Share

Bab 87

Author: Finella Zakaria
Saat melihat Nayla membela dirinya dengan penuh percaya diri, sorot mata Simon yang dalam muncul sedikit rasa senang.

Karin terkejut, Nayla tampak benar-benar kembali seperti dulu, penuh percaya diri dan angkuh.

"Kamu berani ngomong ke aku dengan sikap kayak gini..." Yuna menunjuk Nayla dengan marah.

Nayla tetap tenang, tak mundur sedikit pun, "Rasa hormat itu saling timbal balik. Kalau kamu nggak hormati aku, kenapa harus nyalahin aku kalau aku balik ngelawan?"

"Kamu benaran nggak tahu diri, ma
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (3)
goodnovel comment avatar
Bulan Purnama
simon punya video kekejaman hans pada nayla kan dr video cctv, kenapa ga ditunjukin depan ibunya ? biar ibunya tau liciknya karin dan kejamnya hans
goodnovel comment avatar
nouva arvy
pertma Nayla yg pegang kemudi Simon duduk di kursi penumpang,,,lah terakhir Simon yg nyetir dgn 1 tgn Lo.........
goodnovel comment avatar
Suryat
apa di yuna ini ibu tiri Simon ya
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1533

    Pada hari ketiga setelah kasus dibatalkan, Mario membawa selembar cek dan meletakkannya di hadapan Amanda.Amanda langsung menyadari bahwa itu adalah kompensasi dari Keluarga Wistara."Benar sekali." Mario berkata sambil bercanda, "Nona Amanda, total asetmu sekarang lebih banyak daripada milikku. Mulai sekarang, kamu saja yang menafkahiku?"Amanda tertawa terbahak-bahak mendengarnya. "Uang segini pasti bukan apa-apa di matamu, ya 'kan, Dokter Mario?""Asal kamu mau, aku nggak masalah dihidupi istriku."Senyum tipis terukir di bibir Mario, sambil menatap Amanda dengan tatapan penuh arti.Senyum di wajah Amanda semakin cerah. "Oh, jadi Dokter Mario ingin meninggalkan dunia kedokteran dan terjun ke dunia bisnis? Atau mungkin, kariermu di rumah sakit belakangan ini kurang lancar, sampai perlu dihidupi uangku?"Mario masih tersenyum dan mencubit dagunya. "Jadi, Nona Amanda, apa kamu bersedia?"Amanda menoyornya. "Kalau kamu memang serius, bisa dibicarakan. Kalau kamu cuma meledekku, aku ngg

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1532

    Mendengar penuturannya, Sandra semakin gelisah. "Sudah, jangan bicara lagi. Lakukan saja yang sudah kukatakan sebelumnya. Ingat, jangan sampai ketahuan.""Ya, aku mengerti."Michael menghela napas, lalu teringat sesuatu dan bertanya dengan perhatian, "Kak, kamu sekarang di mana? Beneran nggak mau pulang? Kalau kamu nggak berangkat lagi ke rumah sakit dalam waktu dekat, mungkin semua orang akan mengira kamu nggak berani muncul."Wajah Sandra tampak serius, dan kilatan kejam melintas di matanya. "Aku punya rencana sendiri, jadi jangan tanya dulu. Oh ya, sampaikan ke Ayah Ibu aku baik-baik saja.""Ya sudah." Michael menutup telepon.Sandra baru saja meletakkan ponselnya ketika seorang pelayan mengetuk pintu dan masuk, lalu berkata dengan sopan dan hormat, "Nona Sandra, Tuan Calvin sudah pulang dan ingin bertemu denganmu di bawah."Sandra pun melirik jam, ternyata sudah pukul tujuh lebih, sudah malam.Sandra bangkit dan turun ke lantai bawah.Calvin duduk santai di sofa dengan satu kaki di

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1531

    Ternyata Sandra!Nayla tanpa sadar berseru, "Kamu nggak bohong?"Farrel tertawa, menertawakan diri sendiri. "Aku juga awalnya nggak percaya. Sampai aku suruh orang menyelidiki, dan memastikan pengirimnya memang Sandra.""Buktinya apa? Kamu punya buktinya?" Amanda bertanya lagi.Farrel mengangkat dagunya. "Tentu saja aku punya bukti, ada di ponselku. Kalau kalian mau buktinya, bisa saja kuberikan. Dengan syarat, batalkan kasus ini."Secara relatif, permintaan Farrel ini tidak terlalu berlebihan.Keluarga Wistara sudah diam-diam menghubungi Mario untuk menangani masalah ini, dan menawarkan kompensasi kepada Amanda.Baik itu uang sebesar 200 miliar maupun beberapa tawaran iklan dan acara peragaan busana yang dijanjikan Keluarga Wistara, semuanya membuat Amanda tertarik.Amanda ragu sejenak. "Oke, tapi awas saja kalau aku tahu kamu bohong."Mereka pun dapat dikatakan telah mencapai kesepakatan.Kemudian, Nayla dan Amanda berdiri bersamaan untuk pergi.Farrel tampaknya tidak menyangka merek

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1530

    Nayla sudah lama memikirkan kemungkinan ini, bahkan sudah meminta Charlie untuk menyelidiki.Hasil penyelidikan telah dia terima tepat sepuluh menit sebelum Amanda datang."Tebakanmu benar. Setelah memeriksa ponsel Farrel, memang ada seseorang yang mengirim rekaman suara kepadanya.""Dan rekaman itu berisi percakapan antara Kartika dan Melanie. Aku jadi berpikir, apa mungkin Melanie yang mengirim rekaman itu ke Farrel?"Amanda mengerutkan kening. "Apa tujuan Melanie melakukan itu? Walaupun dia sangat nggak suka aku berhubungan dengan Mario, ini sama sekali nggak menguntungkan baginya.""Jangan lupa apa yang dialami Melanie waktu dia diberi pelajaran sebelumnya." Nayla mengingatkan dengan nada datar.Amanda mengangguk. Memang ada benarnya. "Sayang, kita menebak-nebak pun nggak ada gunanya dibanding menanyakan langsung kepada yang bersangkutan. Ya nggak?"Kilatan licik muncul di mata Amanda.Melihat ini, Nayla segera menyadari apa yang ingin dia lakukan. "Kamu mau bicara dengan Farrel?"

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1529

    Amanda tetap ingin tahu apa pendapat Mario. "Menurutmu, sebaiknya bagaimana?"Mario membelai ujung hidung Amanda dan tersenyum lembut. "Calon istriku, lakukan saja apa pun yang kamu mau."Dia jeda sejenak sambil tersenyum. "Aku ikut apa pun katamu.""Itu tergantung seberapa besar iktikad baik Keluarga Wistara."Amanda sudah punya gambaran di benaknya dan melanjutkan, "Farrel nggak cuma satu kali menyerangku Bahkan yang terakhir hampir mengancam kandungan Nayla. Dalam hal ini, kita harus memberinya sedikit pelajaran."Mario mengangkat alisnya. "Oh, sudah dipikirkan bagaimana?"Amanda tersenyum misterius, mengangkat tangannya untuk memeluk leher Mario, menempelkan hidungnya ke hidung Mario dan tertawa nakal. "Kamu nggak perlu khawatir, tunggu saja."Mario sedikit memicingkan mata, kelembutan yang mendalam di matanya berubah menjadi antisipasi. "Oke, aku tunggu."Dia menunduk hendak menciumnya, tetapi kepala Amanda menghindar ke belakang, lalu dia tiba-tiba teringat sesuatu. "Oh ya, meman

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1528

    "Kepemimpinan Keluarga Wistara beberapa tahun ini sudah diserahkan kepadanya. Walaupun belum mendapat dukungan penuh dari seluruh Keluarga Wistara, dan kedua cabang keluarga selalu berselisih ....""Tapi, setelah kejadian ini, cabang ketiga Keluarga Wistara benar-benar kehilangan kekuatan untuk bersaing. Selain itu, begitu Rasya menyelesaikan masalah ini, dia akan menjadi ketua dewan direksi sekaligus kepala Keluarga Wistara."Amanda seketika mengerti mengapa Gina begitu merendah di hadapannya. Ternyata demi kedua putranya.Jika Gina tidak bertindak demikian, kedua putranya akan benar-benar kehilangan kesempatan untuk bersaing.Perselisihan internal Keluarga Wistara sejak awal sangat sengit. Dan dengan kejadian ini, kedua putra dari cabang ketiga Keluarga Wistara berada dalam posisi yang tidak menguntungkan.Amanda sedikit tersadar, jadi tidak heran jika Gina rela bersikap begitu rendah di hadapannya.Pada akhirnya, semua itu demi posisi dirinya sendiri, demi merencanakan masa depan ke

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status