LOGINRomantic | Comedy | Adult 21+ Setelah kematian istrinya, Daniel seorang konsultan bisnis berusia 38 tahun, merasa terasing dan terjebak dalam rutinitas sehari-hari. Putrinya yang berusia 17 tahun, Reina memutuskan untuk menghadirkan Sarah, seorang pengasuh muda, untuk mengurus Daddynya. Dengan harapan Sarah bisa membawa perubahan positif, Reina juga memiliki rencana untuk memperkenalkan Daddynya pada kemungkinan cinta baru. Di tengah perubahan mendadak dan kebingungan awal, Daniel mulai merasakan kehangatan dan perhatian dari Sarah. Seiring waktu, hubungan mereka berkembang menjadi sesuatu yang lebih mendalam. Daniel, yang sebelumnya merasa kehilangan arah, menemukan kembali rasa cintanya dan harapan untuk masa depan.
View MoreDi ruang TV, suasana terasa tenang dengan cahaya lampu yang hangat, menyorot wajah Daniel dan ibunya, Claudia, yang duduk berdampingan di sofa. Reina sudah kembali ke kamar, begitu juga dengan Sarah yang memilih untuk menyendiri sejenak. Claudia, yang masih memandangi Daniel dengan perhatian, membuka percakapan dengan suara lembut, "Bagaimana perasaanmu, Son?" Daniel menatap layar TV sejenak, mencoba merangkai kata-kata sebelum akhirnya menjawab, "Aku baik-baik saja, Mom." Claudia mengamati anaknya dengan pandangan penuh kasih, melihat perasaan campur aduk yang sulit disembunyikan. "Apakah sulit merawat Reina sendirian?" tanya Claudia, suaranya dipenuhi kekhawatiran. "Kau tahu, setelah kepergian itu, aku bisa bayangkan betapa beratnya." Daniel tersenyum tipis, meski ada sedikit kelelahan di matanya. "Tidak, Mom," jawabnya mantap, "Reina anak yang baik dan penurut. Dia tidak banyak meminta, dan kami bisa beradaptasi. Aku rasa kami baik-baik saja." Claudia mengangguk, terlihat leg
Hari ini adalah hari istimewa untuk Reina, pesta ulang tahunnya diadakan di sebuah kafe yang sudah dihias dengan meriah. Di kamar Reina, Sarah sibuk membantu gadis itu berdandan. Reina tampak antusias, wajahnya ceria, namun ada sedikit gugup di matanya. "Kak Sarah, aku terlihat cantik, nggak?" tanya Reina sambil memutar tubuhnya di depan cermin. Sarah tersenyum lembut, menata rambut panjang Reina yang jatuh tergerai. "Kamu sudah cantik dari sananya, Reina. Tapi biar kakak tambahkan sedikit sentuhan lagi, ya." Sarah mengambil blush on, menyapukan warna lembut ke pipi Reina. Setelah itu, ia menyisir rambut Reina, membuatnya sedikit bergelombang, lalu menyematkan jepit berbentuk bunga kecil di sisi kiri rambutnya. "Ini, selesai. Sekarang lihat lagi," kata Sarah sambil melangkah mundur. Reina memandangi bayangannya di cermin dan tersenyum lebar. "Wah, Kak Sarah, aku seperti princess!" Sarah tertawa kecil, merasa puas dengan hasilnya. "Putri yang paling cantik malam ini," katany
Siang itu, Daniel berdiri di area kedatangan bandara, matanya sesekali melirik layar monitor. Penerbangan dari Belanda baru saja mendarat, dan ia menunggu dengan sabar di antara kerumunan penjemput lainnya.Tak lama kemudian, pintu kedatangan internasional terbuka. Daniel berdiri lebih tegap, matanya mencari sosok yang sangat dikenalnya. Lalu, ia melihat ibunya, seorang wanita paruh baya dengan rambut beruban yang tertata rapi dan senyum hangat di wajahnya.“Mom!” panggil Daniel sambil melambaikan tangan.Ny. Claudia balas tersenyum, mempercepat langkahnya mendekati putranya. "Daniel, sayang!"Mereka saling berpelukan erat. “Aku merindukanmu, Mom,” ucap Daniel dengan suara lembut.“Mom juga merindukanmu. Dan tentu saja, Reina. Bagaimana cucuku yang manis?”“Dia baik, sangat bersemangat untuk ulang tahunnya. Dia akan sangat senang melihat Ibu,” kata Daniel sambil mengambil koper besar dari tangan ibunya.“Oh, aku tidak sabar untuk memeluknya. Dia pasti tumbuh semakin cantik,” ujar Ny.
Setelah sampai di rumah, Daniel dan Sarah segera bergegas ke dapur untuk mempersiapkan kejutan ulang tahun Reina. Langkah pertama yang mereka lakukan adalah membuat kue ulang tahun. Dengan semangat, Sarah mulai mencampurkan bahan-bahan di mangkuk besar. Ia menghidupkan mixer dan melihat adonan berputar. Sesekali, ia mencolek adonan yang menempel di dinding mangkuk dan merasakan teksturnya. "Bagaimana, Pak?" tanyanya dengan penuh semangat, mengharapkan pujian.Tanpa menjawab, Daniel mendekat dan membawa jari Sarah yang terkena adonan ke mulutnya. "Saya rasa sudah pas," katanya dengan nada serius, namun dengan senyuman di wajahnya.Sarah terkejut dan mendapati dirinya tersipu. "Ahh.. iya pak," jawabnya gugup, padahal bukan itu yang ingin ia tanyakan. Dia terdiam sejenak, merasakan detak jantungnya berdegup kencang."Sarah, saya akan memompa balon. Kamu lanjutkan saja cakenya," kata Daniel sambil mundur sedikit untuk memberikan ruang.Sarah mengangguk, lalu memasukkan adonan kue ke dala
Tangan Daniel secara alami berada di punggung Sarah, sementara tangan satunya memeluk Reina dan Milo.Sarah merasakan kehangatan tangan Daniel di punggungnya, sebuah sentuhan yang membuatnya merasa nyaman namun juga membuat jantungnya berdebar.Di sisi lain, Daniel juga merasakan kehangatan yang sa
Pagi itu, Sarah sudah bangun lebih awal untuk menyiapkan sarapan. Dengan teliti, ia membuat roti dengan telur mata sapi dan menyeduh kopi untuk Daniel, sementara susu coklat sudah disiapkan untuk Reina. Namun, ketika melihat jam menunjukkan pukul 6, Sarah mulai khawatir karena belum ada yang k
Di dalam kamar, Reina sedang membersihkan masker wajah, mempersiapkan dirinya untuk waktu santai. Mendengar ketukan yang keras, dia tahu bahwa pertemuan antara Daniel dan Sarah tidak berjalan dengan baik. Reina membuka pintu dan melihat ayahnya yang tampak sangat kesal. Dengan cepat, Reina me
Setelah menerima telepon dari Mbak Rika, tetangganya yang bekerja sebagai pembantu di rumah Daniel, Sarah langsung memutuskan untuk berangkat keesokan harinya. Perjalanan dari desanya ke kota memakan waktu 7 jam, dan Sarah akhirnya tiba di sebuah perumahan mewah yang membuatnya sedikit terkesima. R






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.