แชร์

Bab 517 pengakuan

ผู้เขียน: Miss Luxy
last update วันที่เผยแพร่: 2026-05-20 18:45:54
"Bos!"

Romi juga memanggil sang atasan. Sepertinya Aland benar-benar dilema. Padahal ia belum tahu yang sebenarnya.

Nyonya Ratna menegakkan kepalanya. Dilihatnya sang keponakan pergi meninggalkan ruangan. Aland benar-benar marah. Sedangkan dirinya tidak ingin anaknya celaka di tangan keponakan.

"Aku harus bicara dengannya. Aku harus bicara yang sebenarnya jika Erick adalah saudara sepupunya...!" batin Nyonya Ratna sambil beranjak berdiri untuk menyusul Aland.

Melihat itu, Vina langsu
Miss Luxy

Hai para pecinta Mas Ramli, author punya novel baru nih. Tentu saja kisahnya nggak kalah seru dari Mas Ramli. Konflik ringan dan nggak bikin pusing kepala. Jangan lupa masukkan ke rak buku dan tunggu update berikutnya. Judul: Terlena! Tusukan Mas Juki Author: Miss Luxy Jangan sampai lupa mampir, ya! Dijamin lebih seru dan bikin cengar-cengir! 🥰

| 18
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (7)
goodnovel comment avatar
Nani suryani Alya
Endingnya ga seru tamatin dlulah mas ramlinya
goodnovel comment avatar
Nani suryani Alya
Ah ga seru ending
goodnovel comment avatar
Lyanti
mas ramli dulu dihabisin kak, lgi seru2nya
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 556 luar biasa harum

    Keduanya saling menatap. "Mas, Raisya menangis!" kata Vina yang merasa tak enak hati karena ia belum bisa membuat suaminya puas. Siapa sangka jika Aland lebih mementingkan anaknya ketimbang dirinya sendiri. Meskipun dengan wajah sedikit kecewa, tapi ia harus mendahulukan sang anak. Mungkin sang anak ingin minum susu atau popoknya sudah basah. "Kamu tunggu di sini, biar aku yang lihat!" ucap Aland sambil beranjak pergi dari tubuh istrinya. "Tidak usah, Mas. Biar aku saja. Kamu tunggu di sini!" tolak Vina seraya beranjak berdiri. Tapi Aland langsung menahannya. "No! Jika aku mengatakan kamu tetap di sini, tetap di sini dan jangan kemana-mana! Biar aku yang mengurus!" katanya sambil membaringkan tubuh istrinya yang masih polos. "Tenang saja, aku tahu apa yang harus aku lakukan, Tuan putri!" ucap Aland sebelum dirinya pergi menghampiri box bayi anaknya. Vina pun menurut, ia mengingatkan sang suami di mana botol susu untuk sang bayi. Vina sengaja menyimpan ASI nya dalam botol dan

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 555 tubuhmu terlalu nikmat

    Meskipun ada sedikit rasa sakit, namun Vina tidak terlalu merasakannya. Semua itu tertutup oleh ciuman lembut nan menggelora yang Aland berikan. Aland sendiri tidak akan mundur karena dirinya sudah separuh jalan. Memang rasanya lebih rapat ketimbang saat Vina belum melahirkan. Tentu saja pria itu makin menggila dan terus melancarkan aksinya untuk menembus masuk ke dalam liang kenikmatan itu. Hanya satu hentakan yang mantap dan dalam. Akhirnya Aland berhasil menembus masuk ke dalam. "Ugghhh!" Vina melenguh, wanita itu merasakan miliknya sangat penuh. Ah entahlah, kali ini rasanya sangat berbeda dari sebelumnya. Sakit, tapi sensasi nikmat itu lebih mendominasi. Ya, mungkin ini adalah malam pertama kedua bagi mereka. Setelah Aland berhasil menembusnya, pria itu tak langsung bergerak. Ia tahu jika dirinya harus memastikan bahwa sang istri sudah nyaman dengan keadaan seperti itu. Aland menatap wajah sang istri yang ada di bawahnya. Pria itu mengecup kening dan kedua matanya deng

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 554 menembus seorang perawan

    Vina tampak memejamkan matanya ia bersiap untuk merasakan sesuatu yang selama ini ia rindukan. Aland pun mulai melakukan penetrasi dengan dorongan dari tubuhnya. Sedangkan kedua tangannya masih sibuk membelai serta memainkan buah melon Vina agar rangsangan itu semakin kuat. Di sisi lain, bibirnya sibuk menjelajahi leher Vina dan memberikan kecupan-kecupan kecil di sana. Bisa dibayangkan betapa sibuknya tubuh pria itu. Pria itu melakukan penetrasi dengan sangat lembut karena kondisi sang istri yang baru saja selesai dari masa nifas. Tentunya membuat kondisi daerah itu mungkin belum bisa normal seperti sediakala dan Aland harus bisa bersabar. Vina merasakan dengan jelas bagaimana ujung benda yang keras itu perlahan menembus pintu masuk surga dunia milik suaminya. Namun, ada sedikit sensasi rasa nyeri kala benda keras itu berusaha menembusnya. Mungkin karena sudah lama mereka tidak berhubungan sehingga Aland harus benar-benar membuat sang istri rileks. Belum lagi selama masa ni

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 553 ini enak banget

    Tubuh besar Aland berada tepat di atas Vina. Pria itu menahan tubuhnya dengan kedua tangannya. Tapi, tatapan liar pria itu membuktikan jika ia tidak akan pernah melepaskan Vina begitu saja. "Jadi kamu sudah selesai?" tanya Aland sebelum pria itu melanjutkan aktivitas berikutnya. Vina mengangguk sambil memegangi pinggang suaminya. Sontak Aland langsung mencumbu istrinya dan menikmati aroma harum dari tubuh wanita itu. Kedua tangan Vina melingkar bahkan mencengkram erat punggung pria itu. Desahan demi desahan lolos dari bibir keduanya. Apalagi saat ada gesekan kulit yang hangat menjadikan tubuh mereka kian panas. Selama sebulan penuh Aland tidak pernah mendapatkan kehangatan dari sang istri. Kini saatnya pria itu meluapkan rasa rindunya yang sudah memuncak. "Kenapa kamu nggak bilang dari tadi?" bisik pria itu disela-sela ia menggigit telinga Nadine. "Aku sengaja, pingin bikin surprise buat kamu!" balas wanita itu sambil memejamkan matanya. Tubuh mereka saling menghimpit dan kehang

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 552 udah nggak tahan

    "Buruan, Mas! Udah nyeri banget ini!" desak Vina yang terlihat begitu binal di depan suaminya. Aland masih ragu, jika ia teruskan maka ia tidak akan bisa mengendalikan dirinya. Karena sang istri belum mengatakan bahwa wanita itu sudah siap. "Tapi sayang, nanti kalau aku... Emmmpppttt!" Vina tak membiarkan suaminya bicara lagi. Wanita itu justru memasukkan pucuk buah melonnya itu tepat di dalam mulut suaminya. Hap! Aland dibuat kelojotan. Bagaimana bisa ia menolaknya. Susunan segar dari sumbernya. Namun, pria itu sadar jika ASI itu sangat dibutuhkan oleh sang anak sehingga ia tidak mengisapnya terlalu kuat. Ia hanya membantu mengurangi rasa nyeri itu agar istrinya tidak mengeluh kesakitan. "Ah! Mas..." Seperti sengatan listrik yang tiba-tiba menjalar, mengalir di setiap pembuluh darah. Membuat gelora asmara itu semakin berkobar. Rasa nyeri itu perlahan mulai menghilang. Aland pintar sekali membuat istrinya merasa nyaman, karena bagaimanapun juga kehangatan dan perhatian

  • Ah! Mantap Mas Ramli   Bab 551 tolong pijitin

    Aland menoleh ke samping sambil memegangi tangan istrinya. "Kenapa belum tidur? Sudah larut malam, kamu harus istirahat supaya air susumu tetap deras," tanya pria itu pada istrinya, ia tahu jika sang istri masih menyusui putri mereka, baby Raisya. Vina justru menyandarkan kepalanya pada punggung sang suami. "Aku nggak bisa tidur," jawab wanita itu. Aland membalikkan badannya dan menatap wajah sang istri yang terlihat berbeda di malam itu. Vina terlihat lebih cantik dengan tubuh sintalnya berbalut kain satin warna putih tipis yang mengkilat dan berenda. Dadanya terlihat penuh dan berisi lantaran Vina masih menjadi ibu menyusui. Rambutnya digerai bebas, semakin membuat penampilan Vina begitu cantik. Kulitnya yang terang menggoda Aland untuk mengusap wajah Vina. "Apa yang membuatmu tidak bisa tidur?" tanya Aland. "Nggak tahu. Mungkin karena kamu nggak nemenin aku tidur, makanya aku nggak bisa tidur!" jawab wanita itu sambil memainkan jari tangannya pada dada Aland yang berbulu. Keg

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status