Share

Bab 34

Jonathan duduk di gudang di mana senapan-senapan untuk berburu di simpan di sana. Pria itu berniat ingin mengajak Hazel pergi dari villa untuk memenangkan diri.

"Jonathan, apa kau tidak ingin menyerah saja? Ya, agar semuanya kembali kondusif."

Ucapan yang datang dari Peter seperti angin. Keputusannya sudah bulat untuk mempertahankan Hazel. Jika dirinya harus meninggalkan kekuasaan ini, ia tentu akan melakukannya demi mendapatkan apa arti kenyamanan hidup bagi dirinya.

"Peter, percuma kamu menasehati orang yang sedang jatuh cinta. Apakah kau lupa kata pepatah? 'Hal sia-sia akan engkau dapatkan jika kamu menasehati orang yang sedang jatuh cinta dan orang gila'. Jadi, menurutmu, sang pewaris ini akan mendengarkanmu?" kali ini, Hubert yang berbicara.

Peter mengendikan bahunya acuh. "Hmm... Aku hanya tidak ingin jika usaha dan pencapaian sia-sia hanya karena seorang wanita. Lihatlah Natasya, bukankah dia Jauh lebih cantik—" ucapan Peter spontan terhenti.

Jonathan, menodongkan moncong se
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status