Compartilhar

Bab 2521

Autor: Imgnmln
last update Data de publicação: 2026-10-20 21:50:49

Cahaya beriak saat tubuhnya menyentuh batas formasi. Dalam sekejap, sosoknya lenyap dari pandangan Arkhon.

Arkhon mengawasi tempat Nathan menghilang dengan wajah tegang. Jika pria itu benar-benar terjebak di dalam formasi, inilah kesempatan terbaik baginya untuk melarikan diri. Tanpa Nathan yang mengawasi, dia bisa segera meninggalkan tempat itu sebelum terlambat.

Namun, ingatannya tentang tanda yang ditanamkan Nathan di antara kedua alisnya membuat langkahnya tertahan. Jika dia nekat kabur, ta
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2525

    Freya tidak membuang waktu. Dia segera menghunuskan pedang panjang dan mengarahkannya kepada Penjaga Bertanduk, siap melancarkan serangan berikutnya.“Tunggu! Jangan bunuh dia!” Nathan segera menghentikannya.Dia masih membutuhkan jawaban dari makhluk tersebut. Ordo Maledicta berada di Sektor Bayangan, sedangkan Penjaga Bertanduk itu jelas memiliki aura yang berasal dari Sektor Abadi. Bagaimana makhluk dari dunia lain bisa berada di sini, apalagi dipercaya menjaga ruang bawah tanah organisasi tersebut?Kemungkinan itu membuat Nathan semakin curiga. Jika Ordo Maledicta memang memiliki hubungan dengan Sektor Abadi, menghancurkan organisasi itu akan jauh lebih sulit daripada perkiraannya.Nathan mendekati Penjaga Bertanduk yang baru saja terpental. Tatapannya dingin ketika dia mulai mengajukan pertanyaan. “Kau berasal dari Sektor Abadi, bukan? Apa yang membawamu ke Sektor Bayangan? Dan apa hubunganmu dengan Ordo Maledicta?”Dia menunggu jawaban, berharap makhluk itu bisa mengungkap rahas

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2524

    Arkhon kembali dibuat takjub. Dia tak pernah menyangka ketiga formasi yang dirancang untuk menghalangi penyusup itu bisa dilewati Nathan dengan begitu cepat. Kini, pria tersebut sudah bisa memasuki ruang bawah tanah, sedangkan dirinya hanya mampu berdiri di luar.Nathan baru saja hendak melangkah masuk ketika pintu ruang bawah tanah bergerak perlahan. Arkhon yang semula hendak memperingatkannya langsung membeku saat melihat sosok yang muncul dari balik pintu.Makhluk itu memiliki tubuh bagian atas menyerupai manusia, kepalanya memiliki tanduk besar. Kedua tangannya menggenggam kapak raksasa yang tampak sangat berat.Arkhon menatapnya dengan wajah pucat. Selama ini, dia bahkan tidak tahu bahwa ada monster semacam itu yang menjaga ruang bawah tanah. Dia sendiri belum pernah diizinkan masuk, sehingga keberadaan makhluk tersebut benar-benar di luar dugaannya.Sang Penjaga Bertanduk melangkah keluar dan langsung mengarahkan pandangan tajam kepada Nathan. “Siapa yang berani menerobos ruang

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2523

    Mencapai Ascendant hanyalah awal dari perjalanan yang jauh lebih berat. Bahkan para kultivator dari Sektor Bayangan, Sektor Abadi, maupun berbagai dunia lain berjumlah jutaan. Namun, hanya segelintir yang mampu mencapai puncak kultivasi. Satu dari sepuluh ribu saja belum tentu berhasil menjadi abadi.Banyak kultivator yang telah mencapai tahap tertinggi pun akhirnya gugur ketika mencoba menembus batas terakhir. Setiap tingkat kecil membutuhkan sumber daya yang semakin sulit diperoleh, sedangkan cobaan yang harus dihadapi juga kian mematikan.Kaidar yang baru mencapai puncak Tahap Transcendent sudah membayangkan dirinya menjadi makhluk abadi. Jika ada yang mengetahui angan-angannya itu, mungkin mereka hanya akan menganggapnya terlalu percaya diri.Yang Mulia melirik Kaidar, lalu menjawab dengan tenang, “Tidak perlu. Nathan akan datang dengan sendirinya. Dengan sifatnya, dia tidak mungkin membiarkan para wanitanya begitu saja.”“Benar, Yang Mulia!” Julian segera menyahut. “Nathan tidak

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2522

    Nathan kembali mengamati penghalang di hadapannya. Dia kini mengerti bahwa formasi kedua bukan sekadar penghalang biasa. Untuk melewatinya, dia harus berhati-hati agar tidak terjebak dalam ilusi yang mungkin menunggunya di dalam.Arkhon terus mengawasi Nathan dengan gelisah. Dia tahu betul bahwa jika pria itu tewas di dalam formasi, dirinya mungkin tidak akan selamat. Dia sama sekali tidak ingin mati sekarang, terlebih ketika Resonansi Dunia sebentar lagi aktif.Selama ini, dia telah menantikan saat energi spiritual kembali memenuhi dunia fana. Begitu hari itu tiba, kekuatan mereka akan meningkat dan mereka bisa menguasai dunia fana sesuka hati. Bagaimana mungkin dia rela kehilangan kesempatan sebesar itu?“Tenang saja. Masuklah lebih dulu,” ujar Nathan tanpa menunjukkan keraguan.Arkhon tak punya pilihan selain memanfaatkan tanda Ordo Maledicta yang tertanam pada dirinya untuk melewati penghalang. Dia berhasil menembusnya tanpa kesulitan.Nathan menyusul sesaat kemudian. Namun, begit

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2521

    Cahaya beriak saat tubuhnya menyentuh batas formasi. Dalam sekejap, sosoknya lenyap dari pandangan Arkhon.Arkhon mengawasi tempat Nathan menghilang dengan wajah tegang. Jika pria itu benar-benar terjebak di dalam formasi, inilah kesempatan terbaik baginya untuk melarikan diri. Tanpa Nathan yang mengawasi, dia bisa segera meninggalkan tempat itu sebelum terlambat.Namun, ingatannya tentang tanda yang ditanamkan Nathan di antara kedua alisnya membuat langkahnya tertahan. Jika dia nekat kabur, tanda itu mungkin akan meledak dan menghancurkan kepalanya.Lagi pula, Nathan sudah berani membiarkannya melewati formasi terlebih dahulu, yang berarti pria itu pasti memiliki keyakinan untuk mengatasinya. Arkhon akhirnya mengurungkan niatnya. Dia memilih menunggu sambil sesekali menatap penghalang di hadapannya.“Nathan... Nathan!” Dia memanggil dengan suara tertahan, tetapi tidak mendapat jawaban. Sosok Nathan tetap tidak terlihat, membuat kecemasan Arkhon semakin menjadi-jadi. Jika Nathan bena

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2520

    Nathan tidak berusaha membujuknya lagi. Dia hanya mengangkat tangan dan mengirimkan seberkas cahaya ke tubuh Arkhon.Dalam sekejap, tubuh pria itu membeku. Dia tak mampu menggerakkan satu jari pun, sedangkan rasa panas yang mengerikan mulai menjalar dari dalam tubuhnya, seakan seluruh organ dalamnya sedang dipanggang di atas bara api.Arkhon berusaha berteriak, namun suaranya tertahan. Keringat dingin membasahi dahinya, wajahnya perlahan berubah menahan rasa sakit yang semakin menjadi-jadi.Dia menatap Nathan dengan mata membelalak. Beberapa bulan lalu, dirinya masih menganggap Nathan bukan ancaman yang berarti. Kini, di hadapan kekuatan pria itu, dia bahkan tidak mampu melawan.Nathan menjentikkan jari. Seberkas cahaya kembali melesat, kali ini mengenai jakun Arkhon dan mengembalikan kemampuannya untuk bersuara.“AAARGH!”Jeritan kesakitan Arkhon menggema di seluruh halaman. Para anggota Ordo Maledicta yang mendengarnya kehilangan semangat untuk bertarung dan mencoba melarikan diri.

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1646

    Namun semua ini belum diketahui Nathan. Ia masih berjuang, mencari jalan yang tidak pernah ada di dunia fana.Tak lama kemudian, seorang Ksatria Neraka muncul dan berlutut. “Penyihir,” katanya hormat, “Yang mulia memerintahkan agar Sektor Bayangan dibuka kembali dan Martial Shrine dipulihkan.”Waja

    last updateÚltima atualização : 2026-04-05
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1653

    “Semoga perjalananmu lancar.” Zephir menepuk bahu Nathan sebelum keberangkatan, senyum tipis masih terlihat di wajahnya.Di sampingnya, Nalan ikut menimpali dengan nada bercanda, “Perjalanan kali ini mungkin bukan soal musuh yang berat, tapi bagaimana kamu menghadapi rombonganmu sendiri.”Nathan ha

    last updateÚltima atualização : 2026-04-05
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1671

    Nathan baru saja hendak bergerak ketika monster Dreadfang Sovereign itu tiba-tiba berbalik.“ROARR!”Dengan satu lompatan besar, tubuh raksasanya melesat menjauh. Dalam beberapa detik saja, sosoknya sudah lenyap di balik kabut dan tebing bersalju.Nathan berhenti di tempat, sedikit tertegun.Bonang

    last updateÚltima atualização : 2026-04-05
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 1719

    Aura kehidupan di tubuh mereka langsung meredup. Satu per satu, tubuh mereka jatuh ke tanah.Pemandangan itu membuat seluruh kerumunan bingung. Tidak ada yang mengerti apa yang sedang dilakukan para Ksatria Neraka.Mengapa mereka tiba-tiba bunuh diri?Namun tidak lama kemudian, tubuh para Ksatria N

    last updateÚltima atualização : 2026-04-05
Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status