LOGINPara prajurit kuat berspekulasi tentang asal-usul dari prajurit yang berada di dalam ruang pribadi. Bagaimanapun juga, Batu Pionir adalah harta karun yang berasal dari langit dan bumi. Mendapatkan satu saja adalah hal yang sangat sulit. Bahkan seorang Kaisar Agung saja biasanya hanya mendapatkan seribu Batu Pionir seumur hidup mereka. Sekarang, dua prajurit dari kedua ruang pribadi itu saling menawar dengan penuh kegilaan. Chandra juga tidak menyangka, kalau prajurit dari ruang pribadi lain akan langsung menawar dua ribu. Dia ingin sekali melihat siapa yang ada di dalam ruangan pribadi itu. Namun, keamanan ruang pribadi sangatlah baik dan mencegah siapa pun untuk mengetahui siapa yang berada di dalam ruang pribadi.Namun bagi Chandra, Batu Pionir tidaklah berguna. Dia juga tidak tahu, bagaimana berharga dan nilai dari batu itu. Oleh karena itu, Chandra dengan cepat berkata tanpa ragu, “Tiga ribu.”Chandra menekan tombol di meja dan lampu di luar ruang pribadinya kembali menyala. Piha
“Cairan Kesengsaraan ini memiliki banyak kegunaan. Beberapa di antaranya adalah dapat digunakan untuk memperkuat kekuatan fisik dan jiwa roh. Bisa dibilang, ini adalah barang yang sangat berharga. Harga awalnya tetap sama, yaitu satu Batu Pionir.”“Aku menawar dua.”“Aku menawari tiga.”*** Pra prajurit kuat berbondong-bondong mengajukan penawaran mereka setelah Yaya Kirana selesai memberikan penjelasan. Di sisi lain, Chandra tidak terburu-buru dan lebih memilih untuk berdiskusi dengan Kaisar Ceptra yang berada di dalam Istana Abadi.“Kaisar Ceptra, kamu sangat berpengetahuan. Jadi, berapa banyak Batu Pionir yang setara dengan Cairan Kesengsaraan?” tanya Chandra.Kaisar Ceptra berkata dari dalam Istana Abadi, “Benda ini tak ternilai harganya bagi siapa pun yang membutuhkannya. Bahkan jika mereka menghabiskan seluruh kekayaan yang mereka miliki untuk benda itu sekalipun, rasanya semua itu sudah sepadan.”“Tapi, benda ini tidak ada gunanya bagi mereka yang tidak membutuhkannya.”Chandra
Barang pembuka lelang ini adalah Pil Kesengsaraan Kaisar yang mampu menahan Kesengsaraan Langit tingkat Kaisar. Pil ini dibuat dengan sangat teliti oleh Bani Kirana. Bani membutuhkan banyak sekali ramuan obat tingkat Kaisar dan Dewara untuk memurnikan pil ini. Kemunculan pil ini langsung memicu kegilaan penawaran di antara para Kaisar Agung. Para prajurit Kaisar Agung yang menawar umumnya berada di tingkat satu atau dua Alam Kaisar Agung. Tingkatan ini dianggap masih cukup rendah dalam hal kultivasi di Alam Kaisar Agung. Namun, mereka tetap saja berada di puncak jika dibandingkan dengan para prajurit kebanyakan. Bagaimanapun juga, Kaisar Agung berada di puncak piramida kultivasi. Di dunia luar, mereka semua adalah para prajurit kuat yang kehadirannya akan menggemparkan seisi dunia. Harga Batu Pionir dengan cepat meroket hingga mencapai tiga ratus Batu Pionir di tengah persaingan sengit para Kaisar Agung. Jika terus seperti ini, kemungkinan besar pil ini akan mencapai harga ribuan Ba
Kaisar Ceptra tentu saja tahu tentang Cairan Kesengsaraan yang merupakan harta karun yang sangat langka. Bahkan kemunculannya hanya sekali selama berabad-abad. Kekuatan jiwa rohnya pasti bisa pulih jika dia bisa mendapatkan cairan itu. “Chandra, kamu harus mendapatkan cairan itu, bagaimanapun caranya,” ujar Kaisar Ceptra. “Baiklah,” jawab Chandra cepat. Kemudian Chandra melanjutkan kembali untuk membaca gulungan itu. “Sesuatu yang tertinggal dari dunia kuno. Sepertinya ini adalah peta yang digali dari reruntuhan Gurun Langit,” gumam Chandra. Semua itu adalah informasi yang tercatat dari gulungan.“Kaisar, apa itu Reruntuhan Gurun Langit?” tanya Chandra.Namun, Kaisar Ceptra mengatakan kalau dia tidak tahu. Oleh karena itu, Chandra memutuskan untuk tidak lagi banyak bertanya. Lelang ini dipenuhi dengan banyak sekali benda-benda berharga. Bahkan Chandra sendiri sampai tergiur dibuatnya. Satu demi satu prajurit kuat dari seluruh dunia datang menghadiri acara lelang ini. Chandra meny
Yarika sudah tinggal di Pavilion Pil selama beberapa zaman, jadi dia sudah cukup familier dengan situasi di sana. Namun, ada banyak area terlarang yang tidak bisa dimasuki oleh sembarang orang, bahkan seorang Tetua Tamu sekuat Yarika. Namun, semua larangan itu tidak berlaku untuk Banyu. Dia justru bisa memasuki banyak area sesuka hatinya. Bahkan dia bisa keluar masuk berbagai puncak utama tanpa halangan sama sekali. Oleh karena itu, Yarika selalu berusaha mengingat formasi dari puncak-puncak utama selama dia mengendalikan Banyu. Dia bisa menghancurkan semua formasi itu setelah mengingatnya. Dengan begitu, dia bisa menghancurkan semua formasi itu dengan mudah ketika perang besar pecah. Tanpa perlindungan dari Formasi Penjaga Gunung, maka Pavilion Pil akan menjadi tidak berarti. Tiga hari berlalu dalam sekejap mata. Chandra pergi meninggalkan Kota Langit menuju Kota Pil yang berada di luar Pavilion Pil. Kota Pil adalah kota terkuat di dunia ini. Keadaan Kota Pil cukup ramai hari ini.
“Senior Chandra, aku sudah beri perintah. Kalau Senior butuh sesuatu, katakan saja. Semuanya akan turuti permintaanmu.”Usai berkata kepada Chandra, Banyu langsung pergi. Namun, begitu dia berbalik, Chandra tiba-tiba merasakan aura kutukan dari tubuh Banyu.“Tunggu sebentar.” Chandra menghentikan Banyu.Banyu berbalik dan bertanya, “Ada apa?”Chandra memperhatikan Banyu. Baru saja, dia merasakan kehadiran kekuatan kutukan. Meskipun hanya sesaat, Chandra merasakannya dengan jelas. Namun sekarang, dia sedang memperhatikan Banyu dan tidak mendapati ada jejak kutukan pada Banyu.“Ng-nggak ada apa-apa. Mungkin aku yang salah. Sudah, pergilah.”“Baik.” Banyu mengangguk dan langsung pergi.Setelah Banyu pergi, Chandra masuk ke Istana Abadi. Kaisar Ceptra masih mengasingkan diri. Lembu Dewa juga masuk ke Istana Abadi dan berlatih di Ruang Waktu. Lembu Dewa adalah seorang prajurit Alam Kekaisaran, bahkan Alam Kekaisaran tingkat empat. Dia ingin memurnikan Air Tian yang dia dapatkan yang bisa me
Chandra memutar kursi rodanya. Dia berada di pusat desa, di sebuah rumah besar yang berdiri sendiri. Rumah ini dibangun dari batu bata dan merupakan rumah satu lantai. Di halaman, Chandra melihat asap minyak keluar dari dapur. Melalui jendela, dia bisa melihat Nova yang sibuk di dapur. Melihat peman
Di Someria, Perbatasan Barat Gunung Xira. Tempat ini adalah markas besar keluarga Aryani.Dalam sejarah, keluarga Aryani adalah salah satu keluarga yang cukup kuat dan pernah memiliki masa kejayaan.Namun, mereka juga pernah mengalami kemunduran. Dalam seratus tahun terakhir, keluarga Aryani belum per
Tubuh Nova mulai bermasalah. Darahnya telah sepenuhnya berubah menjadi Darah Kura. Pada awalnya, darah itu tampak menyatu sempurna dengan tubuhnya, bahkan memberikan kekuatan luar biasa. Namun, kini ketidakcocokan mulai muncul. Darahnya kehilangan kemampuan untuk beregenerasi, dan alirannya ke beber
“Gangga, delapan tahun yang lalu kamu punya seorang simpanan. Simpananmu itu hamil. dia berencana untuk lahirkan anak itu, tapi kamu suruh orang diam-diam aborsi anak itu. Di sini ada informasi medis simpananmu itu di rumah sakit, serta laporan tes DNA anak yang akhirnya nggak pernah lahir ke dunia







