Share

Bab 60

Author: Angin
Toni menyesali bahwa dia telah sombong dan menyebarkan berita di luar area militer yang menimbulkan ketidakpuasan dari atasan hingga dia didiskualifikasi untuk mengikuti acara.

Pada saat bersamaan, klakson berbunyi, segera setelah itu dia melihat Chandra sedang mengendarai mobil.

Dia yang sedang sangat kesal dan tidak dapat meluapkan kekesalannya berjalan dengan tongkat ke depan mobil, dengan marah berkata, "Sampah, apa malu ini nggak cukup? Cepat singkirkan mobil ini dari sini."

"Tit."

Chandra
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jenderal Naga   Bab 2907

    “Apa mungkin sungai misterius yang kulewati waktu itu adalah Sungai Waktu?” ujar Chandra dengan mata melebar penuh ketidakpercayaan. “Ya.”Roh Penunggu berkata, “Sepertinya Tardas melakukan itu karena takut kamu tidak memiliki cukup waktu. Sekarang, kamu memiliki cukup waktu untuk menemukan Pil Leluhur Agung.” Chandra seketika mengerti setelah mendengar penjelasan Roh Penunggu. Yadin juga turut diam setelah melihat Chandra yang tetap hening. Tidak satu pun dari mereka yang bersuara, sampai akhirnya satu menit berlalu. Yadin pun mulai bersuara, “Tuan Chandra.”Chandra seketika tersadar lalu menatap Yadin dan berkata, “Ya, ada apa?”“Aku, itu ....”Yadin tampak tergagap dan ragu untuk berbicara. Chandra berkata dengan santai, “Katakan saja apa yang ingin kamu katakan.”Yadin berpikir sejenak dan merasa kalau dirinya harus memberitahu Chandra mengenai hal ini. Dengan begitu, barulah Chandra bisa membantunya. “Kamu pastinya tahu tentang krisis yang dihadapi Dunia Singhen.”Kemudian Ch

  • Jenderal Naga   Bab 2906

    Peramu Pil yang bisa memurnikan pil tingkat Dewara dengan menggunakan ramuan ajaib pastinya bukanlah seseorang yang bisa disinggung oleh Pemimpin Dunia Singhen. Oleh karena itu, wajar saja jika Yadin tampak sangat sopan kepada Chandra.“Anak muda, kamu baru saja selesai memurnikan pil, jadi kamu pasti lelah. Bagaimana kalau aku mengantarmu ke bawah untuk beristirahat?” Yadin si Pemimpin Dunia Singhen memperlakukan Chandra dengan sangat hormat dan sopan setelah Chandra mengeluarkan tungku alkimia tingkat Kaisar. Bahkan seorang Makasakti Saming yang merupakan sosok Peramu Pil terkenal di Dunia Singhen juga sangat menghormati Chandra seakan dia ingin meminta dukungan dari Chandra. Karena Chandra tidak hanya memiliki tungku alkimia tingkat Kaisar, tapi juga teknik pemurnian yang sangat menakutkan. Bahkan beberapa teknik yang diaplikasikan Chandra sudah hilang ditelan waktu. Oleh karena itu, dia berharap Chandra bisa memberikannya arahan agar kemampuan pemurniannya bisa jauh lebih meningk

  • Jenderal Naga   Bab 2905

    Chandra mengabaikan tatapan orang-orang ke arahnya dan lebih memilih untuk berfokus kepada ramuan yang telah dipilihnya. Kemudian dia melambaikan tangannya ringan dan sebuah ramuan ajaib melayang ke dalam tungku dalam sekejap mata.Ukiran berwarna emas yang terukir di permukaan tungku seketika aktif setelah ramuan masuk ke dalam tungku. Beberapa ukiran prasasti muncul dan membentuk untaian garis berwarna emas yang menyelimuti tungku. Ramuan itu juga turut diselimuti oleh ukiran misterius setelah ukiran di permukaan tungku mulai aktif.Di saat yang bersamaan, Chandra juga mulai mengerahkan api sejatinya setelah berhasil merasakan setiap komponen yang ada di dalam ramuan pilihannya. Dia menggunakan sumber api miliknya untuk memurnikan pil dan mengekstrak tiap komponen yang ada di ramuan itu. Sebelumnya, Chandra tidak bisa memurnikan pil abadi tingkat lima belas dengan kekuatannya saat ini. Namun, dia bisa melakukannya dengan bantuan tungku alkimia tingkat Kaisar. Bahkan memurnikan pil a

  • Jenderal Naga   Bab 2904

    Tungku alkimia tingkat Kaisar yang dikeluarkan Chandra langsung menimbulkan sensasi dan menggemparkan dunia. Bahkan Saming yang merupakan seorang Peramu Pil tingkat Dewara juga tidak kalah tercengangnya. Dia tidak pernah menyangka kalau tungku alkimia tingkat Kaisar akan muncul di Dunia Singhen ini. Tidak lama kemudian, Saming sudah tersadar dari keterkejutannya lalu berdiri dan berjalan menghampiri Chandra. Dia menatap tungku alkimia yang melayang di depannya. Seketika, dia kembali terkejut setelah melihat ukiran karakter di permukaan tungku. Dia langsung terdiam seakan dia tersesat di dunia yang tidak diketahuinya. Sampai akhirnya, dia kembali tersadar lalu berseru, “Sungguh misterius Alkimia Dao! Prasasti ini juga sungguh misterius! Benar-benar menakjubkan! Pil apa pun pasti bisa dimurnikan dengan tungku ini!”Walaupun Saming adalah seorang peramu pil tingkat Dewara, dia baru saja mempelajari tentang Alkimia Dao. Karakter yang terukir di permukaan tungku sudah jauh melampaui penge

  • Jenderal Naga   Bab 2903

    Yadin tampak bingung, sampai akhirnya Saming berusaha menjelaskan dengan berkata, “Para Peramu Pil yang sangat kuat akan memastikan keadaan mereka sendiri sebelum memurnikan pil. Bahkan beberapa di antara mereka akan mengasingkan diri untuk menyesuaikan kondisi mereka agar bisa berada di kondisi terbaik ketika memurnikan pil.”“Apa mungkin dia adalah Peramu Pil yang sangat hebat?” tanya Yadin. Namun, Saming menggelengkan kepalanya seraya berkata, “Aku juga tidak tahu.”*** Di sisi lain, Chandra menutup matanya dan berusaha merelaksasikan jiwa dan pikirannya. Waktu terus berlalu, para Peramu Pil lainnya sudah berhasil memurnikan pil pertama mereka, sedangkan Chandra belum memulainya sama sekali. Di saat yang bersamaan, seorang perempuan bergaun merah muda yang berada tidak jauh dari Chandra telah menjadi Peramu Pil pertama yang selesai memurnikan pil pertamanya. Dia menyimpan pil hasil pemurniannya dengan hati-hati dan kembali ke area pemilihan herbal untuk memilih lebih banyak bahan

  • Jenderal Naga   Bab 2902

    Tidak bisa dipungkiri, barang-barang yang dibawa si perempuan berbaju merah muda memang berkualitas tinggi. Baik itu tungku tingkat dewa atau api sejati yang istimewa. Semua itu adalah hal-hal yang diimpikan oleh setiap peramu pil. Bahkan seorang Saming pun tergoda sampai tidak tahan untuk bertanya siapa guru perempuan itu.Seorang peramu pil yang mampu memberikan begitu banyak barang bagus kepada muridnya tentu saja bukanlah orang biasa. Namun, perempuan berbaju merah muda itu memilih diam.Saming memasang raut wajah menyayangkan. Dia melirik perempuan itu, lalu berkata, “Semoga berhasil. Aku percaya padamu. Apakah Dunia Singhen bisa melewati rintangan kali ini atau nggak, semua bergantung padamu.”Perempuan berbaju merah muda mengangguk pelan, “Aku akan berusaha melakukan yang terbaik untuk menang di kompetisi peramu pil kali ini dan mewakili Dunia Singhen untuk ikut ujian seleksi murid Sekte Obat.”“Bagus.”Saming mengangguk puas. Setelah itu, dia pergi dan kembali ke tempat dudukny

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status