LOGINSinopsis Adnan, seorang pria sukses dan menjadi kebanggaan keluarga, dan bahkan berhasil menikahi wanita cantik di kotanya, tapi kesempurnaan itu terenggut oleh penyakit yang mematikan. Di hari operasinya, tidak ada yang mau datang menemuinya, orangnya membencinya, istrinya menceraikannya. Lantas, apa lagi yang ia punya. Ya, ia hanya punya semangat Hidup, hingga akhirnya operasi pun di laksanakan. Tapi itu tidak berjalan seperti yang dia harapkan, ia meninggal di meja operasi. Tapi hal tak terduga terjadi, sistem datang dan memberikan kehidupan untuknya, dan bahkan menjadikan dirinya dokter terhebat. Istrinya menyesal karena mendapatkan pria tak bertanggung jawab, usaha ayahnya bangkrut, restoran hanya tinggal kenangan. Tapi Aldan telah menjadi dokter terhebat, orangtuanya menyesal begitu juga mantan istrinya. Akhirnya, ia pun mendapatkan seorang istri yang cantik yang menemani sisa hidupnya.
View More"Tidak, aku tidak mengkonsumsi obat apa pun," kata Adnan dengan nada yang coba terdengar tenang. Ia terpaksa berbohong, bagaimana mungkin ia menjelaskan bahwa perubahan yang terjadi pada tubuhnya berasal dari sebuah potion yang dihasilkan oleh sistem misterius yang muncul di benaknya. Dokter Adi menatap wajahnya dengan seksama. Matanya yang tajam bergerak dari wajah Adnan ke tangannya yang terentang di atas tempat tidur. "Eh, apa aku tidak salah lihat? Bukannya tadi saat kamu masuk ruang operasi, kulit kamu agak menghitam dan kusam akibat komplikasi diabetes yang parah? Tapi sekarang ini... kulit kamu terlihat cerah dan segar seperti orang yang tidak pernah sakit," ujar Dokter Adi sambil meraih tangan Adnan dengan hati-hati, memutarnya ke sana kemari untuk memeriksa setiap detail.Adnan merasa wajahnya mulai memanas. Ia menggaruk pipinya yang sebenarnya tidak gatal, lalu memalingkan wajah ke arah jendela kamar ruangan tersebut yang menghadap taman rumah sakit. "Eh, Anda salah lihat
"Kalau begitu, mari Tuan Adnan, kami akan mengecek tubuh Anda secara menyeluruh dan memastikan kondisi Anda dalam keadaan yang stabil," ujar Dokter Rani dengan tatapan penuh perhatian. Suaranya lembut namun tegas, mencerminkan profesionalisme yang telah dia bangun selama puluhan tahun berpraktik di Rumah Sakit Umum Harapan Kota Pekanbaru. Adnan mengangguk perlahan, matanya sedikit berbinar dengan rasa penasaran yang tak bisa disembunyikan. Ia mengikuti langkah Dokter Rani dan rekan sejawatnya, Dokter Adi yang telah menangani kasus kanker otaknya. Di benaknya ada pertanyaan. "Hm... Bagaimana dengan tumor yang telah menyebar di otakku? Dan apakah diabetes tipe 2 yang telah menggangguku selama tiga tahun bisa benar-benar hilang setelah meminum potion misterius yang diberikan sistem itu?" tanyanya dalam hati dan ia penasaran apa sudah mulai sembuh. Sesampainya di ruangan pemeriksaan lantai tiga, yang dilengkapi dengan mesin MRI terbaru dan alat pemantau fungsi tubuh canggih,
Suara mekanis terdengar. [Selamat, Host berhasil menyelesaikan misi!] Ting! Panel muncul di antar muka. Adnan menatap panel dengan seksama. [REWARD SISTEM OBAT: - Poin bertambah: 1000 Poin. - Obat penyembuh kanker otak 30%. - Obat penyembuh diabetes 30% - Hadiah Utama: Uang Rp 1.000.000.] Adnan, menelan ludah kosong, dengan mata terbelalak. Sekaligus dapat uang sekaligus obat baru. [Host, telah naik ke level 2.] [Saldo 1.000.000] [Keahlian akupuntur: 2%] [Keahlian Pijatan: 2%] [Insting penyembuhan: 2%] [Pendeteksi penyakit: 2%] [Kecerdasan: 2%] [Keberanian: 2%] [Keterampilan Tindakan: 2%] [Pengendali Energi: 2%] [Pengetahuan ramuan/obat-obatan: 2%] [Ketahan Mental: 2%] [Energi tubuh: 0%] [Poin: 2000] Mata Adnan membulat tak percaya dengan hadiah sistem yang ia dapatkan dan sangat banyak. "Wah, aku mendapatkan obat penyembuhan lagi, untung saja misi berhasil," kata Adnan melihat sistem dengan bahagia. "Cepat! Cepat! Bawa pasien segera," kata Do
"Siapa kamu? Darimana kamu datang? Jangan kamu berani mengganggu keluarga dalam kesusahan!” teriak Kepala Perawat Yanti dengan wajah memerah kesal, saat dua perawat muda mendekat untuk menarik Adnan keluar dari ruangan. Sang istri, yang mendengar peryataan tersebut, langsung berhenti menangis, ia mendekat ke arah Adnan. "Apa kmu bilang? Su-suamiku masih hidup?" Ting! Ting! Ting! Cahaya hologram berwarna biru menyala terang di depan matanya, membuatnya terpaksa menutup mata sebentar. [MISI TAMBAHAN] [Buktikan bahwa Budi Santoso masih hidup dan rawat kondisinya hingga stabil] [Status: Misi Aktif Segera] [Hadiah: Poin pengalaman x2, akses ke Kemampuan Penyembuhan Darurat] [Konsekuensi Gagal: Semua poin hilang, sistem tidur 7 hari, dan Anda akan mengalami kelelahan ekstrem selama 3 hari] [PETUNJUK SEGERA: Sentuh bagian dada pasien dan aktifkan Diagnosis Mendalam untuk menampilkan bukti kepada semua orang] Tanpa berpikir panjang, Adnan menarik tangan dari genggaman pe












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.