LOGINSebagai pemulung miskin, aku menemukan gelang warisan Ayah yang memaksaku menjalin kedekatan paling intim dengan para wanita—setiap “penyatuan” dengan mereka memicu mimpi yang mengungkap jalan menuju kekayaan.
View MoreTentu saja Jaka terkejut bukan main mendengar permintaan itu. Kenapa semua menginginkan dirinya, kenapa semua meminta dijadikan wanitanya. Apa sebegitu hebatnya tiga pusaka yang sudah menyatu di dalam dirinya ini?“Tenang saja, Jaka. Aku tidak meminta secara gratis. Aku akan memberikan sesuatu yang paling berharga untukmu jika kamu mau menjadikanku sebagai wanitamu.”“Tapi—”Deg!Belum sempat Jaka melanjutkan ucapannya, Niraya sudah menyambar bibirku, melumatnya dengan liar. Seketika sesuatu yang aneh terjadi, lumatan bibir Niraya menghasilkan daya tarik yang begitu memabukkan, membuat Jaka terdiam dan langsung terserat oleh badai gairah yang tiba-tiba memuncak tak tertahankan.Jaka menelan ludah susah payah, dia membeku di tempat. Otot-otot tubuhnya menegang hebat sewaktu jemari lentur Niraya yang lembut merayap turun dari dadanya, menyusuri perut bergaris tegas milik Jaka, lalu tanpa ragu menyusup ke balik kain celananya yang basah. Cengkeraman lembut jemari Niraya langsung melingku
“Jaka… Tuan Jaka dalam bahaya!” jerit Rina seraya berlari pincang menghampiri rombongan, disusul Rini dan Tia yang melangkah payah dengan tubuh gemetar serta baju yang basah kuyup.Arum langsung melesat maju, menyambar tubuh si kembar dan merengkuh mereka erat-erat. “Rina! Rini! Kalian tidak apa-apa?! Apa yang terjadi pada kalian? Di mana Jaka?!”Beno menyusul cepat dengan wajah tegang, matanya menyapu kondisi ketiga gadis itu yang tampak amat trauma.“Arum... Tuan Jaka...” tangis Rina pecah di bahu Arum. “Tuan Jaka menukar dirinya demi menyelamatkan kami! Dia... dia ditahan di dasar rawa oleh wanita bernama Niraya!”Beno membelalak lebar. “Wanita?! Niraya?! Apa maksud kalian? Bukankah yang menculik kalian adalah para bandit ini?”Tia melangkah maju, memegangi dadanya yang masih naik-turun menahan sisa rasa panik. “Bukan... bandit-bandit ini memang yang menculik si kembar. Tapi saat Jaka masuk ke dalam kabut bersama aku, bandit-bandit ini sudah dibantai oleh mahluk-mahluk bersisik pen
Perdebatan kecil itu membuat suasana ruangan menjadi makin tegang. Ratu Isara menatap wajah Beno dan Arum yang dipenuhi kesetiaan mutlak. Di dalam lubuk hatinya yang paling dalam, sang Ratu sendiri sebenarnya disiksa oleh rasa khawatir yang luar biasa. Bayangan Jaka yang berjalan sendirian menembus kepekatan Hutan Bayangan terus menari-nari di pikirannya, membuat tangannya yang tengah mengusap perutnya bergetar pelan.Setelah terdiam cukup lama dalam pergolakan batin, Ratu Isara akhirnya menghela napas pasrah. Ketakutannya akan keselamatan Jaka meluluhkan perasaannya.“Baiklah...” ujar Ratu Isara pelan, menyerah pada desakan keduanya. “Kalian boleh pergi menyusulnya.”Wajah Beno dan Arum seketika sedikit cerah, namun Ratu Isara segera melanjutkan dengan nada bicara yang amat tegas. “Tapi aku tidak akan membiarkan kalian pergi berdua saja. Aku akan menyiapkan sepuluh pengawal elite kerajaan terbaik Arkanis untuk mendampingi perjalanan kalian. Bawa mereka, dan bawa Jaka kembali bersama
Di sisi lain, di istana Arkanis, Beno yang baru tahu jika Jaka berangkat menuju hutan bayangan sendiri langsung syok bukan main. Dia bersama Arum langsung buru-buru menemui ratu Isara di dalam kamarnya.Tok Tok!“Ratu! Kanjeng Ratu!”Ratu Isara yang sedang duduk di depan cermin rias sembari mengusap rambutnya terkejut, dia bergegas bangun dan membuka pintu lalu terperanjat saat mendapati Beno dan Arum di sana. Satu hal langsung terlintas di benak Isara, Beno dan Arum pasti ingin menanyakan perihal Jaka.“Kanjeng Ratu, apa benar Jaka pergi? Terus tadi saya sempat dengar dari pengawal jika Rina dan Rina di culik?” Beno langsung buka suara dengan rentetan pertanyaaan.“Hah, i-itu…” Ratu Isara tampak bingung bagaimana harus menjawab pertanyaan itu.“Kenapa kanjeng ratu? Apa benar semua itu?” tanya Beno lagi.Ratu Isara menarik napas dalam-dalam, lalu dia mengajak Arum dan Beno duduk sejenak di ruang depan.“Kemarilah!” katanya lembut.Ratu Isara berjalan perlahan menuju meja bundar di rua
“Di bongkar?!”Betapa terkejutnya Kang Dudung dan Jaka mendengar kabar dari Tarjo dan Narji. Tanpa basa-basi mereka semua langsung berangkat menuju area pemakaman.Sesampainya di sana, Jaka di buat kaget bukan main, jantungnya hampir saja berpindah tempat. Bagaimana tidak, makam Marni sudah terbong
Tanpa membuang waktu, Jaka langsung menindih istrinya tersebut, meremas dua gunung kenyalnya sambil menghisap putingnya bergantian.“Ahh! Sayang… terus!”Sari mulai membuka pahanya saat tangan Jaka menelusup ke sana. Ia menggeliat saat jari-jari Jaka mulai mengusap lembut garis belahan kewanitaanny
Bles!“Ahh!” Rara memekik, ia mencengkeram leher Jaka dengan kuat.Jaka juga melenguh hebat, miliknya di bawah sana seperti merobek sesuatu.“Ahh… Mas Jaka, sakit…” pekik gadis itu sambil tetap memeluk leher Jaka dengan erat.Rara merasakan benda tumpul itu masuk ke dalam dirinya begitu dalam. Jaka
Jaka tercengang, ia benar-benar tidak menyangka Bu Lilis akan memberi tawaran seperti ini. Jaka terpaku, matanya terhenti pada belahan kembar wanita itu yang mengintip di balik daster kerah rendah yang ia pakai. “Anu, Bu… saya…” Jaka benar-benar gugup. Tawaran seperti ini tentu saja sangat menggi






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore