Sang Raja Bisnis Abimanyu!

Sang Raja Bisnis Abimanyu!

last updateLast Updated : 2026-07-03
By:  AlRisqi H. Updated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
7 ratings. 7 reviews
143Chapters
462views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Mencapai puncak kejayaan, Abimanyu akhirnya meninggal di usia 89 tahun tanpa Istri dan anaknya. Itu adalah penyesalan terbesar dalam hidupnya. Namun, setelah meninggal, Abimanyu justru kembali ke masa lalu, ketika dia masih berusia 28 tahun dan ketika istri dan anaknya masih hidup. Di kehidupan ini, berbekal dari ingatan masa depan, Abimanyu menciptakan kerajaan bisnisnya dan meraih puncak kekuasaan bersama istri dan anaknya.

View More

Chapter 1

BAB 1: Kembali Ke Masa Lalu!

"Apakah kamu memiliki penyesalan?"

Di tengah napas yang semakin tersengal dan detak jantung yang meronta di ambang akhir, Abimanyu samar-samar mendengar sebuah bisikan. Ia tidak lagi peduli dari mana asal suara itu. Bagaimanapun, kematian sudah berdiri di ujung ranjangnya. Mungkin itu hanya halusinasi dari otak yang sedang sekarat.

Namun, pertanyaan itu telanjur menggema dan mengoyak kesadarannya.

Penyesalan?

Dalam pandangannya yang mulai mengabur, siluet seorang wanita dan senyum lugu seorang gadis kecil tiba-tiba melintas perlahan. Hati Abimanyu, yang selama puluhan tahun telah membeku oleh kerasnya ambisi, mendadak berdenyut teramat nyeri. Di detik-detik napas terakhirnya, ia hanya bisa memaksakan sebuah senyum getir yang menyayat.

Ya. Ia sangat menyesal.

Penyesalan itu begitu pekat hingga rasanya mencekik. Seandainya waktu sudi berputar mundur, ia rela menukar setiap rupiah dari kekayaannya, bahkan seluruh nyawanya, hanya untuk bisa kembali memeluk mereka di masa itu.

Namun, sayang seribu sayang, kenyataan tidak pernah berbaik hati pada kata “seandainya”.

Malam itu, di balik dinginnya tembok sebuah mansion mewah di jantung Kota Batavia, Abimanyu, seorang konglomerat besar dengan aset bernilai empat ratus triliun rupiah, mengembuskan napas terakhirnya pada usia delapan puluh sembilan tahun.

“Uh?”

Di sebuah kontrakan petak sederhana yang hanya memiliki dua kamar tidur sempit dan satu ruang tamu, Abimanyu perlahan membuka matanya.

Di mana aku?

Abimanyu berseru dalam hati dengan penuh kebingungan.

Tanpa sadar, ia mengamati sekelilingnya.

Ruang tamu itu luasnya tidak sampai lima belas meter persegi.

Botol-botol minuman keras murahan dan puntung rokok berserakan di mana-mana.

Aroma tidak sedap dari sisa mi instan bercampur dengan bau menyengat rokok dan alkohol.

Kondisinya sangat berantakan dan penuh barang, bahkan lebih buruk daripada kandang anjing.

“Bukankah ini kontrakan yang saya tempati enam puluh tahun lalu?” gumamnya lirih.

Segala hal yang familier di ruangan itu membangkitkan kenangan menyakitkan yang telah dipikul Abimanyu selama enam puluh tahun terakhir.

Secara naluriah, ia teringat pada isak tangis di samping tempat tidurnya tepat sebelum kematiannya. Ia mengira jiwanya sedang ditarik kembali untuk menyaksikan adegan dari kehidupannya enam puluh tahun silam.

Namun, sebelum ia sempat berpikir lebih jauh...

Brak!

Pintu kontrakan itu didorong terbuka dari luar.

“Ayah!”

Sebuah suara jernih dan kekanak-kanakan terdengar nyaring.

Seorang gadis kecil berusia empat atau lima tahun berlari dengan gembira dari ambang pintu.

Ia sepenuhnya mengabaikan kotoran dan bau busuk yang menguar di dalam ruangan tersebut.

Ia juga tidak peduli dengan penampilan ayahnya yang berantakan dan tidak terawat.

Gadis kecil itu bergegas menghampirinya, lalu memeluk kakinya erat-erat.

“Ayah! Lala sangat merindukan Ayah! Ayah, tolong jangan bertengkar lagi dengan Ibu, ya? Lalu, jangan biarkan Ibu membawa Lala ke rumah Nenek lagi, ya?” isaknya dengan manja.

Deg!

Dalam sekejap, Abimanyu merasa seperti disambar petir.

Ia merasakan kehangatan putrinya yang memeluk erat pahanya.

Ia merasakan air mata anak itu membasahi celananya.

Pikiran Abimanyu mendadak kosong.

Apakah ini bukan sekadar ilusi kembalinya jiwa?

Ataukah ia benar-benar terlahir kembali ke enam puluh tahun yang lalu?

“Lala, kemari!”

Sebuah teguran keras menginterupsi lamunan Abimanyu.

Seorang wanita yang mengenakan gaun sederhana, berparas cantik dan memancarkan aura intelektual, tetapi tampak lesu serta lusuh, muncul di hadapan Abimanyu.

Nisa!

Wanita itulah yang telah menghantui mimpinya berkali-kali selama enam puluh tahun terakhir. Sosok itu membuatnya selalu terbangun sambil menangis.

Di kehidupannya yang sebelumnya, ia hidup hingga usia delapan puluh sembilan tahun, tetapi menghabiskan enam puluh tahun dari masa itu dalam kubangan rasa bersalah.

Seandainya saja bukan karena perilakunya yang berengsek.

Seandainya saja ia tidak berulah, istri dan putrinya tidak akan berakhir tragis.

Ya, ia sendirilah penyebabnya.

Pria itu tidak hanya menghancurkan keluarganya sendiri, tetapi juga menyebabkan Nisa dan Lala meninggal dengan membawa dendam.

Yang lebih menjijikkan lagi, bahkan setelah kematian istrinya, ia sempat membenci wanita itu dan menyimpan dendam karena mengira Nisa telah berkhianat serta membawa putri mereka ikut mati bersamanya.

Barulah enam bulan kemudian, setelah ia mengetahui seluruh kebenaran, segalanya menjadi jelas.

Hari itu adalah kali pertama ia mengunjungi makam istrinya untuk memberikan penghormatan terakhir.

Di sana, ia menangis selama tiga hari tiga malam berturut-turut.

Ia tidak menelan sebutir nasi pun, apalagi meminum setetes air.

Seandainya bukan karena penjaga makam yang kebetulan menemukannya, ia mungkin sudah menyusul istri dan putrinya ke alam baka pada tahun itu juga.

Namun, kejadian tak terduga benar-benar terjadi.

Tuhan rupanya memberikan kesempatan yang luar biasa baginya.

Ia terlahir kembali dan ditarik mundur ke enam puluh tahun yang lalu.

“Nisa...” panggilnya lirih dengan tenggorokan tercekat.

Menatap Nisa, sosok yang telah ia impikan berkali-kali selama enam puluh tahun terakhir, sosok yang suara, penampilan, dan senyumannya terus menemaninya melintasi waktu, suara Abimanyu mendadak berubah serak.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

reviewsMore

Kirrun kiyyun
Kirrun kiyyun
"Kau akan ku beri satu miliar, asal kau mau melayani aku dan buat aku hamil. Setelah itu, kau boleh pergi." Judul: PEMUDA YANG KUBAYAR ITU, CINTA TERLARANGKU
2026-06-27 22:53:30
0
0
Redezilzie
Redezilzie
seru!! satu kesempatan langka untuk memperbaiki semua. recommended guys
2026-06-13 12:27:43
1
0
Sweet.Moon2025
Sweet.Moon2025
Wow, kembali ke masalalu ... seru nih
2026-06-11 18:57:43
1
0
Ulfah Zaza
Ulfah Zaza
sepertinya bagus, tata bahasanya juga bagus. keren.
2026-05-20 14:28:25
1
0
Starviel
Starviel
semangat, cek novel ku juga ya.
2026-05-20 08:24:20
0
0
143 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status