Share

Bab 2017

Penulis: Imgnmln
last update Tanggal publikasi: 2026-07-03 22:02:11

Magnus hanya mendengus pelan. “Menurutku, satu-satunya yang benar-benar bisa menentukan hidup seseorang adalah kekuatannya sendiri. Mereka terlalu naif jika percaya dewa akan selalu melindungi mereka.”

Baginya, segala bentuk berkah ilahi tidak pernah bisa dibandingkan dengan kekuatan yang diperoleh melalui usaha sendiri.

Namun begitu kalimat itu selesai terucap, wajah Magnus langsung berubah pucat. Lehernya seperti dicekik oleh tangan tak kasatmata hingga napasnya tersendat, sementara kedua mat
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Omah Anna Ecaa
sangat menantikan cerita ini setiap hari Yo blkngn TDK dtng setiap harinya jdi hrs LBH sabar menunggu ...
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2030

    Untungnya Bonang segera maju untuk mencairkan suasana. "Kalian pasti sudah kelaparan setelah terjebak selama itu. Aku akan meminta orang-orang menyiapkan jamuan. Hari ini adalah hari yang membahagiakan, jadi kita harus merayakannya bersama."Tak sampai satu jam kemudian, seluruh markas Klan Draken Ascalon berubah semarak. Lampion dan berbagai hiasan memenuhi setiap sudut halaman, sementara belasan meja besar dipenuhi beragam hidangan.Nathan memanfaatkan kesempatan itu untuk memperkenalkan Sarah kepada semua orang satu per satu."Nona Sarah." Bonang menatapnya sambil tersenyum. "Selama kamu menghilang, Nathan berkali-kali mempertaruhkan nyawanya hanya untuk menemukanmu. Beberapa kali dia bahkan hampir kehilangan hidupnya."Sarah menoleh ke arah Nathan. Tatapannya dipenuhi kehangatan dan rasa haru. Dia tidak perlu mendengar cerita panjang untuk mengetahui betapa besar perjuangan Nathan demi membawanya kembali.Jamuan berlangsung hingga larut malam.Tawa, obrolan, dan denting gelas meme

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2029

    Nathan mengangguk pelan. "Baik."Dia berjalan menuju lokasi yang telah dijelaskan oleh Buku Resonansi Dunia, lalu mengangkat satu tangan. Ujung jarinya bergerak membentuk beberapa segel sebelum bibirnya mulai melantunkan mantra kuno.Bzzzt!Seberkas cahaya melesat menembus kehampaan.Riak ruang segera menyebar ke segala arah, kemudian perlahan membentuk sebuah gerbang cahaya yang terus membesar hingga akhirnya berdiri kokoh di hadapan mereka.Tatapan keempat orang itu langsung dipenuhi kegembiraan."Akhirnya..." Sarah menatap gerbang bercahaya tersebut dengan mata yang berbinar. "Kita benar-benar bisa keluar dari tempat ini!""Ayo, kita harus segera pergi." Nathan mempercepat langkahnya. Dia tidak ingin mengambil risiko jika sesuatu yang tidak terduga kembali terjadi.Mereka berempat melintasi gerbang cahaya satu per satu. Sesaat kemudian, sosok mereka muncul di halaman belakang markas Klan Draken Ascalon.Para anggota yang sedang berpatroli langsung menghentikan langkah ketika meliha

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2028

    Sarah terus menatap Nathan tanpa berkedip. Ingin menghampiri, tetapi tekanan aura yang memancar dari tubuh pria itu begitu dahsyat hingga membuat mereka bertiga sama sekali tidak mampu mendekat.Kurang lebih sepuluh menit kemudian, gelombang energi itu akhirnya mereda. Seluruh tekanan spiritual lenyap seolah tidak pernah ada, tubuh Nathan ambruk ke tanah dalam keadaan kehabisan tenaga."Nathan!""Kak Nathan!"Ketiga gadis itu segera berlari menghampirinya.Nathan terbaring di atas tanah dengan pakaian yang telah basah oleh keringat. Namun alih-alih menunjukkan rasa sakit, sudut bibirnya justru terangkat membentuk senyum lebar."Haha... hahaha…!"Tawanya menggema tanpa henti hingga membuat Sarah, Rebecca, dan Prisly saling berpandangan dengan wajah bingung."K-Kak Nathan... jangan-jangan kamu benar-benar sudah kehilangan akal?" Prisly bertanya dengan cemas."Nathan, kamu tidak apa-apa?" Sarah ikut berjongkok di sampingnya sambil menatap wajahnya penuh kekhawatiran.Nathan tiba-tiba ban

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2027

    Buku Resonansi Dunia kembali melayang tenang. Kali ini dia dapat membukanya tanpa hambatan sedikit pun. Saat halaman demi halaman terbuka, seluruh informasi mengenai tanaman yang baru saja disentuhnya ternyata telah tercatat rapi di dalam buku tersebut."Benar... jadi memang seperti ini." Ekspresi Nathan langsung dipenuhi kegembiraan.Tanpa membuang waktu, dia mengeluarkan berbagai benda dari dalam Cincin Ruang. Batu spiritual, senjata, bahan obat, hingga berbagai artefak memenuhi tanah di hadapannya. Setiap kali sebuah benda disentuh dan dialiri sedikit energi spiritual, informasi mengenai fungsi, asal, kualitas, hingga kegunaannya langsung muncul di benaknya.Nathan menarik napas panjang sambil tersenyum lebar. "Kalau begini... bukankah Buku Resonansi Dunia sama saja seperti sebuah ensiklopedia yang mencatat segala hal? Selama memilikinya, apa lagi yang tidak bisa kuketahui?"Semakin dipikirkan, semakin besar rasa kagum yang memenuhi hatinya. Namun tak lama kemudian, sebuah ide lain

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2026

    Nathan hanya tersenyum masam. "Entahlah... bahkan aku sendiri tidak tahu kenapa bisa mengenalnya.""Sudahlah, untuk apa dipikirkan?" Rebecca tersenyum puas sambil menggigit buah berikutnya. "Kalau setiap hari bisa makan buah seenak ini dan masih bisa mempercantik kulit, terjebak di sini juga tidak terdengar terlalu buruk."Melihat ketiganya kembali tersenyum membuat beban di dada Nathan sedikit berkurang. Walaupun mereka belum menemukan jalan keluar, setidaknya untuk sementara tidak ada ancaman yang mengintai. Dibandingkan Sektor Bayangan di Dune Hall yang dipenuhi hamparan gurun tandus, tempat ini jauh lebih nyaman untuk ditinggali.Nathan kemudian duduk di atas hamparan rumput sambil memandangi Sarah, Rebecca, dan Prisly yang mengobrol santai.Sesaat muncul sebuah angan di benaknya. Andaikan suatu hari nanti dia memiliki Sektor Bayangannya sendiri, lalu membawa semua orang yang penting baginya tinggal di sana tanpa harus terlibat dalam berbagai konflik dunia luar, mungkin kehidupan

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2025

    Di sana, kitab bercahaya itu masih melayang tenang.Nathan berusaha mendekatinya untuk membaca kembali isi di dalamnya, tetapi sebelum kesadaran spiritualnya menyentuh kitab tersebut, sebuah tekanan luar biasa langsung menghantamnya dan memaksanya mundur.Nathan membuka mata dengan raut frustasi. "Aku benar-benar tidak bisa mengingatnya."Perasaan itu sangat aneh.Ketika membaca kitab tadi, ia yakin setiap kata telah terekam jelas di dalam benaknya. Namun sekarang, semua isi kitab seolah terkunci rapat di balik sebuah penghalang yang sama sekali tidak dapat ditembus.Ia merasa seperti seseorang yang kehilangan sebagian ingatannya sendiri."Lalu bagaimana sekarang?" Prisly menghembuskan napas panjang. "Jangan-jangan kita benar-benar akan terjebak selamanya di Sektor Bayangan."Tak seorang pun mampu menjawab pertanyaan itu.Nathan sendiri juga belum menemukan jalan keluar.Grrkkk~Keheningan mendadak pecah ketika suara perut Rebecca kembali berbunyi nyaring. Setelah melalui begitu banya

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 218

    Swoooosh!Hanya dengan sebuah jentikan jari, kancing yang awalnya terjahit di pakaian Nathan, saat ini bagaikan sebutir peluru, menerjang cepat ke arah Son. Hati Son bergetar mendengar suara desingan di udara, dengan cepat mundur untuk menghindar, walaupun berhasil menghindari serangan itu, tapi Ryze

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-19
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 222

    Villa Ascalon. Sudah beberapa hari Nathan sedang melakukan kultivasi dan mendalami kekuatan spiritualnya untuk meramu obat kesehatan. Kring~~~ Pada saat ini tiba tiba ponselnya berbunyi, dia membuka matanya lalu melihat layar ponselnya dengan kerutan di alisnya. "Kevin?" Setelah mengangkat telepon t

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-19
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 157

    “L-Lisa, dengarkan penjelasanku, itu terjadi karena Andrew menggodaku, dia yang menggodaku, bahkan menggunakan uang untuk menyogokku!" Kate mengalihkan semua tanggung jawab pada Andrew.“Ha?! Kau! Bajingan tidak tahu malu, kamu yang merayuku, kamu ingin aku membantumu dalam masalah pekerjaan, lalu be

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 167

    BAM!Hanya saja, es yang terlihat di kepala Nathan hilang dalam sekejap, tidak peduli bagaimana energi spiritual itu masuk kedalam tubuh Nathan, itu sama sekali tidak mempengaruhi tubuh Nathan.“Bagaimana mungkin?” Edrick terkejut, dan bergegas mengeluarkan semua energi spiritual yang ada di batu kris

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status