Share

5| Sejarah

Sudah seminggu sejak meledaknya kekuatan sihir Abel kecil, namun, ia masih tidak kunjung membuka matanya, dokter mengatakan bahwa energi sihirnya telah kembali stabil, dan tidak ada luka apapun ditubuhnya, namun, entah mengapa pangeran kecil masih belum bangun dari tidurnya.

Madeline yang terus berada disisi Abel untuk menjaganya juga terlihat sangat memprihatinkan, wanita itu sangat mengkhawatirkan putranya hingga lupa pada dirinya sendiri, sudah satu minggu Madeline tidak makan dengan baik, wajahnya yang cantik berubah pucat karena waktu tidur dan gizi yang kurang.

Darrel menatap dalam mata istrinya yang kehilangan cahaya, mata Madeline sembab, entah berapa kali ia menangis menyalahkan dirinya sendiri atas kejadian yang menimpa Abel saat bersamanya, namun, syukurlah hal itu tidak membuat Madeline menyiksa dirinya sendiri dengan tidak ingin mendekati putranya karena merasa bahwa keberadaannya hanya akan menyakiti bayinya itu.

"Madeline, apakah kau ingin menyiksaku? Apa yang harus kulakukan jika kau juga terbaring sakit?" Tanya Darrel memeluk erat istrinya.

Madeline bungkam, bibirnya bergetar menahan tangis, ia tahu betapa besarnya Darrel mencintainya, dan ia juga tahu bahwa selain dirinya Darrel juga pasti sangat mengkhawatirkan Abel, namun, bagaimana ia bisa makan dengan baik jika keadaan putranya terus begini?.

"Der, bagaimana aku bisa beristirahat jika bahkan kau yang selalu tampak tenang juga mengkhawatirkan putra kita sebesar rasa khawatirku?" Madeline balik bertanya menatap sendu mata Darrel yang terlihat menghitam karena kekurangan tidur.

Darrel tersenyum, memang tidak ada yang lebih mengerti dirinya selain Madeline, bahkan Caesar yang adalah asistennya tidak menyadari betapa lelahnya dirinya, sedangkan ia terus bersama dengannya, namun, hanya dengan sekali lihat, Madeline langsung mengetahui apa yang dirasakan olehnya.

Disisi lain, kesadaran Abel kini sedang berada dalam sebuah dimensi di dalam inti jiwanya, setelah kejadian kekuatan sihirnya yang meluap, saat ia merasakan sakit yang luar biasa, untuk pertama kalinya sesuatu yang aneh muncul di depan matanya.

Itu adalah sebuah kobaran api berwarna ungu gelap yang masuk kedalam inti jiwanya, apakah itu adalah inti jiwanya yang lama? Namun, bukankah dulu inti jiwa itu berwarna merah terang?.

"Jadi, wujud aslimu adalah seekor macan?" Tanya Abel pada Ames yang ternyata berwujud seekor bayi macan hitam.

"Tidak, sebenarnya wujudku dapat berubah sesuai keinginanku, dan aku tidak punya wujud tetap, yang lebih penting dari itu, apa yang akan anda lakukan dengan naga ini?" Jawab Ames kembali mengingatkan Abel tentang penyusup yang masuk kedalam inti jiwanya.

Abel berpikir sejenak, jika ia menyerap naga itu, maka jumlah sihirnya akan bertambah, dan itu akan memicu ledakan lainnya yang dapat membahayakan nyawanya, lalu, apakah ia harus membawa naga itu keluar dari dimensi ini untuk menjadi hewan peliharaannya?.

"Tapi, aku yang sekarang juga seekor naga, maka jika aku memelihara naga, bukankah itu tidak nagawi?" Batin Abel yang tanpa sadar tingkat kecerdasannya menumpul lebih dari setengah kecerdasannya di kehidupan sebelumnya, mungkin saat ini otaknya masih belum berkembang sempurna.

"Apakah anda adalah seorang manusia? Lagipula anda berasal dari ras Leviathan yang memiliki kemampuan dan kecerdasan di atas rata-rata, walau ras naga lainnya juga memiliki kecerdasan yang tinggi, namun, mereka tidak pantas disamakan dengan Leviathan,"

"Bahkan manusia juga menjadikan manusia lainnya seperti hewan peliharaan padahal tidak ada perbedaan yang benar-benar menonjol diantara mereka, contohnya adalah saat seorang pemilik toko dapat semena-mena dengan para pekerjanya, dan saat pedagang memperjual belikan budak yang juga adalah manusia sama sepertinya,"

"Bahkan para monster tidak melakukan hal seperti itu, jadi, jangan samakan diri anda dengan manusia tuan, karena anda lebih baik dari mereka, lagipula, disaat anda memelihara bayi naga ini bukan berarti anda memperbudaknya, anda hanya menjaga dan membesarkannya, lalu saat ia dewasa ia dapat memilih takdirnya sendiri,"

Jelas Ames panjang lebar, di dunia ini, selain iblis, naga, dan para monster lainnya, juga terdapat sebuah ras bernama manusia, dulunya manusia adalah ras terkuat yang menguasai dunia ini, namun, karena keserakahan dan egonya, mereka kerap menyepelekan ras-ras monster yang berada di bawahnya.

Beberapa dari mereka dengan sombongnya menjadikan iblis, naga, dan para monster yang lebih kuat dari mereka sebagai hewan peliharaan, dan tidak jarang mereka menganggap kekuatan monster itu adalah kekuatan mereka sendiri, para manusia dengan bangganya membuat sebuah arena untuk mengadu monster peliharaan mereka hanya untuk kesenangan pribadinya.

Mereka terlihat sangat senang melihat ras-ras lain menderita, mereka terus berperang dengan sesama mereka, bahkan memperbudak rasnya sendiri, seorang pria dengan mahkota mewah di kepalanya akan dengan sombongnya mengatur orang-orang di bawahnya.

Saat terjadi sebuah krisis, raja mereka hanya mengatakan sepatah dua patah kata yang tidak masuk akal sebagai solusi untuk rakyatnya yang kelaparan, bukankah tugas raja adalah melayani rakyatnya? Lagipula sistem kerajaan manusia pada saat itu adalah dengan menentukan raja yang dipilih oleh para rakyatnya, lantas mengapa setelah mendapatkan mahkota raja itu lupa pada siapa yang memberikannya mahkota tersebut dan hanya berleha-leha dengan harta rakyat yang dicurinya?.

Dan begitulah sistem kerajaan itu hanya bertahan selama beberapa tahun saja, salah satu Leviathan bangkit karena tidak tahan dengan perlakuan yang diterima oleh keluarga, ia membunuh raja itu dan para pengikutnya lalu berevolusi menjadi raja iblis yang pertama.

Para monster yang dulunya dijadikan hewan peliharaan dibebaskan, seluruh Leviathan bangkit dan memilih jalannya sendiri begitu juga dengan iblis dan para monster tingkat rendah lainnya.

Leviathan, iblis, siluman, manusia dan para monster lainnya bangkit dan membangun kerajaannya sendiri, meninggalkan kerajaan sampah yang dipimpin oleh orang-orang sampah pula, lalu di bawah kepemimpinan raja iblis mereka saling menjalin hubungan politik untuk membantu satu sama lain.

"Kurang lebih seperti itulah sejarah bangkitnya raja iblis yang pertama di Kekaisaran ini," Jelas Ames menjawab pertanyaan Abel tentang sejarah raja iblis pertama menurut Kekaisaran Timothe.

"Ah, jadi begitu, ceritanya memang terdengar mirip, namun, di Kekaisaran Oscuro mengatakan bahwa raja iblis pertama adalah seseorang dari ras iblis (Demonic), karena itu setelahnya mereka dijuluki sebagai raja iblis, dan bukan raja Leviathan atau raja ras lainnya," Ucap Abel yang entah bagaimana pembahasan mereka saat ini berubah menjadi sejarah raja iblis pertama di dunia.

Namun, pernyataan Abel cukup masuk akal, jika raja iblis pertama adalah seseorang dari ras Leviathan, maka kemungkinan besar sekarang semua raja iblis akan dijuluki sebagai raja Leviathan, dan jika raja iblis pertama benar-benar dari ras Demonic, maka cukup masuk akal jika ia dijuluki sebagai raja iblis. Yah, semua itu hanyalah sejarah, siapa yang tahu kebenaran cerita yang sudah sangat lama? .

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status