공유

Bab 8

작가: Finella Zakaria
Nayla tertawa.

Mentertawakan kebodohan Hans.

"Hari itu aku sudah bilang jelas, kita putus." Nayla mencibir, "Kamu nggak ngerti bahasa manusia?"

Wajahnya sangat serius, tidak seperti bercanda.

Hans sempat panik, tapi cepat mencibir, "Begitu Karin balik, kamu pakai segala cara."

"Oke, aku ngaku salah, puas?"

Hans menahan amarah, melunakkan suara, "Nggak pergi urus daftar nikah memang salahku, jangan marah lagi, aku minta maaf."

Sebuah kotak disodorkan ke depan Nayla, lalu dibuka.

Sebuah gelang saf
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (18)
goodnovel comment avatar
Sari Sari
tp lama nggu baru bisa lanjut
goodnovel comment avatar
Betty Elizabeth Dethan
sangat menarik
goodnovel comment avatar
Sri Lestari
sama Bru buka 1 bab iklan
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1483

    Winda tampak malu, wajahnya memerah dan membiru, merasa sangat malu. Namun, karena penakut, dia tidak berani membalas.Tepat pada saat itu, Nayla membuka pintu dan keluar.Wajahnya langsung muram dan dia menarik Winda ke belakangnya. "Winda itu baik dan polos, tentu saja nggak bisa dibandingkan dengan Nona Melanie yang eksentrik dan pergaulannya bebas.""Nayla, kenapa kamu selalu ada di mana-mana!" Melanie memelototi Nayla."Yang tanya begitu harusnya aku, 'kan? Rencana jahat apa lagi yang ingin kamu lakukan?" Nayla menatapnya tajam.Melanie merasa takut pada Nayla dan tidak berani membuatnya marah, jadi dia melampiaskan amarahnya pada Austin."Kamu diam saja lihat mereka menindasku?"Nayla mengangkat alisnya dan menatap Austin.Winda merasakan kehangatan di dalam hatinya saat Nayla melindunginya. Namun, dia tetap tanpa sadar melirik Austin, bertanya-tanya siapa yang akan dia dukung.Detik berikutnya.Austin berkata dengan dingin, "Kamu sendiri yang mulutnya kotor. Jangan salahkan oran

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1482

    Sejak mulai dirawat hingga sekarang, tidak pernah berubah.Nayla belakangan ini sibuk dan sudah beberapa kali datang, kebanyakan membicarakan Farrel dan Viola.Hari ini pun demikian."Keluarga Sasmitha dan Keluarga Wistara sama-sama ingin berdamai. Besok hari persidangan, bagaimana pendapatmu?" Nayla duduk di samping tempat tidur.Winda mengemas panci sup dan membawanya keluar untuk dicuci.Lagi pula, dia tidak mengerti semua hal ini.Amanda melihatnya keluar, lalu menjawab langsung, "Tangani saja sesuai prosedur. Tapi sebenarnya, Viola melakukan itu mungkin ada hubungannya dengan Melanie."Dia tidak punya permasalahan apa pun dengan Viola. Awalnya, dia tidak mengerti mengapa Viola bertindak seperti itu. Namun, setelah mengetahui hubungan mereka, semuanya menjadi jelas.Melanie tidak menyukainya. Kedua sepupu itu sangat akrab dan memiliki sifat yang sama. Jadi tidak mengherankan sampai melakukan hal-hal seperti itu.Farrel diam-diam bersekongkol dengan Viola. Nasibnya hari ini adalah a

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1481

    Wajah Sandra mendadak membeku.Matanya membelalak, lalu dia berbalik hendak pergi."Tunggu."Julian berhasil meraih pergelangan tangannya tepat pada waktunya."Apa maksudmu ini?"Rasa jijik melintas di mata Sandra, dan dia berusaha melepaskan diri.Julian tetap mencengkeramnya. "Nanti malam setelah pulang kerja, kita bicara sambil minum."Sandra melepaskan tangannya dan berjalan keluar.Dia tidak mengatakan iya.Tetapi juga tidak menolak.Julian memandangi punggungnya, pupil matanya sedikit menyempit.Malam harinya, Julian menunggu Sandra di sebuah bistro. Tak lama kemudian, Sandra masuk dengan mengenakan gaun lengan pendek berwarna biru muda."Sandra."Julian berjalan menghampirinya. Sandra melihat ke sekeliling, lalu ketika melihatnya, raut wajahnya sedikit muram.Dia melangkah mengikuti Julian ke meja dan duduk.Ini pertama kalinya dia datang ke bistro ini. Dia mengamati sekeliling, suasananya tenang.Setelah duduk, Julian berkata, "Mau minum apa? Sashimi di sini enak, mau coba?"Sa

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1480

    "Kalau ada yang terasa sakit, bilang saja padaku, jangan ditahan-tahan."Mario menatapnya dengan mata perhatian dan penuh kasih sayang, membimbingnya.Amanda tidak ingin mengatakan apa-apa. "Aku benar-benar lelah."Setelah mengatakannya, dia memejamkan mata.Berbagai peristiwa yang terjadi belakangan ini melintas di benaknya, dan dia menegaskan, "Farrel, Viola, Kartika ... Michael juga, aku nggak akan membiarkan satu pun dari mereka lolos."Tangan besar Mario menepuk lengannya, berkata dengan lembut, "Serahkan padaku."Amanda tidak hanya mencari alasan saja.Dia memang sangat lelah.Setelah menghabiskan supnya, dia minum obat, yang membuatnya merasa mengantuk.Setiap kali suasana hatinya buruk, dia juga merasa sangat mengantuk.Ketidakpedulian dan kekejaman orang tuanya bagaikan mesin penggiling daging, mencabik-cabik hatinya hingga hancur.Dia lelah.Lelah jiwa dan raga.Tak lama kemudian, Amanda tertidur lelap. Mario memandangi wajahnya yang tertidur, matanya sedikit meredup.Pengawa

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1479

    Hanya dalam sekejap, dia menjadi dingin dan tanpa ampun."Kembalikan uangnya!"Ketika suaranya terdengar, Maya dan Rendra tampak terkejut dan menoleh ke arah suaranya.Ryan tampak ketakutan.Gawat!Uangnya akan melayang.Ketika Mario melihatnya datang, dia sedikit terkejut, lalu berjalan cepat menghampirinya.Amanda menekan tombol kursi roda listriknya, melaju ke depan.Dia berjalan ke arah Mario, dan Mario berjalan ke arahnya.Akhirnya, mereka berhenti bersamaan."Kenapa kamu ke sini?"Mata Mario tampak suram. Pasti Amanda mendengar semuanya.Amanda segera menyembunyikan emosi di matanya. "Kalau aku nggak ke sini, aku nggak bisa mendengar kata-kata yang tulus itu."Dia perlahan menatap pasangan tua di belakang Mario.Dia sudah sejak kecil tahu bahwa dirinya tidak dicintai.Namun, dia selalu mengira orang tuanya bukan tidak menyayanginya, tetapi hanya lebih menyayangi Ryan saja.Namun, kata-kata barusan memberinya jawaban.Dia tidak pernah dicintai.Tidak peduli dengan siapa atau apa p

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1478

    Mario melontarkan kata-kata itu dengan nada dingin, lalu berbalik hendak pergi.Plak!Punggungnya terasa sakit.Kartika yang marah mengambil majalah dan melemparkannya dengan keras ke punggung Mario."Mario, aku tantemu, keluargamu sendiri. Tega-teganya kamu begitu kepadaku!""Cuma demi seorang wanita. Kamu mau bermusuhan dengan seluruh keluarga cuma karena seorang wanita?!"Kartika menanyai dengan marah, suaranya serak karena emosi.Mario tidak menoleh. "Dia wanitaku."Jawaban singkat itu terdengar tegas dan mendalam.Seperti batu besar jatuh ke permukaan laut, menimbulkan gelombang besar.Mario keluar dari bangsal.Rendra sekeluarga sangat cemas dan tidak bisa berkutik. Begitu melihatnya keluar, mereka segera menghampiri."Mario, atas dasar apa kamu menahan kami!""Ya, ini menyalahi hukum. A-aku akan melaporkanmu!""Kakak Ipar, kami datang ke sini cuma mau bicara dengan Nyonya Kartika, kamu nggak boleh begini kepada kami."Ketiganya berbicara serempak, sangat riuh."Diam!"Mario mena

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status