Chapter: 61. Bertekuk LututPameela menggeleng lagi hingga membuat Gavin kembali menatapnya tajam. "Kalau Elmira gak mau maafin kamu, hari ini saya gak bisa jamin kamu untuk selamat dari saya.""Gavin, ini too much —""Kamu bilang berlebihan? Kamu pikir dengan membully Elmira kemarin itu gak berlebihan?!" seru Gavin. "Cepat, sialan! Kamu udah bikin Elmira menderita kemarin! Dan sekarang saya gak mau dia masih berpikiran macam-macam bahkan sampai overthinking!"Setelah mengatakan itu Gavin mendorong tubuh Pameela hingga tersungkur di kaki Elmira. Sementara Elmira terkejut bukan main melihat Pameela dengan pemandangan seperti itu. Belum lagi tatapan aneh orang-orang yang tertuju ke arah mereka."Sayang ..." Gavin menghampiri Elmira lalu mengusap rambutnya di depan semua orang yang ada di sana. "Pameela katanya mau ngomong sama kamu."Pameela mati kutu. Apalagi saat melihat kini semua orang yang ada di sana mengeluarkan ponsel untuk merekam apa yang akan dia lakukan saat ini. Habis sudah reputasi Pameela sebagai se
Last Updated: 2026-10-16
Chapter: 60. KarmaKemarin adalah hari yang sangat melelahkan bagi Elmira. Bahkan rasanya ia sangat malas untuk kuliah hari ini setelah apa yang dia dapatkan kemarin. Malas bertemu Pameela, malas bertemu Freya, malas meladeni semua cemoohan dan omong kosong mereka, karena semua itu hanya akan membuang energi Elmira saja. Tidak ada keuntungan yang gadis itu dapatkan dari itu semua.Semakin dekat dengan kampus, Elmira semakin ragu untuk melanjutkan perjalanan. Alhasil ia merengek pada sang suami yang tengah fokus menyetir untuk diantarkan pulang saja ke apartemen. "Kak, pulang aja yuk? Please. Gue males banget ngampus. Belum siap ketemu dan ngeladenin mereka," rengek Elmira tiba-tiba."Jangan buang dan korbankan waktu kamu hanya untuk meratapi nasib karena udah dibully sama orang-orang gak penting itu. Mereka pasti bakalan ketawa menang kalau ngelihat kamu gak ke kampus hari ini. Dan itu artinya tujuan mereka berhasil untuk merusak mental kamu," nasihat Gavin."Tapi kak —""Tenang, El. Ada saya juga nant
Last Updated: 2026-10-11
Chapter: 59. I'll Be ThereSetelah putus dari Zayn, Elmira tidak percaya lagi dengan yang namanya janji dan tidak mau menjanjikan apapun lagi pada seseorang. Tapi demi suaminya, demi Gavin yang imut ini Elmira rela merombak prinsipnya. Hati kecil Elmira menuntunnya untuk mempercayai Gavin."Iya, Kak. Janji," sahutnya. Lalu mengulurkan kelingkingnya dan menautkannya dengan kelingking milik Gavin. Melihat itu membuat senyum tipis Gavin terbit. Hati yang tadinya ketar ketir kini kembali menghangat."Oke, karena saya suami yang baik, permintaan maaf kamu diterima."Mereka berdua akhirnya kembali saling tatap dan berakhir dengan Gavin yang mengalihkan pandangannya karena merasa malu saling tatap dalam waktu yang lama.Sisi ranjang Elmira kemudian bergoyang kala Gavin merebahkan dirinya di sana. Laki-laki itu berbaring menyamping hingga membuat posisi keduanya kini saling berhadapan satu sama lain.Lembut dan hangat telapak tangan Gavin menyapa kulit pipi Elmira setelahnya."Setelah kejadian kemarin, gak ada yang mau
Last Updated: 2026-10-04
Chapter: 58. Kembali ke ApartemenElmira mengerjap pelan, merasakan sesuatu bertengger di keningnya. Basah, dingin dan lembab. Perlahan ia menggerakkan tangannya meraba benda — yang dirasa seperti kain — lalu membuka mata. Dan ternyata benar, itu adalah kain kompres. Tapi tunggu!Elmira baru sadar kalau ada yang menggenggam tangannya. Dia juga bukan sedang berada di kamar Rossy.Ia perhatikan kamar ini, rasanya seperti sangat familiar dengan kamar yang ia tempati sekarang. Benar-benar bukan sedang di kamar Rossy! Elmira lalu menoleh ke samping, ia terkejut bukan main saat menemukan Gavin berada di sampingnya dengan mata yang terpejam. Tangannya digenggam erat oleh laki-laki itu seolah takut Elmira akan pergi lagi. Dan hal itu sukses membuat jantung Elmira tidak aman, rasanya seperti akan jatuh ke perut! Tubuhnya menegang beberapa detik saat benar-benar sadar bahwa kini ia sedang di apartemen sang suami — entah sejak kapan.'Perasaan tadi gue ada di kamar Rossy deh, kenapa sekarang bisa balik ke apartemen Kak Gavin?'
Last Updated: 2026-10-02
Chapter: 57. Drama dan Rencana AlluraMarcell baru menyadari, bahwa Elmira adalah permata yang seharusnya ia pilih sejak awal, yang seharusnya dia bela mati-matian dan yang seharusnya dia lindungi habis-habisan. Menikahi Allura pun kini mendadak membuatnya menyesal. Andai saja dulu ia tidak terbawa suasana dan hawa nafsu akan sentuhan dan belaian seorang wanita, andai saja ia bisa menahan sedikit saja rasa kesepian yang dia rasakan, andai ia bersyukur karena masih ada peninggalan dari Zoya yang ditinggalkan, yaitu Elmira, mungkin saat ini ia tidak akan kehilangan harta satu-satunya itu, putri berharganya, hasil buah cintanya dengan Zoya.Karena sejujurnya, ia baru menyadari bahwa hidup berdua hanya dengan Elmira saja jauh lebih berharga daripada memiliki keluarga baru sementara anak tiri dan istri barunya selalu berbuat jahat pada Elmira yang berujung membuat Elmira memutuskan untuk pergi dari rumah.Tapi yah, nasi sudah menjadi bubur dan penyesalan selalu menjadi akhir klise dari sebuah perjalanan hidup setiap manusia."
Last Updated: 2026-10-01
Chapter: 56. Murkanya Marcell"FREYA! FREYA!" Marcell tidak tahan untuk tidak meneriaki nama anak tirinya itu begitu ia tiba di rumah. Marcell sengaja meninggalkan dan menitip Elmira pada Gavin begitu mereka sampai di apartemen Gavin lalu memilih pergi untuk menyelesaikan urusannya di rumah. Rasanya mulutnya gatal sekali ingin memakai Freya sekarang juga. Marcell mempercayai Gavin, makanya dia memilih menitipkan Elmira pada sang menantu alih-alih membawanya ikut pulang kembali ke rumah. Melihat ekspresi wajah Gavin saat Elmira belum ditemukan membuat Marcell yakin sang putri sudah bersama laki-laki yang tepat. Apalagi tadi Gavin sempat berlutut untuk meminta maaf. Itulah kenapa Marcell lebih memilih pulang untuk memastikan apa yang terjadi sehingga membuat anak semata wayangnya babak belur seperti itu. "Loh, Pa? Kamu udah pulang? Aku pikir bakal lama. Gimana sama El? Kamu udah ngomong sama dia, kan?" Allura, wanita licik itu tampak turun dari tangga, diikuti oleh Freya dari belakang. Wajah Freya tampak bers
Last Updated: 2026-09-30