LOGINSong Liya, seorang guru olahraga dari dunia modern, terbangun dalam tubuh Murong Shi, tokoh antagonis dalam novel Gelora Cinta Sang Adipati, yang ditakdirkan mati tragis. Terjebak dalam pernikahan politik dengan Adipati Xuan, penguasa Beiyuan yang dingin, ia mewarisi reputasi buruk yang menyeretnya menuju hukuman mati. Menolak takdir itu, Song Liya mengubah hidup Murong Shi; meninggalkan kebiasaan buruk, menjadi disiplin, dan membangun kembali kendali atas kediaman adipati. Namun perubahan itu justru menarik perhatian sang adipati. Ketika ia hampir lolos dari nasib buruknya, Song Liya menemukan rahasia kelam, Murong Shi hanyalah pion keluarga Murong untuk menjatuhkan sang adipati, dan saudari kembarnya, Murong Lian, berambisi merebut identitas, kedudukan, serta suaminya. Kini Song Liya harus melawan takdir novel, menghadapi saudari yang ingin menggantikannya, dan bertahan di dunia penuh intrik, sebelum takdir kematian kembali mengejarnya.
View MoreDi dalam Penjara bawah tanah Balaikota yang remang, udara terasa begitu pekat dan berat. Suara sorak-sorai kemenangan dari luar benteng terdengar lamat-lamat, berbanding terbalik dengan keheningan mencekam yang menyelimuti ruangan itu. Di sudut ruangan, sesosok wanita muda bersimpuh di atas tanah. Pakaian sutranya yang koyak terkena debu pertempuran tampak kontras dengan bayi mungil dalam dekapannya yang sedang tertidur lelap, tidak terusik oleh kekacauan dunia di sekitarnya.Dia adalah Murong Lian. Tubuhnya gemetar hebat saat mendengar langkah kaki lembut namun mantap mendekat dari arah pintu sel.Liya melangkah masuk. Anggun, tenang, namun memancarkan wibawa yang tak terbantahkan. Tatapan matanya yang tajam langsung tertuju pada Murong Lian yang kini meringkuk ketakutan bagai buruan yang terpojok."Kak ... Kakak..." suara Murong Lian bergetar, nyaris berupa bisikan yang tercekat di tenggorokan. Ia mengeratkan dekapan pada bayinya.Liya berdiri tegak di hadapan adik Murong Shi it
"Ketua Long, bertahanlah! Tabib! Cepat panggil tabib ke mari!" teriak Fan Yi panik. Tangannya dengan gemetar merobek kain pelapis jubahnya sendiri, mencoba menekan luka menganga di dada Long Xuan. "Jangan berteriak, Fan Yi ... telingaku tidak tuli," bisik Long Xuan parau. Sudut bibirnya terangkat membentuk senyum tipis yang getir, namun cengkeramannya pada pundak Fan Yi mendadak mengencang. "Di mana ... di mana istriku? Di mana Nyonya?" Dengan sangat hati-hati, Fan Yi dan beberapa prajurit membawa tubuh kekar sang Ketua Bandit Gunung Yu untuk direbahkan pada sebuah bongkahan batu besar sisa reruntuhan dinding lorong. Tak lama kemudian, derap langkah kaki yang tergesa-gesa mendekat. Su Lang datang bersama beberapa prajurit inti, wajahnya tegang namun seketika mengembuskan napas lega saat melihat sosok yang terkapar di tanah beberapa meter dari sana. "Dia ... benar-benar sudah mati?" tanya Su Lang, memastikan dengan ujung tombaknya. Setelah melihat tidak ada lagi tanda-tanda k
Langkah kaki Long Xuan kian berat, meninggalkan jejak-jejak merah di atas lantai batu yang dingin. Setiap embusan napasnya terasa laksana sayatan pisau di dalam dada, namun kilat amarah di sepasang netranya tak meredup sedikit pun. Di depannya, lorong bawah tanah itu mulai menyempit, membelok tajam ke arah kanan di mana gema langkah kaki yang tergesa-gesa terdengar kian jelas."Kau tidak bisa lari lagi, Murong Guan!" suara Long Xuan bergaung, berat dan menindas, menghantam dinding-dinding batu.Di ujung lorong yang remang, sesosok pria tua dengan jubah sutra yang kini compang-camping dan kotor terengah-engah. Murong Guan menoleh dengan wajah pucat pasi, matanya membelalak ngeri mendengarkan gema suara sang harimau Gunung Yu."J-Jangan mendekat! Menjauh dariku, Long Xuan!" teriak Murong Guan histeris. Tangannya yang gemetar meraba-raba dinding batu, mencari tuas mekanis berikutnya. "Kau harus mati di sini! Tempat ini adalah kuburanmu!"Klik.Satu lagi tuas berhasil ditarik oleh M
Langkah kaki Long Xuan berdentang keras saat ia merangsek semakin dalam ke perut bumi. Lorong bawah tanah itu gelap gulita, hanya menyisakan pendar lampu minyak dinding yang bergoyang ditiup angin busuk dari kedalaman. Napas sang ketua bandit memburu, berbaur dengan rasa perih yang teramat sangat dari luka robek di dadanya yang kian basah oleh rembesan darah. Namun, bayangan Murong Guan yang melarikan diri di depannya membuat ia mengabaikan sinyal bahaya yang dikirimkan oleh tubuhnya.Klik.Sebuah bunyi mekanis yang sangat halus terdengar di bawah sol sepatu botnya. Detik itu juga, insting tempur Long Xuan menjeritkan alarm bahaya. Tanpa berpikir panjang, ia melempar tubuhnya ke samping, berguling di atas lantai batu yang dingin.Sreeet! Sreeet! Sreeet!Puluhan anak panah berujung hitam pekat melesat dari balik dinding batu yang tersembunyi, menghantam dinding seberang hingga memercikkan bunga api. Jika Long Xuan terlambat sedetik saja, tubuhnya sudah menjelma menjadi bantalan an
Di sebuah paviliun yang seolah melayang di atas hamparan awan Gunung Lu, Penasihat Istana Bao Cheng menuangkan teh dengan gerakan yang sangat terukur. Uap panas mengepul tipis, mengantarkan aroma melati kelas atas ke hadapan tamunya, Murong Guan.Bao Cheng menyunggingkan senyum tipis, jenis lengku
Debu beterbangan di lereng bawah Gunung Yu saat derap kaki kuda pasukan khusus "Gagak Hitam" terhenti seketika. Di barisan paling depan, Long Xuan menarik tali kekang kudanya dengan sentakan kasar hingga hewan itu meringkik nyaring. Matanya yang tajam, yang biasanya hanya memancarkan kedinginan mau
Liya melangkah keluar dari ruang belajar Murong Guan dengan lutut yang terasa lemas, namun punggungnya tetap tegak. Kata-kata Murong Guan bergema di kepalanya seperti lonceng kematian. Eksekusi. Long Xuan pernah mengeksekusi kakak iparnya sendiri demi kesetiaan pada Beiyuan. Kini ia mengerti meng
Fajar baru saja menyingsing sepenuhnya saat Liya merapikan lipatan hanfu sutra di depan cermin. Hari ini, ia tidak memilih pakaian yang bersahaja. Sebaliknya, ia mengenakan gaun dengan potongan kerah yang sedikit lebih rendah dari biasanya, menonjolkan lekuk leher dan kemolekan dadanya yang penuh.






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore