Share

Bab 2

Author: Miss Zuhro
last update publish date: 2026-09-25 06:03:40

Difitnah dan Diceraikan

David membungkam mulut Olivia lalu membisikkan sesuatu hal yang membuat hatinya semakin sakit.

"Jika kamu memberitahu orang-orang yang ada di pesta ulang tahun ini kalau kamu dan aku sudah menikah. Lalu aku punya anak dari kamu, maka aku akan membuat kamu menyesal," ancamnya.

"Aku akan pergi. Semoga kamu menikmati pesta ulang tahunmu." Olivia pergi begitu saja karena dia sudah tidak dianggap sebagai istri.

Olivia segera ke luar dari hotel mewah itu, lalu dia menghadang taxi. pulang naik taxi, hatinya hancur melihat suaminya yang begitu membencinya bahkan berkata kalau Bella tunangannya.

"Kenapa kamu membenciku? Apa karena aku sekarang jelek dan hanya menjadi ibu rumah tangga biasa saja. Aku menjual harta Ibuku demi menyelamatkan perusahaan kamu dari kebangkrutan 5 tahun yang lalu. Aku menyelamatkan kamu dari kebakaran juga hingga wajahku seperti ini, pengorbananku sia-sia." Olivia menangis saat dia sudah di dalam taxi.

Tak butuh waktu Olivia sudah sampai di rumahnya. Olivia masuk ke rumahnya lalu dia langsung menuju kamarnya. Dia tidur di tempat tidurnya menangis seorang diri sampai dia tertidur.

Tiga jam kemudian, Olivia yang tertidur dikagetkan dengan suara wanita yang berteriak memanggilnya. Bella dan David baru saja pulang dari pesta ulang tahun. Lalu sekretaris David itu membangunkan Olivia dengan cara menyiramkan air ke tubuh gendutnya.

"Bangun kamu! Dasar wanita jelek yang gendut. Cepat pergi dari kamar ini. Sekarang kamar ini akan aku tempati," kata Bella.

"Kenapa kamu ke sini? David apa maksud wanita ini yang ingin kamarku?" Olivia yang bangun begitu kaget dengan apa yang diucapkan Bella.

"Kamu sekarang juga pergi dari rumah ini dan bawa Daniel anak kamu pergi dari sini juga," usir David.

"Apa maksud kamu? Danile itu anak kamu. Walau kamu tidak mencintai aku tapi dia tetap darah dagingmu." Perkataan David membuatnya sakit, belum lagi hinaan dari Bella.

David saat itu mengeluarkan sebuah kertas putih dari sebuah amplop. Kertas itu langsung dilemparkan ke wajah Gloria.

"Lihat itu! Daniel yang aku besarkan dan aku manjakan selama ini ternyata bukana anakku. Tes DNA itu membuktikan kalau dia bukan anakku. Lalu 5 tahun yang lalu kamu bukanlah wanita yang tidur denganku dan kamu tidur dengan pria lain," jawab David dengan nada marah dan wajah dinginnya.

"Tapi... Daniel anak kamu. Aku yang tidur denganmu, tolong percaya padaku. Hasil Tes DNA ini pasti dipalsukan." Olivia membela diri karena memang memang hanya David yang tidur dengannya.

"Aku tidak mau tahu. Kamu pergi dari rumah ini! Bawa anak kamu David. Jangan pernah membuatku marah dan cepat tanda tangani surat cerai ini." David langsung memaksa Gloria menandatangi surat cerai itu.

"Apa kamu memalsukan tes DNA ini hanya karena kamu ingin menceraikan aku? Apa karena Bella kamu merencanakan semua ini? Jawab aku David! Apa karena aku jelek dan gendut juga?"

"Kamu tidak pantas menjadi istriku dan kamu hanyalah wanita murahan yang memalsukan kehamilan kamu. Aku membenci kamu karena aku selama ini membesarkan anak yang bukan darah dagingku sendiri." .

"Aku akan bercerai denganmu. Tidak perlu kamu memaksaku. Aku akan tandatangani semua ini, semoga kamu tidak menyesali keputusan kamu hari ini saat menceraikan aku."

Dengan cepat Olivia menyambar surat cerai yang ada di tangan David. Dia langsung menandatangi surat cerai saat itu juga. Setelah itu dia memberikannya pada David.

"Cepat kemasi barang-barangmu. Bawa Daniel bersama kamu, sebelum aku marah." David berkata seolah biasa saja dia sama sekali tidak peduli lagi pada Olivia istri yang dinikahinya 5 tahun yang lalu.

"Baiklah! Aku akan pergi. Sekarang, aku akan membuat wanita perebut suami orang ini merasakan bagaimana rasakan ditampar."

Olivia begitu marah, dia selama ini membantu Davi diam-diam tapi ternyata malah dia diceraikan karena wanita lain. Belum lagi dia pastinya difitnah Daniel bukan anak kandungnya padahal Olivia kehilangan kesuciannya 5 tahun yang lalu ya karena David.

"Rasakan ini! Dasar wanita perebut suami orang. Belum tahu kamu ya dipukul wanita jelek dan gendut sperti aku." Olivia menampar wajah Bella dan menarik rambutnya.

David yang melihat pertengkaran antara Olivia dan Bella ingin memisahkannya tapi saat itu dia terkena pukulan Olivia lalu jatuh.

"Hentikan perkelahian kalian. Jangan ribut di rumah ini! Kalian ini tidak tahu malu," terikak David.

"Diam kamu! Suami tukang selingkuh. Aku akan membuat wanita ini babak belur." Olivia tanpa sengaja memukul perut Bella.

Bella saat itu merintih kesakitan lalu pingsan. Dari paha Bella ada darah yang menetes. David yang melihat itu, dia langsung panik dan mengendong Olivia.

"Kamu, apa yang kamu lakukan? Berani sekali kamu membunuh calon bayiku. Bella sedang hamil, kamu malah memukul perutnya. Sudah cukup membuatku rugi karena membesarkan anak orang lain, malah kamu ingin anakku sendiri meninggal padahal dia masih belum lahir." David begitu marah.

"Apa? Jadi kalian sudah lama menjalani hubungan sampai dia hamil? David, kamu begitu kejam selingkuh dariku. Daniel anak kamu, dia bukan anak orang lain." air mata Olivia jatuh saat itu.

"Dasar wanita jelek yang tidak tahu diri. Sudah berbuat salah, malah mau membunuh calon anakku yang belum lahir." Morgan mengendong Bella lalu dia memanggil bodyguardnya dan menyuruh bodyguardnya untuk membawanya ke rumah sakit.

"Kalau begitu itu karma untuk kamu karena kamu sudah selingkuh di belakangku. Tuhan tahu siapa yang salah. Aku akan pergi sekarang karena aku sudah kamu ceraikan." merasa terhina, diceraikan dan dikhianati Olivia memutuskan pergi dengan tidak membawa apa-apa dan dia hanya membawa Daniel putranya yang masih berumur empat tahun.

Ketika Olivia akan ke luar dari rumah David, pria itu mencegat dirinya. Dia membawa cambuk lalu dia menyuruh bodyguardnya untuk menahan Olivia.

"Tahan wanita itu, aku akan memberinya pelajaran. Sudah berbuat salah, malah dia ingin pergi begitu saja," suruh David.

Kedua bodyguardnya langsung menghentikan Olivia yang ingin ke luar dari rumah itu. Mereka berdua memegangi tangan Olivia.

"Lepaka aku! Apa kamu mau kamu?" teriak wanita ini.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Kembalinya Istri Milyarder Yang Buruk Rupa    Bab 8

    Wanita Yang Mirip Olivia "Ah ... wanita itu meninggal karena tertabrak mobil. Tubuhnya terlempar jauh walau dia gemuk." David terbangun dari tidurnya dan selalu bermimpi Olivia. "Kenapa wanita itu selalu menganggu tidurku. Sudah enam tahun berlalu kenapa dia harus datang terus. Padahal aku masih sering ke makamnya dan dia yang salah karena sudah membuat aku membesarkan anak pria lain tapi dia yang meninggal seolah menjadi hantu di dalam mimpiku." Akibat David berteriak saat mimpi membuat Bella yang tidur di sisinya ikut berbangun. Saat itu dia langsung mengambilkan air minum di meja kecil dekat tempat tidur. "Apa kamu bermimpi tentang Olivia lagi? Sudah enam tahun David, apa dia selalu muncul di mimpi kamu?" tanya Bella. "Ya, aku tahu. Rasanya aku hampir tidur tidak tenang tiap hari. Aku harus pergi ke psikiater saja. Semakin parah gangguan mimpi ini, walau aku sudah diperiksa beberapa dokter beberapa kali tapi tetap seperti ini," jawab David dengan wajah ketakutan seolah d

  • Kembalinya Istri Milyarder Yang Buruk Rupa    Bab 7

    Kembali Dengan Kesuksesan Seorang pria yang bisa meramal menemui David, dia bilang seseorang dari masa lalunya suatu saya akan kembali dan membuatnya menyesal. "Siapa Anda? Kenapa Anda berkata seseorang dari masa laluku akan kembali maksud Anda siapa?" "Wanita itu akan kembali untuk menagih ketidakadilan yang terjadi di hidupmu," jawab pria misterius itu lalu dia berjalan dengan cepat meninggalkan David. "Maksud Anda siapa? Jangan pergi Pak! Aku tidak adil pada siapa?" belum sempat dia mengejar pria tua itu tiba-tiba Bella memanggilnya. "David, ayo kita pulang! Ayo cepat ke makam Istri sah kamu agar dia tidak menjadi hantu. Kenapa kamu berada di situ arah makamnya di sini?" tanya Bella yang menghampiri David. "Oh ya.. arah makam Olivia di sana. Aku tadi sempat berpapasan dengan seseorang saja," jawab David. David dan Bella berziarah ke makam Olivia, ya baru kali ini saja karena David sering memimpikan wanita itu setelah satu tahun dia meninggal. Mereka berdua membawa bu

  • Kembalinya Istri Milyarder Yang Buruk Rupa    Bab 6

    Berusaha Menjadi Cantik Kembali "Ya Tuhan, kenapa bisa wanita itu ada di sini. Dia tidak boleh tahu kalau aku masih hidup." Olivia dengan badan gendutnya mencoba untuk menghindari wanita tersebut. Walau tubuhnya gendut, Olivia berlari sekuat tenaga untuk masuk ke toilet kecil milik minimarket. Dia tidak boleh sampai ketahuan Bella. "Apa aku salah lihat? Tadi aku sepertinya melihat wanita yang sangat mirip Olivia. Lalu dia dimana sekarang? Kenapa tidak ada di dalam minimarket ini? Biarkan sajalah! Aku harus membeli minum lalu segera pergi naik pesawat." Bella sudah mencari Olivia sampai masuk ke minimarket tapi tidak ditemukan juga akhirnya dia membeli air minum lalu segera kembali untuk naik perawat menuju luar negeri. Saat itu Olivia masih berada di dalam toilet minimarket. Dia langsung ke luar dari pintu belakang tanya pegawai minimarket. Untungnya dia bisa kabur sebelum Bella menangkapnya. "Kalau aku sampai tertangkap, maka mereka akan menuduhku memalsukan kematianku." O

  • Kembalinya Istri Milyarder Yang Buruk Rupa    Bab 5

    Bangkit Setelah Dikhianati "Jangan tayangkan video ini. Matikan saja! Apa maksud kamu? Kenapa bisa wanita ini membawa video rekaman percakapanku dan Bella," kata David. "David, Olivia sudah meninggal. Kita masih bisa menikah, tapi dia waktu itu kamu ceraikan. Apa salahnya? Kita harus melanjutkan pernikahan kita," sahut Bella. Saat itu petugas polisi langsung mendekati David dan mengatakan sesuatu. "Pernikahan ini urusan Anda, tugas saya di sini mengantarkan Istri Anda yang meninggal karena kecelakaan. Kalau begitu saya pamit, saya tidak akAn ikut campur dengan urusan pribadi Anda. Cepat makamkan juga mayat istri Anda ini," kata petugas polisi lalu dia pamit meninggalkan restoran tersebut. "Ah.... pernikahan kita jadi kacau gara-gara Olivia," ungkap David yang kesal. "Dasar tukang selingkuh! Lihat istri kamu terbujur di peti mati itu tapi kamu malah menikah sekarang. Kamu memaksanya dan memukulinya, kita laporkan saja pria ini agar di hukum. Suami yang kejam," beberapa ora

  • Kembalinya Istri Milyarder Yang Buruk Rupa    Bab 4

    Peti Mati di Hari Pernikahan "Apa kamu bercanda padaku Oscar? Tidak mungkin aku putri kandung dari keluarga Levine." Olivia mengira Oscar berbohong padanya hanya untuk menghiburnya. "Kamu tidak tahu kalau Mama kita adalah putri dari Kakek Levine. Kakek kita orang terkaya dan terkenal. Kakak perempuan kamu bisa membalas dendam pada mereka yang menyakiti kamu," jawab Oscar dengan wajah yang serius. "Tapi apa kamu tidak malu mempunyai saudara perempuan sepertiku? Lihat wajahku yang buruk rupa dan tubuhku yang gemuk? Aku malu melihat dunia. Aku diceraikan hanya karena aku tidak cantik dan tidak kaya." Olivia menteskan air mata karena mengingat perlakukan kasar suaminya dan orang-orang di sekitarnya. "Aku tidak malu karena kamu Kakak perempuanku. Cepat sembulah! Balaskan sakit hatimu karena aku menemukan surat perceraian ini saat aku menolong kamu yang pingsan." Oscar membawa surat cerai yang terkena air hujan dan diberikan pada Olivia. "Baiklah! Perceraian ini dipaksakan jadi su

  • Kembalinya Istri Milyarder Yang Buruk Rupa    Bab 3

    Ternyata Aku Putri Konglomerat David membawa sebuah cambuk lalu dia mencambuk Olivia. Dia begitu marah karena akibat ulah wanita ini Bella mengalami pendarahan. "Sakit David! Kenapa kamu tega? Setidaknya aku istri yang yang sah. Aku sama sekali tidak pernah menipu kamu dan Daniel memang anak kamu," teriak Olivia yang kesakitan saat dicambuk oleh suaminya. "Rasakan ini! Sudah jadi wanita jelek tapi juga wanita kejam. Kamu berniat ingin membunuh Bella heh? Dia itu sudah mengandung anakku." David terus mencambuknya. Untungnya Daniel anak kecil itu tadi dibawa pergi ke luar oleh salah satu bodyguard David jadi dia tidak menyaksikan kejadian ini. Olivia merintih kesakitan dan berteriak agar tidak cambuk tapi David tetap mencambuknya sampai dia pingsan. "Hentikan! Tolong... aku sudah tidak kuat lagi." Olivia pingsan saat itu juga. "Dasar tubuh saja yang gemuk tapi kamu ternyata sangat lemah. Hei kalian, cepat buang wanita ini ke luar rumah. Bawa anak kecil itu juga bersamanya,"

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status