Compartir

Bab 943

Autor: Imgnmln
last update Fecha de publicación: 2025-02-20 20:49:12

Di depan mata, Ryuki menyaksikan kekejaman itu dan tatapan matanya berubah drastis. Dulu, dia hampir melepaskan kata-kata tajam, namun kini bibirnya terkatup rapat, menyembunyikan ketakutan yang mendalam dan tak berani menantang Nathan.

Meski Ryuki terdiam, Nathan tak berniat membiarkan keadaan begitu saja. Langkahnya yang berat menggema di goa dengan situasi yang mencekam, mendekati Ryuki dengan aura ancaman yang kian menyengat. Tanpa ragu, Nathan mecengkram rambut Ryuki dan menariknya ke samp
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado
Comentarios (3)
goodnovel comment avatar
Babank_Tamvan
bener juga pengampunan terhadap musuh adalah kesalahan
goodnovel comment avatar
Bunga Nirwana
orang serakah jahat seperti ryuki dan ging, harusnya dilenyapkan,
goodnovel comment avatar
Ma Tibun
ryan ternyata menemukan rahasiadan kekuatan dari peti mati. sehingga ryuki dan ging tdk sanggup melawan riyan.
VER TODOS LOS COMENTARIOS

Último capítulo

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2352

    Saat Nathan mencapai gerbang, Mahesa dan anggota rombongan lainnya ternyata sudah kembali sadar. Mereka sejak tadi terlihat gelisah karena Nathan menghilang begitu saja dan tidak mengetahui ke mana dirinya pergi.Begitu melihat Nathan berlari keluar dari bagian dalam lembah, Mahesa segera menghampirinya. “Tuan Nathan, Anda baik-baik saja? Apa yang sebenarnya terjadi di dalam?”“Tidak ada waktu untuk menjelaskannya sekarang!” Nathan tidak berhenti berlari. “Kita harus segera keluar dari tempat ini. Cepat!”Pada saat yang sama, hembusan angin yang jauh lebih dingin menerjang dari arah belakang.Suara ratapan roh dan lolongan panjang bergema di seluruh lembah, membuat Mahesa dan yang lainnya spontan menoleh.Nathan mempercepat langkah menuju gerbang.Mahesa, Rayan, dan semua anggota rombongan segera mengikutinya tanpa berani tertinggal. Namun, sesuatu telah keluar dari kedalaman lembah.Di belakang mereka, roh-roh mati dalam jumlah tak terhitung mulai memenuhi area tersebut. Ada yang men

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2351

    Nathan sempat menikmati penemuan tersebut. Namun, tidak lama kemudian ia teringat pada satu hal.Abyssal Shade belum muncul.Nathan mengernyit. Ia sudah membunuh mayat yang membusuk itu, tetapi sosok yang sebelumnya meminta pertolongannya tetap tidak menunjukkan keberadaan. ‘Ke mana dia pergi?’Saat Nathan masih memikirkannya, suara yang sudah dikenalnya tiba-tiba terdengar dari suatu tempat.“Tolong, cepat selamatkan aku!” Sosok Abyssal Shade akhirnya muncul. “Orang itu sebenarnya hanya kuat dalam serangan mental. Tubuhnya sendiri tidak memiliki kekuatan yang berarti.”Nada suaranya terdengar terburu-buru. “Dia memang ditakdirkan untuk bertemu denganmu. Sehebat apa pun kemampuan mentalnya, dia tetap tidak mampu menguasai kesadaranmu. Karena itulah sejak awal aku memintamu datang untuk membebaskanku.”“Lalu apa yang harus kulakukan? Aku sudah membunuh mayat itu. Bukankah sekarang kau seharusnya sudah bisa bebas?”Nathan menatap sosok Abyssal Shade yang masih melayang di hadapannya.“L

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2350

    Namun, sebelum Nathan sempat mengambil kesimpulan, sesuatu yang lebih aneh terjadi. Lengan yang telah terputus itu mulai tumbuh kembali. Daging dan tulang perlahan terbentuk, lalu dalam waktu singkat lengan tersebut kembali sempurna seperti semula.Mayat itu mengangkat tangannya. Aura Kegelapan segera berkumpul dan memadat di udara hingga membentuk anak-anak panah yang dipenuhi Sigil. Ratusan anak panah muncul sekaligus, masing-masing membawa hawa dingin yang menusuk sebelum melesat ke arah Nathan dengan suara nyaring membelah udara.Nathan mengayunkan Pedang Aruna. Cahaya pedang berbentuk sabit langsung menyapu ke depan dan bertabrakan dengan hujan anak panah.Sret! Sret! Sret!Energi pedang berputar dengan cepat, menghancurkan anak-anak panah tersebut menjadi serpihan dan debu sebelum sempat mendekati tubuh Nathan.Akan tetapi, mayat yang membusuk itu sama sekali tidak terlihat kecewa. Justru pada saat perhatian Nathan tertuju pada serangan panah, cahaya keemasan tiba-tiba muncul di

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2349

    Mahesa dan yang lainnya tetap berdiri diam tanpa menunjukkan perlawanan sedikit pun. Nathan pun melakukan hal yang sama. Mereka bergerak dengan kaku menuju sisi gerbang, kemudian berdiri berjajar seperti sekelompok penjaga tanpa jiwa.Akan tetapi, Nathan sebenarnya belum sepenuhnya kehilangan kendali. Di dalam lautan kesadarannya, pertarungan masih berlangsung sengit.Roh pendendam itu terus menekan Kesadaran Spiritualnya, berusaha menghancurkan pertahanan terakhir yang masih tersisa.Tepat ketika keadaan semakin genting, sebuah cahaya tiba-tiba turun dan menyelimuti lautan kesadarannya. Cahaya tersebut terasa begitu hangat hingga tubuh Nathan yang semula tegang seketika merasakan ketenangan.Sebaliknya, roh pendendam yang berada di dalam kesadarannya justru mengeluarkan jeritan panjang karena tubuhnya seperti dibakar oleh cahaya tersebut.Nathan segera mendongak. Di tengah lautan kesadarannya, Buku Resonansi Dunia sedang memancarkan cahaya suci yang jauh lebih terang daripada sebelum

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2348

    Lelaki tua itu menunjuk mayat yang berdiri di depan mereka. “Bunuh saja makhluk setengah busuk itu. Dengan begitu, kau akan memperoleh teknik pertamamu, kekuatanmu akan meningkat pesat, dan pada saat yang sama aku juga akan terbebas. Bukankah itu menguntungkanmu?”“Cih! Kau masih saja membual.” Mayat yang membusuk itu mendengus dingin. “Katamu tidak akan ada seorang pun di dunia ini yang mampu menandingimu?”Telapak tangannya kembali terangkat. Kali ini serangannya langsung menghantam roh Abyssal Shade hingga sosok tersebut lenyap sepenuhnya tanpa sempat melawan.Setelah itu, mayat tersebut mengalihkan pandangan kepada Nathan.“Anak muda, jangan dengarkan semua omong kosongnya. Pergilah sekarang!” Suaranya terdengar jauh lebih mengancam.“Selama kau segera meninggalkan tempat ini, mungkin aku masih bersedia mengampuni nyawamu. Kalau tidak, jangan salahkan aku karena bertindak kasar.”“Bagaimana kalau aku tidak pergi?” Nathan tetap berdiri di tempatnya dan menatap mayat yang membusuk i

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 2347

    “Kau...” Nathan mengangkat tangannya dan menunjuk ke arahnya, tetapi sesaat tidak mampu melanjutkan perkataannya.Lelaki tua itu malah tertawa lepas. “Hahaha! Kristal Arwah itu memang milikku. Aku sengaja menggunakannya untuk membawamu sampai ke tempat ini.”Nathan langsung merasa kesal. “Jadi selama ini kau mempermainkanku? Katamu jiwamu ingin kembali ke Sektor Abadi dan membutuhkan tempat ini untuk memanggil jiwamu agar bisa dibangkitkan. Padahal jiwamu memang sudah berada di sini!”Ia telah mempertaruhkan nyawanya hanya untuk membawa Kristal Arwah tersebut sampai ke tempat ini. Kini ia baru menyadari bahwa sejak awal dirinya telah diarahkan oleh lelaki tua itu.Lelaki tua tersebut tidak menyangkal. “Aku tidak pernah benar-benar berbohong kepadamu. Jiwaku memang berada di sini, tetapi aku tidak bisa meninggalkan tempat ini.”Senyumnya perlahan menghilang. “Aku adalah salah satu iblis yang ditekan di tempat ini, Shade. Selama penindasan di sini belum dihancurkan, aku tidak akan perna

  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 838

    Kekuatan yang baru ditunjukkan oleh Nathan sudah meyakinkan semua anggota itu, walau Milan tidak memperingatkan mereka, mereka para anggota ini juga tidak berani membangkang pada Nathan.“Tuan Nathan, silahkan sampaikan sepatah dua patah kata,” Milan berkata pada Nathan.Nathan mengangguk, dan berk

    last updateÚltima actualización : 2026-03-26
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 858

    “Tuan Nathan, bagaimana?” Reus bergegas menghampiri dan bertanya.Keringat dingin keluar dari dahi Nathan, tapi dia tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya. “Memang benar ada sebuah makam kuno disini, dan sepertinya merupakan makam kaisar! Hanya saja, ada formasi sihir yang terpasang di makam ini,

    last updateÚltima actualización : 2026-03-26
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 823

    Nathan tidak peduli dengan bagus atau tidaknya mobil itu, yang penting bisa bergerak. Namun saat Lamborghini ini berhenti di depan sekolah, tidak perlu lama untuk menarik perhatian banyak orang.Perlu diketahui di kota seperti Kota Vale, jarang ada orang yang mampu membeli Lamborghini, dan Lamborgh

    last updateÚltima actualización : 2026-03-26
  • Kembalinya sang Dewa Perang   Bab 861

    Tidak lama kemudian, seorang pembawa acara mengenakan setelan bela diri dan memegang mikrofon berjalan masuk ke arena.“Hadirin sekalian, hari ini adalah kompetisi yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Tujuan turnamen ini adalah untuk memungkinkan negara-negara bertukar pengalaman dalam be

    last updateÚltima actualización : 2026-03-26
Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status