Beranda / Urban / Ah! Mantap Mas Ramli / Bab 255 ada apa?

Share

Bab 255 ada apa?

Penulis: Miss Luxy
last update Terakhir Diperbarui: 2026-01-25 23:33:05

Dokter Robby menatap sinis ke arah Aland yang sedang jatuh tersungkur di lantai.

"Rasakan itu pelayan brengsek! Itulah akibatnya jika berani sama aku!" ucap Dokter itu dengan ekspresi kesal. Aland nampak memegangi tengkuknya dan berusaha untuk bangun. Namun, Dokter Robby kembali memukuli tengkuk pria itu berkali-kali sehingga Aland tak bisa berbuat apa-apa.

Beruntung, salah satu baby sitter suruhan Aland. Sarah, melihat kejadian itu. Wanita itu langsung berteriak minta tolong sehingga membu
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (9)
goodnovel comment avatar
megi sahasra
gak seru sambungan nya
goodnovel comment avatar
Mudin Toekan
lanjutannya dong
goodnovel comment avatar
Nopi puspita
kpn nih thorr Vina &Ramli bs bersatu LG ,kumpul ma anak2 nya lg.... jngn kebnyakan konflik nya thorr biar gk boring aku bacanya.....
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 300 Bertemu Bagas dan Ayu

    "Tuan...!" Suara lemah Sonya seketika mengalihkan perhatian Aland sejenak. Pria itu spontan melepaskan kerah baju dua anak buahnya. Ia langsung bergegas mendekati Sonya. Kedua anak buah Aland nampak lega karena akhirnya mereka bisa lepas dari cengkeraman tangan sang bos yang hampir membuat mereka kehabisan napas. "Fyuh! Untung Sonya sudah sadar. Jika tidak, bisa tamat riwayat kita! Tangan bos kerasnya seperti besi!" bisik mereka sambil mengelus dada. Sementara itu, Aland segera berbicara dengan Sonya yang saat itu sudah bisa membuka matanya. "Kenapa kamu melakukan itu, hah? Kamu sudah tidak mau makan nasi lagi?" kata Aland sambil duduk di samping ranjang tidur pasien. Siapa sangka, Sonya menjawabnya dengan cepat dan tanpa basa-basi. "Karena saya cinta sama, Tuan. Saya tidak suka Tuan memikirkan wanita lain. Salahkah saya sudah mencintai Anda seperti ini?" Jawaban Sonya langsung membuat semua yang ada di ruangan itu terhenyak dan terdiam. Bahkan Aland sendiri bingung harus menjawa

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 299 membuka lembaran baru

    Aland segera membereskan masalah Sonya. Mungkin ucapannya terlalu kasar sehingga membuat gadis itu nekat ingin bunuh diri. Di sisi lain, setelah Vina sampai di rumah. Mulai hari itu juga wanita itu menyiapkan diri untuk pindah negara. Tentunya, keputusan wanita itu membuat dua baby sitter suruhan Aland terkejut. Karena tidak mungkin mereka ikut Vina pergi ke negara lain. "Nyonya, kenapa mendadak sekali? Lalu bagaimana dengan nasib kami?" tanya Sarah. "Iya, Nyonya. Terus, kami kerja di mana lagi? Kami sudah telanjur nyaman kerja sama Nyonya!" imbuh Nancy. Vina menghela napas sembari menatap wajah kedua bayi kembarnya. "Aku sudah memberikan pilihan untuk kalian. Kalian mau ikut atau tidak. Jika kalian ikut, ya kalian harus izin dulu sama pihak penyalur kalian. Aku tidak memaksa kalian ikut. Tapi aku akan tetap pergi!" kata Vina yakin. Sarah dan Nancy saling menatap. Sepertinya mereka tidak mungkin bisa ikut Vina pergi ke luar negeri karena tugasnya hanya berada di negara yan

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 298 ranjang saksi bisu

    Sementara itu di tempat lain, Sonya yang saat itu tengah menangis dan kecewa dengan sikap Aland padanya. Gadis itu nekat melakukan sesuatu yang sangat serius. Karena obsesinya yang terlalu besar kepada Aland. Gadis itu berusaha untuk bunuh diri. Sesampainya di rumah ia berusaha untuk menyayat pergelangan tangannya dengan silet. Beruntung usahanya untuk bunuh diri segera diketahui oleh pelayan sehingga usaha bunuh diri itu bisa digagalkan meskipun kulitnya sempat teriris dan mengeluarkan banyak darah. Sonya pingsan dan pelayan itu segera memberitahukan kepada Aland tentang apa yang terjadi pada asisten pribadinya itu. Ponsel Aland berdering, tapi tidak ada yang mengangkatnya. Bagaimana bisa Aland menghiraukan ponselnya, sedang dirinya sedang menikmati percintaan bersama wanita kesayangannya. Di atas ranjang pasien itu, ada getaran seperti gempa, namun bukan gempa. Tapi getaran dari jiwa-jiwa yang sedang terbakar gairah. Di sisi lain, seperti sedang dihipnotis. Vina merasa jik

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 297 seperti bercinta dengan Ramli

    "Seperti yang aku bilang tadi. Aku akan memberimu kepuasan seperti yang kamu inginkan!" jawab pria. Vina makin panik. Ia tidak ingin pria itu melakukan sesuatu yang kurang ajar padanya. Dirinya akan sangat kotor jika Aland sampai menyentuhnya. "Lepaskan aku! Atau aku akan teriak!" "Toloooonnggggg! Toloooonnggggg!" Vina berteriak sekencang-kencangnya agar ada yang mendengarnya dari dalam kamar yang sudah dilengkapi kedap suara itu. "Berteriaklah sekencangnya. Tidak akan ada yang bisa mendengarmu, Nyonya. Sebaiknya kita nikmati saja waktu yang berharga ini. Mumpung kita sedang berdua saja. Aku tahu kamu pasti merindukan ini, kan?" kata Aland sembari menyentuh area pribadi Vina dengan miliknya yang sudah tegak menantang. Apalagi pria itu masih mengenakan baju pasien atau surgical gown. Memudahkan dirinya menjamah tubuh Vina yang sangat dicintainya. "Jangan sentuh aku! Aku jijik sama kamu!" Vina benar-benar menolaknya. Ia semakin memberontak untuk turun dari ranjang pasien i

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 296 jangan dekat-dekat, brengsek!

    Vina melototkan matanya mendengar ucapan Aland. Wanita itu langsung mengerahkan seluruh tenaga agar bisa terlepas dari cengkeraman Aland yang bisa saja melakukan sesuatu yang buruk kepadanya. Apalagi Vina tahu riwayat kehidupan Aland yang merupakan seorang Casanova kelas kakap. "Lepas!" Wajah Vina memerah sambil berontak. Seberapa besar tenaga wanita itu, toh akhirnya ia tidak bisa menang dari tenaga Aland yang lebih besar sepuluh kali lipat. "Tidak usah memberontak, Nyonya. Aku tidak akan menyakitimu. Justru, aku akan memberikan kenikmatan yang Nyonya inginkan!" Suara Aland terdengar seperti bara api yang membakar telinganya. Sangat risih dan membuatnya makin jijik pada pria itu. "Brengsek kamu! Kamu memang lelaki keparat!" umpatnya dengan napas tersengal-sengal. Bagaimana tidak, Aland berhasil mengungkung tubuh Vina dan membuat wanita itu tidak bisa bergerak. Padahal, saat itu Aland masih dalam masa pemulihan pasca operasi pengambilan peluru dari punggungnya. Tapi, hasra

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 295 membuatmu mendesah

    Vina tersenyum sinis dan menatap pria itu penuh kebencian. "Tidak usah pura-pura lagi, Tuan. Hari ini aku akan memenuhi janjiku pada papa, kematianmu akan menjadi kemenanganku. Bersiaplah untuk mati!" kata wanita itu penuh intimidasi. Tangannya bergetar karena akhirnya ia bertemu dengan orang yang telah menghilangkan nyawa sang Papa. "Pura-pura? Maksud Anda apa, Nyonya?" Aland masih pura-pura tidak tahu. Wajah polosnya ia pasang semelas mungkin untuk menunjukkan jika dirinya benar-benar tidak tahu maksud ucapan Vina. "Masih mengelak? Kamu pikir masih bisa membodohiku lagi, begitu? Fuck you!" umpat wanita itu dengan tatapan matanya yang menyalakan kemarahan membara. "Maksud, Nyonya? Saya masih tidak mengerti, sungguh!" "Cukup! Jangan memutar balikkan fakta lagi di hadapanku, Tuan Aland Orlando!" Vina langsung menyebut nama Aland di hadapan pria itu. Tentu saja Aland terdiam sambil menatap wajah Vina tanpa berkedip. Pria itu hanya memperhatikan bola mata Vina dalam-dalam s

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status