Compartilhar

17. Pacar Pertama Gavin

Autor: Lolipop05
last update Data de publicação: 2026-08-07 15:07:25

"Yakin?"

"Ya—yakin dong! Gu—gue sama Zayn dulu sering kissing!" gagap Elmira.

"Oh ya? Tapi tadi kamu hampir gigit bibir saya pas kita ciuman."

Wajah Elmira semakin memerah, jantungnya seperti loncat ke perut setiap kali Gavin membahas ciuman mereka tadi.

"Udah deh! Kenapa dari tadi bahasanya hal gak penting kayak gini, sih!?" seru Elmira. "Disini harusnya gue yang marah, karena Lo tiba-tiba main sosor aja ditempat umum kayak tadi! Gak sopan banget Lo!"

Gavin mencebik. "Oh begini cara kamu bert
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Kau Ambil Pacarku, Ku Nikahi Mantanmu   35. Cara Menyentuh Hati Istri

    Tidak bisa berkata-kata.Itulah yang Elmira rasakan sekarang. Gadis itu terbengong mendengar ucapan Gavin. Meleleh katanya. Sumpah demi apapun ini adalah kali pertama Elmira melihat reaksi alami seorang laki-laki, dan itu dia juga mengutarakannya sendiri. Reaksi Gavin itu tidak dibuat-buat, benar-benar asli sampai ia harus menyampaikannya langsung. Kalau Elmira terjemahkan ... Gavin sedang salah tingkah. Elmira sangat yakin sebab ia sudah pengalaman menjalin hubungan dengan laki-laki.Hingga akhirnya ... Dari yang diam menjadi ..."Pfftthhh! Hahaha ..." lepas sudah tawa Elmira setelah sekian detik terdiam. Ia tidak tahan melihat ekspresi serius tapi merona di wajah Gavin. "Apa sih! Lo lucuk banget tahu, kak!" Gavin semakin bingung, wajahnya kian memerah karena ditertawai oleh Elmira. "Kamu kenapa ngeledekin saya? Saya jujur, tahu!""Kak Lo tuh sadar gak sih? Lo lagi merona, lagi blushing! Ya tuhan gue tumben banget lihat cowok melted cuman gara-gara di puji!" sembur Elmira heboh. Ba

  • Kau Ambil Pacarku, Ku Nikahi Mantanmu   34. Malam Pertama (?)

    Malam pertama ...Adalah malam yang selalu ditunggu-tunggu oleh sejumlah pasangan yang berhasil menuju tahapan pernikahan dalam perjalanan cinta mereka. Tapi lain halnya dengan pasangan satu ini. Elmira merasa ngeri-ngeri sedep membayangkan hal tersebut. Elmira sadar mereka berdua sudah menikah, dan jika Gavin meminta haknya maka itu sah-sah saja.Namun di balik itu semua Elmira juga dibuat bingung dengan sikap Gavin padanya. Laki-laki itu tidak berekspresi apapun sejak tadi. Yang salah tingkah dan berdebar malah Elmira sendiri. Sesampainya di apartemen, alih-alih menerkam Elmira langsung atau menyudutkannya dulu di dinding lalu memberikan ciuman yang memabukkan, Gavin malah menyuruh Elmira masuk ke dalam kamar lalu menyusun bajunya yang ada di koper untuk di letakkan di dalam lemari. Sementara Gavin? Laki-laki itu malah sibuk dengan laptopnya dan Elmira tidak tahu apa yang Gavin lakukan dengan laptop itu. Gavin malah menganggapnya seperti tidak ada di kamar.Oh ayolah ini malam pert

  • Kau Ambil Pacarku, Ku Nikahi Mantanmu   33. Kepindahan Zayn

    Bertepatan setelah kepergian elmira, Zayn datang ke rumah Marcell untuk menetap setelah menikah dengan Freya. Laki-laki itu membawa koper-kopernya dari kost menuju rumah Marcell lalu masuk ke dalam kamar Freya. Sesampainya di sana ia menjumpai Freya tengah duduk di tepi ranjang dengan gaun tidur selutut. Wajah Freya di tekuk masam, tidak ada sedikitpun senyuman yang Zayn jumpai di wajah istrinya saat ini.Melihat penampakan itu tidak membuat Zayn gentar, ia tetap masuk ke dalam kamar yang sebentar lagi juga akan menjadi kamarnya. Ia letakkan kopernya di tepi lemari lalu mendudukkan diri di samping Freya."Freya ..." panggil Zayn sambil menyentuh bahu sang istri pelan dan lembut.Freya menoleh tanpa suara, ekspresi wajahnya menunjukkan firasat tidak tenang. Zayn masih mencoba untuk ber-positif thinking, mungkin saja Freya lelah karena seharian menyambut para tamu dan sanak keluarga yang datang di hari pernikahan mereka. Zayn mencoba meraih tangan Freya, lalu menggenggamnya."Maaf aku l

  • Kau Ambil Pacarku, Ku Nikahi Mantanmu   32. Hidup Baru Bersama Gavin

    "Yuk, berangkat sekarang."Mau tak mau, Elmira akhirnya melangkah keluar menuju tempat dimana Gavin memarkirkan mobilnya. Sementara, kopernya dan tas berisi pakaian lain dibawakan oleh Gavin. Marcell, laki-laki paruh baya itu mengekori Elmira dan Gavin dari belakang bersama dengan Allura dan juga Freya. Mereka mengantar Elmira dan Gavin sampa ke depan mobil."Papa boleh main ke apartemen kalian kapan-kapan?" tanya Marcell sebelum Elmira dan Gavin membuka pintu mobil untuk memasukkan barang-barang Elmira ke dalam bagasi mobil.Elmira lalu melirik ke arah Gavin, seperti meminta persetujuan dari laki-laki yang baru saja sah menjadi suaminya itu. Bukan tanpa alasan, sebab Elmira sedikit tahu diri bahwa huniannya saat ini bukannya hasil bersama, melainkan milik pribadi Gavin yang sudah ada sejak mereka berdua belum menikah.Gavin yang sadar akan arti lirikan Elmira akhirnya bersuara. "Saya jarang sekali mengajak orang lain datang ke apartemen saya." Kata Gavin lalu melirik ke arah Elmira y

  • Kau Ambil Pacarku, Ku Nikahi Mantanmu   31. Pindah Rumah

    "El ... Kamu mau pergi langsung hari ini? Secepat ini? Ini belum dua puluh empat jam setelah kamu akad nikah, nak."Elmira merasa kian sesak kala Marcell menahan koper yang ia seret. Setelah prosesi akad nikah selesai, Elmira sudah memutuskan untuk langsung pindah rumah ke apartemen Gavin. Dari jauh-jauh hari, ia sudah bertekad untuk keluar dari rumah yang sudah beralih fungsi menjadi neraka kehidupan ini. Jadi sekalipun Marcell menangis darah, Elmira tidak akan goyah, ia akan tetap pada keputusannya untuk keluar dari rumah. Elmira tidak mau semakin merusak mentalnya dengan bermalam disini karena melihat dan mendengar malam pertama sang mantan kekasih dengan si adik tiri."Gak bisa. Aku udah bertekad dari jauh-jauh hari bahwa aku akan keluar dari rumah ini," sahut Elmira, berusha melepas cekalan tangan Marcell yang ada di kopernya. Tapi alih-alih melepas, Marcell kini malah bersih mencekal tangan Elmira kuat-kuat. Dan hal itu sukses membuat Elmira mengangkat wajah, hingga akhirnya dap

  • Kau Ambil Pacarku, Ku Nikahi Mantanmu   30. Hari Bahagia Sekaligus Menyakitkan

    "Mama! Aku mau pura-pura pingsan aja biar semua tamu yang disini gak ngetawain aku! Ini semua gara-gara mama!"Sementara Allura hanya bisa menunduk malu, malu karena tidak bisa melindungi sang anak tercinta. Seharusnya ia mengikuti apa kata Freya tadi, tapi dia malah tetap membujuk anaknya dengan rayuan-rayuan maut yang dia ucapkan.Disaat ramai-ramainya cibiran dan tawa yang ditujukan untuk Freya, Elmira tampak menuruni tangga. Perlahan suara tawa dan bisik-bisik mulai sirna, seluruh atensi dari para tamu undangan beralih ke arah sang tuan putri yang sebenarnya, yang tampak memukau dengan baju pengantin yang dia kenakan. Dan Zayn termasuk di antara mereka yang terpukau dan terpesona dengan kecantikan yang elmira pancarkan. Laki-laki itu tak henti-hentinya memuji Elmira dalam diam.'ternyata bentukan Lo kayak gini, El kalau makai baju pengantin. Tapi sayang, meskipun kita di akad yang sama, tapi pengantin yang gue nikahin bukan Lo.' batin Zayn dengan mata yang terus menatap Elmira nan

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status