus Kutukan Chandra. Vitalitasnya kembali pulih, mengubahnya dari seorang pria tua menjadi seorang pemuda.Tepat saat Chandra muncul, Afa pun melancarkan serangan balik. Kedua senjata pamungkas saling berbenturan sekali lagi.Duar!Benturan kedua senjata menimbulkan suara gemuruh yang memekakkan telinga. Chandra sampai terlempar ke belakang.“Sial,” rutuk Chandra. Bahkan dengan cara ini pun tidak bisa membunuh Afa. Afa benar-benar menakutkan.“Hahaha.” Afa tertawa terbahak-bahak. “Anak muda, kamu sudah sangat hebat bisa paksa aku sampai ke titik ini. Dari dulu, aku belum pernah pakai kekuatan garis keturuna

  • Jenderal Naga   Bab 2774

    Semua makhluk yang ada di sana percaya kalau Chandra sudah mati. Namun, seberkas cahaya tiba-tiba saja melesat dari balik reruntuhan dan menarik perhatian semua orang. Seseorang berdiri di udara. Sosok itu tampak tidak utuh dan rambut yang acak-acakan. Penampilannya sungguh menyedihkan. Dia berdiri di atas bunga teratai berwarna hitam dan berkelopak sembilan. Teratai itu memancarkan kekuatan yang sangat dahsyat.Moko bergegas maju beberapa langkah dengan raut wajah kegirangan. Itu adalah bunga teratai milik ayahnya.“Apa itu?”“Bunga teratai itu terasa sangat jahat.”“Kekuatan yang dipancarkannya sungguh jahat.”Semua makhluk tampak sangat terkejut. Teratai itu mengeluarkan aura kekuatan yang berwarna hitam. Kekuatan penghancur tampak menyebar ke area di sekitarnya dan membuat tanaman layu dalam sekejap mata.“Dia belum mati?” gumam Afa sambil menatap Chandra tajam dan penuh dengan rasa tidak percaya.Dia sadar, betapa kuat kekuatannya ketika menyerang Chandra. Namun, Chandra belum ju

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status